
Nana menundudukan tubuhnya di dekat Ari, dan mengusap pelan pundak suaminya.
Raut wajah suaminya nampak muram,dan kebingungan.
.
.
Nana:"Yank."Tegur nana yang melihat Ari diam dengan menatap dirinya.
.
.
Ari:"Teman-teman ku ingin datang ke rumah malam ini."sahut Ari yang terus menatap nana.
.
.
Nana:"Bagus dong,itu Artinya kamu dan ke tiga teman kamu itu bisa mengobrol dengan leluasa.bukannya selama satu bulan lebih ini kalian tidak pernah bertemu,karna sibuk bekerja."Nana memengang tangan Ari untuk menyakinkan.
.
.
Nana tau apa yang saat ini ada di dalam pikiran suaminya,tapi nana akan berusaha merubah sipat Ari yang melarang Dirinya bertemu laki-laki lain.
.
.
Ari:"Sekarang kamu mandi,kita ke mansion."Tiba-tiba memberi perintah.
.
.
Nana:"Untuk apa ke sana,kan nanti ada teman-teman kamu."heran nana.
.
.
Ari menatap tajam ke arah istrinya.
Ari:"Teman-teman ku datang ke rumah,kamu ke mansion."wajahnya nampak serius.
.
.
Nana:"Yank,teman-teman kamu itu artinya mereka teman ku juga.walaupun mereka laki-laki,tapikan mereka orang terdekat kamu. mana mungkin mereka mau macam-macam sama aku."jelasnya lembut.
.
.
Mendengar itu Ari berdiri dari duduknya,yang mana membuat Nana kaget dengan perubahan posisi Ari.
.
.
Ari:"Mereka bukan teman-teman kamu,dan mereka laki-laki."Bentak Ari.
.
.
Ya tuhan,kenapa ada laki-laki seperti dia.ini benar-benar berlebihan.kesal hati nana.
.
.
Dengan perlahan nana berdiri mengikuti suaminya yang nampak emosi.
.
.
Nana menggenggam tangan Ari,dan mendangah untuk melihat suaminya.Tubuh nya hanya sedada Ari,dan itu membuat nana harus mendangahkan wajahnya.atau menggunakan kursi kecil untuk melihat wajah tampan suami bulenya itu dengan jelas.
.
.
Nana:"Baiklah,sekarang kita mandi.dan antar aku ke mansion."Nana mengalah.
.
.
Ari dengan cepat memeluk tubuh nana,dan detik berikutnya mereka berciuman mesra. bahkan Ari dengan pelan menggiring tubuh istrinya masuk ke dalam kamar mandi,bahkan ciuman panas itu masih berlangsung.
.
.
Percuma melawan.dia tidak akan mengalah. lebih baik sekarang diam saja,yang penting dia baik padaku,walupun sikapnya begitu berlebihan.lain kali saja bertemu dengan sahabatnya itu.ucap hati nana di tengah tautan bibir mereka.
.
.
Sore itu mereka mandi bersama,dan mereka bercumbu mesra dengan waktu yang agak lama.
.
.
Nana tengah bercerimin dengan menyisir rambutnya yang mulai mengering.
.
.
Ari tengah duduk di sofa dengan mata yang terus menatap hp di tanganya.
.
.
Jam menunjukan 18:20 sore waktu setempat, dan Ari dengan tegas akan mengantarkan nana ke mansion.ketika mereka bercumu di dalam kamar mandi,nana berusaha membujuk suami bulenya itu.tapi tetap saja Ari tidak merubah keputusanya.
.
.
Nana berpesan kepada kedua pelayannya, untuk bekerja ekstra karna malam ini akan ada tamu.dan mereka dengan patuh menurut akan perintah majikanya itu.
.
.
Nana:"Pasti lama ya.acara bakar-bakarnya.?"tanya nana yang tengah merapihkan bajunya di depan cermin.
.
.
Ari:"Jam 10 malam mungkin sudah selesai, karna besok kita harus bekerja."sahut Ari yang tengah memeluk nana dari belakang.
.
.
Nana:"Malam juga ya,mungkin nanti akan menginap di mansion deh yank."
.
.
Ari:"Nanti setelah Acara selesai,aku akan langsung ke mansion."
.
.
Mansion dan tempat tinggal mereka jaraknya tidak terlalu jauh,dan itu mempermudah rencana Ari.
.
.
Mobil Sport melaju dengan sedang menuju mansion.
.
.
Nana sebenarnya merasa kesal dengan sikap suaminya,tapi nana tidak bisa berbuat banyak. nana takut Ari akan kembali seperi dulu. memperlakukannya begitu buruk,kalau nana melawan atau membantah.
.
.
Tak terasa kini mobil sport itu sudah sampai di mansion yang masih nampak mewah,dan megah.
.
.
Para penjaga dengan sigap membuka gerbang karna mereka melihat mobil dari tuan mudanya.
.
.
Dengan mesra Ari menggandeng pergelangan tangan istrinya,dan melangkah masuk kedalam mansion.
.
.
"Selamat datang Tuan muda,Nona muda."salam para pelayan yang berbaris seperti biasanya.
.
.
Nana:"Mommy,dan daddy ada.?"Tanya nana yang tengah duduk di atas sofa berkulit mahal.
.
.
kepala pelayan:"Tuan besar,dan nyonya pergi nona.mungkin nanti malam mereka akan pulang."jawabnya dengan menundukan kepalanya.
.
.
Ari:"Pergi kemana.?"Tambah Ari.
.
.
kepala pelayan:"Ada acara minum teh,tuan."
.
.
Setelah itu Ari memerintahkan kepala pelayan itu untuk melakukan pekerjaanya.
.
.
Ari:"Honey,mommy dan daddy belum pulang. kamu ga papa aku tinggal.!"tanya Ari yang tengah duduk dengan mendekap nana.
.
.
Nana:"Pergilah,mommy pasti sebentar lagi pulang.kamu tenang saja."sahut nana dengan menepuk-nepuk tangan Ari yang berada di depan dadanya.
.
.
.
Dengan terpaksa ari meninggalkan nana di mansion orang tuanya,sebelum pergi.ari memberi wejangan yang selalu nana denger sebelum suaminya pergi dari sisinya.
.
.
.
Mobil sport hitam pekat itu kini melaju dengan kecepatan sedang,meninggalkan mansion mewah itu.
.
.
Nana masih diam di ambang pintu,melihat mobil suaminya yang perlahan menghilang di telan jalanan yang nampak sepi.
.
.
.
Raihan sudah terlihat tampan,dia begitu senang karna pikirnya malam ini dia bisa melihat istri dari temannya itu.
.
.
Raihan:"Siapa yang akan menolak pesona ku."bangganya dengan mata yang menatap pantulan dirinya di depan cermin,yang berukuran besar yang ada di dalam kamar apartemenya.
.
.
Aldy dan kevin sudah mendapatkan kabar dari raihan,kalau mereka akan mengadakan acara barbekyu di rumah Ari.
.
.
dengan gagah raihan berjalan keluar kamar menuju ruang tamunya,yang mana sudah ada dua laki-laki bule tampan lainya.
.
.
Kevin:"Malam ini,kamu terlihat lebih tampan."goda nya yang tengah duduk dengan hp di sisi lain tangannya.
.
.
Raihan tidak menanggapi ucapan temanya itu, dia terus saja berjalan ke arah lain untuk mengambil kunci mobilnya.
.
.
Aldy:"Kita pergi sekarang,ini sudah jam 19:06. nanti kita kemalaman."ajaknya.
.
.
Ketiga pria bule itu berjalan dengan santai meninggalkan apartemen raihan,dan dengan cepat memacu mobil mereka masing-masing.
.
.
Tapi raihan sudah berencana akan membawa tiga wanita cantik,untuk menemani malam mereka.
.
.
Aldy sudah mendapatkan lokasi tempat tinggal Ari,dan dengan cepat mobil mereka melaju ke lokasi yang di maksud.
.
.
__ADS_1
Nana kini tengah duduk di kamar suaminya, dengan mata yang terus menatap tv yang ada di dalam kamar Ari.
.
.
Tidak di pungkiri dirinya kini tengah merasa sedih,karna nana tidak melihat wajah tampan suami bulenya.
.
.
Nana:"Biarlah dia bersenang-senang dengan teman-temanya,selama dia menikah.dia tidak pernah bertemu atau sekedar mengobrol."nana menenangkan dirinya sendiri.
.
.
.
Para pelayan di rumah Ari tengah sibuk di Area gazebo,dan mempersiapkan peralatan dan bahan-bahan untuk Acara majikan,dan teman-temanya.
.
.
Pelayan satu:"Tuan Ari sampai membawa nona nana ke mansion,hanya untuk menghindari pandangan teman-temanya."ucapnya pelan dengan tangan yang tengah sibuk mengatur daging yang lumayan agak banyak itu.
.
.
Pelayan dua:"Ya betul,tuan Ari benar-benar menjaga nona nana."sahutnya pelan.
.
.
Dengan santai Ari tengah menyisir rambutnya di depan cermin.
.
.
Ari:"Tunggulah hon,ini tidak akan lama."gumamnya.
.
.
Ari merasakan apa yang nana rasakan,dia begitu sedih karna istrinya tempat dia bermanja kini tak terlihat oleh kedua matanya.
.
.
Di luar terdengar suara bunyi mesin mobil, dengan cepat salah satu pelayan berjalan ke luar rumah majikannya.
.
.
Dengan sigap pelayan itu membuka gerbang, dan mellihat ada tiga mobil mewah lainya yang di pastikan ketiganya mobil dari teman majikannya.
.
.
Kevin turun dari mobilnya,dan mengampiri pelayan yang tengah diam di depan gerbang.
.
.
Kevin:"Ini,rumahnya Ari atmaja wijaya.?"tanya kevin.
.
.
Pelayan:"Betul,tuan muda sudah menunggu di dalam."jawabnya.
.
.
tak lama mereka masuk dengan ketiga wanita cantik yang nampak seksi.
.
.
Raihan begitu gugup,dan matanya terus menatap sekeliling rumah yang nampak mewah itu.tapi yang dia lihat bukan prabotan atau kemewahan rumah sahabatnya,yang di cari matanya adalah objek yang hidup,dan berparas cantik.
.
.
Di Area Gazebo rumah Ari terlihat ramai,dan berasap.
.
.
Dengan mengenakan kaos hitam,dan celana pendek. Ari begitu tampan.perlahan dia melangkah ke luar rumahnya.untuk menemuni ketiga temanya yang tengah berada di Aera kazebo rumahnya.
.
.
Kevin:"Tuan rumah,sudah datang."ucap kevin yang sadar dengan ke datangan Ari.
.
.
Ari:"Kalian,sudah datang."tagurnya dengan berjalan ke arah teman-temanya.
.
.
Raihan,aldy dan kevin.hanya melambaikan tangan untuk memberi jawaban.
.
.
Ari kini tengah bergabung dengan teman-temanya,dan matanya kini menatap ketiga wanita cantik yang tengah berdiri dan tertawa ria dengan tangan yang tengah membolak-balikan gading,dan beberapa sayuran di atas bara.
.
.
Ari:"Kenapa kalian membawa mereka."ucapnya dengan wajah yang namapak kesal.
.
.
Kevin:"Biar ramai saja Ri."sahut kevin yang tengah meminum anggur di dalam gelas berukuran sedang.
.
.
Ari:"Suruh,mereka pergi."titahnya.
.
.
Raihan:"Santai bro,mereka bukan wanita malam.mereka adik kelas kita dulu.dan aku yang mengundang mereka untuk ikut,kan ga asik kita ga ada pasangannya,sedangkan kamu sudah ada pasangan."ada kata-kata yang menyindir di dalam jawabnya.
.
.
Kemana dia,kenapa si Ari keluar sedirian.apa dia tengah memperbaiki riasanya."tanya hati Raihan dengan mata yang sesekali menatap pintu luar rumah Ari.
.
.
.
Ari mengangguk akan jawaban raihan,dan dengan santai dia mengambil minuman anggur yang sudah tersedia di atas meja.
.
.
.
.
Raihan yang tengah menatap pintu rumah Ari, kini beralih menatap laki-laki yang tengah meminum anggur.
.
.
Ari:"Dia di mansion."jawabnya singkat.
.
.
aldy dan kevin menggngguk paham,hanya raihan lah yang nampak kecewa.bahkan tangannya tanpa sadar kini tengah mengepal dengan sempurna.
.
.
Si Ari benar-benar luar biasa,baiklah.malam ini aku kalah,kita lihat,sampai kapan dia akan menyembunyikan wanita cantik itu.gumamnya berhias seringai di wajah tampannya.
.
.
.
Kini Area Gazebo itu begitu ramai dengan tawa,dan alunan musik yang terdengar pelan. tapi tak mengurangi kemeriahan pesta barbekyu itu.
.
.
Ari begitu bersemangat ketika bersama teman-temanya,dia seolah melupakan nana yang tengah merana di mansion.
.
.
Dengan minuman yang ada di tangannya, mereka tengah tertawa ria.bahkan kevin sudah mulai meracau karna dia minum terlalu banyak,dan semua ucapan yang keluar dari mulut nya menjadi bahan tertawaan teman-temanya.
.
.
.
Nana tengah sibuk dengan hpnya,dan dia melihat jam yang ada di sisi lain kamar Ari.
.
.
Nana:"Ini sudah jam 21:40,tapi mommy belum pulang."ucapnya.
.
.
Nana tidak bisa menutup matanya,biasanya dia akan cepat tertidur tapi malam ini dia belum bisa tidur.
.
.
Nana:"Dua jam aku tidak melihatnya,rasanya aneh.apa aku sudah mencintai tuan tampan itu.."gumam nana yang tengah berbaring di kasur empuk suaminya.
.
.
Malam ini nana begitu senang,karna ini pertama kalinya nana bisa melihat bahkan tidur di kamar Ari yang nampak mewah.dan mungkin kamar mereka yang ada di rumahnya saat ini,tak semewah kamar Ari yang ada di mansion.
.
.
Tok.... tok.....
kamar Ari dengan pelan di ketuk dari arah luar,dengan cepat nana melangkah dan membuka pintu.
.
.
Nana:"Itu pasti mommy.?"pikirnya.
.
.
Ceklek.....
"Nona muda"ucap pelaya.
.
.
Nana:"Ya."sahutnya.
.
.
Aku pikir mommy.gumam hati nana.
.
.
Pelayan:"Maaf nona muda,nyonya besar sudah memberi kabar.kalau beliau tidak akan pulang,dan akan menginap di hotel."ucapnya.
.
.
Nana:"Memangnya,mommy dan deddy ada urusan penting.sampai tidak pulang.?"tanya nana penasaran.
.
.
Pelayan:"Sepertinya begitu,nona."jawabnya.
.
.
Nana:"Ya sudah,terimaksih."
.
.
pelayan itu membungkuk,dan pergi dari hadapan nana.
.
.
Nana:"Bagaimana ini,aku telpon dia saja."
.
.
Nana berniat menelpon suaminya,untuk memberikan kabar kalau mommy dan deddy malam ini tidak pulang ke mansion.
.
.
__ADS_1
Sudah 10 kali nana menelpon suaminya,tapi Ari tak mengangkat telpon darinya.
.
.
Nana:"Ini bahkan sudah jam 22:20,tapi dia masih belum datang.pasti dia sedang bersenang-senang di rumah."ucapnya dengan wajah yang nampak sedih.
.
.
Lamanya nana menunggu,tapi ari masih belum datang.dengan cepat nana menelpon Ari,dan tanpa di duga telponya di angkat.
.
.
Telpon Nana:"Yank."senangnya.
.
.
Telpon Ari:(suara wanita)" Hallo."
.
.
Dengan cepat nana mematikan telpon itu
.
.
Nana:"Kenapa itu suara perempuan,tidak mungkin itu suara pelayan di rumah.?"heranya.
.
.
Tanpa membuang waktu lama,nana keluar dari mansion.dan meminta supir di sana untuk mengantarkannya pulang.dia bahkan melupankan perintah Ari yang melarangnya untuk satu mobil dengan laki-laki.
.
.
Dirinya kini tengah kesal akan wanita yang mengangkat panggilan darinya.
.
.
Apa ini alasannya aku tidak boleh ikut acara nya dan semua teman-temanya itu,aku bahakan di larang berbicara dengan laki-laki lain.tapi dia dengan mudahnya membiarkan wanita lain mengangkat telpon dari ku, sekarang aku terlihat bo*oh.kesal hati nana dengan buliran di kedua pipinya.
.
.
.
Di rumah itu begitu ramai dengan tawa Ari, dan teman-temanya.
.
.
Hpnya yang ada di sisi meja sudah beberapa kali berdering,tapi ari sampai tak mendengar.
.
.
Raihan:"Kamu kemana ri.!"tergurnya yang melihat ari beranjak dari duduknya.
.
.
Ari:"Toilet."singkatnya.
.
.
Aldy:"Dia padahal tidak banyak minum,tapi dia yang duluan ke kamar mandi."Tertawa puas.
.
.
Wanita cantik lain tengah berjalan dan melihat hp Ari yang terus menyala,tanpa mengeluarkan suara dering di sana.
.
.
Wanita cantik:"Pantas saja suaranya tidak terdengar,deringnya kecil sekali."ucapnya.
Dengan lancang wanita cantik itu menggeser tanda ikon hijau,dan meletakan hp Ari di sisi lain telinganya.
.
.
Wanita cantik.:"Hallo!"
.
Tut.. tut...
.
"Kenapa di matikan,sudahlah"herannya dan meletakan kembali hp Ari di tempat semula dan beranjak pergi.
.
.
Di dalam pikirannya,kini suaminya tengah berciuman dan sejenisnya.dan itu membuat nana kesal.dari kejauhan nana melihat rumahnya nampak sepi,tapi di luar gerbangnya ada tiga mobil yang terparkir.
.
.
Super dengan sigap turun dan berniat membukakan pintu untuk nona mudanya,tapi nana dengan cepat turun terlebih dahulu.
.
.
Nana:"Terimakasih ya pak,silahkahkan pulang saja.tidak usah menunggu saya masuk."titah nana.
.
.
Super:"Baik Nona,saya permisi."pamitnya dan membungkuk.
.
.
Kini nana tengah mematung di depan rumahnya sendiri,samar-samar nana mendengar tawa yang terdengar di kedua telinganya.
.
.
Nana:"Dia bahkan masih tertawa,dan ini sudah jam 23:07.tapi Acaranya masih belum selesai."Ucapnya kesal.
.
.
Perlahan nana melangkah masuk ke dalam rumahnya.
Ari masih sibuk tertawa,dan dia tidak melihat hp yang ada di sisinya.dia bahkan melupakan janjinya yang akan ke mansion jam 10malam.
.
.
Wanita yang di bawa raihan kini tengah berdiri di antara raihan,dan Ari.keduanya tengah duduk dengan minuman di tangan mereka.
.
.
pelayan di rumah nana tengah duduk di dapur.wajah mereka nampak kelelahan,dan mengantuk.
.
.
Nana:"Permisi."Sapanya.
.
.
Dengan cepat,keduanya berdiri dan membungkuk.
.
.
pelayan satu:"Nona,sudah pulang.?"
.
.
Nana:" Sudah,baru saja.Apa acaranya masih berlangsung.?"tambahnya.
.
.
kedua pelayan itu memandang satu dengan lainnya,dan menganggukan kepala mereka.
.
.
Nana:"Ya sudah,ini sudah malam.kalian menginap saja ya,kan di dekat dapur ada kamar.pakai saja."titahnya
.
.
"Baik nona muda."jawabnya.
.
.
Kini nana perlahan melangkah ke arah Gazebo,tempat acara barbekyu.
.
.
Wanita yang tengah berdiri di depan Ari, dengan cepat mendudukan dirinya di atas pangkuan Ari.
.
.
Ari:"Apa yang kau lakukan,wanita Bo**oh."bentaknya dan berniat untuk mengangkat wanita itu dari pangkuannya.
.
.
Tanpa Ari sadari,dari arah pintu.nana tengah menyaksikan pemandangan yang membuat hatinya sakit.
.
.
Nana:"Ini alasannya,dia membawa aku ke mansion."Gumamnya dengan mata yang mulai mengeluarkan buliran bening.
.
.
Aldy yang tengah tertawa puas menyaksikan pemandangan yang di depan matanya, seketika terdiam karna matanya tak sengaja melihat Nana yang tengah berdiri di ambang pintu.
.
.
Aldy:"Uk...uk...Ri,d-di belakang.!"Tegurnya dengan wajah yang sudah memerah.
.
.
Ari dengan cepat bediri,dan wanita yang ada di pangkuan nya seketika tersungkur. tubuhnya bahkan menabrak meja yang ada di depannya.
.
.
Dengan cepat Ari membalikan tubuhnya,dan melihat nana yang meneteskan Air mata.
.
.
Ari:"Honey."ada rasa takut di wajahnya.
.
.
Nana berlari meninggalkan Ari yang masih mematung di tempatnya.
.
.
Ari:"Hon,tunggu.!"Teriak Ari dan berlari mengejar nana.
.
.
Aldy,kevin dan raihan hanya diam,ruang gazebo yang tadinya ramai,kini sunyi.dan ketiga wanita cantik itu hanya melihat satu sama lain..
.
.
Raihan:"Sebaiknya,kita semua pulang."usulnya.
.
.
Semuanya mengangguk,dan perlahan berjalan meninggalkan rumah mewah Ari.
.
.
Ada rasa bahagia di dalam hatinya.
.
.
Tanpa di rencanakan dengan matang,tapi ini berhasil.Senang hati raihan.
.
.
.
**Note:"Yang mau lihat visual ketiga cogan ini boleh aku up visual mereka di chat ya.
.
.
__ADS_1
Kalau kurang gereget mohon di maklumi ya 😂
SELAMAT MEMBACA 😂**