
Selang beberpa lama, Kamar yang di dalam nya ada Ari dan Nana seketika itu pun menjadi dingin seperti di dalam lemari Es.
Ari:"wow dingin sekali,bagus. sekarang rencana selanjutnya, akan aku Tarik selimut yang menutup Tubuh kecilnya itu."
Ari pun tidak lagi befikir panjang, seketika itu pun Ari langsung menarik selimut tebal yang menutup Tubuh Nana.
Sekarang Tubuh kecil Nana benar-benar tidak lagi tertutup selimut,hanya baju Tidurnya lah yang menutup Tubuhnya.
Ari tertawa puas, karna rencana nya sebentar lagi akan berhasil. Istri nya pasti akan terbangun dari tidurnya.
Ari:"Tinggal menunggu dia membuka matanya saja."ucap Ari pelan di iringi dengan tawa jahatnya.
10menit Lama nya Ari menunggu,Tapi istri nya tidak kunjung membuka matanya.
Ari:"Kenapa dia tidak bangun juga,apa dia sedang bermimpi tidur bawah Tumpukan selimut.Kamar ini benar-benar dingin,tapi dia tidak merasa keding-
Ucapan Ari menggntung,karna orang yang di bicarakan menggerakan Tubuhnya.
Dia bangun juga, bagus rencana ku berhasil.Senang hati Ari.
Ari pun berpura-pura menutup matanya, dan berekting seperti orang yang tidur pulas.
Nana yang sedang asik dalam mimpinya itu pun membuka mata Sipit nya, karna merasakan udara yang berubah menjadi sedingin Lemari Es.
Nana:"Kenapa kamar ini dingin sekali,! perasaan tadi tidak sedingin ini."ucap Nana heran.
Ari yang sedang menutup mata nya sangat menikmati Ke bingungan istrinya,karna rencana nya berhasil.
Nana:"Ya Tuhan dingin sekali, selimut itu sekarang sudah menutup Tubuh Tuan Ari.Pasti Tuan Ari juga merasakan Hal yang sama, sampai dia menggulung selimut itu."ucap Nana pelan.
Memang kenyataannya selimut tebal itu sudah menggulung Tubuh Tinggi Ari.
Ari yang mendengar Ucapan istri nya yang meng hawatirkan Dirinya seketika itu pun di buat Merasa bersalah,karna sudah membangunkan Tidur nyenyak Seseorang.
Kenapa aku jadi kasian ya,dia bahkan menghawatirkan aku. apa aku sudah keterlaluan.?Sesal Hati Ari.
Nana benar-benar bingung, karna di dalam kamar itu tidak ada lagi selimut.
Seketika itu pun Nana beranjak dari tidurnya,dan ketika Nana akan melangkahkan kakinya.Nana di kejutkan Akan tangan nya yang di tarik seseorang.
Yap betul, Ari tengah menarik tangan Istrinya.
__ADS_1
Ari:"mau ke mana kau, mau mencuri ya.?"Tanya Ari.
Nana yang melihat tanggan nya di tarik pun berhenti, dan membalikan Tubuhnya ke Arah suaminya.
Nana:"Tuan Ari, tidak. Saya hanya ingin mencari selimut saja, udara di kamar ini menjadi lebih dingin Tuan."jawab Nana.
Ari:"jangan bohong kamu,saya yakin kamu pasti mau mencuri di Apartemen saya kan.karna saya lengah, dan kamu memanfaatkan ke lengahan saya."Tuduh Ari.
Nana:"Tidak Tuan, Saya tidak sehina itu. saya benar-benar kedinginan, dan saya berniat mencari selimut di Ruangan mencuci."jawab Nana polos.
Ari:"Saya tidak percaya, kamar ini suhunya Normal-normal saja. saya tidak merasa kedinginan seperti apa yang kamu ucapkan barusan."bohong Ari.
Nana:"Terserah Tuan Ari saja, tapi saya benar-benar kedinginan."bela Nana.
Ari yang melihat Istri ya kedinginan pun merasa kasihan, tapi Ari tidak akan memperlihatkan keperdulian nya terhadap Istrinya itu.
Ari:"Ini kan ada selimut, kenapa kamu mau mencari selimut lagi.?"tanya Ari.
Nana:"Selimutnya menutup Tubuh Tuan Ari, dan saya tidak berani membangunkan Tuan."
Ari:"Sekarang saya sudah bangun, cepat Naik lagi ketempat tidur Ini selimut nya."ucap Ari dengan selimut yang di longgarkan dari Tubuhnya.
Kini selimut Itu sudah menutup Tubuh Nana,
tapi selimut tebal itu tidak membuat Tubuh Nana kembali menghangat. Nana tetap merasakan dingin yang amat luar biasa.
Kenapa badan ku tetap kedinginan nya.gumam hati Nana.
Ari yang merasakan getaran di Tubuh istri nya di buat heran.
Ari:"Hey gadis Desa,kenapa Badan mu itu.?"heran Ari.
Nana:"Maaf Tuan,Saya Benar-benar kedinginan.apa saya boleh tidur di luar saja.saya tidak bisa tidur di udara sedingin ini."ucap Nana.
Ari yang melihat penderitaan istri nya itu pun seketika merasa bersalah,karna apa yang Nana rasakan saat ini adalah ulahnya sendiri.
Ternyata dia tidak tahan Dingin juga.Ucap Hati Ari.
Ari:"Tidak, ini pasti hanya akal-akal mu saja biar bisa mencuri."singat Ari.
Nana yang mendengar jawaban dari suaminya itu seketika menarik Nafas kasarnya, karna Ari terus saja menuduhnya sebagai seorang pencuri.
__ADS_1
Ya tuhan Tuan Ari itu benar-benar menyebalkan, aku ini bukan seorang pencuri. aku tidak sehina itu.lirih hati Nana.
Di tengah kekesalan nya, Nana di kejutkan Akan Ari yang mengangkat Selimut dari tubuh Nana.
Nana:"Tuan Ari jang-
Ucapan Nana mengantung, karna Ari menarik Tubuh Mungil Nana mendekat ke dalam dekapan Suaminya.
dan setelah itu, Ari pun kembali menutup Tubuh istrinya dengan selimut tebal.
Ari:"sekarang tidak dingin lagi bukan.!"ucap Ari lembut.
Nana diam sejenak, dengan mata yang membulat sempurna.karna tidak percaya akan apa yang suami nya lakukan.
Nana:"T-tuan Ari, jangan seperti ini. saya merasa tidak nyaman."ucap Nana pelan.
Ari:"Sudah diam lah,aku tidak akan macam-macam.dan jangan bertanya lagi, aku sangat mengantuk."
Nana pun diam di dalam pelukan hangat suaminya.
Ya Tuhan Apa maksudnya Tuan Ari,lindungi aku ya tuhan.doa hati Nana.
Ari merasakan sesuatu yang berbeda akan istri nya yang ada di bawah dekapan nya.
kenapa Aku merasakan kenyaman dengan gadis ini, apa karna dia yang pertama untuk ku.Tanya Hati Ari.
Mereka berdua masih terjaga dalam diam, dengan perasaan yang tidak bisa di tebak Arah nya. dan lagi-lagi detak Jantung yang masih memompa dengan cepatnya.
Nana yang masih dalam dekapan suaminya itu pun perlahan menutup Matanya, karna Nana sudah tidak merasakan kedinginan yang menyiksa dirinya seperti tadi.
Beberapa menit kemuadian, Mereka benar-benar tertidur dengan nyenyak nya.
Di tengah tidur nya,Nana secara sepontan mengalungkan tangan nya ke leher suaminya. dan menenggelamkan kepalanya semakin dalam ke tengkuk dada suaminya itu, yang sedang tertidur dengan mendekap Tubuh mungilnya.
Mereka benar-benar merasakan kenyamanan satu sama lain, dan tertidur dengan hati yang berbunga-bunga.
Satu minggu berlalu.........
Not:Nanti sore aku usahakan up ya.
SELAMAT MEMBACA😆
__ADS_1