
Nayna tampak mengulas senyum senatural mungkin. Sebisa hatinya menutupi perasaan yang berkecambuk di dadanya.
"Hai, apa kabar," sapa Nayna mengulurkan tangannya pada Karin.
"Baik...," Karin tersenyum kaku.
"Rey, apa kabar," Nayna menyapa Reyhan pula
"Baik Nay," balas Reyhan menyambut uluran tangan Nayna.
"Kamu sendiri apa kabar Nay? Ke sini bersama siapa?" tanya Reyhan beruntun.
Karin terdiam. Menyaksikan saja keingintahuan suaminya itu. Dia tidak dapat marah. Nayna adalah satu-satunya wanita yang dicintai Reyhan. Dirinyalah yang bersalah, masuk dalam hubungan mereka. Mengacaukan rencana indah yang dibangun keduanya. Kini, untuk sekedar cemburupun rasanya memang tidak pantas.
"Seperti yang kau lihat, aku sendiri Rey. Aku lagi mencari kado untuk teman kantorku yang baru saja melahirkan," jelas Nayna masih dengan tersenyum ramah, sebiasa mungkin.
Nayna menatap Karin. Nay faham, dia pasti merasa tidak enak dalam situasi ini. Nayna ingin semuanya kembali normal. Bukan sekedar memaafkan orang lain, tapi juga memaafkan dirinya sendiri, agar beban masa lalu tidak selalu mengikutinya.
"Rin, sudah berapa bulan kandunganmu. Kayaknya udah gede," tanya Nayna pada Karin.
"Udah masuk tujuh bulan Nay. Dua bulan lagi insyallah, doain sehat dan lancar ya Nay," jawab Karin.
"Pantesan udah gede. Semoga lancar luncur ya Rin sampai lahiran. Ibu dan babynya sehat," ucap Nayna tulus.
"Terimakasih Nay....," jawab Karin tidak enak hati.
Karin tidak menyangka Nayna bersikap begitu ramah padanya. Padahal dulu Karin pernah menyakiti dan mengancamnya. Nay benar-benar gadis yang baik, pantas saja kalau Reyhan begitu mencintainya.
"Tadi kalian milih-milih pakaian, udah tahu jenis kelamin anak kalian," tanya Nayna tampak semangat.
__ADS_1
"Iya Nay. Menurut prediksi dokter, insya allah anak kami perempuan," jawab Karin lagi.
""Alhamdulillah. Pantesan tadi kalian semangat sekali cari-cari pakaian anak cewek," senyum Nay kembali.
"Iya Nay. Pakaian anak cewek itu lucu-lucu, aku malah jadi bingung, rasanya mau kuambil semua Nay," Karin tertawa,
Nayna sependapat dengan Karin, lalu keduanya tertawa.
Reyhan menatap lekat wajah Nayna. Kau sama sekali tidak berubah Nay sayang. Masih tetap sama seperti Naynaku. Nayna yang cantik, yang lembut, yang ramah. Bahkan kau makin bertambah cantik saja. Maafkan aku Nay. Cerita kita benar-benar berakhir, gumam Reyhan sedih.
Reyhan menatap Karin. Karin istriku sekarang, ada darah dagingku dalam rahimnya. Aku sudah memutuskan akan memulai dari awal kembali. Bersama Karim dan anak kami. Aku tahu sebenarnya Karin wanita yang sangat baik. Aku yakin dia akan menjadi istri yang soleha dan ibu yang terbaik bagi anak-anak kami. Kita saling doa ya Nay. Walau tidak bersamamu, aku selalu berdoa semua yang terbaik untukmu Nay. Kuharap kaupun akan berbahagia naanti bersama seseorang yang sangat memcintaimu, melebihi aku, yang akan selalu menjagamu. selalulah bahagia ya Nay, pinta Reyhan kembali dalam diam.
"Maaf ya Rey.....Karin....aku duluan yah. Barang-barangnya udah dapet semua, udah di kasir," pamit Nayna.
"Loh kok buru-buru Nay," Reyhan tampak tidak rela.
"Udah janji mau nganterin bunda Rey," elak Nayna kembali.
"Siap pasti disampein. Pamit ya Rin," Nayna kembali memegang tangan Karin.
"Hai sayang, ini tante Nayna. Salam kenal ya. Jagain mama yah, jangan bandel-bandel di perut mama," Nay memegang perut Karin.
Lalu tersenyum pada kedua pasangan suami istri itu.
"Semoga kalian selalu bahagi yah......Assalamualaikum," senyum Nayna lagi.
Lalu bergegas menuju meja kasir menyelesaikan pembayaran. Setelah selesai, tanpa menoleh lagi berjalan menuju parkiran mobil diikuti penjaga toko yang membawakan semua barang belanjaannya ke mobil.
Setelah memberikan sedikit tips untuk penjaga toko, Karin masuk mobil dan duduk sejenak di belakang kemudi mobilnya.
__ADS_1
Nayna memejamkan matanya. Hebat Nayna. kamu layak jadi aktris, aktingmu sangat hebat tadi, Nayna memegang dadanya. Air matanya luruh juga, seiring rasa sesak yang memenuhi rongga dadanya. Sakit Rey, Nayna masih memegang dadanya.
Tingkiyuu bangetz yg udah setia membaca novel "Love Or Be Loved"
Mohon Dukungannya
👇
Vote
Like 👍
Favorit ❤
Coment 💬
Baca juga Novel Author Lainnya
☆ Mengejar Cinta Ustad
☆ Cinta 90
Mohon juga Dukungan
👇
Vote
Like 👍
__ADS_1
Favorit ❤
Coment 💬