ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
MEMELAS


__ADS_3

Hiks... hiks..... nana menangis di sepanjang larinya.


.


.


Ari:"Honey tunggu,ini ngga seperti apa yang kamu lihat."itulah yang keluar dari mulut Ari di sepanjang larinya untuk mengejar nana.


.


.


Dengan cepat,nana menaiki anak tangga menuju kamarnya.


.


.


Ya tuhan,kenapa rasanya sakit sekali.lirih hati nana.


.


.


Ketika akan membuka pintu kamar,dengan cepat Ari menarik tubuh nana dan memeluknya dari belakang.


.


.


Ari:"Plis jangan salah paham,yang kamu lihat itu ga seperti apa yang kamu pikirkan honey."ucap Ari dengan nafas yang memburu.


.


.


Tanpa mengeluarkan suara,nana terus memberontak supaya bisa lepas dari pelukan suaminya.bahkan nana menggigit tangan Ari yang melingkar di depan dadanya


.


.


Ari terus memeluk nana,bahkan dia melupakan rasa sakit di tangannya.


.


.


Ari:"Aku mohon,denger aku dulu."ucapnya lembut.


.


.


Raut wajah Ari yang biasanya menakutkan, kini berganti dengan raut wajah ketakutan melihat istrinya yang terus menangis,dan memberontak.


.


.


Hiks.... hiks....Tangis nana terus berlangsung di sela perlawanannya.


.


.


Ari tak memperdulikan perlawanan nana,dia terus saja memeluk nana dan menciumi puncak kepala istrinya itu.


.


.


Awas saja,aku akan membuat perhitungan dengan wanita bo**oh itu.kesal hati Ari.


.


.


Pikiranya saat ini terus terbayang akan wanita yang duduk di pangkaun suaminya,dan itu membuat nana terus menangis.tapi ketika nana menangis dengan tersedu-sedu.


.


.


Nana mengingat siapa dirinya.ya,nana tengah mengingat posisinya saat ini.


.


.


Apa yang aku lakukan,aku ini hanya wanita kampung yang di nikahi pria kaya.karan aku mempunyai hutang,aku tidak seharusnya menangis seperti ini.aku harus kuat.pikir nana.


.


.


Ari yang tengah memeluk tubuh nana dengan erat,kini mulai melonggrkan pelukannya.dan membalikan tubuh nana menghadap kearahnya,karna nana dengan cepat menghentikan tangisnya.


.


.


Ari:"Honey."tegur Ari,dan mengangkat kepala nana dengan kedua tangannya.


.


.


Ari dengan perlahan menghapus Ari mata nana,dan menatap lekat istrinya itu.


.


.


Ari:"Hon dengar dulu,itu ga seperti apa ya-


.


.


Penjelasanya menggantung,karna nana dengan cepat menutup mulut Ari dengan jarinya.


.

__ADS_1


.


Nana:"Maafkan saya tuan Ari,saya tidak berhak melarang anda.saya tahu posisi saya."bahkan nana tidak memanggil Ari dengan sebutan sayang seperti sebelumnya.


.


.


Ari yang mendengar ucapan nana seketika menggelengkan kepalanya.


.


.


Ari:"Apa aku tidak salah dengar hon,aku ini suamimu bukan majikanmu."sahut Ari lembut.


.


.


Nana:"Tolong lepaskan saya,ini sudah malam. besok anda harus bekerja,anda harus cepat tidur."katanya dengan tangan yang berusaha mengangat tangan Ari yang ada di sisi kiri, dan kanan telinganya.


.


.


Ari:"Diam."titah Ari karna nana terus memberontak.


.


.


Ari menatap wajah nana yang terlihat murung, dan penuh dengan amarah.


.


.


Ari:"Dengar penjelasan ku dulu,setelah ini terserah kamu mau percaya,atau tidak."tatapan mata penuh harap.


.


.


Nana hanya diam akan ucapan Ari.


.


.


Ari:"wanita itu tak sengaja duduk di pangkuan ku hon,kamu harus percaya.besok aku akan seret wanita itu ke hadapanmu agar kamu percaya."jelas Ari yang masih menatap penuh harap nana.


.


.


Nana:"Biarkan aku masuk ke kamar,ini sudah malam."dia bahkan tak menanggapi penjelasan Ari.


.


.


Ari:"Ok,mari kita tidur."Ajak Ari lembut.


.


.


Kenapa dia tidak peka,aku ini sedang marah.kesal nana.


.


.


Nana:"Malam ini,aku ingin tidur sendiri.pinta nana.


.


.


Tangan Ari yang tadi menahan kepala nana, kini dengan perlahan menarik tangannya.


.


.


Ari:"Honey,terus aku bagaimana."ucap Ari manja.


.


.


Nana:"Aku mohon,biarkan malam ini aku tidur sendiri."Pinta nana lembut.


.


.


Dengan cepat nana masuk dan menutup pintu,setelah itu nana mengunci pintu kamar mereka.


.


.


Melihat istrinya bergerak masuk ke dalam kamar,seketika Ari membulatkan kedua matanya.dan mulai membuka paksa pegangan pintu kamar.


.


.


Ari:"Honey,buka pintunya.aku ga mau tidur sendiri.tolong maafkan aku hon,aku janji tidak akan mengulanginya lagi."ucapnya dengan tangan yang terus berusaha membuka pegangan pintu kamar.


.


.


Nana tengah menangis di atas kasur,teriakan Ari yang meminta membuka pintu tak di hiraukan olehnya.


.


.


Nana:"Hiks...hiks.... dulu saja ada laki-laki yang tersenyum ke arah ku,dia sampai menjewer telingaku.dan mendatangi rumah laki-laki itu.tapi tadi,dia dengan enaknya membiarkan perempuan lain duduk di atas pangkuannya hiks... hiks..... ini ga adil."kesal nana di sela tangisnya.

__ADS_1


.


.


Lamanya Ari meminta masuk,dan membuka paksa pintu kamar itu tapi nana tak mengiraukan raungan,dan rengekan Ari.


.


.


Ari tengah menyenderkan tubuhnya di depan kamar.


.


.


Ari:"Honey,buka.aku ga mau tidur sendiri."ucapnya dengan suara manja,dan pelan.


.


.


Harapannya sia-sia,istrinya saat ini tengah marah.dan itu mustahil akan membaik dalam waktu dekat.


.


.


Dengan kesal Ari mengacak-acak rambutnya dengan kuat,dan mengutuk dirinya sendiri.


.


.


Aku benar-benar bo**oh,awas saja.wanita itu harus aku seret dan menjelaskan semuanya, dan ini terakhir kalinya aku mengadakan acara bo**oh seperti tadi.bagaimana ini, malam ini masa aku tidur sendiri.kesal hati Ari.


.


.


Setelah selesai menangis,dengan perlahan nana mulai menutup matanya.dan menyendiri di alam mimpinya.


.


.


Ketika istrinya sudah tertidur dengan nyenyak, Ari masih betah di depan kamar.dan berharap nana akan membuka pintu kamar.


.


.


Wajahnya penuh dengan penyesalan,dan ketakutan.karna istrinya tengah marah kepada dirinya,bahkan Ari seperti seekor kucing yang meminta majikannya untuk mengajaknya masuk.


.


.


01:15 dini hari waktu setempat,tanpa di duga Ari masih betah di ambang pintu.dengan posisi meringkuk Ari tertidur dengan menekuk kedua kakinya,dan memeluknya.


.


.


Ari:"Honey,buka."lirihnya di sela tidur Ari yang nampak menyedihkan.


.


.


Pelayan di rumah mereka,hanya bisa tertawa. dan merasa kasihan dengan tuan muda mereka.yang biasanya angkuh,kini seperti anak kucing yang memelas meminta makan.


.


.


malam ini mereka tertidur dalam satu rumah, tapi beda tempat.dan itu menyiksa Ari yang sudah terbiasa dengan kehangatan tubuh mungil istrinya.


.


.


.


.


Raihan tengah tertawa puas,dan dia menutup malam ini dengan senyuman yang nampak di wajah tampanya.


.


.


Maafkan aku Ari,tapi istrimu sudah memenuhi isi hatiku.senangnya di sela tidur nyenyaknya.


.


.


.


Matahari dengan cepat mulai membuka matanya dengan malu-malu.


.


.


06:10 pagi waktu setempat.


.


.


.


**Note:"Hari ini up dua eps ya.👍


.


.


Note:Maaf jika ada kata kata yang tidak pada tempatnya.


.

__ADS_1


.


SELAMAT MEMBACA**.


__ADS_2