Love Or Be Loved

Love Or Be Loved
Menjaga Diri Dari Hasrat Yang Bisa Membelenggu


__ADS_3

Nayna keluar dari kamar mandi dengan rambut basah. Nayna memutuskan mandi karena badannya terasa gerah, dan rambutnya juga lengket oleh semprotan hairspray. Nayna mellangkah pelan menuju sisi tempat tidur, memastikan apakah benar Rizki yang tengah tertidur di sana.


Nay duduk pelan di sisi tempat tidur. Berusaha agar tidak bersuara, Nay bahkan menahan pelan suara nafasnya. Seolah Nay tidak ingin sampai membangunkan Rizki yang tengah terlelap.


Nayna memandangi wajah tampan yang tengah terpejam ini. Dokter Rizki terlihat benar-benar sangat tampan jika sedekat ini. Ketampanan paripurna milik dewa yunani, seolah sebuah pahatan seni dari keramik yang begitu indahnya. Pantas saja jika seluruh penghuni Rumah Sakit seperti tersihir. Berebut tanpa rasa malu berusaha menarik perhatian Rizki. Menempel ibarat semut mengerubuni gula, ibarat kumbang menghisapi madu. Melakukan berbagai hal yang tanpa malu sedikitpun hanya untuk bisa dekat dengan dokter Rizki. Memupuk harapan melebihi khayal agar bisa berada dekat di samping Rizki. Menjadi seseorang yang spesial mengisi sisi dari relung hatinya.


"Kenapa bang Ki jadi setampan ini bila dilihat sedekat ini," bisik hati Nayna mengamati wajah Rizki.


Nayna masih memandangi wajah tampan yang tengah memejamkan mata ini. Nay sendiri mengakui bahwa laki-laki di hadapannya ini memang sangatlah tampan.


Struktur wajahnya sangatlah sempurna, alis tebal mengapit hidungnya yang mancung, mata besarnya yang tengah tertutup itu, jika memandang sangatlah dalam dan lembut. Bibirnya sedang, tidak tebal ataupun tipis tapi sexy, diatas bibir sedikit ditumbuhi kumis-kumis halus, nyatanya di mata Nay sangatlah terlihat sexy. Dan yang paling Nay suka itu adalah tulang rahangnya. Laki-laki dengan tulang rahang keras begitu bagi Nay sangatlah tampan, sangat manly dan macho. Lelaki sekali di mata Nayna.


Nay mengusap lembut kening Rizki, membelai rambut hitam lebat Rizki juga dengan sama lembutnya. Tiba-tiba saja jari telunjuk Nayna sudah menyusuri hidung Rizki, turun ke cuping hidungnya, dan berhenti di bibir sexy milik Rizki.


Nay kaget, tiba-tiba saja Rizki membuka matanya. Rupanya sedari tadi Rizki cuma tidur ayam dan tidak benar-benar tertidur. Naynapun terlonjak, menatap lekat netra hitam milik Rizki. Pandangan merekapun bertemu untuk beberapa saat.


Nayna bergegas menghindar. Mengubah posisi duduknya di bibir ranjang. Rizki bangun dari tempat tidur, mengambil posisi duduk di samping Nayna.


Beberapa saat keduanya hanya diam. Tidak bersuara sama sekali. Entah perasaan bagaimana yang ada di dalam hati keduanya kini.


Rizki bangkit dari duduknya. Mengambil kursi dan duduk tepat di hadapan Nayna. Meraih kedua tangan Nayna dalam genggamannya.


"Pasti tadi Nay lagi menikmati ketampanan wajah abang yah," ujar Rizki tersenyum.


"Ihhhh....mana ada," elak Nayna.


"Baru menyadari kalau tunanganmu ini adalah seorang dokter yang tampan," goda Rizki kembali.


"Pede amat. Mentang-mentang dikejar-kejar dokter cantik di Rumah Sakit. Atau staf-staf cewek seantero Rumah Sakit," balas Nayna.


"Heiii.....ada yang cemburu sepertinya," Rizki tersenyum kembali.


"Mana ada. Nay bukan tipe pencemburu. Lagian nggak ada seantero Rumah Sakit abang itu yang bisa mengalahkan pesona seorang Nayna," jawab Nayna membanggakan diri.

__ADS_1


Rizki makin tersenyum. Dia sangat menyukai Nayna yang seperti ini. Nayna yang sama angkuhnya. Nayna yang sama sombongnya. Naynanya yang memang luar biasa.


"Tapi kenapa tadi pegang-pegang wajah abang. Jangan-jangan Nay kangen sama abang yah?" goda Rizki kembali.


Nayna melepaskan tangannya yang di genggam Rizki.


"Siapa yang kangen. Nay tadi....tadi.....cuma.....," Nayna gugup dan tidak bisa menjawabnya.


Jawaban Nay yang terbata membuat Rizki makin tergelak.


"Tapi abang suka......," jawab Rizki menatap lekat netra Nayna, tangan Nayna kembali digenggamnya.


Nayna tertunduk. Nay paling tidak tahan jika ditatap sangat lembut begitu. Nay selalu saja kalah jika menerima tatapan seperti itu. Hatinya akan berdetak tidak menentu. Perasaannyapun akan menghangat laksana bunga-bunga.


Dan sesungguhnya perasaan Rizki sama saja. Rizki harus berusaha mengendalikan hatinya sendiri. Naynanya adalah gadis yang teramat cantik. Wajahnya itu imut sekali. Bukan hanya bibir sexynya yang menarik perhatian Rizki. Lihat juga matanya yang indah itu. Mengerjab cantik berhias bulu mata lentiknya yang alami. Hidung mancungnya begitu mungil. Dan lihat lesung pipinya itu, yang akan langsung terlihat saat Nayna tertawa, membuat kecantikannya menjadi sangatlah sempurna.


Dan kini bukan hanya perasaanku yang kuyakini makin mekar bersemi. Tapi juga hasratku sebagai seorang laki-laki mulai berkobar jika kita dalam posisi sedekat ini, gumam Rizki kembali di dalam hatinya.


Rizki mengangat dagu Nayna untuk menghadapnya. Pandangan merekapun bertemu. Rizki semakin mendekatkan wajahnya pada Nayna, membuat Nayna jadi merinding, jantungnyapun semakin kencang berdetak.


Tiba-tiba saja bibir Rizki sudah menempel di bibir mungil milik Nayna. Dikecupnya lembut bibir Nayna selembut salju, menciumnya dengan sangat perlahan dan hati-hati.


Nay mendelik, Nay menolaknya. Tapi beberapa saat kemudian, Nay sudah terbuai, menikmati saja lembutnya bibir Rizki menyentuh bibirnya. Dicercapnya lembut, dilumatnya ringan bibir Nayna yang terasa begitu manis.


Hingga tiba-tiba Nayna tersadar, mendorong tubuh Rizki cepat. Melepaskan dengan paksa ciuman lembutnya pada bibir Nayna.


"Maaf bang. Jangan melakukan hal-hal yang lebih saat ingatanmu bahkan belum kembali," ujar Nay akhirnya datar.


Nay tidak ingin keintiman mereka hanyalah jadi hal yang tidak berarti karena tanpa kesadaran dari Rizki sendiri. Nay tidak ingin tindakan mereka terlalu jauh, saat hati Nay sendiri belum yakin kepada siapa cintanya akan berlabuh. Nayna harus menjaga diri untuk tidak terlalu terbuai oleh hasrat yang bisa saja membelenggunya.


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡


Hii🖐🖐

__ADS_1


Views Tercintahh🤩😍


Ciuman yang Manis😘😘


Tingkiyuu bangetz yg udah setia membaca novel "Love Or Be Loved"


Mohon Dukungannya


👇


Vote


Like 👍


Favorit ❤


Coment 💬


Baca juga Novel Author Lainnya


☆ Mengejar Cinta Ustad


☆ Cinta 90


Mohon juga Dukungan


👇


Vote


Like 👍


Favorit ❤

__ADS_1


__ADS_2