ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
ARI PULANG


__ADS_3

Sekitar kurang lebih 15 jam yang di tempuh Ari untuk bisa sampai di Negaranya,sekertaris jaka terlihat begitu kelelahan tapi di berusaha untuk terlihat segar di depan tuan mudanya.


Berbeda dengan sekertarisnya,Air terlihat segar.dia bahkan sesekali tersenyum ceria. dia begitu bersemangat untuk bertemu dengan istri tercintanya.


Berjalan dengan santai,di dampingi sekertaris jaka di sampingnya.melewati beberapa orang yang menatap kagum ke arahnya.


Jaka:"Tuan,ke toko bunga.?"Tanya jaka.


Ari:"Iya."menjawab singkat.


Jaka:"Kita harus bergegas,sebentar lagi pasti tokonya tutup."Matanya melihat jam di tangan kirinya.


Waktu sekarang di negaranya menunjukan pukul 19:20 malam,waktu setempat.


Ari:"Lekaslah,aku ingin membeli bunga untuk istriku."


Jaka:"Mari tuan."Menuntun tuannya untuk naik ke dalam mobil mewahnya,yang sudah siap di tempat parkiran bandara.


Jangan tanya di mana koper milik tuan ari dan sekertarisnya,karena Sekertari jaka sudah mengurus semuanya.termasuk satu koper yang di khususkan untuk nana,nona mudanya.


.


.


.


Di mansion Nana tengah duduk bersama kedua mertuanya,mereka sedang makan malam dengan tenang.


Sekitar 15menit mereka habiskan,untuk mengisi perut yang sebenarnya tidak terlalu lapar.tapi ini sudah menjadi kewajiban dalam keluarga atmaja.


Kini tuan surya tengah duduk berhadapan dengan istri dan menantunya di depan teras mansionnya.


Mereka dengan sabar menunggu kedatangan putranya,yang kini sudah mempunyai seorang istri.


Mommy:"Sayang kamu kenapa.dari tadi diam saja.?"merasa heran karena memantunya hanya diam dengan tangan yang mer**mas pelan bajunya.


Nana melirik mommy kei dan menggeleng pelan.


Kenapa aku merasa takut menyambutnya pulang.batin nana.


Daddy:"Nan,apa suamimu sudah memberi kabar.?"matanya menatap nana.


Nana menoleh karna mertuanya bertanya kepadanya"Sudah daddy,dia sedang di perjalanan."


.


.


Di sebuah toko yang berukuran sedang, tengah berdiri seorang laki-laki tampan dengan sekertarisnya yang hanya diam memperhatikan tuan mudanya.


"Yang ini bagus tuan,istri anda pasti suka."Ucap pelayan toko bunga itu dengan tangan yang menunjuk bunga tulip berwarna-warni.


Ari begitu suka dengan bunga yang di tunjuk pelayan toko itu,padahal di dekat bunga itu ada bunga mawar yang berwarna merah menyala.tapi hatinya lebih suka dengan bunga tulip berwarna merah segar.


Ari:"Aku mau yang ini,tolong bungkus dengan cantik."Tangan Ari menunjuk bunga tulip berwrna merah terang.


"Wah pilihan yang bagus tuan,bunga tulip ini melambangan cinta yang mendalam."Ucapnya.


Samar Ari tersenyum mendengar ucapan pelayan itu.


Cintaku memang sedalam itu kepadanya.gumam senang hati Ari.

__ADS_1


Bunga sudah di beli,dan sekarang mobil melaju meninggalkan toko bunga itu.


Jaka:"Tuan,kita akan ke mansion.?"Tanya jaka ragu.


Ari:"Pertanyaan macam apa itu jaka."Sahutnya yang tengah asik memandang bunga tulip di pangkuannya.


Jaka:"maaf,tuan muda."Menjadi salah tingkah.


Ari:"Apa oleh-oleh untuk mommy,kau bawa jaka.? "


Jaka:"Sudah tuan,ada di bagasi.dan untuk nona muda sudah sampai di rumah beserta koper tuan muda."jelas jaka.


Ari hanya mengangguk dan tak berniat menanggapi,dia begitu sibuk dengan dunianya.


Aku sudah tidak sabar melihat wajah cantiknya,tapi ini sudah jam 8 malam.mudah-mudahan dia belum tidur. gumam hati Ari dengan mata melirik jam di tanganya.


.


.


Penjaga mansion membukakan gerbang yang menjulang tinggi.


mereka membungkuk ketika mobil itu masuk,padahal kaca mobil tidak dibuka.tapi mereka selalu melakukan itu terutama itu adalah mobil yang membawa tuan muda mereka.


Nana seketika menggenggam tangan mommy kei dengan erat,ketika mobil yang membawa suaminya memasuki area mansion.


Mommy:"Sayang,kamu tidak apa-apa.?"bertanya dengan tatapan sendu.


Nana:"maaf mom,nana hanya gugup saja."sahut nana.


Mommy kei tersenyum getir dan menepuk pelan tangan nana yang tengah menggenggam tangannya.


Jaka turun dan membukakan pintu belakang mobil"silahkan,tuan."Berada di samping mobil.


Ari turun dengan cepat,tapi dia tidak membawa bunga tulip yang sudah di kemas dengan cantik.dia meninggalkannya di dalam mobil.


Nana seperti seorang pengantin yang menunggu kedatangan mempelai pria,dia begitu gugup dan tangan yang mulai berkeringat dingin.


Mommy:"Putraku,sayang."menyambut dengan pelukan hangat.


Ari membalas pelukan mommy kei,tapi matanya terus menatap istrinya yang diam di belakang mommy kei.


Tak lama mommy kei melepaskan pelukan hangatnya,dan mencium kening Ari lembut.


Ari merasa Aneh dengan sikap mommy nya itu,tapi dia hanya bisa tersenyum hangat.


Daddy:"Son."Tegur seddy.


Ari:"Dad."tersenyum.


Tak lama tuan surya melakukan apa yang istrinya lakukan"Sukurlah son,kamu pulang dengan selamat."Ucapnya lembut.


Ari hanya diam mematung,dia benar-benar tidak mengerti dengan sikap kedua orang tuanya.terutama daddynya,karena ini pertama kalinya sang ayah memberi pelukan setelah dia menjadi CEO di Atmaja grup.


Ada apa ini,tumben daddy memelukku.biasa tidak seperti ini.aku bergi ke negara yang lebih jauh dari negara M juga sikapnya tidak seperi ini,ah sudahlah,mungkin daddy sudah berubah lebih hangat padaku.batin Ari.


Pelukan hangat itu berakhir dengan tepukan lembut tuan surya di pundak Ari,seolah memberi isyarat yang Ari sendiri tidak menyadarinya.


Kini mata Ari menatap lekat istrinya.


Daddy:"Mom,mari masuk."Memberi kode dengan kedipan mata.

__ADS_1


Terpaksa mommy kei mengangguk dan pergi mengikuti suaminya.


Kini di teras mansion menyisakan dua anak manusia,yang berdiri mematung dengan detak jantung yang memburu.


Nana mendadak jadi salah tingkah,begitupun dengan Ari.dia merasakan hal yang sama.


Ari:"Honey."Memecah keheningan.


Nana hanya diam dia menatap lembut suaminya.


Nana:"Yank."Suaranya begitu lirih.


Ari:"kau tidak merindukanku.?"Tanya ari.


Nana:"A-aku sangat merindukan mu, yank."Seketika buliran bening keluar dengan sendirinya.


Ari merentangkan kedua tanganya memberi isyarat,agar nana memeluknya.


Nana tersenyum dan perlahan memeluk Ari erat.


Kini mereka tengah berpelukan mesra,4 hari tidak berjumpa membuat mereka seperti pasanga kekasih yang di pertemukan kembali.


Ari tak henti menghujani nana dengan ciuman di puncak kepala istrinya.


Nana menangis dalam diam,di sisi lain dia begitu senang karena suami yang dia rindu-rindukan sudah ada di depan matanya.tapi hatinya merasa sakit jika mengingat keadaan dirinya saat ini.


Apa aku akan kuat melihat mu bersama wanita lain yank,aku tidak sanggup.batin nana menangis.


Ari:"Hon,apa kau baik-baik saja selama aku pergi.?"Bertanya dengan masih memeluk nana.


'Aku tidak baik-baik saja,rahimku bermasalah. dan aku hanya membunyai waktu tiga bulan untuk bersamamu yank.' ingin rasanya nana mengatakan itu,tapi dia tidak mempunyai keberanian.


Nana:"Aku baik-baik saja,yank."sahutnya dan berusaha menahan tangis.


Ari melepas pelukan hangat kepada istrinya, dan dia seketika mencium lebut bibir nana.


Nana membalas ciuman suaminya karena dia juga begitu merindukan sentuhan hangat Ari.


Setelah itu Ari membisikan sesuatu di telinga nana"Pulang yuk,kita buat dede bayi."bisik Ari.


Deg...


Deg....


Seketika nana lemas mendengar bisikan itu.


.


.


.


Note:"Vote nana Ari biar aku crezy up.😂


.


.


Maaf jika ada kata-kata yang tidak pada tempatnya.


SELAMAT MEMBACA.

__ADS_1


__ADS_2