ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
ADA APA DENGAN TIGA BULAN


__ADS_3

Kedua security itu saling pandang seolah tidak percaya,dengan apa yang barusan di lontarkan wanita di hadapan mereka.


Jenia:"Kenapa kalian diam saja,cepat buka gerbangnya.aku ini calon istri dari tuan kalian."Ucapnya kesal.


Security:"Maaf nona,mungkin nona salah orang."Sahutnya tegas.


Jenia tidak terima dengan perlakuan yang di berikan kedua security Ari,dia terus berteriak memanggil-manggil nama nana.


Jenia melupakan kesopaan dan tatakrama yang selalu dia jung-jung tinggi.


.


.


.


Nana tengah bersantai di dalam kamarnya,dia sedang asik memainkan hpnya.


Nana:"Minum Air kunyit,apa ini benar.?"Herannya karena dia sedang melihat salah satu aplikasi yang ada di hpnya,yaitu tetang menyembuhkan rahim yang bermasalah.


Begitu banyak tips dan obat tradisional untuk menyembuhkan rahim yang bermasalah di dalam aplikasi itu,dan nana begitu serius memperhatikan kata perkata yang tertera di dalamnya.


.


.


Pelayan:"Nona muda."tangannya mengetuk pelan kamar nana.


Seketika nana menghentikan aktifitasnya,dia gebitu kaget mendengar pintunya di ketuk. padahal pelayan mengetuk kamarnya secara pelan.


Nana:"Sebentar."Sahut nana dan beranjak bangun untuk membuka pintu kamar.


Ceklek..pintu terbuka,nana melihat satu pelayannya tengah berdiri di depan pintu dengan raut wajah yang begitu ketakutan.


Nana:"Ada apa.?"Tanyanya lembut.


Pelayan:"I-itu nona,di luar ada seorang wanita.dia memaksa masuk nona."ucapnya gugup.


Nana diam,dia tengah menebak siapa wanita itu.


Nana:"Mari kita lihat,siapa dia."Ajaknya dan perlahan menutup pintu kamarnya.


Pelayan itu mengangguk dan mengikuti langkah nona mudanya.


.


.


.


Jenia:"Kalian benar-benar tidak percaya dengan apa yang ku ucapkan."Bentaknya.


Kedua security itu hanya diam di depan gerbang,mereka tidak mau menanggapi celotehan atau ucapan kasar yang jenia arahkan kepada mereka.


.


.


Nana berjalan perlahan ke arah pintu luar rumahnya,dia membuka pintu dan melihat kedua securitynya tengah berdiri di depan gerbang seperti menahan sesuatu untuk tidak masuk.padahal gerbang itu di kunci rapat.


Nana:"Ada apa ini.?"tanya nana penasaran.

__ADS_1


Kedua security itu mengikuti arah suara nona mudanya.


"Maaf nona,mengganggu waktu anda."jawab sopan salah satu security.


Nana berjalan berniat untuk melihat siapa wanita itu,tapi langkah nana di hadang oleh kedua securitynya.


"Nona masuk saja,jangan hiraukan wanita itu."Ucapnya sopan.


Nana:"Biar saya lihat."pinta nana dengan tatapan memohon.


Kedua security itu tidak bisa menolak ke inginan nona mudanya,hanya melihat tidak masalah pikir mereka.


Di sela-sela gerbang yang tidak terlalu rapat, mata nana melihat seorang wanita cantik tengah diam dengan raut wajah menahan marah.


Nona jenia,kenapa dia datang ke sini.ya tuhan apa yang harus aku lakukan.batin nana bingung.


Kedua security itu berada tidak jauh dari nona muda mereka,dengan sigap mata mereka terus mengikuti gerik-gerki nana.


"Nona,sudah cukup."tegur salah satu security.


Nana menoleh dan dia begitu bingung harus bagaimana.


Nana:"tolong ijikan dia masuk."Pinta nana.


Kedua security itu kembali saling lirik mendengar perintah nona mudanya.


"Maaf nona,kami tidak bisa melakukan itu."jawab ragu.


Nana:"tolong ijinkan dia masuk,d-dia calon istri t-tuan kalian."Tambah nana gugup.


Ucapan nana membuat kedua security itu kebingungan,dan nana melihat itu.seketika nana menceritakan siapa wanita yang ada di luar gerbang rumahnya secara pelan.


Jenia yang tengah berdiri di depan gerbang sektika di buat kaget dengan suara gerbang yang kini terbuka walupun tidak sepenuhnya.


.


.


Jenia diam sejenak,dia begitu marah dengan ke adaan saat ini.tapi dia berusaha tenang.


Jenia:"Nona nana."Sahutnya santai.


Nana:"Maaf atas kejadian ini,mari nona masuk."ajak nana dengan senyum yang terukir di wajah cantiknya.


Jenia mengangguk dan masuk ke dalam rumah yang begitu mewah,dan matanya menatap tajam ke arah kedua security yang sudah membuat nya menunggu.


.


.


.


Mata jenia menyapu setiap ruangan di dalam rumah calon suaminya pikirnya,dan dia tersenyum samar ketika mengingat ucapan deddynya."Kamu akan menikah dengan Ari, sayang"Otaknya memutar ucapan tuan surya.


Nana:"Silahkan duduk,nona."ajak nana lembut.


Tanpa berkata jenia duduk di atas sofa empuk ruang tamu yang begitu nyaman di rasa.


Tak ingin membuang waktu,jenia membuka mulutnya.


Jenia:"Nona Nana,saya prihatin dengan apa yang terjadi dengan ke adaan anda saat ini."memecah keheningan.

__ADS_1


Nana mengangguk dan tersenyum manis mendengar ucapan jenia.


Nana begitu terkesima dengan wanita cantik di depanya,cara berpakayanya begitu modis dan berkelas.dan cara duduk jenia yang menyilangkan kakinya membuat nana tersenyum getir.


Karena nana sediri hanya merapatkan kedua pahanya.


Nana:"Terimakasih nona,atas perhatiannya."Sahutnya lemut.


Perhatian katanya,aku ini sedang menghinamu.tapi dia malah tersenyum, Wanita ini lugu sekali.pantas ari begitu tergila-gila.oh aku *tau,ari hanya memaanfaatkan perempuan ini.karena dia *lugu dan juga bo**oh,miris.cibir hati jenia.


Pelayan datang membawa dua buah cangkir berwarna putih bersih,berisi teh berwana hijau muda.


Nana:"Silahkan nona,di minum."Tanganya mengangkat teh ke arah jenia.


Jenia menerima dan seketika meminum teh itu.


Nana melakukan hal yang sama dia juga meminum teh itu.


Jenia:"Nona nana,saya tidak bisa berlama-lama,karena saya harus pergi."ucapnya dengan tangan yang meletakan pelan gelas di atas meja.


Nana menatap lekat wajah cantik jenia,dia seolah menunggu kalimat selanjutnya.


Jenia:"Terimakasih karena anda sudah mengijikan saya menikah dengan Ari,saya harap anda bisa menerima ke hadiran saya nanti.dan saya akan memberikan apa yang tidak bisa anda berikan kepada keluarga atmaja."Tambahnya santai,dan seolah menyindir nana.


Seketika nana diam,dia bingung harus menjawab apa.sesunguhnya hatinya begitu hanycur.dia ingin menangsi tapi dia berusaha tegar dia harus kuat dengan ke adaan ini, karena dia percaya dengan ucapan mommy kei. "sayang,percaya kepada tuhan.mommy ada untukmu"seketika nana tersenyum mengingat ucapan mommy kei.


Nana:"Nona jenia,saya memang mengijnkan suaminya saya menikah lagi.walupun dia sendiri tidak tahu dengan keingian saya itu. sampai sekarang saya dan kedua mertua saya merahasiakan ini semua dari dia. begitupun dengan semua pelayan,mereka menutup mata dan telinga mereka.karena saya percaya tuhan akan memberi keajaiban akan rumah tangga kami."jelas nana.


Entah dari mana nana mendapatakan keberanian itu,tapi dia merasa ada kekuatan di dalam dirinya.


Yank aku akan berusaha mempertahankan kamu,bantu aku menghadapi nona jenia.batin nana.


Jenia menyeringai mendengar penjelasan yang di berikan nana,tatapan matanya seolah menghina dan meremehkan.


Aku tidak boleh kalah dari dia,dan kenapa dia begitu tenang.aku perhatikan dia masih muda,tapi cara bicaranya begitu dewasa. batin jenia.


Jenia:"Tiga bulan waktu yang anda punya, saya tidak akan mengganggu kemesraan anda dengan calon suami saya.dan saya akan pergi untuk menghabiskan waktu saya sebelum menikah nanti.jadi nona nana, nikmati waktu tiga bulan anda yang berharga itu.dan saya sarankan anda pergi dari ke hidupan ari,karena ketika saya menikah dengan Ari.saya akan membuat dia meninggalkan anda,camkan itu."ungkap jenia suaranya begitu menggebu-gebu.


Nana:"Akan saya gunakan waktu tiga bulan saya,dengan sebaik mungkin nona jenia."sahunya tenang.


Ya tuhan,ternyata nona jenia itu begitu jahat. aku tidak menyangka.dia sama sekali tidak punya rasa simpati sedikitpun.batin nana.


Jenia merasa jengah dan kalah,dia berdiri dari duduknya dan melangkah pergi mengingalkan nana seorang diri.


Dengan posisi duduk nana menarik nafasnya pelan"kerja bagus nana,kerja bagus."gumam nana pelan.


.


.


.


Tanpa nana sadari,di atas kepalanya terdapat sebuah Cctv yang tersambung langsung ke hp suaminya.


.


.


.


Note:"Besok lagi ya semuanya,Vote dan vote ya 😆😆😆 biar aku semangat. kalau mata ku ini masih melek dini hari nanti aku up lagi ya tapi ga janji.

__ADS_1


Maaf jika ada kata-kata yang tidak pada tempatnya.


__ADS_2