ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
TIGA EPS TERAKHIR


__ADS_3

Dokter:"Tuan,saya harap besok anda membawa nona ke rumah sakit untuk melihat pekembangan calon bayi nya."jelasnya.


Ari:"Baik."jawabnya singkat.


Mommy kei perlahan berjalan mendekati ranjang,dan menatap dokter wulan.


Mommy:"Kira-kira sudah berapa bulan dok.?"pertanyaan itu membuat semua menatap dokter wulan termasuk nana yang masih diam belum percaya.


Dokter:"Sekitar empat belas hari,itu artinya masa kandungan nona nana baru dua minggu nyonya."jawabnya.


Mommy kei mengangguk dan menatap menantunya.


Mommy:"Sayang kamu dengar,di perut mu ada cucu mommy jaga dia.mommy sayang kamu."ucapnya dengan suara bergetar menahan rasa haru.


Nana tersenyum melihat mommy mertuanya, dan mengangguk dengan linangan air mata bahagia.


Ari perlaha melonggarkan pelukannya dan mengusap pipi istrinya.


Dokter:"Baik nyonya,tuan saya permisi.besok saya tunggu kedatangannya."membungkuk ke arah tuan surya dan mommy kei.


Mommy kei perlahan berjalan mendekati dokter Wulan.


Mommy:"Mari dokter."mengajak keluar.


Dokter wulan mengangguk"Saya permisi Tuan Ari,nona."


Nana tersenyum ke arah dokter wulan,hanya suaminya yang tidak berpaling dari wajah istrinya.


Mommy kei berjalan di samping dokter wulan, di ikuti tuan surya dan lusi.mereka belum bisa mengucapkan kata selamat karena mereka ingin memberi waktu untuk Ari dan Nana.


Terimakasih ya tuhan,sekarang keluarga Atmaja akan kedatangan angggota baru.dan sekarang tinggal menyelesaikan masalah ku.batin lusi di tengah langkahnya mengikuti om dan tantenya keluar kamar kakak iparnya.


Lusi perlahan menutup pintu kamar kakak iparnya dengan pelan,dia tidak mau membuat suara.


Setelah semua orang pergi,kini di kamar menyisakan dua anak manusia yang saling tatap dalam diam.


Ari terus menatap istrinya lekat,matanya seolah enggan untuk pergi dari wajah cantik Nana begitu pun sebaliknya.


Nana melihat buliran bening yang ada di sudut mata suaminya.


Nana:"Yank."lirihnya dengan mengusap lembut sudut mata suaminya.

__ADS_1


Ari:"Apa kamu senang.? dari tadi kamu hanya diam saja."ucapan itu membuat nana mengerutkan keningnya.


Nana:"Pertanyaan macam apa itu yank,tentu aku senang."jawaban itu membuat Ari tersenyum.


Ari:"Honey.!"menatap manik istrinya.


Nana:"Yank."sahutnya malu.


Ari tersenyum dan mencium bibir istrinya lembut.


Cukup lama mereka berciuman mesra,dan perlahan keduanya melepaskan tautan itu.


Ari mengusap bibir istrinya pelan.


Ari:"Aku bahagia honey,dan terimakasih karena kamu mau bertahan menghadapi sikap ku yang mungkin berlebihan,aku juga mau minta maaf karena dulu aku tidak memperlakukan kamu dengan baik maaf,aku ga mau ke hilangan kamu.dan asal kamu tahu,kamu adalah segalanya buat aku,dan sekarang."tangannya mengusap pelan perut rata Nana"Ada anak kita di sini,aku semakin bahagia honey.aku sudah tidak sabar ingin melihat anak kita nanti,terimakasih ya tuhan."ucapnya terbata-bata dan dengan cepat kembali memeluk nana.


Mendengar penuturan suaminya membuat Nana diam,dia tidak bisa menjawab.yang bisa nana lakukan adalah menangis bahagia di dalam dekapan suaminya.


Tuhan aku bahagia,terimakasih atas segalanya.aku harap kedepannya keluarga ku semakin bahagia,dan kalau nanti kedepanya ada rintangan.mudah-mudahan kita bisa melewatinya,dan terimakasih juga engkau telah menitipkan seorang anak di tengah keluarga ini.aku akan menjaga titpanmu yang berharga ini.senang batin Nana


Nana:"Yank."


Dengan pelan Ari melonggarkan pelukannya.


Nana:"Aku bahagia."menatap suaminya penuh rasa haru.


Ari:"Kita bahagia."mengusap pipi basah Nana.


Tak lama Nana menundukan kepalanya yang mana membuat Ari heran.


Ari:"Kenapa honey.?"mengangkat kepala istrinya.


Nana:"Maafkan aku ya,aku.-


Ari:"Katakan.?"


Nana:"Aku belum bisa lihat Azllan.!"ucapnya cepat yang mana membuat Ari tertawa renyah.


Ari:"Aku mengerti."


Nana:"Maaf."lirihnya

__ADS_1


Ari:"Itu tidak masalah,karena kamu hanya akan mual kalau melihat Azllan saja. yang akan menjadi masalah kalau kamu lihat aku dan langsung mual."mencubit hidung nana gemas.


Nana:"Aku juga tidak tahu,kenapa lihat Azllan bisa mual begitu.!"bertanya pada dirinya sendiri.


Melihat tingkah istrinya membuat Ari tertawa pelan,pasalnya Nana mengangkat kepalanya dengan mata menatap asal langit-langit kamar.


Aku bahagia tuhan,benar-benar bahagia.senang batin Ari.


Tak lama Ari melihat istrinya menguap dan kembali tersenyum"Hon."


Nana:"Ya."


Ari:"Tidur yuk."ajakan itu di jawab anggukan dari Nana.


Tapi sebelum mereka tidur,Ari menuntun istrinya untuk masuk ke dalam kamar mandi.


Nana terus tersenyum melihat perlakuan suaminya,karena malam ini Ari lah yang menggantikan peran dirinya


Ari begitu memeperlakuan Nana seperti ketika Nana menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri.


Dari mulai menggantikan baju tidur, mengosok gigi istrinya dan banyak lagi. sampai pada akhirnya Ari menidurkan Istrinya.


Ari mengusap pelan rambut panjang istrinya yang sudah terlelap di dalam pelukan hangatnya.


Ari:"Ari Atmaja,akan menjadi Daddy.!akan seperti apa rasanya.!"gumamnya pelan dengan tangan masih mengusap rambut istrinya.


Tak lama Ari beranjak dari tidurnya,dan perlahan melonggarkan pelukan hangatnya.


Ari:"Aku keluar sebentar,Cup."ucapnya pelan berbarengan dengan ciuman di kening Nana.


Dengan pelan dia membuka pintu kamar,dan berjalan keluar berniat untuk bertemu daddy surya.


Ari:"Malam ini,Daddy harus tahu ini semua. terutama kebusukan anak dari tuan samuel."geramnya di setiap langkah pelannya menuruni anak tangga.


.


.


Note:"Dua eps lagi menuju tamat 😂😂😂


Ikutin terusnya.

__ADS_1


maaf jika ada kata-kata yang tidak pada tempatnya.


__ADS_2