Love Or Be Loved

Love Or Be Loved
Dokter Rizki


__ADS_3

Rizki sudah di izinkan kembali ke rumah. Tubuhnya semakin sehat, luka-luka bekas kecelakaannyapun semakin menghilang. Hanya ingatannya saja yang belum tahu sampai kapan akan kembali lagi.


Rizki ingin memberi tahu Nayna kalau dia sudah keluar dari Rumah Sakit. Tapi mengingat selama satu minggu ini gadis itu benar-benar pergi dan tidak datang menemuinya, Rizki jadi malas untuk sekedar memberinya kabar. Lagipula dia sama sekali tidak mengingat apapun mengenai gadis itu.


"Bang, udah ngabarin Nayna belum?" tanya mommy masuk ke dalam kamar putranya.


Mommy merasa heran, sudah hampir satu minggu ini Nayna tidak muncul. Biasanya walau tidak datang ke Rumah Sakit, Nay pasti akan mengabarinya dan menanyakan kondisi Rizki. Lebih baik aku yang meleleponya, niat mom.


"Emang harus mom mesti ngabarin gadis itu?" jawab Rizki cuek.


"Bang, Nay adalah tunangan abang. Kalian bahkan sudah merencanakan pernikahan kalian. Walaupun saat ini ingatan abang belum kembali. Jangan sampai ketika ingatan itu kembali, abang akan menyesal kehilangan Nay," jawab Mom ketus.


Mom meninggalkan kamar Rizki dengan sedikit kesal. Mom sebenarnya faham, ingatan Rizki yang membuatnya jadi tidak bisa mengingat Nayna, tunangan yang akan dinikahinya itu. Tapi dengan bersikap egois, menutup kesempatan agar dekat dan bisa mengingat Nayna kembali, adalah sebuah kesalahan. Mom takut Rizki akan menyesali perbuatannya saat ingatannya kembali nanti.


Saat sudah bersama Nayna, Rizki yang dingin sudah kembali ke sifatnya yang ramah, lembut dan pengertian. Mom sangat bersyukur untuk itu. Tapi kenapa saat ingatannya hilang, Rizki kembali pada mode dingin dan menyebalkannya, gerutu mom dalam hati.


Mom mengambil handphonenya di kamar, dia yang akan menghubungi Nayna sendiri. Mom mencari nama calon menantunya itu dalam daftar telephone, lalu mencoba menelphone. Tapi nomor yang ditujunya tampak sibuk. Panggilan telephonenya masuk, tapi tidak diangkat. Mom mencobanya hingga beberapa kali. Tapi tetap saja tidak ada yang mengangkat panggilan telephonenya.


Kamu di mana sih sayang, gumam mom dalam hati. Mom menghembuskan nafasnya kasar. Mom tidak kehabisan akal, dikirimnya pesan whatsapp pada Nayna, nanti setelah Nay membaca pesannya, gadis itu pasti akan segera menghubunginya, fikir mom akhirnya.


Assalamualaikum. Nay sayang, ini mommy. Mom hanya ingin mengabarkan kalau bang Ki sudah keluar dari Rumah Sakit dua hari yang lalu. Nay dimana, kenapa selama hampir satu minggu tidak terlihat di Rumah Sakit. Nay bahkan tidak menghubungi mom. Kalau sudah membaca pesan mom, tolong hubungi mom ya sayang. Assalamualaikum.


Ting....pesan whatsapp mompun terkirim. Mom tersenyum dan memilih menunggu saja, karena mom yakin Nayna yang akan menghubunginya nanti.


Sementara di kamarnya, Rizki masih memikirkan perkataan mommy.


Bang, Nay adalah tunangan abang. Kalian bahkan sudah merencanakan pernikahan kalian. Walaupun saat ini ingatan abang belum kembali. Jangan sampai ketika ingatan itu kembali, abang akan menyesal.


Benarkah gadis itu begitu spesial, sampai mommy begitu mendukungnya. Biasanya Mom tidak pernah bersikap terlalu begitu dekat dengan wanita yang berada disampingku, tanya Rizki bingung.


Apa benar dia memang tunanganku? Apa benar kami sudah berencana menikah? Benarkah aku mencintai gadis itu? Pertanyaan-pertanyaan itu kini memenuhi kepalanya. Tapi kemapa aku tidak bisa mengingatnya sama sekali. Kenapa cuma dia satu-satunya ingatan yang tidak ada di kepalaku.

__ADS_1


Tiba-tiba saja Rizki merasakan sakit di kepalanya, ketika Rizki terus saja mencoba mengingat Nayna. Aahhhhkkkkk......teriak Rizki.


"Abang kenapa.....," mom yang mendengar Rizki berteriak bergegas masuk ke dalam kamarnya.


"Ki mencoba mengingat semuanya mom. Tapi kepala Ki malah menjadi sangat sakit," ujar Rizki memijat pelipisnya.


"Abang tenang. Tarik nafas, lalu hembuskan. Lakukan lagi sampai tenang," perintah mom dan di turuti Rizki.


"Abang ingat yang dokter katakan ketika kita hendak pulang. Bang Ki tidak boleh memaksa untuk mengingat semuanya, dalam hal ini ingatan masa depan atau ingatan baru bang Ki. Karena kalau abang paksa, takutnya ingatan itu malah tidak akan kembaĺi dan benar-benar hilang," jelas mom.


"Abang jalani saja, mengingingatnya pelan-pelan saja. Biar memori itu hadir sendiri nanti secara perlahan. Jangan bang Ki paksakan," ujar mom pelan dan lembut, tersenyum menatap putra kebanggaannya itu.


Mom sadar dia tidak bisa memaksa Rizki. Tidak bisa juga dengan amarah. Mom memutuskan akan membantu Ki mengingat semuanya perlahan lahan saja, dengan pelan dan hati-hati. Karena mom tidak ingin ingatan tentang Nayna malah akhirnya bisa benar-bebar hilang dari kepala Rizki.


"Apa Nayna memang gadis yang Ki pilih mom?" tanya Rizki pada mom.


Rizki lebih melunak pada perasaannya, dia memilih akan mempercayai momnya. Karena Rizki juga heran akan sikap momnya yang begitu menyukai dan menginginkan Nayna. Rizki bisa melihat mom mencintainya seperti mom mencintai Rena, adik perempuan satu-satunya.


"Sudah jangan terlalu difikirkan dan diingat dulu, nanti kepalamu sakit lagi," ucap mom.


"Mencobalah bersikap menerima, itu maksud mom. Jangan lagi bersikap ketus dan bermusuhan dengan Nayna. Kasihan Nay, dia sudah menahannya saja selama ini, demi bisa dekat dan merawat abang," bujuk mom pelan.


"Biar ingatan itu nanti kembali dengan sendirinya. Jangan dipaksakan bang. Tapi jangan ditolak, nanti takutnya akan ada penyesalan," ucap mom kembali dengan bijak.


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡


Hiiii🖐🖐


Views tercintaahh😘😘


Setelah episode sebelumnya tahu bagaimana perasaan Rendi yang masih amat sangat mencintai Nayna. Gadis cinta pertamanya itu.

__ADS_1


Kali ini dokter Rizki mencoba melunak. Berusaha menerima kehadiran Nayna. Menerima bahwa mom sangat mencintai gadis itu. Mencoba perlahan hingga ingatan masa depannya bisa hadir kembali.


Mana comentnya nih views????


Mana Ganknya Rendi? Mama Ganknya Rizki?


Apakah dua-duanya akan menjadi bucinnya Nayna🤭😁😂


Yang suka Novel "Love Or Be Loved"


Jangan Lupa Dukungannya yah🙏🏻


Vote Author🙏🏻


Jangan Lupa Like👍sehabis baca up nya


Jadiin Favorit ❤ Jika suka kisah Nayna


Satu lagi jangan Lupa ☆☆☆☆☆ yah🙏🏻


Baca juga Novel Author lainnya


👇


☆ Cinta 90


☆ mengejar Cinta Ustad


Salama Manis😊


Author

__ADS_1


__ADS_2