
Ari dan daddy Surya saling tatap.
Daddy:"Maksud mommy,apa.?"menatap istrinya.
Ari:"Ia mom,apa maksudnya."Tambahnya penasaran.
"Sekali lagi mommy tekankan,Nana akan tinggal di mansion bersama mommy mulai besok.terus sebagai hukuman.Daddy dan kamu akan tidur di rumahmu,selama satu minggu."jelas mommy kei yang masih memeluk nana.
Nana hanya diam,dia tidak bisa berkata apa-apa.tubuhnya tengah merasakan dingin yang begitu hebat,dan rasa perih di pergelangan tangannya.
Suami dan kedua mertuanya tidak bisa melihat luka sayatan itu,karena nana begitu baik menyembunyikannya.
Tuan surya hanya bisa menghela nafasnya kasar,dia hanya bisa pasrah dengan keputusan istrinya.kerena ketika mommy kei sudah marah dan membuat keputusan,tidak bisa di ganggu gugat.sedangkan Ari terus menolak dengan menggelengkan kepalanya.
Ari:"Mommy,aku tidak mau jauh dari istriku. mom."tolaknya dan menatap sendu istrinya.
Mommy kei seolah tidak perduli dengan rengekan dan penolakan anaknya,dia terus diam dan perlahan berjalan dengan nana yang ada di rangkulannya.
Mommy:"Sayang,ganti baju dulu ya.mommy sudah bawa baju ganti di mobil."ucapnya dan seketika mengangkat tangan nana pelan.
Seketika nana merasa kesakitan dan perih,di pergelangan tangannya yang tidak sengaja di sentuh oleh mommy kei.
Melihat menantunya meringis kesakitan, membuat mommy kei melihat luka sayatan di tangan pucat nana.
Mommy:"Ya tuhan sayang,kamu ini kenapa.?"wajahnya begitu panik melihat luka yang cukup parah di pergelangan tangan nana.
Ari yang tengah berdiri dengan daddynya, seketika mengampiri mommy kei dan juga istrinya.
Ari:"Ada apa,mom.?"tanyanya penasaran.
Mommy kei tidak menjawab,dan dengan cepat ari mengikuti tatapan mata mommynya.
Ari seketika menarik pelan tangan istrinya, dan dia melihat pergelangan tangan istrinya terluka cukup parah.
Ari:"Honey kamu terluka,apa pria itu yang sudah melukaimu .katakan.?"menatap lekat wajah pucat istrinya.
Mommy:"Ya sayang,katakan."Tambahnya.
Tuan surya yang ada di belakang kini kembali mendekati istri,dan kedua anaknya.
Daddy:"Ada apa,mom.?"
Mommy:"Lihat,pergelangan tangan putri ku."menunjukan luka nana.
Daddy:"Ya tuhan,ini cukup parah.harus cepat-cepat di obati."jawabannya membuat mommy kei mengangguk paham.
Dan dengan cepat mommy kei membawa nana masuk kedalam mobilnya,dan tuan surya ikut masuk ke dalam mobil.mommy kei terlihat panik,dan sampai melupakan rasa marahnya kepada suaminya dan putranya.
Sedangkan Ari dia hanya diam melihat istrinya di bawa pergi,bahkan nana belum menjawab pertanyaannya.
Tangannya mengepal,dan kini matanya kembali menampakan kekejaman seperti biasanya.
Kakinya melangkah dengan tergesa-gesa,dia berniat untuk menghampiri pria yang tadi sudah melukai istrinya.dan yang pasti pria itu sudah menyentuh tubuh nana.
Tapi sebelum Ari melancarkan aksinya,Sekertaris jaka terlebih dahulu menghampiri tuan mudanya yang terlihat menahan amarah.
Jaka:"Tuan muda,Mari ganti bajunya."mengehentikan langkah Ari dengan papper bag di tangannya.
Ari:"Di mana pria tua itu,jaka.?"menatap sekertarisnya lekat.
Jaka:"Dia sudah di bawa oleh polisi, tuan."jawabnya sopan.
Ari:"Antar aku kesana sekarang,jaka.?"masih berdiri dengan mengepalkan tangannya.
Sekertaris jaka menatap tuan mudanya tidak percaya,ini akan menjadi masalah besar. otaknya terus berfikir untuk mengalihkan rasa amarah tuan mudanya.
Jaka:"Tuan muda,besok saja.emm bukannya nona muda membutuhkan.anda.."ucapan jaka berhasil membuat ari tersadar dari rasa amarahnya.
Ari:"Honey."menatap sekeliling yang sudah kembali sepi.
__ADS_1
Bagus jaka,ini berhasil. betin jaka.
Jaka:"Ya tuan,nona sudah di bawa nyonya besar dan tuan besar."jawaban jaka kembali membuat Ari menepuk jidatnya pelan.
Ari:"Kenapa aku bisa lupa begini,aku harus cepat-cepat ke mansion.jaka."berniat berlari tapi Sekertaris jaka menghentikan langkah Ari.
Jaka:"Tuan muda,mari ganti baju dulu.ini tuan."mengangkat papper bag.
Ari:"Apa aku ada waktu untuk itu, jaka."sahutnya kesal.
Jaka:"Tapi tuan,baju anda basah.apa anda ingin sakit dan terlihat lemah di depan nona muda."ucapnya gugup.
Ari ingin memaki sekertarisnya,tapi ucapannya ada benarnya.dia tidak boleh sakit dan terlihat lemah di depan istrinya.
Tapi kenyataannya sedari tadi dirinya sudah terlihat lemah di depan nana,tapi dia tidak menyadari itu.
Ari:"Berikan padaku."menerima papper bag itu dengan cepat.
Tak lama Ari melangkah menuju mobilnya dengan Sekertaris jaka di belakangnya.
.
.
Kini Ari sudah bergati baju dengan baju yang lebih hangat,tanpa di duka baju itu mommy kei yang membawanya.seperti apapun keadaan yang ada,dan semarah apapun. mommy kei,dia tetap menyayangi putranya. dan hukuman yang di berikan kepada suami dan putranya,hanya bentuk pelajaran yang harus di terima tuan surya dan Ari.
Sekertaris jaka tengah menjalankan mobil milik tuan mudanya dengan pelan,dan malam sudah larut di rasa.tapi itu tidak membuat jaka goyah,rasa kantuk sudah hilang dan berganti rasa siap siaga untuk tuannya.
Aldy dan kevin memutuskan untuk pulang terlebih dahulu,ketika polisi datang membawa pria jahat itu.dan mobil sekertaris jaka di bawa pelayan masion yang ikut mengawal tuan surya dan mommy kei.
Jaka sendiri sudah menganti baju basahnya, setelah pria yang merampok nona mudanya di bawa polisi.
Mungkin besok Jaka akan mengantar tuan mudanya datang ke kantor polisi,jaka sendiri tidak tahu apa yang akan di lakukan tuan mudanya kepada pria itu.kita lihat saja besok, pikir jaka.
Ari:"Jaka,cepat sedikit."memerintah dengan tatapan tajamnya.
Jaka:"Baik,tuan muda."seketika jaka menambah kecepatan.
.
.
Nana sudah berada di dalam kamar suaminya, dia terlihat lebih baik.terlihat bajunya yang basah tadi kini sudah berganti dengan baju hangat milik suaminya.
Bukan tanpa alasan mommy kei memberikan baju putranya kepada nana,tapi di dalam lemari ari tidak ada baju nana.dan tidak mungkin juga mommy kei meminjamkan baju miliknya.
Mommy:"Sayang,apa sudah lebih baik.?"bertanya setelah memberikan minuman hangat kepada menantunya itu.
Nana:"Sudah,mom."jawabnya yang tengah berbaring di atas ranjang.
Mommy kei tersenyum dan perlahan mengusap kepala nana yang masih agak basah.
Mommy:"Sebentar lagi dokter akan datang, sabar ya sayang."memegang tangan nana yang terluka.
Nana tidak di bawa ke rumah sakit,karena nana menolak dengan mati-matian ketika di dalam mobil.mommy kei dan tuan surya hanya bisa mengngguk.untung keluarga itu mempunyai dokter pribadi,jadi mempermudah segalanya
Nana:"Terimakasih mom,maaf nana sudah membuat mommy,dan daddy khwatir. hiks.. hiks..."seketika menangis dengan rasa malu karena usahanya untuk pergi sia-sia saja.
mommy:"Sayang,mommy harap kamu jangan pergi lagi ya.mommy takut kamu kenapa-kenapa,jangan di ulangi lagi ya sayang."memeluk nana erat,dan mommy kei merasa senang ketika nana mengangguk paham.
Ari dengan cepat menaiki tangga mansion, ketika mobilnya sudah sampai mansion orangtuanya.dia buru-buru keluar dari dalam mobil.bahkan Sekertaris jaka baru saja mematikan mesin mobil tuan mudanya, bahkan jaka belum sempat membukakan pintu mobil untuk Ari.
Setelah sampai depan kamarnya,tanpa ragu dia masuk dan melihat istrinya tengah bersama mommy kei.
Nana dan mommy kei yang melihat kedatangan Ari perlahan menyudahi pelukan kasih sayang itu.
Mommy:"Kenapa kamu ke sini, son.?"Tanyanya tanpa melihat putranya.
Ari:"Mommy,di sini ada istriku.pertanyaan mommy tidak masuk akal."jawabnya setengah kesal.
__ADS_1
Nana hanya diam melihat kedua orang yang bergitu berarti dalam hidupnya,tengah bersitegang.
Mommy:"Apa kamu lupa,mommy meminta kamu dan daddy untuk tinggal satu rumah. mulai besok."mengingatkan putranya.
Ari melangkah menghampiri mommynya,dan istrinya.
Ari:"Ari tau.ari salah tapi,mommy jangan hukum Ari dan daddy seperti ini mom,apa mommy ga kasian."tatapan matanya memelas.
Melihat tatapan itu,mommy kei tersenyum kecut dan menatap Ari malas.
Mommy:"Keputusan mommy,tidak bisa di ganggu gugat."ucapan itu berhasil membuat Ari tertuduk lesu.
Dan tanpa di duga,Ari berniat mendudukan tubuhnya dekat istrinya,melihat putranya mendekati nana menantunya.sektika mommy kei menarik lengan Ari kuat.
Mommy:"Diam di sini,jangan mendekati putri mommy.kalau kamu tidak bisa menerima kekurangan istrimu,biar dia tinggal di mansion sama mommy,selamanya."ucapnya dan dengan mendorong pelan tubuh Ari ke arah pintu kamarnya yang terbuka.
Ari yang mendengar ucapan mommy kei mengelang cepat.
Ari:"Tidak mom,Ari akan menerima kekurangan istri ari mom.Ari menyesal sudah meninggalkan bidadari Ari di kamar tadi pagi, Ari benar-benar kacau setelah mendengar kabar yang sebenarnya.honey maafin aku ya, aku benar-benar menyesal."Memberi penjelasan dengan rasa bersalah yang begitu terlihat jelas,dan menatap istrinya dari kejauhan.
Samar mommy kei tersenyum senang mendengar penuturan putranya,dan mommy kei melihat putranya itu benar-benar menyesali perbuatannya.
Biarkan aku memberi hukuman sebentar saja kepada putraku,dan juga suamiku.batin mommy kei.
Mendengar penjelasan dari suaminya,nana tersenyum samar.dia hanya bisa menangis dalam diam.
Ya tuhan,berilah keajaiban dalam rumah tangga kami.dan terimakasih karena aku berada di antar orang-orang yang begitu menyayangi ku dengan tulus.senang hati nana.
Dari arah luar kamar,suara langkah kaki seseorang mengalihkan pandangan Ari.
"Selamat malam,tuan muda."ucapnya sopan dan tak lupa membungkuk ke arah Ari.
Ari tidak menjawab,dia hanya diam dengan tatapan mata yang menunjukan rasa ketidak sukaan.
Ari:"Mau apa,ka-
kalimatnya terpotong,karena mommy kei dengan cepat menyambar seperti kilat.
Mommy:"Dokter Putra,anda sudah datang."menyapa sopan dokter berwajah tampan itu.
Dokter putra seketika memungkuk hormat, ketika mommy kei datang.
Dokter putra adalah seorang dokter yang mempunyai paras rupawan,dia adalah dokter pribadi keluarga Atmaja.
Mommy:"Mari dokter,silahkan masuk."Meminta dengan sopan.
Ari yang melihat dokter itu akan masuk kedalam kamarnya,seketika kakinya menghalangi langkah dokter tampan itu.
Ari:"Kau,yang akan mengobati istriku.?"Menatap dengan tajam.
Sebelum dokter putra menjawab pertanyaan taun muda Ari,terlebih dahulu mommy kei menjawab.
Mommy:"Ya son,dokter putra yang akan mengobati Nana."jawaban itu membuat Ari mengelengkan kepalanya tidak percaya.
Ari:"Mom,dia laki-laki."protesnya.
Dokter putra hanya bisa diam,dia tidak bisa bergerak di depan kedua majikannya.
Tuan Ari kenapa dia seperi ini,seperti apa sih istrinya,aku jadi penasaran.batinnya dengan sesekali menatap arah rajang.
Ari:"Jaga matamu,mau aku buat matamu tidak bisa melihat lagi.huh."betaknya kearah dokter muda nan tampan itu.
.
.
.
Note:"Maaf upnya lama,di rumah lagi sibuk sama urusan produk nie jadi slowup, mengertilah.😆
__ADS_1
Jangan lupa vote.biar akyu semangat nulis kisah Ari dan nana ok,maaf jika ada kata-kata yang tidak pada tempatnya.
Baca juga Novel ku yang kalinnya"Takdir Hidupku"klik aja profilku