
Flashback....
Surya:"Begini.!"Menghentikan ucapannya.
Tuan samuel menunggu kalimat selanjutnya dari tuan surya,tapi lamanya menunggu tuan surya tak kunjung membuka mulutnya.dia diam dengan pikiranya yang entah kemana perginya.
.
.
Samuel:"Surya...surya."Menepuk-nepuk meja dengan pelan.
Tuan surya sektika tersadar dari lamunan nya.
Samuel:"Kau kenapa.?"penasaran.
Surya:"A-aku hanya,sedang bingung saja."Ucapnya terbata-bata.
Samuel:"Katakan surya,siapa tahu aku bisa membantumu."berusaha menyakinkan.
Surya:"Aku sedang bingung,dengan ke adaan yang saat ini terjadi dalam keluargaku."Wajahnya begitu murung.
Tuan samuel tersenyum tipis,karna dia berhasil membuat kolega sekaligus temanya itu perlahan membuka masalah.yang sebenarnya dia sudah mengetahui dari putrinya Jenia Areba.
Samuel:"Ada apa,cerita saja.aku ini temanmu bukan,katakan."sudah tidak sabar.
Tanpa ragu tuan surya menceritakan permasalahan yang menimpa menantunya.
Tuan samuel mendengarkan dengan baik,dia seolah ikut sedih dan prihatin dengan musibah yang menimpa menantu dari sahabatnya,sekaligus koleganya itu.
Samuel:"Sabar surya,percayalah tuhan akan memberikan jalan yang terbaik."Memberi kekuatan.
Tuan surya hanya mengangguk dengan tangan yang memijat pelan keningnya.
Sekarang waktu yang pas untuk membicarakan rencanaku surya,aku tidak mengingkan hartamu dan juga Titelmu.karna aku sudah mempunyai semuanya,aku hanya ingin putriku bahagia.hanya itu.batin tuan samuel.
Tanpa ragu tuan samuel memberikan saran yang mungkin bisa membuat keluarga Atmaja grup mempunyai penerus.
Samuel:"Bukan maksudku ingin ikut campur surya,aku akan memberi satu saran yang mungkin bisa membuat Atmaja grup mempunyai penerus."matanya menatap dengan tajam.
Tuan surya menatap lekat lawan bicaranya itu,dia seolah menunggu ucapan selanjutnya lewat tatapan mata.
Samuel:"Bagaimana kalau kau nikahkan anakmu dengan putriku,surya."Berbicara santai dan seketika meneguk Air putih di dalam gelas kaca berukuran sedang.
Tuan surya membulatkan kedua matanya ke arah tuan samuel.
Surya:"Apa aku tidak salah dengar, samuel."Masih membulatkan kedua mata.
Samuel:"Tidak.aku hanya memberi saran,itu bagus bukan,keluarga kita akan semakin erat saja dengan pernikahan anak-anak kita.dan kamu akan mendapkan penerus Atmaja grup."Ucapnya santai.
Surya:"Saranmu itu tidak masuk akal samuel, aku tidak mau menyakiti menantuku."Wajahnya merah menahan amarah.
Samuel:"pikirkan surya,menantumu susah untuk mengandung.dan kemungkinan dia bisa hamil itu kecil,mau sampai kapan huh.ingat dirimu sudah tua seperti aku,apa kamu mau memaksa anakmu yang sekarang mengenyam pendidikan di luar sana,dia masih remaja surya."Nada suaranya menggebu-gebu.
Seketika tuan surya diam,dia sedikit goyah dan hatinya seolah menyetujui saran yang di berikan tuan samuel.
Samuel:"Pikirkanlah dengan baik-baik,jika sudah mendapatkan kesepakatan.hubungi aku.dan aku berharap kau mau mendengarkan saranku,surya."Ucapnya sebelum melangkah keluar meninggalkan tuan surya di dalam ruangan yang begitu besar.
Haruskah aku lakukan itu,tapi bagaimana dengan menantuku dan putraku. batin tuan surya.
.
.
Flashbackof
.
.
mommy:"Memutuskan apa, daddy.?"memangkas ucapan suaminya.
.
.
Nana hanya diam,dia masih setia menunggu kalimat dari daddy mertuanya.
.
.
__ADS_1
Daddy:"Jenia Areba akan menikah dengan Ari."Ucapnya tanpa ada keraguan.
.
.
Mommy kei seketika memegang dadanya dengan kuat,ucapan suaminya bagaikan petir yang datang di siang bolong.
.
.
Mommy:"Apa mommy tidak salah dengar, daddy sadar dengan apa yang deddy ucapkan.mommy kecewa sama daddy."Wajahnya begitu memerah karna menahan amarah.
.
.
Daddy:"Daddy juga tidak mau melakukan hal gila ini mom,tapi keluarga Atmaja harus mempunyai penerus."Kembali mengingatkan.
.
.
Mommy:"Mommy tahu dad,tapi ini salah. mommy percaya menantu kita akan memberikan apa yang kita inginkan,daddy dengar bukan ucapan dokter tempo hari. menantu kita pasti bisa mengandung."
.
.
Daddy:"Ya bisa mengandung,tapi kemungkinannya kecil mom,kecil."Tambah tuan surya.
.
.
Mommy:"Tidak,mommy percaya.nana pasti bisa hamil,dan daddy harus ingat.saat ini menantu mommy hanya satu, yaitu nana amelia.tidak akan ada yang mengantikan posisinya di hati putraku."ungkapnya dengan air mata yang bercucuran.
.
.
Daddy:"Aku tidak meminta Ari menceraikan istrinya,tapi."Berhenti karna matanya menatap gadis yang hanya diam,dengan kepala yang menunduk tangannya terus mere**as kuat baju mahalnya.
.
.
.
.
Kenapa dia hanya diam dan tidak melawan akan ucapan tuan surya mertuanya,dia hanya bingung harus berbuat apa.dan yang bisa dia lakukan hanya diam dan menerima,otaknya tengah merancang sesuatu yang bisa membuat kedua mertuanya diam dan tak berdebat lagi.
Apakah nana merasa sedih,sakit hati mendengar kalimat tuan surya yang mengatakan.Ari atmaja suami yang amat dia cintai,di minta menikah dengan jenia Areba. putri tuan samuel Areba.
Ya,jawabannya dia sakit hati,sedih,bahkan marah,dan kecewa semua menyatu jadi satu. tapi hatinya seolah meminta dia untuk diam di posisi duduknya.
Mommy:"Kenapa daddy diam,apa daddy menyesal dengan ucapan yang tadi keluar dari mulut daddy huh.?"tanya mommy dengan mendangah ke arah suaminya.
.
.
"Mommy,sudah."Nana menggenggam lembut tangan setengah keriput,mommy kei.
.
.
mommy kei menoleh ke arah menantunya yang tengah tersenyum ke arahnya.
.
.
Kini kedua suami istinya itu diam seketika melihat sikap menantunya.yang tengah tersenyum bahkan tidak ada kesedihan di sana.yang terlihat wajah menantu mereka begitu ceria seolah meneriam dengan keputusan berat ini.
.
.
__ADS_1
Nana duduk kembali dengan menggenggam jemari mommy kei,begitupun dengan tuan surya.dia melakukan hal yang sama.
.
.
Mereka diam sejenak,tidak ada yang berani berbicara di ruang keluarga itu.yang dirasa kini hening.bahkan para pelayan menghilang entah kemana.
.
.
Nana:"Daddy,mommy."Memecah keheningan.
Mommy:"Iya sayang,maafkan ucapan daddymu ya.dia tidak bermaksud menyakiti perasaanmu."Matanya melirik tajam ke arah suamianya,tapi tangannya mengelus rambut lurus nana.
.
.
Nana menggeleng dan tersenyum ke arah mommy kei.
.
.
Nana:"Tidak mom,daddy benar.mungin ini keputusan yang terbaik untuk di ambil."ucap nana tanpa ada keraguan di sana.
.
.
Mommy kei dan tuan surya menatap nana tidak percaya,bagaiman mungkin gadis dengan umur yang masih muda.bisa sedewasa ini ketika menghadapi permasalahan biduk rumah tangganya.pikir keduanya.
.
.
mommy:"Apa kamu sadar dengan apa yang kamu ucapakan barusan,sayang.?"Menatap nana bingung.
.
.
Nana menggeleng dan masih tersenyum.
.
.
Nana:"tidak,mom."Singkatnya.
.
.
Kini nana menatap tuan surya mertuanya.
Nana:"Daddy,jika itu yang terbaik.aku akan menerimanya dengan senang hati,tapi aku mempunyai satu syarat.?"Masih menatap tuan surya.
.
.
Daddy:"Katakan,nak."sahutnya terdengar lirih.
Nana:"I-jinkan aku bersama suamiku selama Tiga bulan,setelah itu aku akan merelakan dia menikahi nona jenia."Begitu menyakitkan yang di rasa nana.
.
.
.
**Noet:"Ok semuanya aku udah ga punya utang up eps lagi ya,kalau besok ga sibuk aku usahakan crezy up.dan untuk nana sabar ya kamu ga sendiri kok ada kita di sini,tenang aja akan ada kejutan. yang greget plis jangan hujat aqoh ya,kita kasih mumbu dulu ok biar ga hambar ceritanya. 😆😆
Maaf jika ada kata-kata yang tidak pada tempatnya.
.
.
__ADS_1
SELAMAT MEMBACA**.