ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
ADA APA DENGAN PERUTKU


__ADS_3

Kini mobil suaminya sudah menghilang,dan nana seketika menurunkan tangannya yang tadi melambai-lambai di atas udara.


.


.


Ya tuhan,lindungi suamiku di manapun dia berada.doa hati nana dengan raut wajah yang begitu sedih.


.


.


Mommy:"Ayo sayang kita masuk,di luar panas."mommy kini tengah menarik lembut tangan nana,dan di balas anggukan serta senyuman oleh menantunya itu.


.


.


Entah apa yang saat ini nana rasakan karna biasanya dia akan merasa senang ketika Ari pergi.tapi sekarang dia merasa sedih teramat dalam.


.


.


Nana berusaha tersenyum di depan mommy kei,tapi hatinya tidak bisa berbohong kalau dia begitu kehilangan suami bulenya.


.


.


Mommy:"Sayang,ini mommy siapkan makan siang sepesial untuk mu.di makannya."Kini mereka tengah berdiri di depan meja makan yang berukuran besar,dengan hidangan yang tersaji di atasnya.


.


.


Nana:"Mom,ini terlalu banyak."Nana begitu terkejut Dengan banyaknya makannan yang tersaji di atas meja makan.


.


.


Mommy:"Mommy tahu sayang,di makannya."Ucapnya dengan perlahan mendorong tubuh nana untuk duduk.


.


.


Nana:"Aku ga bisa makan semuanya, mommy."sahut nana polos.


.


.


Mommy kei hanya tersenyum dan ikut duduk di dekat menantunya,tak lama daddy datang dan ikut bergabung dengan istri dan menantunya.


.


.


Kini mereka tengah makan siang dengan sunyi seperti biasanya,karna itu sudah menjadi tradisi di dalam keluarga tuan surya Atmaja.


.


.


Nana perlahan memakan hidangan yang tersaji,tapi dia seperti tidak menikmatinya. pikiranya terus teringat akan suaminya.


.


.


Dan ketika sedang asik makan,nana teringat akan kejadian dirinya pertama datang ke mansion mewah itu,dan kejadian di atas meja makan tempo hari.


.


.


Waktu itu dia mentertawakan aku karna tidak bisa menggunakan pisau makan,dan sekarang aku sudah pandai menggunakannya.kejadian waktu itu begitu menyakitkan,tapi sekarang terasa lucu.gumam nana dan seketika dia tertawa kecil.


.


.


Tuan surya,dan mommy kei seketika melirik menantunya yang tengah mengaduk-aduk makannan.dengan mata yang terus menatap asal,serta tawa kecil yang terdengar samar di telinga mereka.


.


.


Mommy:"Sayang kenapa tidak di makan,apa tidak enak.?"Tegurnya.


.

__ADS_1


.


Seketika nana sadar dari lamunannya,dan menggeleng kan kepala"Tidak mom,aku suka."sahut nana asal padahal dia tidak tau apa yang mommy kei ucapkan.


.


.


Mommy:"Ya sudah,di makannya sayang."tambahnya.


.


.


Nana mengangguk dan melanjutkan makannya,tapi tidak dapat di pungkiri dirinya terus memikirkan suaminya.


.


.


.


Malam hari di mansion begitu ramai seperti biasanya,ramai bukan karna ada pesta.tapi memang selalu seperti ini setiap hari dengan banyaknya pelayan,membuat mansion itu terlihat lebih hangat.


.


.


Mommy:"Sayang,apa kamu sudah tidur."Tok..tok.. mommy kei tengah berada di kamar Ari anaknya.


.


.


Di dalam kamar nana tengah meringkuk menahan rasa sakit di perutnya,dan tadi ketika selesai makan siang.nana memutuskan untuk naik ke kamar suaminya, dan ketika dia membersihkan dirinya di dalam kamar mandi,rasa sakit di perutnya kembali menyerang.bahkan dia melihat ada bercak darah di dalam celana dalamnya.


.


.


Nana:"Ya tuhan sakit sekali,bagaimana ini. mommy ga boleh tau,aku ga mau buat mommy khwatir."gumam nana pelan dengan melangkah untuk membuka pintu kamar.


.


.


Sebelum membuka pintu,nana merapihkan pakayannya dan merubah mimik wajahnya.


.


.


.


.


Mommy:"Kamu sudah mengantuk rupanya,ya sudah tidur lagi saja.selamat malam sayang."dia tengah mencium kening nana dan berlalu pergi meninggalkan nana.


.


.


Melihat mommy kei pergi,nana kembali menutup pintu dan dia berlari naik ke tempat tidur.karna perutnya kembali merasakan sakit.


.


.


Nana:"Ya tuhan,perutku kenapa selalu sakit."gumam nana dan sesekali melirik hpnya berharap Ari menghubungi dirinya.


.


.


.


Di tempat lain,dua orang laki-laki tengah berdiri di depan seorang pria tua dan putrinya yang sangat cantik.


.


.


"Bagaimana,apa ada kabar baik.?"Tanya pria tua itu dengan mata terus menatap dua utusannya.


.


.


"Kami mempunyai kamar baik,tuan besar."jawab salah satu utusannya.


.


.

__ADS_1


"Katakan."Dia begitu penasaran.


.


.


"Rumahnya hanya di jaga dua security saja tuan,dan tadi tuan Ari pergi dengan istrinya. tapi istrinya di bawa ke mansion orangtuanya, sedangkan tuan Ari pergi bersama sekertarisnya."Ungkap pria yang menjadi utusan untuk mengawasi nana.


.


.


Sang putri menatap daddynya penuh harap.


.


.


"Terus kalian tahu,si ari pergi kemana.?"tanyanya penasaran


.


.


"Kenegara M tuan."Sahutnya.


.


.


.


Ari begitu lelah terlihat dari wajahnya yang begitu kusut,tapi tidak mengurangi ketampanannya.


.


.


Ari:"Jaka,jam berapa sekarang di negaraku.?"Tanya Ari malas.


.


.


Jaka:"Mungkin sudah larut malam,tuan muda." matanya kini tengah menatap jam yang ada di tanganya.


.


.


Ari menghela nafas dia ingin menghubungi istrinya,tapi nana pasti sudah tidur.dan dia memutuskan untuk mengirim pesan singkat kalau dia sudah sampai di negara M dengan selamat.


.


.


Ari:"Pesan terkirim,besok pagi pasti dia membaca pesan ku."Gumam Ari yang tengah duduk di belakang mobil.


.


.


Ari:"Apa masih lama jaka."tanya Ari dia sudah sangat lelah.


.


.


Jaka:"Sebentar lagi,tuan."Jawab jaka pelan, bukan hanya Ari saja yang lelah,dia juga lelah. tapi dia berusaha terlihat segar di depan tuan mudanya.


.


.


.


Hp nana berbunyi,menandakan ada pesan masuk.tapi dia tidak mendengar karna dia kini tengah menutup mata sipitnya.


.


.


Tak terasa pagi datang dengan cepat hari ini.


.


.


.


Note:"crezy up lagi nie,maaf jika ada kata-kata yang tidak pada tempatnya.


.

__ADS_1


.


SELAMAT MEMBACA.


__ADS_2