ISTRI KU GADIS DESA

ISTRI KU GADIS DESA
ATURAN BARU TUAN ARI


__ADS_3

Ari:"Lihat aku, apa kamu takut pada ku.?"tanya Ari lembut.


Nana seolah tidak mendengar ucapan suami nya itu, karna dia begitu ketakutan. akan Dirinya dan suami nya dalam satu kamar, dan satu ranjang.


Ya tuhan, aku takut Tuan Ari akan menodai aku. walau pun dia suami ku, tapi dia bilang aku istri pura-pura nya saja. dan aku tidak bisa memberikan keHormatan ku begitu saja.Gumam Hati Nana.


Nana:"Tuan Ari, saya mohon biarkan saya keluar dari kamar ini."Ucap Nana dengan posisi kepala yang di tekuk di sela meringkuk nya.


Ucap Nana seperti sebuah Gumama yang di dengar Ari.


Ari:"Bicara apa kamu, saya tidak mendengarnya."Jawab Ari kesal.


Seketika itu pun Nana langsung mengangkat kepalanya.


Nana:"Tuan Ari, saya mohon biar kan saya keluar dari kamar ini."ulang Nana.


Ari:"Tidak bisa."singkat nya.


Nana:"Tuan tidak usah takut, saya tidak akan mencuri Barang-barang yang ada di Rumah ini. saya tidak sehina itu."


Ari:"Saya tidak percaya."ucap nya dengan mata yang tidak berpaling Dari wajah istri nya itu.


Nana seolah sudah kehabisan Kata-kata dia hanya diam, dengan fikiran yang tidak Karuan.


Percuma Nan kamu membantah Orang yang ada di hadapan kamu ini, dia akan dengan gampang ya membalikan Fakta dan berkelit. ucapan nya tempo hari saya dia tidak ingat, dan aku yakin.dia pasti sedang berbohong. Ayo Nana kamu harus pintar dan mencari ide, agar bisa lari dari Laki-laki Arrogan ini.Tapi gimana Cara nya.?kesal Hati Nana.


Ari seolah tahu akan apa yang di Fikirkan Istri nya itu, tapi dia hanya akan diam dan mengikuti Rencana Apapun yang di lakukan istri nya, Toh pada Akhir nya, Ari lah yang akan menjadi pemenang di setiap permainan ini.


Sekarang, Rencana apa lagi yang sedang kamu rancang di kepala kecil mu itu.Gumam Hati Ari.


Ari:"Kenapa kamu diam, apa otak mu itu sudah tidak bisa berfikir lagi.kamu jangan coba-coba berEkting lagi, sudah diam lah, dan terima saja. saya tidak akan melakukan sesuatu hal yang tidak penting."ucap Ari.


Nana bukan nya tidak percaya akan ucapan yang di lontarkan suami nya itu.


Tapi masalahnya,suaminya itu bisa berkelit dan berbohong dengan mudah nya. yang mana membuat Nana berfikir dua kali untuk mempercayainya.


Nana:"Saya tidak percaya."


Ari:"Kamu harus percaya."

__ADS_1


Nana:"Tidak akan."


Bagus Nan, kamu harus bisa melawan.biarlah dia marah, paling juga di usir keluar dari kamar ini. Tunggu,bukan nya itu yang aku ingin kan.Ucap Hati Nana senang.


Ari yang mendengar perlawanan dari Istri nya itu pun seketika merubah posisi setengah membungkuk nya, dan berganti dengan posisi duduk dengan kaki panjang yang di biar kan tergeletak di kasur empuk itu.


Nana yang merasakan perubahan posisi suami nya itu pun seketika Merasa lega, dan dia bisa menarik Nafas nya yang tadi terasa sesak dan berat itu.


Apa dia marah, tapi kenapa dia diam saja. ayo cepatlah usir aku.Gumam Nana dengan pandangan mata yang sesekali melihat suami nya yang ada di depan nya itu.


Ari hanya diam, dengan Fikiran yang melayang-layang dan Hati yang tidak karuan.


Karna sekarang istri nya bisa melawan, dan bisa menjawab setiap ucapan nya.


Aku harus melakukan sesuatu agar dia takut pada ku,apa aku harus mencium Bibir nya itu.!rasa nya aku ingin melakukannya, tapi kalau dia marah bagai mana.dia pasti akan menangis lagi.dan pasti Nanti di sela tangis nya dia akan bilang,"Tuan Ari, ini kan Ciuman pertama saya Tuan sudah mengambil nya."aku sudah bisa menebak nya. eh tapi tunggu, aku kan pernah melakukan nya waktu di Hotel.aku akan mencium Bibir jelek nya itu, sebagai hukuman karna dia sudah berani membantah ku. Ucap hati Ari.


Seketika itu pun Ari membalikan Tubuh nya, dengan Mata setajam Mata Elang.


Yang Mana membuat Nana Ketakutan di buat nya.


Dia pasti Marah, dan dia pasti akan menyeret ku ke luar dari kamar ini.Harap Hati Nana.


Dengan perlahan Ari menghampiri istri nya yang diam, dan memperhatiakan Gerak gerik dirinya.


Nana tanpa menaruh Curiga sedikit pun akan suami nya yang sekarang berada di hadapan nya itu hanya mampu diam, dengan Hati yang berharap Suami nya akan marah dan mengusir nya keluar.


Cepat lah usir aku.Harap Hati Nana.


Dengan gerak cepat, dan tanpa memberi Aba-aba. Ari langsung menarik pinggang Istri nya itu, dan Tubuh mereka benar-benar menyatu. bahkan Angin pun tidak ada yang berani Masuk ke sela-sela Tubuh mereka.


Nana seketika itu pun di buat kaget akan apa yang suami ya lakukan, dan Nana tidak sempat untuk melawan Karna Ari menariknya nya dengan begitu cepat nya..


Dengan pandangan mata yang tidak bisa berpaling dari satu dengan lain nya, dan detang jantung yang lagi-lagi memburu mereka.


Nana:"T-tuan, Anda mau A-apa.?"Ucap Nana gugup, dengan Tubuh yang menggeliat karna merasa sesak.


Ari:"Ini Hukuman untuk mu.!!"


Seketika itu pun Ari Mendaratkan satu lagi Kecupan Lembut, yang kali ini di lakukan dengan Nana yang Sadar dan tidak dalam ke adaan Tertidur Seperti di Hotel Tempo Hari.

__ADS_1


Nana benar-benar syok karna suami nya sedang mencium bibir nya.


Ciuman pertama ku.Gumam hati Nana.


Dengan saling memejamkan Mata, mereka berciuman Agak lama. dan tanpa sadar, Nana tidak melawan, dia seolah menikmati akan apa yang mereka lakukan.


begitu pun dengan Ari, Dia Seolah menikmati Tautan Bibir di antara mereka berdua. dan seolah tidak ingin ciuman itu berakhir. padahal tidak ada gairah di Tautan itu,mereka hanya diam dengan bibir yang beradu tanpa ada suara ******* di Area itu.


Sadar akan Oksigen Yang mulai menipis.


Ari Menyudahi ciuman yang berlangsung agak lama itu, dan Ari menatap Istri nya yang masih dalam keadaan diam dengan mata yang masih menutup sempurna.


Dia tidak menolak ku,bagus lah.kali ini, akan aku manfaatkan jikalau sewaktu-waktu dia melawan ku. akan aku cium lagi Bibir ya .Gumam Hati Ari senang.


Ari:"Itu hukuman Untuk mu,Kalau kamu melawan ku lagi. aku tidak akan segan-segan mencium bibir jelek mu itu, biar pun di depan orang-orang,kamu mengerti."ucap Ari.


Nana seketika itu pun membuka Matanya, yang tadi tertutup Rapat.


sebagai Jawaban, Nana hanya mengangguk tanda dia mengerti.


Ari:"Jawab Kalau aku bertanya, kamu mau aku cium lagi."Ancam Ari.


Nana:"T-tidak Tuan,Iya Saya mengerti." Gugup Nana.


Ari:"Bagus,sekarang lekaslah keluar. buatkan aku makanan. aku lapar. dan ingat, jangan macam-macam di Apartemen ku karna aku bisa tahu gerak gerik mu."perintah nya.


Nana:"Baik Tuan."


Nana pun beranjak pergi meninggal kan Suami nya yang semena-mena itu.


Dengan langkah pelan,dan tubuh yang bergetar hebat. beradu dengan Detak Jantung yang memburu, Nana melangkah kan kaki mungil nya itu menuju Area Dapur yang luas.


Di sana Nana diam sejenak, dengan pandangan mata yang seolah kabur. karna dia merasa tidak percaya akan apa yang baru saja dia alami.


Bibir ku sudah tidak suci lagi, Tuan Ari sudah mengambil nya.dia bilang, bibir ku jelek. tapi dia mencium bibir ku, Nana kenapa bisa jadi begini.ucap Nana pelan dengan bibir yang di usap-usap kasar.


Di kamar Ari Tertawa senang.


Ari:"Dia pasti berfikir aku sudah mengambil Ciuman pertama nya itu, padahal ini kan kedua kali nya aku mencium bibir nya."

__ADS_1


Not:Maaf ya kalau eps ini ada kata-kata yang ga pada tempat nya, aku bener-bener lagi dalam ke adaan drop.🙏


SELAMAT MEMBACA.😃


__ADS_2