ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
PERAN SUAMI ISTRI


__ADS_3

Satu minggu kemudian......


Tak terasa pernikahan Ari dan Nana sudah Satu minggu berlalu, tetapi sikap Ari kepada istri nya tetaplah sama.dari mulai memerintah dengan semena-mena, Berkata bahwa makanan yang di masak istri nya tidak enak. tapi Ari memakannya dengan lahapnya.dan suhu Kamar tidur yang masih dibuat Sedingin mungkin,Agar istrinya selalu di dalam dekapanya.


Setiap Malam Nana selalu tidur didalam dekapan suaminya,karna Ari selalu memaksanya.


Nana hanya diam, dan menerima. karna kalau Nana menolak akan semua perintah Suaminya itu, Nana akan mendapatkan Hukuman. yaitu Ciuman, dan Gigitan.dan Nana sangat tidak menginginkan keduanya.


Mentari Pagi yang cerah di Kota A dimana Orang-orang Akan memulai Harinya dengan beraktifitas,seperti Bekerja dan sebagainya.


Di hari ini pula,Tuan Ari akan memulai Bekerja di kantor nya.


Ya walaupun dia Sang Pemilik perusahan itu, tapi dia sudah mendapatkan Kabar dari Sekertaris nya. kalau di perusahan nya akan kedatang orang penting yang akan bekerja sama dengan perusahan Atmaja Group.


Karna Ari memutuskan akan istirahat dari pekerjaan nya selama satu minggu,untuk acara pernikahan nya tempo hari.dan Ari mempercayakan sebagian urusan perusahaan nya kepada Sekertaris Jaka selama dia tidak bekerja.


Nana sudah terbangun terlebih dahulu dari suaminya, karna dia harus kembali menjadi perannya sebagai seorang istri.


Dengan penampilan yang sederhana dan rambut yang di ikat,Nana memulai pagi nya.


Karna Ari tidak menginginkan sorang pelayan di Apartemennya, dengan beralasan Istri nya akan malas dan tidak berguna.


Jadi,Nana mau tidak mau harus membersihkan Apartemen yang lumayan luas itu sendirian saja.


Nana pun membersihkan semua Area di dalam Rumah nya, dan setelah di rasa Semua sudah rapih. Nana pun melangkahkan kakinya ke arah dapur untuk membuat Sarapan untuk Suaminya.


Pagi Ini Nana hanya membuat Nasi goreng dengan isian sosis.


Karna semalam,sebelum tidur. Ari berpesan kepada istrinya untuk membuatkan Nasi goreng untuk sarapannya.


Nana hanya mengangguk, tanpa mempertanyakan ke inginan suaminya itu.


Nana tau Kalau suaminya itu menyukai masakan nya,hanya saja Ari selalu mengatakan bahwa masakan Dirinya tidak enak.


*******


Nana:"Akhirnya, Nasi goreng pesanan suami ku yang menyebalkan itu sudah jadi."ucap Nana dengan kedua tangannya yang membawa Nasi goreng itu ke atas meja makan.


Setelah itu, Nana pun beranjak pergi ke dalam kamar untuk membangunkan Suaminya.


Tugas yang di terima Nana dari suaminya itu begitu banyak.


Dari mulai membersihkan Apartemen, Memasak, membuatkan kopi kesukaan Ari, membangunkan nya dikala pagi datang, dan banyak lagi Tugas Nana..😂


Ceklek......


Nana pun membuka Pintu kamar, dan melihat suaminya masih dalam ke adaan teridur dengan nyenyaknya.


Nana pun mendekat, dan matanya melihat Jam yang tidak jauh dari tempat tidur mereka.


Jam menunjukan pukul 07:19 pagi waktu setempat.


Nana:"Tuan Ari Bangun,ini sudah pagi.sarapan nya sudah siap."ucap Nana pelan dengan tangan yang mengayun untuk membangunkan suaminya.


Tak berapa lama, Ari pun membuka Matanya.


Ari:"Jam berapa sekarang.?"tanya Ari dengan Suara khas orang yang baru bangun tidur.


Nana:"Tadi jam 07:19, sekarang jam 07:20 Tuan."jawab polos Nana.


Ari:"bangunkan Aku jam 07:21."


Nana:"Tapi Tuan,sebentar lagi juga jam 07:21."

__ADS_1


Ari:"pokonya aku akan bangun di ja-


Ucapan Ari terhenti, Karna Istri nya memotong ucapnya.


Nana:"Sekarang sudah jam 07:21, silahkan Tuan Ari bangun."tegas Nana.


Ari pun melirik jam yang ada di samping nya, dan benar saja. jam menunjukan pukul 07:21 pagi.


Kenapa jam nya cepat sekali berputar, gagal lagi rencana ku untuk mengerjainya.kesal Hati Ari.


Ari:"baiklah Aku akan bangun, istri cerewet."jawab Ari dengan langkah yang pasti menuju kamar mandi,dan meninggalkan istrinya di samping tempat tidur mereka.


Dirasa suaminya itu sudah menghilang di telan pintu Kamar mandi,Nana pun bergegas merapihkan kamar tidur mereka.


Nana:"Begini ternyata Tugas seorang istri itu, rasanya luar biasa. di tambah lagi suami tampan tapi menyebalkan."ucap Nana pelan di sela bersih-bersihnya.


Setelah di rasa kamar itu sudah bersih,dan Rapih. Nana pun mengambil Stelan baju kerja untuk suami nya, yang sudah tertata rapih di dalam Lemari Pakayan mereka yang berukuran Besar itu.


Nana:"Yang Mana ya, yang cocok di kenakan Tuan Ari di Hari pertamanya bekerja setelah libur pendek nya."tanya Nana kepada dirinya sendiri,dengan tangan yang bergerak untuk mencari Stelan yang cocok di kenakan Suaminya.


Tak berapa lama, Nana pun menemukan Stelan yang menurutnya Bagus bila di kenakan Suaminya itu.


Nana:"Yang ini saja,terlihat bagus kalau Tuan Ari kenakan."ucap nya dengan tangan yang membawa stelan baju untuk suaminya.


Nana memilih Stelan Kemeja berwarna putih, dengan jas yang berwarna Biru, dan di aplikasikan dengan celana yang berwarna hitam pekat.


Setelah itu, Nana pun menyimpan stelan baju Ari di Atas tempat tidur mereka.


Nana pun melangkahkan Kakinya keluar dari kamar,dan akan menunggu suaminya di luar saja seperti biasa.


*********


Kini Ari pun sudah selesai dengan Ritual mandinya,dan Ari melihat Baju kerjanya sudah tertata Rapih di atas tempat tidur.


Ari:"pengertian juga dia."Puji Ari dengan senyum yang terukir di wajah tampannya.


Ari:"Seleranya bagus juga, terlihat Cocok di kenakan oleh ku."puji Ari dengan pandangan mata yang melihat pantulan dirinya di depan cermin.


Kini Ari pun keluar Dari kamar dengan gagah, dan tampan nya.


Nana yang melihat Suaminya memakai Stelan baju pilihan ya di buat terpesona, akan ketampanan suaminya yang semakin terlihat nyata.


Tuan Ari tampan sekali.kagum Hati Nana.


Ari pun berjalan menghampiri istri nya yang tengah duduk, dengan tatapan mata yang terus menatap dirinya.


Ari:"ada apa, dari tadi kamu menatapku."tanya Ari dengan mendudukan bok**ng nya di kursi meja makan itu.


Nana:"Tuan terlihat lebih segar di pagi hari ini."jawab bohong Nana.


Ari:"Bohong,bilang saja kalau saya terlihat tampan dan gagah Ya kan!."paksa Ari.


Nana:"Ya,Tuan Terlihat tampan dan gagah."jawab Nana dengan terpaksa.


Bukannya berterimakasih karna aku sudah memilihkan baju untuk nya, tapi malah memaksa aku untuk memuji ketampan nya.tapi memang benar, dia terlihat tampan dan gagah.ucap Hati Nana.


Ari:"Saya sudah tau kalau saya tampan,dan gagah. kamu seharus nya bersukur, mempunyai Suami tampan seperti saya."


Nana:"Ya tuan Ari."


Jawab Ya saja, biar cepat.gumam hati Nana.


Kini Ari dan Nana sedang menikmati sarapan pagi mereka dengan tenang, tidak ada yang berbicara. hanya suara alat makan saja yang terdengar beradu satu sama lainnya.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian, ritual sarapan itu terlewati dengan cepat, dah tenang.


Ari:"Saya akan berangkat ke kantor sekarang, dan ingat. kamu jangan macam-macam di Apartemen saya, apalagi mencuri. kalau ada orang yang datang,dan kamu tidak kenal jangan membuka pintu nya.saya akan pulang jam 4 sore."ucap Ari.


Nana:"Ya Tuan,Saya mengerti."Jawab singkat.


Tetap saja menuduh ku pencuri, padahal kan aku sudah tinggal di Rumahnya Satu minggu lamanya.kesal hati Nana.


Setelah memberi perintah, Ari pun beranjak dari duduk nya dan melangkah kan kakinya ke arah pintu Apartemennya. untuk keluar, karena Ari akan berangkat bekerja.


Ari:"Saya berangkat."Pamit Ari.


Nana yang sedang mencuci piring di dapur, seketika berhenti dari aktifitasnya. dan menghampiri suaminya yang sudah ada di ambang pintu keluar Apartemen mereka.


Nana:"Tuan Tunggu.?"cegah Nana.


Ari pun berhenti dari langkahnya.


Ari:"Ada apa.?"tanya Ari heran.


Nana pun mengayunkan tangan kanan nya di atas udara.


Ari di buat heran akan apa yang istri nya lakukan.


Ari:"Buat apa kamu meminta uang, memang nya di sini tidak ada makanan. kalau kamu mau membeli sesuatu, tunggu aku pulang kerja."jawab Ari.


Nana seketika itu pun menggelengkan kepalanya.


Nana:"Saya tidak meminta uang Tuan Ari.?"


Ari:"Lantas,kamu mau apa.!"


Nana:"Saya mau salam saja."jawab Nana dengan tangan yang menarik pergelangan Tangan suaminya.


Seketika itu pun Ari diam tidak melawan, dan membiarkan istri nya menarik tangannya.


Jadi yang di maksud Ari Nana itu mau meminta uang,ternyata Nana hanya ingin menyalami suaminya sebelum berangkat bekerja.


Nana:"Sudah Tuan,silahkan Tuan pergi Hati-hati di jalan."ucap Nana dan berlalu meninggalkan suaminya yang masih diam tidak bergerak.


Jantung Ari berdetak kencang akan apa yang istrinya lakukan,padahal itu hal yang biasa. tapi untuk Ari,ini adalah pengalaman pertamanya.


Oh,jadi seperti ini rasanya menjadi seorang suami.senang hati Ari.


Setelah itu, Ari pun beranjak pergi dari Apartemennya menuju Kantor nya. yang tidak terlalu jauh dari Tempat tinggalnya bersama istrinya.


Kini Nana pun hanya sendiri di dalam Apartemen mewah itu.


********


Setelah kepergian Suaminya untuk bekerja, Nana di sibukan dengan Hp barunya yang tempo hari di belikan Ari untuk nya.


Ketika sedang Asik-asik nya mencoba Hp nya, Nana di kejutkan suara bel yang berbunyi menandakan ada tamu yang datang.


Nana:"Siapa itu, apa mungkin Tuan Ari.tapi rasa nya tidak mungkin, ini kan Rumah nya. tidak mungkin Tuan Ari yang menekan bel itu.?"Heran Nana.


Suara bel itu terus saja berbunyi, memandakan pintu itu belum di buka oleh sang Tuan Rumah.


Nana pun beranjak Dari duduk nya, dan melihat monitor yang menempel di ding-ding Apartemen mereka.


Nana:"Itu kan.


Not:maaf ya tadi sore aku ga jadi up, karna ada urusan yang mendadak.🙏

__ADS_1


Not:maaf jika ada kata-kata yang tidak pada tempatnya.


SELAMAT MEMBACA.😆


__ADS_2