ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
PENYESALAN


__ADS_3

Isi surat.


Tuan Ari,maafkan aku yang pergi dengan cara seperti ini.aku tidak mau menjadi beban dalam hidupmu,semoga kamu mendapatkan istri yang bisa memberikan seorang anak. anggap saja kita tidak pernah bertemu, terimakasih atas semua kebahagian yang satu bulan lebih ini kamu berikan kepadaku. kamu tenang saja,aku tidak membawa apa-apa.tapi maaf ya,aku membawa uang mu tuan.hanya 500ribu saja,maaf.dan aku minta rotinya dan air minum hanya itu,aku titip salam buat nyonya besar dan tuan besar, terimakasih atas segalanya.


...........Nana..........


Tangannya bergetar,Ari merasa dadanya sesak.istrinya pergi meninggalkan dirinya yang tengah menyesali perbuatannya.


Ari:"Tidak... tidaaaakkkkk.honey,tidak... tidak.."Dia berteriak-terik seperti orang kesurupan,dan pikirannya kacau.


Ari:"Honey maafkan aku honey,jangan pergi. jangan pergi,Aahhhhhhhh honey."Teriakanya mengisi kamarnya,raut wajahnya begitu memerah,tangis tak bisa dia bendung lagi.Ari menyesal dia marah kepada dirinya sediri.


Tangannya bergetar dengan hebat,saat ini dia tidak Bisa berpikir dengan baik.yang ari lakukan hanya duduk dengan bersandar di belakang sofa kamarnya.


Dia mengacak-acak rambutnya dengan kasar, matanya terus mengeluarkan air mata penyesalan.


bayangan wajah cantik istrinya,serta senyum manisnya kini berputar di dalam otaknya.


Ari:"Mommy.ya,dia pasti di mansion.ya,dia tidak mungkin pergi.dia pasti sedang mempermainkanku."dengan cepat dia beranjak dari duduk lemasnya.


Dia berlari keluar kamarnya,kertas putih yang kini berhias kata-kata dari istrinya dia genggaman dengan erat.bahkan cincin milki istrinya tak dia lupakan.


Ari:"Honey,kamu menghukumku.tapi tidak dengan cara seperti ini honey."gumamnya yang tengah berlari dengan cepat untuk keluar rumah mewahnya.


Ketika sudah sampai gerbang rumahnya,Ari merasakan angin kencang disertai hujan yang cukup besar.tapi dia tidak memperdulikan itu. tubuhnya seolah mati rasa ketika air hujan membasahi kepalanya dan wajahnya,dia tidak perduli.yang ada dalam pikirannya saat ini adalah istrinya.


Ari bahkan tidak menutup pintu depan rumahnya,begitu pun dengan gerbangnya.dia juga melupakan itu.


Dengan cepat dia mejalankan mobilnya berniat untuk pergi ke mansion,karena hatinya menyakini istrinya ada di sana.


Honey tunggu aku,honey.gumam hati Ari yang tengah mengemudi.


.


.


Aldy dan kavin dengan cepat turun dari mobil mereka masing-masing,setelah sampai depan gerang rumah Ari.


Aldy:"Vin,kita masuk.hujannya lebat."berlari dengan cepat ke dalam rumah Ari.


Kevin mengikuti langkah aldy dia mengekor dari belkang.


Keduanya mengusap pelan kepala mereka karena ulah air hujan.

__ADS_1


Melihat pintu terbuka membuat Kevin masuk, menginggalkan aldy yang masih sibuk mengeringkan tibuhnya di depan teras rumah Ari.


Kevin menysuri luasnya lantai bawah dengan seksama,dia tidak merasakan ada pergerakan mahkluk hidup di dalam rumah itu.


Kevin:"Ri.Ari,kamu di mana."memanggil nama temannya dengan pelan.


Tapi lamanya kevin memanggil nama Ari, tidak ada sahutan dan dengan cepat dia berlari keluar rumah untuk menemui aldy.


Kevin:"Sepertinya si ari dan istrinya tidak ada di rumah,semua pelayan juga tidak ada?."menatap Aldy yang baru selesai dengan urusannya.


Aldy:"Emm kita ke mansion orang tuanya,aku yakin dia ada di sana."ucapannya membuat kevin menggngguk paham.


Aldy menguci pintu rumah Ari dan juga gerbangnya,karena tadi kevin melihat kunci yang tergeletak di atas lemari sisi pintu.


Kevin:"Al,kamu hubungi Sekertaris jaka.suruh dia datang ke mansion tuan surya,aku merasa ada sesuatu yang lain."Ucapnya di tengah larinya menghindari hujan yang begitu lebat.


Aldy tidak menjawab,dia masuk dengan cepat kedalam mobilnya tapi dia mendengar ucapan kevin.


.


.


Nana tengah duduk di depan sebuah toko yang sudah tutup,karena malam sudah datang.entahlah,toko itu menjual apa.tapi yang pasti,tokonya begitu sederhana.


Tanpa menaruh curiga,bu ita mengiyakan permintaan pelanggannya itu.


Nana membayar bu ita sesuai tarif,tapi nana membayarnya dengan uang tunai.


Hujan begitu lebat,bahkan anginnya sangat kencang.malam itu kota besar A tengah mendapatkan berkah dengan di turunkannya hujan.


Nana berdiri di depan toko itu,dia memeluk papper bag di depan dadanya,dia menjaganya agar tidak terkena hujan.kaki mungilnya yang berhias sendal karet milik salah seorang pelayannya sudah basah terkena cipratan hujan.


Hembusan angin membuat tubuh mungilnya menggigil,nana memang tidak tahan dengan udara dingin.dan itu membuatnya mendukukan tubuhnya di atas kursi kayu,yang ada di depan toko itu.bahkan kayu kursi itu sudah mulai basah kerena air hujan.


Gadis malang itu hanya diam,matanya menatap langit malam yang begitu gelap. tetesan air hujan begitu jelas terlihat dari samarnya sinar lampu jalan.


Nana:"Aku kedinginan,uhhh dingin."gumamnya dengan tetap memeluk papper bag yang agak basah.


Beruntung tidak ada petir malam ini,sejenak nana tenang karena ini hanya hujan.


Nana:"Ya tuhan tolong,aku ingin pulang ke desaku.ini bukan tempat ku,hiks.... hiks.... nenek,tolong nana nek.nana takut.hiks... hiks..."dia menangis dengan tubuh yang bergetar menahan Dinginnya serangan angin.


Betapa malangnya nasibmu Nan,terdampar di kota yang begitu asing untuknya.mungkin orang akan menyangka keputusan nana adalah bo**oh,tapi melihat situasi saat ini,dan respon dari tuan ari suaminya.membuat nana mengambil jalan ini.

__ADS_1


.


.


Melewati derasnya hujan,Ari berhasil sampai di masion orang tuanya.


Setelah penjaga mansion membukakan gerbang untuknya,ari dengan cepat menjalakan mobilnya dan berhenti di depan teras mansion.


Dia turun dengan tergesa-gesa,beberapa pelayan membungkuk heran melihat tuan muda mereka datang dengan ke adaan basah.


Ari:"Mommy,daddy."teriakan itu berhasil membuat para pelayan menghilang kembali, mereka merasa ada sesuatu yang akan terjadi.


Tuan surya dan mommy kei kebetulan tengah berada di meja makan,mendengar suara putranya berteriak memanggil-manggil nama nya,memebuat mommy kei dan tuan surya menghentikan aktifitasnya.


Ari yang melihat kedua orangtuanya berjalan ke arahnya,seketika diam dengan perasaan tidak karuan.


Mommy:"Ada apa son,kamu teriak-teriak.dan, kenapa baju kamu basah.ada apa.?"Wanita paruhbaya itu begitu khwatir melihat kondisi anak tampannya.


Daddy:"Mana istrimu.?"pertanyaan itu berhasil membuat Ari menaikan alisnya heran.


Ari:"Dia,tidak di sini.?"Tanya ari lemas.


Mommy:"Tidak,istrimu tidak ada di sini."jawaban mommy kei membuat Ari memudurkan langkahnya.


Mommy kei dan tuan surya diam melihat putranya yang terlihat lemas tak berdaya.


Daddy:"Ada apa son,di mana istrimu.?"tanyanya penasaran.


Mommy:"Son,di mana istrimu.?beritahu mommy."mommy kei mulai panik,pasalnya ari hanya diam.dan pandangan matanya kosong tak terarah.


Ari:"Honey,honey,honey. "Ari mulai meracau.


Mommy kei dan tuan surya mulai panik melihat tingkah putranya.


.


.


.


Note:"Tanganku sudah mulai keriting besok up lagi ya jangan lupa vote gais ok aku tunggu maaf jika ada kata-kata yang tidak pada tempatnya.


Cieee yang di gantung 😆

__ADS_1


__ADS_2