
"Hey, tenanglah. kamu tidak akan mati." Ari memberi keyakinan.
"T-tapi,kenapa bisa junior nya seperti itu.saya takut.!"gugup nana.
"Aku juga ga tau kenapa bisa seperti ini, mungkin dia melihat kamu Hoon." jawab Ari sembari menggaruk-garuk kepala.
"Pasti akan sakit sekali, tuan!" Jawab Nana polos
"Tidak akan, karena aku akan melakukannya dengan perlahan.ayo cepatlah,aku benar-benar sudah tidak bisa menahannya."
Nana diam sejenak,dengan pandangan mata yang masih melihat lihat junior milik suaminya yang putih tanpa Bullu di sana.
Jantung ku saja sampai mau copot begini, juniornya kenapa bisa sebbesar itu? apa karena dia orang bule, oh ya benar. mommy kan orang bule, hanya deddy lah yang bukan orang bule. tapi kenapa bisa sebbesar itu. Nana bergulat dalam hati
Ari yang tadi berdiri dengan tidak malunya, kini dia menghampiri istrinya yang masih diam mematung di posisi duduknya.
Nana pun seketika terkejut,karena suaminya kini tengah berada di atas ranjang yang berukuran besar itu.
"look at me."
__ADS_1
ucap ari dengan sisi tangan lain nya yang mengangkat dagu Nana.
Nana pun tidak bisa memalingkan pandangannya, karena kini suaminya tengah berada di depan mata.
"Kamu mau kan melakukannya hari ini ?"tanya Ari lembut untuk membujuk istrinya.
"Tapi,setelah saya memberikan apa yang tuan inginkan.tuan t-tidak akan meninggalkan saya?" tanya nana gugup.
Ari yang mendengar jawaban istri nya itu seketika mengerutkan bibirnya,dan seolah sedang berfikir keras untuk menjahili nana.
"Tergantung." goda Ari.
Ari yang melihat perubahan pada istrinya seketika tertawa kecil,karena menurutnya.raut wajah istrinya begitu menggemaskan.
"Aku hanya bercanda,aku tidak akan pernah meninggalkan mu Hoon." jawab nya dengan tangan yang seketika itu menggenggam tangan Nana.
mendengar jawaban dari suaminya,nana seketika tersenyum senang dan rasa takutnya pun bilang.
Dengan malu-malu Nana menganggukkan kepala.
__ADS_1
"Kamu mau?" Tanya ari untuk memastikan.
"Ya, tapi pelan-pela." jawab Nana malu.
Ari mengangguk girang "Ok Hoon."
Ari pun melakukan kewajibannya sebagai seorang suami, Nana hanya bisa pasrah walupun ia merasa kesakitan pada awalnya. tapi Nana hanya bisa diam menerima semua sentuhan yang suaminya berikan.
pagi itu begitu bersejarah untuk mereka, dan dari kejadian inilah mulainya kebucinan Tuan Ari di mulai.
Tapi di tengah aktifitas mereka,Nana merasa kesal karena suaminya sudah melupakan janjinya.yaitu untuk melakukan nya secara perlahan,tapi ari sudah melupakan janji nya dan asik dengan dunia barunya
Bule tampan ini benar-benar tidak tahu diri, dia melupakan lagi janjinya.lirih hati nana di sela pergulatan hebat mereka.
.
.
**Note:"maaf, jika kurang greget dan ga sesuai ekspetasi kalian. karna dari pihak sana melarang buat sesuatu yang berbau itulah pokonya.mengertilah
__ADS_1
Note:"aku mau ngucapin beribu-beribu terimakasih,karena kalian Novel receh ku ini baru saja mendapatkan apresiasi dari mangatoon,dan noveltoon.sekarang Ari dan Nana sudah terikat kontrak dengan mereka. itu aku seneng banget,karena novel pertama aku mendapatkan respon yang positif dari mereka.terimakasih banyak sekarang aku makin semangat buat nulis cerita mereka, dan buat author yang baru kaya aku,kalian harus percaya dan yakin ok.akrna tidak ada usaha yang sia-sia 😇**