ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
SANDIWARA


__ADS_3

Pergulatan di antara mereka masih berlangsung dengan sengit.


.


.


Di lihat dari sudut mana pun,Ari telah memenangkan pertempuran itu.karna hanya sedikit luka yang terlihat di area wajahnya.


.


.


Raihan tengah terkapar di lantai dengan luka pukulan yang cukup parah,karna itu adalah hadiah yang di berikan sahabatnya.


.


.


Mereka telah mengakhiri pergulatan hebat itu, karna raihan mengaku menyerah.Ari adalah seorang tuan muda yang mempunyai sabuk kebanggan,yang menandakan dia sangat ahli dalam bergulat dan senjenisnya.


.


.


Dengan posisi berdiri,Ari tengah memijat pergelangan tanganya.bahkan baju kerjanya terlihat kusut,dan di beberapa titik menampakan bercak darah dari lawanya.


.


.


Ari:"Dengar raihan arsenio,mulai detik ini.kau bukan lagi temanku,secara tidak langsung kau sudah menghianatiku.dan aku paling benci dengan orang yang berhianat.dan ingat ini baik-baik,aku sangat mencintai istriku. sampaikapan pun dia adalah istriku,seujung kuku saja kau menyentuh istriku.aku tidak akan segan-segan menghacurkan perusahaan kecilmu ini.kalau aku mau,aku bisa memb**uhmu.jadi dengar semua ucapanku,dan ingat.aku tidak main-main. cuih.."Suaranya begitu bergetar menahan amarah.


.


.


Kalau saja raihan tidak terjatuh,dan berkata stop.mungkin saat ini raihan sudah terbujur kaku tak bernyawa.


.


.


Ari melangkah meninggalkan raihan yang terkapar dengan nafas yang memburu,karna pergulatan hebat itu.tapi walupun begitu, raihan mendengar semua peringatan untuknya dari Ari.


.


.


Raihan:"Saat ini aku kalah,tapi aku tidak akan berhenti mengharapkan istri cantikmu itu.aku rela kehilangan perusahanku,asal aku bisa mendapatkan istrimu."gumamnya dengan posis yang masih terkapar di bawah lantai, tapi ada rasa ketakutan mendengar ancaman dari Ari.karna Ari begitu berkuasa di bandingkan dirinya.


.


.


Untuk saat ini,raihan memilih mundur dan akan menjauh untuk sementara waktu.tapi dia akan dengan sigap mengambil kesempatan jika mendengar Ari menyakiti istrinya.


.


.


.


Dengan menahan rasa sakit yang tidak terlalu berarti,Ari berjalan dengan gagahnya.bahkan setelah pergulatan hebat itu dia masih tetap terlihat tampan,hanya bajunya saja yang terlihat lusuh.


.


.


Sekertaris jaka dia tersenyum melihat kemenangkan yang di bawa pundak tuan mudanya.


.


.


Tuan ku benar-benar luar biasa,bukan hanya berkuasa.tapi dia ternyata bisa bergulat dengan hebat.nona muda,anda benar-benar beruntung mempunyai suami sesempurna tuan ari.puji hati jaka.


.


.


Di dalam mobil,Ari tengah kebingungan.dia merasa khwatir dengan luka memar di pipi kirinya.pasti istrinya akan menangis melihat pangerannya terluka.


.


.


Ari:"Jaka,apa luka ku ini terlihat jelas.?"tanya Ari.


.


.


Seketaris jaka melihat pantulan tuan mudanya di kaca dalam mobil mewah itu.


.

__ADS_1


.


Jaka:"Tidak terlalu jelas,tuan."jawabnya singkat.


.


.


Ari:"pelan-pelan saja bawa mobilnya, jaka."pinta Ari yang masih sibuk melihat pantulan wajahnya di depan kaca mobil.


.


.


Sekertaris jaka sudah menawarkan untuk pergi ke rumah sakit,tapi ari menolak dan berkata kalau luka ini tidak berarti Apa-apa.


.


.


Ari:"Ternyata sahabat bisa menjadi musuh, dengan lantangnya dia menginginkan istriku. benar-benar tidak bisa di percaya."suaranya masih terdengar bergetar jika mengingat perkataan sahabatnya itu,atau tepatnya mantan sahabat.


.


.


Sekertaris jaka hanya diam,dia tidak menanggapi perkataan tuanya.karna dia tau saat ini tuanya masih dalam ke adaan marah.


.


.


Tuan raihan.anda benar-benar berani berkata seperti tadi,nona muda itu sudah menjadi cinta matinya tuan Ari.untung saja tadi anda tidak mati.gumam hati jaka.


.


.


.


Mobil melaju dengan kecepatan pelan,hari ini Ari tidak pergi ke perusahaanya.dia akan pulang kerumah,tapi dia merasa kebingungan bagaimana nanti reaksi nana melihat luka lebam yang tidak terlihat jelas itu.


.


.


Ari:"Jaka,aku Minta ke aman di rumah di perketat.dan kedua pelayan di rumah perintahkan mereka untuk tinggal mulai hari ini,kalau bisa.tambah satu,atau dua orang lagi untuk berjaga-jaga.dan aku mau security yang berpengalaman,aku mau istri ku aman.kau dengar."perintahnya.


.


.


.


.


.


Nana dengan sabar menanti suami bulenya itu,tak di pungkiri hatinya tengah khwatir. karna ketika pergi suaminya begitu marah akan temanya itu.


.


.


Nana:"Ya tuhan,lindungi dia.jangan sampai dia terluka,atau kesakitan."harap nana dengan menyilangkan kedua tanganya.


.


.


Dari kejauhan,nana melihat mobil hitam milik suaminya.


.


.


Ari:"Bagaimna ini jaka,dia ada di depan gerbang.apa yang harus aku lakukan?apa kita putar balik saja.?"ucapnya dengan wajah yang nampak panik,dan ketakutan melihat nana yang tengah berdiri dengan melambaikan tangannya ke arah mobil miliknya.


.


.


Melihat kekonyolan tuan mudanya,jaka hanya tersenyum dengan gelengan kepala tidak percaya.


.


.


Tuan.anda tadi bergulat dengan tuan raihan begitu gagahnya,tapi sekarang,anda ketakutan menghadapi nona.saya mohon hentikan tuan,mana tuan Ari yang tadi saya lihat.gumam hati jaka.


.


.


.

__ADS_1


Jaka:"Bersikap biasa saja tuan,saya sarankan anda berpura-pura kesakitan saja,nona pasti akan merasa khwatir dan mungkin akan menjaga tuan.!"idenya sekertaris jaka..


.


.


Ari:"Apa kau sudah gila jaka,aku tidak mau dia khwatir."sahut Ari kesal.


.


.


Tak terasa mobil yang di tumpangi Ari kini sudah berhenti di depan gerbang,dan sekertaris jaka turun berniat untuk membukakan pintu agar tuanya bisa turun.


.


.


Ari:"Jaka tunggu,jangan di buka dulu."ucapnya pelan,tapi sayang sekertaris jaka sudah turun dan membuka pintu mobil.


.


.


Nana dengan cepat menghampiri suaminya, yang tidak di sangka-sangka kini tengah berekting kesakitan.


.


.


Nana:"Ya tuhan,apa yang terjadi."ucap nana dengan raut wajah sedih,melihat suaminya kini tengah terdiam menahan rasa sakit di bagian perutnya.yang dalam keadaan baik-baik saja.


.


.


Ari:"Honey,sakit."jawab Ari manja.


.


.


Seketaris jaka yang menyaksikan adegan itu benar-benar tidak percaya,tuanya yang tadi terlihat bengis.kini seperti anak kecil yang merekek akibat terjatuh dari sepeda.


.


.


Nana:"Pelan-pelan saja jalanya,seketaris jaka tolong bantu."pinta nana.


.


.


Dengan sigap sekertaris jaka memapah tuanya,yang sebenarnya dalam keadaan baik-baik saja


.


.


Kini mereka tengah berjalan menaiki tangga, nana meminta sekertaris jaka untuk membawa suaminya ke dalam kamar.dan dia akan ke dapur mengambil handuk kecil,dan tempat untuk menyimpan air hangat guna mengompres luka di wajah Ari.


.


.


Melihat istrinya sudah pergi ke dalam dapur, seketika Ari menjauhkan tubuhnya dari rangkulan jaka.


.


.


Ari:"Kembalilah ke kantor,aku tidak apa-apa."titahnya dengan langkah yang cepat menaiki anak tangga,dan menghilang di balik pintu kamarnya.


.


.


Sekertaris jaka seketika mengangguk,dan membungkuk sebelum beranjak pergi.


..


.


Note:"Kalau sempat nanti up lagi ya 😆


.


.


Note:"Doakan agar raihan bisa melupakan nana,dan mendapatakan cintanya ok teman-teman semua 😆.


.


.

__ADS_1


SELAMAT MEMBACA.


__ADS_2