Love Or Be Loved

Love Or Be Loved
Pertemuan Tidak Sengaja


__ADS_3

Nayna masih berkeliling toko. Kali ini menyusuri deretan pakaian baby. Nay menoleh ke sekeliling, semua pakaian untuk laki-laki. Nay mengedarkan pamdangannya berkeliling. Seketika matanya tertuju pada bagian sebelah kanan sisi toko. Di sana Nayna melihat sederet pakaian cantik yang mungil untuk anak perempuan. Ternyata disana, gumam Nayna lalu melangkahkan kakinya.


Nay meraih dua pakaian baby cantik di kedua tangannya. Membandingkan sisi kiri dan kanan tangannya, kemudian melihat beberapa lagi yang


tampak dipajang di hadapannya. Aahhhh, kenapa semua tampak cantik, aku jadi tidak bisa memilih, teriak Nayna dalam hati.


"Itu terlalu besar kalau untuk Baby kak," penjaga toko yang tadi sudah kembali di hadapan Nayna.


"Ini kak, di belakang baju ini tertera sizenya, ini untuk anak usia satu sampai tiga tahun," jelasnya pada Nayna.


Nayna membulatkan mulutnya membentuk huruf O sambil menganggukkan kepala tanda mengerti.


"Lalu kalau untuk baby size yang tertera size berapa?" tanya Nay.


Tampak si penjaga toko mengambil satu baju yang tergantung di pajangan.


"Ini kak untuk ukuran baby, yang ini untuk usia 0 sampai enam bulan," dia menunjukkan baju di tangan kirinya.


"Dan yang ini untuk usia enam sampai dua belas bulan. Kakak bisa mengecek size yang tertera di belakang baju," pemjaga toko itu kembali menjelaskan pada Nayna.


Nayna tampak mengangguk anggukkan kepala lalu tersenyum manis dan mengucapkan terima kasih.


"Kalau babynya besar sebaiknya ambil yang size enam sampai dua belas bulan aja kak. Lagipula baby itu memang rara-rata cepat gedenya," jelasnya lagi ramah.


Nayna kembali tersenyum lalu mulai lagi memilih-milih.

__ADS_1


Saat tengah asyik memilih, tiba-tiba pandangannya dikejutkan oleh sepasang anak adam yang juga sedang memilih-milih baju dengan tawa bahagia.


Deggg. Nayna terpaku. Jantungnya berdegup lebih kencang. Ada satu perasaan yang tidak bisa Nay jelaskan berkecambuk di dalam hatinya.


Reyhan. Laki-laki tampak bahagia di sana bersama Karin. Nayna menatap perut Karin yang sudah membuncit. Pasangan suami istri itu tampak sangat bahagia. Memilih milih baju baby dengan penuh kebahagian.


Tiba-tiba Nay terluka. Nay cemburu melihat kebahagian itu. Reyhan benar-benar sudah melupakannya. Melupakan cintanya pada Nayna. Nay menengadah menatap langit-langit toko. Berusaha menahan perasaannya. Menahan agar air bening itu agar tidak jatuh membasahi pipinya.


Nayna membalikkan badannya, menarik sembarang dua stel baju baby yang terjangkau dengan tangannya. Lalu berniat melangkah menuju mesin kasir, membΓ yar semua belanjaannya, lalu pergi meninggalkan toko ini.


Tapi terlambat baru saja Nayna hendak melangkah, Reyhan terdengar memanggilnya namanya dari kejauhan.


"Naynaaaa......Nay......," teriak Reyhan.


Aahhh, bagaimana. Di satu sisi hatinya sangat bahagia bisa bertemu lagi dan menatap wajah satu-satunya wanita yang dicintainya, satu-satunya wanita yang berhasil membolak balikkan hatinya selama ini. Di sisi lainnya ada Karin, istrinya, ibu dari anaknya yang masih berada dalam kandungannya. Walaupun belum sepenuhnya melupakan Nayna, tapi Reyhanpun yakin, dia sudah mulai mencintai wanita yang ada di sampingnya ini, Reyhan membatin.


Reyhan menarik nafas dalam, kemudian menghembuskannya dengan kasar. Digenggamnya tangan Karin, lalu mengajaknya melangkah berjalan mendekati Nayna.


Nayna memejamkan matanya sesaat. Berusaha menguatkan hati dan menjaga emosinya. Lalu berbalik badan kembali. Dilihatnya Reyhan dan Karin tampak melangkah mendekat ke arahnya berdiri.


Tingkiyuu bangetz yg udah setia membaca novel "Love Or Be Loved"


Mohon Dukungannya


πŸ‘‡

__ADS_1


Vote


Like πŸ‘


Favorit ❀


Coment πŸ’¬


Baca juga Novel Author Lainnya


β˜† Mengejar Cinta Ustad


β˜† Cinta 90


Mohon juga Dukungan


πŸ‘‡


Vote


Like πŸ‘


Favorit ❀


Coment πŸ’¬

__ADS_1


__ADS_2