ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
MASIH ADA KERAGUAN.


__ADS_3

Dengan erat Ari menggenggam tangan nana, dan berlari kecil ke arah mobil mereka.


.


.


Nana:"Yank pelan-pelan saja jalannya,aku kan pakai long drass.!"Pinta nana dengan mata melirik baju yang dia kenaka.


.


.


Ari:"Maaf hon,aku sudah tidak sabar untuk pulang."Ari segera berjalan pelan mengimbangi istrinya.


.


.


Nana merasa suaminya tengah menghindar dari anak tuan samuel,dan mungkin dirinya hanya di jadikan alat agar jenia cemburu dan marah.


.


.


Kenapa aku merasa apa yang tadi dia lakukan kepada ku hanya sebuah kebohongan saja,*ah*. tapi kan dia selalu membuatku nyaman akhir-akhir ini.batin nana.


.


.


Kini mereka sudah sampai di depan mobil, dan mereka baru inget sekertaris jaka yang mungkin masih di dalam.


.


.


Ari:"Honey,kita melupak-


dari arah lain,sekertarsi jaka datang dan menghentikan ucapan tuan mudanya.


.


.


Jaka:"Maaf tuan muda,nona."nafasnya begitu berat karna tadi jaka setengah berlari.


.


.


Ari:"Ya sudah jaka,ayo kita pulang sekarang."Pinta Ari.


.


.


Sekertaris jaka membungkuk dan tak lama membukakan pintu mobil,setelah kedua majikanya masuk.jaka kembali menutup pintu mobil dengan pelan,dan dia masuk untuk menjalankan mobil tuan mudanya.


.


.


Kini mobil mewah Ari sudah keluar dari rumah tuan samuel yang tadi berpikir,ari tengah berjalan-jalan di area mansion miliknya.


.


.


Di dalam mobil ari tak henti menggoda istrinya dengan membisikan sesuatu yang mana membuat nana gugup,dan malu. entahlah apa yang di bisikan suaminya,yang pasti ari berhasil membuat istrinya tersipu malu.


.


.


Sekertaris jaka yang tengah pokus menyetir sesekali melirik kaca spion yang ada di atas kepalnya,dia merasa canggung karna kedua majikanya sedang berbisik-bisik seperti anak kecil,dan terlihat intim.


.


.


Mungkin nona nana adalah wanita pertama dalam hidup tuan muda,jadi tuan muda begitu lengket dan tidak mau jauh.di** kantor saja tuan bertingkah seperti anak kecil,yang ingin cepat-cepat pulang* .gumam hati jaka.


.


.


Setelah membisikan sesuatu di telinga istrinya,kini ari tengah menyandarkan kepalanya di pundak nana.dan masih menggenggam tangan istrinya dengan erat.


.


.


Sunyi yang kini di rasa sekertaris jaka,karna kedua majikannya tengah terlelap dengan posisi yang membuat siapa saja yang melihatnya pasti iri.


.


.


Dengan perlahan mobil melaju membelah kota yang masih terlihat ramai,walaupun malam semakin larut di rasa.


.


.


Ari memang tengah terlelap di samping istrinya,tapi tidak dengan nana.dia hanya menutup matanya,tapi dia masih terjaga dalam tidurnya.


.


.


Pikirannya saat ini masih memikirkan ucapan kolega suaminya itu,dan dia merasa apa yang suaminya lakukan saat ini adalah kebohongan.dan dia seolah menyimpulkan kalau Ari hanya berpura-pura saja dengan semua kebaikan,dan ucapan manisnya.


.


.

__ADS_1


Ya tuhan,mudah-mudahan apa yang aku rasakan saat ini itu tidak benar.aku tau pernikahan ini di awali dengan kebohongan, dan sekarang masa pernikahan kami saja baru satu bulan lebih.tapi aku sudah merasa nyaman.jangan anggap aku serakah ya tuhan, aku benar-benar nyaman dengannya.aku sampai melupankan sikap kasarnya dulu kepadaku.gumam hati nana dengan tangan yang tengah mengusap rambut Ari* .


.


.


Kini mobil Ari sudah sampai di depan rumahnya.dan security bertubuh tegap dengan sigap membukakan pintu mobil,agar tuanya bisa keluar.


.


.


"Selamat datang tuan muda,nona."kini dirinya tengah membungkuk.


.


.


Ari turun setelah nana membangunkan tidurnya yang nampak nyenyak,karna mereka sudah sampai.


.


.


Tanpa berkata,Ari melangkah masuk dengan nana yang ada di sampingnya.dan meninggalkan bawahanya.


.


.


Kini jam sudah menunjukan pukul 23:15 malam waktu setempat,dan Ari sudah menganti bajunya dengan baju tidurnya.


Seperti biasa nana lah yang berperan dalam segala hal urusan tubuh Ari,dan sekarang dia tengah membaringkan tubuhnya di atas ranjang.menunggu nana yang masih sibuk di dalam kamar mandi.


.


.


Ari:"Aku tau,dia pasti sedang berpikir tentang ucapan si tua bangka itu.dan tadi aku bukannya tidak melihat kebingungannya,tapi aku bingung harus berkata apa.malam ini juga aku harus membicarakan masalah itu,agar dia tidak salah paham lagi padaku."gumamnya pelan dengan mata yang terus menatap pintu kamar mandi.


.


.


Bagaimanapun Ari tidak ingin istrinya berpikiran yang tidak-tidak akan dirinya.


.


.


Tak lama nana keluar dari dalam kamar mandi,dia terlihat cantik dengan baju tidur berwarna biru cerah yang menutup tubuh mungilnya.tidak terlihat seksi sama sekali, tapi Ari begitu menyukai baju tidur yang saat ini istrinya kenakan.


.


.


Nana:"Aku pikir,kamu sudah tidur.?"Tanya nana yang tengah berjalan ke arah meja riasnya.


.


.


.


.


Nana tidak menganggapi ucapan suaminya, dia sibuk dengan urusanya di depan meja rias.


.


.


Ari:"Honey."Panggil Ari pelan,dan masih betah menatap istrinya.


.


.


Nana:"Tunggu,sebentar lagi selesai."sahut nana tanpa melirik suami bulenya.


.


.


Ari:"Ada yang mau aku bicarakan kepadamu malam ini.?"tambah ari.


.


.


Mendengar itu.nana seketika menghentikan aktifitasnya di depan cermin,dan mulai berjalan ke arah ranjang.


.


.


Nana:"Mau bicara apa.?"Tanya nana dengan perlahan naik ke atas tempat tidur,dan mendekat ke samping Ari.


.


.


Ari:"Apa kamu marah,tentang ucapan tuan samuel tadi di atas panggung.?"kini Ari tengah mendekap tubuh nana.


.


.


Bohong jika nana berkata tidak marah,tapi apa yang harus dia lakukan saat ini.dia hanya bisa terenyum dan merespon kalau dia baik-baik saja.


.


.


Nana:"Aku tidak marah,itu hanya masa lalu yank.semua orang punya masa lalu."jawab nana tenang,tapi hatinya masih saja ragu.

__ADS_1


.


.


Ari:"Ngomong-ngomong tentang masa lalu, aku mau bilang.kalau kamu adalah wanita pertama dalam hidupku."ungkap ari.


Mendengar itu,nana mengangkat kepalnya yang tadi tengah nyaman terkubur di dalam dekapan suamianya.


.


.


Nana:"Aku tidak percaya.!"Ucap nana yang kini tengah menatap suaminya.


.


.


Ari:"Itu benar hon,kamu adalah wanita pertama dalam hidupku.dari jaman aku sekolah aku tidak pernah berpacaran,atau berkencan dengan wanita.karna menurutku, semua wanita yang aku kenal semuanya berpenampilan aneh,dan mereka itu banyak maunya.tapi pas aku ketemu kamu,kamu berbeda dari wanita lain."ungkap Ari dengan nada suara yang begitu lembut di dengar nana.


.


.


Nana:"Maksud kamu.aku ini kampungan, penurut,dan miskin begitu.?"sahut nana asal.


.


.


Ari menggeleng,dan mencium bibir nana lembur.


Ari:"Bukan seperti itu honey,di mataku.kamu berbeda dari mereka,dan satu lagi.walaupun kamu datang dari desa tapi kamu bisa mendapatkan hati,dan cinta ku.camkan itu."goda Ari.


Mengedar itu nana memukul pelan dada suaminya,dia merasa malu dengan ucapan yang baru saja di lontarkan Ari.


.


.


Nana:"Aku tidak tahu masa lalu mu seperti apa dengan wanita lain,tapi aku menerima dirimu yang sekarang."nana seolah tidak percaya dengan pengakuan suaminya.


.


.


Ari:"Yang pasti,kamu adalah yang pertama dalam hidupku honey.terlepas dari kamu percaya atau tidak,tapi kamu memang wanita pertama."tambah Ari untuk menyakinkan nana.


.


.


Nana hanya tersenyum dan mengangguk,tapi hatinya masih ada keraguan.bagaimana dirinya tidak ragu dengan ucapan suaminya, karna Ari begitu tampan dan mapan.siapa yang tidak ingin berdekatan dengan suamianya itu,tapi nana akan berusaha percaya dan mulai meneriman masa lalu suaminya seperti apapun buruknya.


Tapi nana tidak tahu masa lalu Ari jauh dari keburukan.dalam artian bermain ke klap malam,atau bermain perempuan.Ari begitu anti dengan semua itu,dan ketiga tempanya pun sama seperti dirnya.karna mereka sudah di didik dengan baik oleh orang tua mereka.


.


.


Malam itu mereka masih membahas tentang masa lalu,dan nana juga menceritakan masa lalunya.tapi cerita nana seketika di hentikan oleh suaminya,karna yang nana ceritakan hanya luka hati dan kepedihan hidup.dan ari menghentikan cerita istrinya,karna Ari tidak mau membuat istrinya kembali bersedih.


.


.


Malam semakin larut,dan ungkapan masa lalu di antara mereka berhenti dengan sendirinya. karna Ari dan nana kini tengah menutup mata mereka.bahkan mereka melupakan soal olahraga malam.


.


.


Apa yang di ungakapkan Ari tentang masa lalunya belum membuat nana tenang,karna cara Ari mengungkapkan semuanya terlalu kaku,dan biasa saja.Ari memang seperti itu, dia tidak terlalu pandai merangaki kata-kata. tapi Ari akan berusah sekuat tenaga mempertahankan nana untuk selalu berada di sisinya sampai kapanpun.


.


.


.


Samuel:"Pasti ini ulah wanita kampungan itu, Ari tidak pernah bersikap seperti ini sebelumnya."Kesalnya.


.


.


Tuan sameul merasa kesal,karna ketika pesta berakhir.dirinya tidak mendapati Ari.dan yang membuat dia marah lagi,petugas mansioannya berkata kalau Ari sudah pulang ketika acara masih berlangsung.


.


.


Aku harus cepat bergerak,untuk menyingkirkan wanita kampung itu.gumam hati tuan samuel yang tengah berdiri dengan minuman di tangannya.


.


.


Ari adalah kandidat yang cocok untuk putrinya,tapi penolakan yang tempo hari Ari ucapkan membuat tuan samuel menjadi gelap mata.apalgi dia mendengar Ari malah menikahi wanita yang tidak jelas asal usulnya.


.


.


Samuel:"Aku harus meminta seseorang untuk mengawasi wanita kampung itu ketika Ari lengah.di situ waktunya aku beraksi."gumamnya dengan seringai yang nampak menakutkan.


.


.


.


Note:"kayanya udah pada bosennya sama cerita Ari dan nana,😅😅 aku juga ga mut buat crezy up.karna lagi sibuk dekor rumah. dan jam upnya juga suka maju mundur cantik.aku lagi ga mut buat nulis akhir-akhir ini,ga tau kenapa. tapi aku berusaha setor up setiap hari,kan udah kontrak jadi harus up.ada yang baca,ga ada yang baca,tetep harus up. maaf ya jika ada kata-kata yang tidak pada tempatnya.


SELAMAT MEMBACA.

__ADS_1


__ADS_2