
Tiga hari kemudian........
.
.
Tak terasa sudah tiga hari berlalu semenjak kejadian yang membuat persahabatan Ari,dan raihan terputus.dan di antara mereka sudah tidak ada komunikasi lagi,bahkan ari sudah menghapus no raihan di hpnya.
.
.
Aldy dan kevin sudah mengetahui pergulatan di antara kedua temannya itu,dan mereka merasa kecewa akan perbuatan raihan.tapi mereka tetap menjalin hubungan baik di antara keduanya,dan berharap suatu saat nanti Ari dan raihan bisa kembali berteman. walaupun itu tidak mungkin terjadi.
.
.
Sore ini Nana tengah menunggu suaminya pulang dari kantor.
.
.
Ari sendiri sudah kembali bekerja karna luka di pipinya sudah membaik,dan sudah tidak lagi terlihat memar di pipinya.dan masalah perutnya yang sakit,sudah dalam baik-baik saja.memang kenyataanya perutnya tidak terbentur,atau terkena pukulan.
.
.
Di rumahnya sekarang lebih ramai,dengan bertambahnya satu pelayan perempuan.dan dua security yang bertubuh tegap dan yang pasti mereka orang yang berpengalaman.
.
.
Awalnya nana merasa heran dengan keadaan saat ini,karna dari awal suaminya itu melarang keras pelayan menginap di rumahnya.tapi sekarang malah Ari sendiri yang meminta pelayan untuk tinggal di rumah mereka.
.
.
Tapi nana sudah mengerti dengan perubahan yang terjadi di rumahnya saat ini,Ari ingin dirinya aman.dan nana begitu senang sekarang di rumahnya begitu ramai.
.
.
Dan Ari ketika bertemu sekertaris jaka,dia tak hentinya memberi kata-kata pedas.karna ide dari sekertaris jaka membuat dirinya tidak bisa bergulat di atas ranjang dengan nana.
.
.
Dari kejauhan,mobil yang membawa suaminya terlihat dan itu membuat nana senang.
.
.
Security yang berjaga di bagain depan,mereka akan membalikan padanya ketika nona mudanya menunggu tuan muda Ari.
.
.
Bukan tanpa alasan,itu karna permintaan Tuan muda Ari.mereka di larang berbicara, atau menatap nana.kalau mereka melanggar mereka akan langsung di pecat.
.
.
Sekertaris jaka dengan sigap turun,dan membukakan pintu belakang mobil.
.
.
Jaka:"Silahkan,tuan muda."ucap jaka.
.
.
Ari melangkah dan menghampiri nana yang tengah tersenyum ke arahnya.
.
.
Nana:"Selamat datang,tuan muda."goda nana.
.
.
Dengan sigap Ari mendekap tubuh nana,tapi sebelum itu nana terlebih dahulu mencium tangan Ari.
.
.
Ari:"Aku lelah,hon."rengeknya.
.
.
Nana:"Lelahnya,kasian."sahut nana,dan membalas rangkulan suaminya.
.
.
Mereka masuk ke dalam rumah,meningalkan sekertaris jaka yang masih diam di dekat mobil.
.
.
Pasangan suami istri itu langsung menaiki akan tangga untuk ke kamar,krna Ari tidak menyukai banyaknya orang-orang yang ber seluweran di lantai bawah.kalau bukan karna ke aman istrinya,mungkin dia tidak akan melakukan itu.
.
.
Nana:"Bagaimana hari ini,apa kerjaanya lancar.?"tanya nana yang tengah membuka baju kerja Ari.
.
.
Ari:"Seperti biasa hon."sahut Ari yang tengah berdiri depan istrinya.
.
.
Mendengar jawaban suaminya,nana hanya tersenyum dan tidak lagi bertanya.karna raut wajah Ari nampak lelah.
.
.
Lagi-lagi nana menggiring suami bulenya untuk masuk ke dalam kamar mandi,dan mereka mandi bersama sore itu.
.
.
.
Di tempat lain,tepatnya apertemen Raihan arsenio.
__ADS_1
.
.
Laki-laki itu tengah berbaring di atas kasur empuknya,dengan beberapa perban yang ada di Area tubuhnya.
.
.
Dua hari lamanya dia di rawat di rumah sakit, dan hari ketiga dia meminta pulang dengan alas tidak betah.
.
.
kedua temanya yaitu aldy,dan kevin sudah menjenguknya di rumah sakit.dan mereka mengaku kecewa dengan perbuatan dirinya. tapi raihan sama sekali tidak menggubrisnya.
.
.
Gunawan:"Maaf tuan muda.tuan besar dan nyonya tidak bisa pulang sekarang,masih ada beberapa urusan yang belum selesai di negara M."ucap sekertaris yang tengah berdiri di ambang ranjang.
.
.
Mendengar itu raihan hanya menghela nafasnya dengan kasar,dan tersenyum kecut.
.
.
Raihan:"Apa yang aku harapkan gunawan, mungkin kalau aku mati mereka baru akan datang."sahutnya dengan wajahnya nampak sedih.
.
.
Sekertaris gunawan sudah mengabarkan perihal tuan raihan masuk rumah sakit kepada orang tua dari tuan mudanya,tapi respon mereka tidak di duga-duga
Mereka meminta untuk menjaga anaknya,dan mempercayakannya kepada sekertaris gunawan.karna mereka beralasan,raihan sudah besar.di tambah lagi urusan mereka belum selesai di negara M.
.
.
Demi harta,kedua orang tua rela menelantarkan anaknya.gumam hati gunawan.
.
.
Gunawan:"Maaf tuan muda,besok pagi pelayan baru akan datang.dan dia masih muda.saya sudah meminta yang tuan minta dari perusahan yang terkenal,dengan kinerja pelayan yang mereka kirim tuan."tambahnya.
.
.
Raihan seolah enggan menganggapi penjelasan sekertarisnya,yang menurutnya tidak penting itu.
.
.
Raihan:"Pulanglah,aku mau istirahat."pintanya.
.
.
Gunawan:"Baik tuan muda,saya permisi."tak lupa gunawan membungkuk sebelum beranjak pergi.
.
.
.
.
.
Ari tengah duduk di kursi kerjanya dengan mata yang terus menatap layar laptop,malam ini ada beberapa laporan yang belum di cek dan masih banyak lagi.
.
.
Di dalam kamar mandi,nana tengah berdiri mematung menatap pantulan dirinya di depan cermin.
.
.
Tadi setelah selesai makan malam,kedua suami istri itu masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri mereka sebelum naik ke atas tempat tidur.
.
.
Dan Ari meminta nana untuk mengenakan linggeri yang ada di dalam lemari,awalnya nana menolak.tapi nana tidak tega suaminya itu terus merengek.
.
.
Memang selama mereka menikah,nana tidak pernah memakai linggeri yang tersusun rapih di dalam lemari.dia merasa risih,karna pikirnya itu tidak pantas di sebut baju tidur. modelnya aneh seperti jaring ikan.
.
.
Nana:"Siapa yang membuat baju model begini.!"tanganya kini tengah memangkat linggeri berwarna maroon di atas udara, dengan eskpresi wajah yang nampak jijik.
.
.
Lamanya nana di dalam kamar mandi,dan Ari yang sudah selesai dengan urusanya.
.
.
Ari merasa heran karna istrinya masih betah di dalam kamar mandi.
.
.
Ari:"Kenapa dia lama sekali,apa dia tidak jadi memakai linggeri itu.?awas saja kalau dia keluar tidak memakainya."gumam Ari.
.
.
Nana menyingkirkan linggeri itu,dan mengambil kemeja Ari yang berwaran putih.
Otaknya terus terbayang dengan perempuan yang dia tonton di dalam drama tempo hari.
.
.
Jadi rencanaya malam ini nana sudah bertekat bulat,untuk tidak memakai linggeri. dan akan memakai kemeja saja untuk menggoda suaminya.
.
.
Terbuki ketika dirinya memilih linggeri di dalam lemari,matanya terus pokus dengan kemeja kerja suaminya.dan dia mengambil satu kemeja itu.
__ADS_1
.
.
Dengan malu nana tengah menilai pantulan dirinya di depan cermin,karna tubuhnya kini sudah tertutup kemeja kerja suaminya.
.
.
Nana:"Ya tuhan,aku malu sekali.aku seperti wanita nakal saja."gumam nana.
.
.
Dirinya nampak,cantik dan seksi dengan kemeja berwarna putih.dan menampakan paha mulusnya.di bagian atas,nana membuka beberapa kancing yang mana memperlihatkan dadanya yang sudah nampak berisi.dan di sisi kanan pundaknya nana membiarkan itu terbuka.
.
.
Nana:"Aku seperti perempuan yang ada di drama itu."gumam nana yang terlihat malu dengan apa yang saat ini dia lakukan.
.
.
Dari arah luar,suaminya terus memanggil-manggil namanya yang mana membuat nana gugup dan berkeringat dingin.
.
.
Nana:"Ok nana,tenang.dan kamu harus kuat ya,menghadapi juniornya malam ini."ucap nana dengan tangan yang terus menepuk-nepuk area sensitivnya.
.
.
Perlahan nana membuka pintu kamar mandi, dan berjalan tanpa menimbulkan suara.
.
.
Aku takut sekali,mudah-mudahan malam ini tidak akan lama.tapi kan sudah tiga hari dia tidak,ahhh sudahlah nana.terima saja.gumam hati nana.
.
.
Ari tengah duduk di atas sofa dengan wajah yang nampak kesal,karna istrinya tak kunjung keluar.
.
.
Ari:"Ho-
.
.
Kalimatnya mengantung,karna kini matanya tengah menatap nana yang terlihat luar biasa seksinya malam ini.
.
.
Mata belonya terus menatap objek yang ada di depannya,dan dengan cepat Ari menelan salvirnya dengan kasar.
.
.
Nana:"Maaf lama."ucap nana malu,dan berjalan perlahan ke arah suaminya.
.
.
Seketika itu Ari menyenderkan tubuhnya ke belakang sofa,dan merentangkan kedua tanganya ke sisi sofa.
.
.
Dia cantik sekali,dan benar-benar seksi. malam ini aku akan terus terjaga.senang hati Ari.
.
.
Kini nana tengah berdiri tempat di depan suaminya,dengan raut wajah yang terlihat gugup dan malu.
.
.
Ari:"Dari mana kamu dapat ide menggoda suamimu dengan pakayan ini.?"tanya Ari yang masih memperhatikan tubuh istrinya.
.
.
Nana:"Dari drama yang waktu itu aku lihat."sahut nana tanpa berfikir lagi.
.
.
Drama itu,berguna juga.gumam hati Ari.
.
.
Tak ingin membuang waktu lama,Ari memerintahkan istrinya untuk duduk di atas pangkuanya.
.
.
Nana:"Di kasur aja ya yank,jangan di sini.!"pinta nana,wajahnya terlihat ketakutan.
.
.
Jadi Nana itu merasa trauma ketika bergulat dengan posisi dirinya di atas pangkuan Ari, bukan tanpa alasan.karna junior suaminya yang membuat dirinya ketakutan.
.
.
Ari:"Disini dulu sebentar,nanti ke kasur."sahut Ari.
.
.
.
Noet:"Maafkan aku yang kemarin tidak up, rencananya satu minggu ini Ari dan nana akan libur karna badan aku yang kembali drop.tapi aku merasa tidak enak.! semalam dan tadi subuh,aku lihat ada yang menyumbang vote. itu aku seneng banget.baiklah,aku akan up ya. tapi mungkin slow up ok,ga papa ya yang penting Ari dan nana akan terus ada. walaupun satu hari satu eps,ga kaya biasanya. yang satu hari bisa tiga eps. mohon di maklumi yang nulisnya lagi sumeng 😅😅.
.
.
Besok kita up lagi,maaf jika ada kata-kata yang tidak pada tempatnya.
.
__ADS_1
.
SELAMAT MEMBACA 😆