ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
RENCANA PINDAH


__ADS_3

Cup....


Ari tanpa sadar sudah mendaratkan satu Kecupan lembut di Bibir Istri nya.


beberapa detik berikut nya, Ari Membuka Mata nya. dan menjauh kan Bibir nya dari Bibir Istri nya.


Tangan kirinya memegang Dadanya, dan tangan Kanan nya menyentuh Bibir nya. dengan mata yang membulat sempurna, dengan pikiran yang tidak karuan.


Ari:"A-apa yang sudah aku lakukan,kenapa aku mencium Gadis ini."


Ari bertanya pada diri nya sendiri dengan tangan yang mengacak-acak Rambut nya.


Ari:"Ini kan Ciuman Pertama ku,Gadis desa ini sudah mencuri nya."


Ari seketika gusar dengan dirinya sendiri karna sudah melakukan hal yang Bo**oh.


tapi di tengah kekesalan nya, Ari teringat akan sesuatu.


Ari:"Tunggu, gadis ini kan tidur. dan tadi aku yang mencium nya,berarti Dia tidak mencuri ciuman pertama ku, tapi Aku yang mulai tadi.aduh, kenapa aku bisa bo**oh begini.


Ari pun berusaha menenangkan dirinya sendiri.


Ari:"Ok, tenang Ari. tarik Napas,dan lupakan ini pernah terjadi. Toh gadis ini juga tidur, dia bahkan tidak sadar tadi ketika aku membawanya ke tempat tidur ini. apa lagi, C-cium yang tidak sengaja ini."ucap Ari dengan seringai di bibinya, dan detak Jantung yang mulai Normal kembali.


Setelah itu, Ari beranjak berdiri dari posisi tadi yang setengah membungkuk.karna Insiden yang tidak di sengaja itu.


Ari kini tengah merebahkan Tubunya di samping Nana, yang tidur dengan pulas nya.


sampai Nana sendiri tidak tau, apa yang telah terjadi di antara mereka.


Kejadian yang menurut Ari memalukan ini akan menjadi Rahasia dirinya dan Tuhan saja, tidak ada yang boleh tau termasuk Nana sendiri.


Tapi kan aku dan pembaca tau Tuan Ari.πŸ˜‚


Gadis ini sudah mengambil sesuatu yang paling berharga yang selalu aku jaga, dari dulu aku tidak pernah berpacaran. aku tidak suka akan Wanita-wanita yang Bar-bar itu, mereka seperti cacing menggeliat. Ihhhh.!!! tapi dia berbeda, dia bahkan takut pada ku. dan dia penurut sekali,tingkah polos nya tidak di buat-buat.Gumam Hati Ari dengan mata yang terus menatap Nana,yang ada di samping nya.


Ari:"Gadis ini tidak boleh tau Apa yang sudah aku lakukan,intinya dia yang salah. kenapa dia menggoda aku dengan Bibir jelek nya itu."ucap Ari pelan.


dan setelah itu Ari berusaha menutup matanya, tapi fikiranya terus terbayang Akan Ciuman yang dia lakukan tadi.


dengan senyum Yang mengembang, Ari pun mulai menutup Matanya dan tertidur dengan Hati yang sebenar nya sangat bahagia.


β˜€β˜€β˜€β˜€


Jam Ding-ding sudah menunjukan pukul 07:15 Waktu setempat.


Ada dua Anak Manusia yang masih terlelap di atas tempat tidur yang nyaman itu, dengan saling menyilangkan Kaki satu sama lain. dan selimut yang sudah tergeletak di lantai.


Karna semalam Ari merasa kepanasan, dan di tengah tidur nya. Ari melemparkan selimut itu begitu saja,bahkan Ari tidak mengingat Nana yang ada di samping nya.


10 Menit kemudian..........


Di tengah tidur nya yang nyaman nya itu, Nana pun membuka Mata Indahnya dan mulai mengumpul kan Kesadaran nya.


Dengan perlahan Nana mengerakan tubuh nya, dan kini Nana sedang dalam posisi duduk. dengan beberapa Kali melakukan olah raga kecil.seperti menarik pergelangan tangan,memutar pinggul nya kekiri, dan ketika Nana akan membalik pinggul nya ke arah kanan.Nana seketika di buat terkejut Akan Adanya sesosok Laki-laki yang sedang tertidur dengan pulas nya, bahkan Nana melihat Laki-laki itu tertidur dengan Mulut yang setengah Terbuka.


Nana:"T-tuan Ari kenapa dia Ada di-.?"


Ucapan Nana terhenti, dan dia baru sadar kalau dia sedang ada di atas ranjang.


Seketika Nana langsung beranjak dari duduk nya, dan menjauh dari Ranjang itu.


Nana:"Kenapa A-aku bisa tidur satu ranjang dengan Tuan Ari,? Apa semalam Aku tidur sambil berjalan.! tapi aku tidak pernah seperti itu sebelum nya,semalam aku kan tidur di Sofa itu."ucap Nana pelan dengan mata yang mengarah ke sofa.


Setelah itu Nana melangkah kan Kakinya menuju Kamar Mandi untuk membersih kan diri nya.


Ini aneh sekali, tidak mungkin Tuan Ari yang bawa aku ke tempat tidur. mungkin benar,aku semalam tertidur sambil berjalan dan tidak sadar kalau aku menjatuhkan tubuh ku di kasur itu,untung saja semalam dia sudah tidur, aku selamat.gumam hati Nana dengan Sikat Gigi yang sedang menari di dalam Mulut mungil nya itu.

__ADS_1


Ari pun kini sudah terbangun dari tidur nya, dan melihat ke arah samping nya sudah tidak ada sosok yang dia cari.


Ari:"Kemana Gadis itu.?"


Di tengah Kebingungan nya, Ari mendengar suara Gemericik Ari yang menyala dari Arah Kamar Mandi.


Ari:"Oh, dia sedang mandi."


Apa semalam dia mengingat apa yang sudah aku lakukan,?tapi tidak mungkin.semalam dia tertidur seperti orang mati."Ucap Ari dengan mata yang mengarah ke pintu kamar mandi yang tertutup rapat itu.


Tok...


Tok...


Tok...


Suara ketukan Pintu menyadarkan Ari.


Tanpa berbicara Ari pun beranjak bangun dengan rambut yang terlihat agak Acak-acakan.


tapi percayalah, dia tetap Tampan.


Ceklek....


Ari membuka pintu dan menampakan Sosok yang sudah lama tidak terliihat.


Jaka:"Selamat pagi Tuan Muda, maaf Mengganggu istirahat nya."ucap Jaka dengan posisi membungkuk memberi Hormat.


Ari:"Kau sudah datang, dan membawa barang yang aku pesan.?" singkat Ari.


Ari seolah enggan untuk menjawab sapaan Sekertatis nya itu, dan tidak mau berbicara yang menurut nya tidak penting.


Jaka:"Sudah Tuan Muda, seperti yang Anda inginkan." Jawab Sekertaris Jaka dengan tangan kanan nya memberikan dua buah Paper bag.


Yang satu berukuran Sedang, sedangkan yang satu lagi berukuran Kecil.


Sekertaris Jaka hanya mengangguk Patuh dan tidak mungkin menolak Titah dari Tuan nya.


Seketika Ari langsung menyambar barang itu.


dan melihat isi barang yang di Bawa Sekertaris nya Takut-takut ada yang kurang.


Ari:"Ok,kamu boleh pergi."ucap Ari dengan menutup pintu dan meninggal kan Sekertaris nya.


Sekertaris Jaka sudah terbiasa di perlakukan seperi itu oleh Tuan Ari, jadi menurut nya tidak ada masalah. karna dia hanya bawahan, dan Ari adalah Atasan nya. hanya itu yang selalu Jaka ingat.


Sekrtaris Jaka pun berlalu pergi dari Hotel menuju kantor, karna ada urusan yang harus dia selesai kan.


Di dalam kamar, Nana sudah selesai dengan Mandi nya.dan sekarang Nana sudah terihat cantik dengan Dres ber Motif Bunga.


Begitu pun dengan Suami nya yang sudah terlihat Gagah, dengan Baju Santai yang melekat di tubuhnya.


Hanya Ada suara Nyanyian Alat Makan yang terdengar.


Karna saat ini, pasangan Suami Istri Baru itu sedang duduk berhadapan. untuk menikmati Sarapan yang sebenar nya Agak terlewat itu.


Disela-sela sarapan nya,Ari sesekali mencuri Pandangan ke arah Istri nya yang sedang menikmati Sarapan Lezat nya itu.


Sarapan pun sudah di selesai kan dengan baik, dan benar.


Hari ini mereka akan meninggal kan Hotel, Dan akan langsung pulang ke Rumah Baru mereka.


Ari sudah Memilih satu buah Apartemen Mewah, yang terletak tidak terlalu Jauh dari Kantor nya.


Karna Ari sudah memutuskan akan langsung pindah setelah menikah, dan tidak akan kembali ke Mansion.


Mungkin sesekali Ari akan pulang ke Mansion jikalau ada urusan penting.

__ADS_1


Kedua orang Tua Ari tidak bisa menolak ke inginan Putra mereka itu, dan dengan berat Hati mereka pun memberi Ijin untuk Putra nya memilih tinggal Di Apartemen dengan Istri nya.


Ari:"Hari ini kita akan langsung pindah.!"


Nana yang sedang merapikan Koper milik nya dan milik Ari Hanya mengagguk paham dan tidak ingin membantah.


Jawab,kalau aku berbicara bukan nya diam seperti orang yang bisu."tambah Ari.


Nana:"Ya Tuan Ari, saya mengerti."


Ari:"Kamu itu senang sekali ya kalau aku berbicara kasar."


Nana:"Bukan begitu Tuan."


Ari:"Sudah lah, cepat bereskan Koper-Koper itu.dan kita langsung pergi."perintah Ari tegas.


Nana:"Baik Tuan."


Di jawab salah, ga di jawab bilang nya kaya orang bisu,sabar Nana.gumam hati Nana dengan tangan yang masih sibuk membereskan Koper milik nya dan suami Arrogan nya itu.


Akhir nya Nana sudah selesai dengan urusan nya dan berdiri membawa dua buah Koper di tangan nya.


Nana:"Sudah selesai Tuan."


Ari yang sedang duduk santai Dengan Hp yang di pegang nya pun seketika melihat Istri nya yang sudah siap, dengan Koper di tangan nya..


Ari:"Duduk.!"


Nana tidak membantah, dia pun mengikuti perintah Suami nya.


Nana:"Kenapa Tuan.?"tanya Nana heran.


Ari:"Ini untuk mu.!!"singat Ari dengan menyodorkan Paper bag yang berukuran kecil ke arah Nana.


Nana yang melihat Paper Bag yang berwarna Hitam pun di buat heran.


Nana:"Ini Apa Tuan.?"


Ari:"Buka saja."


Tanpa berpikir panjang, Nana pun membuka Paper bag. itu.


Ternyata itu sebuah Telepon Genggam,keluaran terbaru Yang Ari berikan untuk Istri nya.


Nana:"Ini untuk saya.?"


Ari:"Menurut mu."Jawab Ari singkat.


Nana diam dengan mata yang terus memandangngi Benda pipih di depannya.


tangan nya seolah berat untuk memegang Hp baru nya itu.


Ari yang melihat perubahan Raut wajah Istri nya seketika di buat heran.


Apa dia sebahagia itu,padahal itu kan hanya sebuah barang yang harga nya tidak terlalu mahal. bagai mana kalau nanti aku berikan dia sebuah kalung Berlian,dia pasti akan pingsan di buat nya.gumam Hati Ari.


Ari:"Kenapa, apa kau tidak suka.?"


Nana:"bukan begitu Tuan.!"Jawab Nana singkat.


Ari:"Lantas.?"


Nana:"Selama saya Hidup di dunia ini, saya belum pernah Memiliki Benda Ajaib ini Tuan."Ucap Nana dengan senyum yang mengembang, dan pandangan mata menatap Ke arah Suami nya.


Ari:"Se miskin itu kah diri mu."


Aku pasti selalu Up,hanya saja satu hari hanya satu Eps....dan Jam nya yang mungkin Maju Mundur CantikπŸ˜†

__ADS_1


SELAMAT MEMBACA


__ADS_2