ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
KEBENARAN


__ADS_3

Mata sekertaris jaka dengan sigap melihat ke sebrang jalan yang di tunjuk tuan mudanya.


.


.


Jaka:"Wanita yang pakai baju pink itu, tuan.!"tunjuknya.


.


.


Ari:"Ya,cepat turun lah.dan seret dia."perintahnya dengan suara yang terdengar kesal.


.


.


Tanpa membuang waktu,jaka turun dan berlari menghampiri wanita yang tengah berdiri di pinggir jalan dengan hp di tangannya.


.


.


Ari:"Ini benar-benar beruntung,tanpa harus bersusah payah.wanita bo**oh itu datang sendiri."gumam Ari dengan seringai di wajahnya.


.


.


Wanita cantik yang tengah berdiri itu adalah wanita yang malam harinya ikut pesta barbekyu di rumah Ari,dan di yakini dia adalah wanita yang duduk dengan sengaja di atas pangkuannya.


.


.


Wanita yang tengah berdiri itu,di kagetkan dengan tarikan tanganya.


.


.


"Apa-apaan ini,eh siapa kamu.?"kagetnya dengan tangan yang terus di tarik oleh sekertaris jaka.


.


.


Jaka:"Ikut saja,nona."sahut jaka santai.


.


.


"Tolong.....tolong...... aku di culik."Teriaknya dan berusah memberontak.


.


.


Orang-orang yang ada di sekeliling hanya diam memperhatikan adegan itu,di antara mereka tidak ada yang berani membela. entahlah,apa yang ada di pikiran mereka.


.


.


Tak lama jaka dan wanita itu sudah sampai di depan mobil Ari.


.


.


Kaca mobil mewah itu terbuka,dan menampakan wajah laki-laki tampan.


.


.


"Kakak Ari.!"ucapnya dengan wajah yang nampak kaget,dan ketakutan.


.


.


Ari:"Jaka,bawa dia masuk.dan dudukan dia depan,kalau dia tidak bisa diam,cekik saja lehernya."Ancaman yang terdengar menakutkan.


.


.


Mendengar ancaman dari mulut Ari,seketika wanita itu diam di atas perlawanannya.dan dengan cepat dia menelan salvirnya.


.


.


Bagaimana ini,aku takut.apa yang harus aku lakukan.gumam hati wanita itu.


.


.


Tak membuang waktu lama,jaka dengan cepat memasukan wanita itu ke dalam mobil tepatnya di samping dirinya.


.


.


Ari:"Jaka,kita putar balik."Titahnya.


.


.


Jaka:"Baik,tuan muda."jawab jaka.


.


.


Tanpa bertanya,seketrais jaka sudah mengetahui akan perintah tuan muda Ari.


.


.


Untung saja,hari ini tidak ada pertemuan penting.gumam hati jaka.


.


.


Mobil mewah itu kini berputar arah,ke arah rumah Ari.dan berencana membawa wanita yang kini tengah duduk dengan ketakutan ke hadapan istri tercintanya dan menjelaskan semuanya.


.


.


.


Di rumah,nana tengah merangaki bunga hidup di dalam kamarnya.dan matanya tengah asik melihat drama kesukaanya.


.


.


Nana:"Gadis itu cantik sekali,kulitnya benar-benar putih.apa dia mandi dengan air susu, atau air beras."gumam nana yang tengah melihat pemeran wanita di drama itu.

__ADS_1


.


.


Lamanya nana menonton drma itu,ada satu adegan yang membuat nana menghentikan aktifitasnya tangannya yang tengah merangkai bunga yang berwarna warni.


.


.


Di dalam drma itu,kini tengah menampakan seorang wanita cantik yang terlihat seksi dengan kemeja kerja milik pria.yang berwarna putih.dan wanita itu dengan sengaja melepas kancing di bagian atasnya,yang mana menampakan area dadanya dan ke molekan bahunya yang nampak putih.


.


.


Nana:"Wow benar-benar seksi,siapa yang tidak tertarik melihat tubuhnya dengan pakayan seperti itu."gumam nana dengan wajah yang nampak memerah.


.


.


Dirinya kini tengah membayangkan bagaimana tubuh mungilnya mengenakan kemeja Ari,dan menggodanya.


.


.


Nana:"Apa yang kamu pikirkan nana,sadarlah. kamu bukan wanita nakal."ucap nana dengan kepala yang bergoyang.


.


.


Ketika sedang asik berhayal,nana di kagetkan dengan ketukan pintu kamarnya.


.


.


Ceklek.....


.


.


Nana:"Ada apa.?"tanya nana kepada pelayannya.


.


.


Pelayan:"Maaf nona mengganggu,tapi tuan muda ada di bawah nona"jawabnya.


.


.


Tanpa membuang waktu lama,nana melangkah menuruni anak tangga.


.


.


Kenapa dia kembali,apa ada yang tertinggal.gumam hati nana di tengah langkahnya.


.


.


Kakinya terus melangkah dan berhenti di Area ruang tamu rumahnya.


.


.


.


.


Melihat istrinya Datang,Ari nampak senang dan tersenyum.


.


.


Ari:"Honey,kemarilah."Ajak Ari dengan tangan yang mengayun di udara.


.


.


Nana:"Ada apa ini.?"Tanya nana penasaran.


.


.


Langkahnya secara pelan menghampiri Ari yang tengah duduk dengan angkuhnya,tapi mata sipitnya tak lepas dari wanita yang tengah duduk di bawah lantai dengan posisi menundukkan kepala.


.


.


Di ruang tamu yang nampak mewah itu begitu mencekam,bagaimana tidak.Ari dengan sorot mata yang nampak menakutkan kini tengah menatap wanita yang diam ketakutan.


.


.


Nana:"Yank,apa dia.?"Tanya nana yang tengah duduk di samping Ari.


.


.


Ari:"Ya hon,aku sudah berjanji akan menyeret wanita itu ke hadapan mu dan menjelaskan semuanya."sahut Ari dengan suara yang terdengar lembut di semua telinga orang yang ada di ruang tamu itu.


.


.


Tuan muda,anda benar-benar sangat mencintai nona muda ternyata.gumam hati jaka.


.


.


Nana merasa kasihan dengan wanita yang berparas cantik itu.


.


.


Ari:"Jelaskan."suara bariton itu begitu mengelegar di ruangan itu.


.


.


Mendengar suara suaminya yang terdengar menggelegar,nana seketika membulatkan kedua mata sipitnya.dan tubuh yang seketika berketar,dia mengingat dirinya yang dulu selalu di bentak oleh Ari.


.


.


Ya tuhan,apa yang harus aku lakukan.kasian wanita itu.gumam hati nana.

__ADS_1


.


.


Wanita itu sangat ketakutan,bahakan untuk mengangkat kepalanya pun dia tidak berani.


.


.


Ari:"Apa kau tuli hah,cepat jelaskan semuanya."suara itu kembali terdengar.


.


.


"Maafkan s-saya k-kaka Ari,semalam itu tidak sengaja.!"Jawabnya gugup dengan posisi kepala yang masih menunduk.


.


.


Ari:"Bohong,aku tidak bo**oh."bentak Ari.


.


.


Nana:"Yank."Ucap nana dengan gelengan kepalnya.


.


.


Melihat reaksi nana,ari hanya menganggukan kepalanya untuk menyakinkan istrinya kalau apa yang saat ini dia lakukan kepada wanita yang ada di hadapanya.adalah cara yang terbaik.


.


"Benar ka,aku ga-


.


.


Ucapanya menggantung karna Ari memangkas ucapnnya.


.


.


Ari:"Siapa nama mu,?si raihan bilang kau di undang olehnya semalam.benar begitu.?"tanya Ari.


.


.


"Nama saya Ruby ka,betul semalam ka raihan yang ngundang aku dan kedua temanku."jelasnya.


.


.


Ari:"Aku tanya sekali lagi,apa semalam kamu benar-benar tidak sengaja melakukan itu?"Ari seolah enggan menguncapkan kalimat yang membuatnya tidur terpisah semalam dengan nana.


.


.


Ruby:"Itu.. mmmm.!"ucapnya gugup dengan tangan yang terus mer**mas bajunya.


.


.


Ari dan nana begitu menantikan jawaban dari wanita yang bernama ruby itu.


.


.


Ari:"Kenapa kau gugup,apa ada sesuatu yang kau sembunyikan.?"tanya Ari yang melihat raut wajah Ruby yang nampak kebingungan.


.


.


Ruby masih saja diam dengan detak jantung yang memburu.


.


.


Ari:"Cepat katakan."bentak Ari.


.


.


Dengan repleks Ruby membuka mulutnya.


.


.


Ruby:"Semalam kak raihan menyuruh aku untuk duduk di pangkaun kaka,agar dia bisa memotret kaka yang tengah duduk dengan aku di atas pangkuan kak Ari."ucapnya yang tak sengaja keluar dari mulutnya.


.


.


Setelah mengatakan itu Ruby menutup mulunya dengan cepat.


.


.


Ruby apa yang kamu katakan,bagaimana ini. aku ga mau mati. gumam hati ruby.


.


.


Mendengar penjelasan ruby,Ari diam seribu bahasa.


.


.


Raihan ingin memotret ku dengan sengaja, apa maksudnya.?tanya hati Ari.


.


.


Tangan Ari seketika mengepal dengan sempurna,dia tidak mengerti dengan jalan pikiran temanya itu.


.


.


.


Note:"Hari ini kita up dua,atau tiga eps ya.


.


.

__ADS_1


SELAMAT MEMBACA.


__ADS_2