
Nayla lagi asyik bercanda sambil asyik bermain handpone bersama sahabat-sahabatnya satu kampus sambil menunggu pesanan makanan mereka datang, di satu Restoran favorit mereka di sebuah mall.
Nayla paling tidak suka memperhatikan orang lain, apalagi kecentilan kayak teman-teman satu kampusnya. Karena Nayla itu salah satu dari cewek idola di kampusnya. Tanpa terlalu sibuk sendiri kecentilan mencari perhatian, cowok-cowok sudah antri sendiri mencuri perhatiannya. Kalau Nayla mau, dia tinggal memilih saja cowok kampusnya yang ingin dijadikannya pacar.
Nayla adalah adik kandung Nayna. Dia biasa dipanggil Ay. Cewek cantik yang persis mbak Naynanya ini, punya tampilan dan pembawaan yang mirip sekali dengan Nayna. Walaupun wajah juga tampilannya itu tidak persis sama seratus persen. Ya iyalah, orang kembar aja sering ada bedanya.
Nayla masih santai dengan handponenya. Kalau saja sahabat-sahabat tercintanya itu tidak terlalu heboh sendiri. Ay tidak akan mengalihkan pandangannya dari handpone menuju arah pandangan yang di tuju ketiga sahabatnya itu. Ay sendiri heran, teman-teman Ay semuanya ini adalah rata-rata cewek popular di kampus seperti dirinya. Jadi merekapun sama seperti Nayla, tidak perlu tebar pesona, karena tanpa tepe tepepun para cowok sudah antri mendekati mereka. Ay jadi penasaran.
"Bang Rendi.....," ujar Ay kaget.
"Kamu kenal mereka Ay....," tanya Sinta yang mendengar omongan Ay.
"Beneran Ay kamu kenal mereka," tanya anggun pula.
Sementara Rara sedang menunggu jawaban Ay.
"Kalian lihat, yang berdiri paling depan itu mantannya mbak Nay," ujar Ay pada teman-temannya.
"Whats.....," jawab tiga orang sahabat Ay berbarengan kaget.
"Ihhh.....kalian ini norak, bikin Ay kaget aja," jawab Ay mendengar teriakan ketiganya berbarengan.
"Mbak Nay beruntung banget deh Ay, lepas dari mantan yang manisnya kebangetan bikin diabetes gitu. Dapet ganti tunangan ganteng seorang dokter, kegantengannya malah layaknya seorang aktor," puji Anggun kagum.
"Yups Nggun. Bener pake banget....," sahut Sinta dan Rara hampir bersamaan.
"Bang Rendi.....," tegur Ay begitu langkah kaki bang Rendi dan teman-temannya melewati meja Nayla.
Rendi menghentikan langkahnya menatap ke arah sumber suara.
"Ay....," ujar Rendi langsung mengenali adik dari Nayna ini.
Rendi memang sudah sering bertemu Nayla. Tapi walau belum pernah bertemu sekalipun, setiap orang pasti akan dengan mudah mengenali sosok Nayla sebagainya adik Nayna. Karena walaupun wajah mereka tidak terlalu mirip, namun sifat, sikap dan karakter Nayla persis menyerupai Nayna.
"Bang Rendi mau makan juga, cari meja?" tanya Ay kemudian berbasa basi.
"Gabung aja bang sama Ay dan sahabat Ay," tawar Nayla begitu Rendi menjawab iya.
Tentu saja tawaran ini adalah tawaran yang menggiurkan bagi teman-teman Nayla dan teman-teman Rendi sendiri. Karena sedari tadi semuanya sudah saling mencuri perhatian.
Rendi tampak berfikir, tapi melihat tempat ini yang terlihat penuh pengunjung, yang pasti akan sulit mendapatkan meja alias harus mengantri. Rendipun menyetujui usulan Nayla.
Seorang pelayan resto tampak menggabungkan satu meja lagi ke meja yang di tempati Nayla dan sahabat-sahabatnya itu.
__ADS_1
"Bang Ren kenalin, ini ketiga sahabat Ay. Ini Anggun....Rara.....dan juga Sinta.
"Rendi.....," ujar Rendi menyalami ketìganya bergantian.
"Kenalkan juga teman-teman abang. Diki....Wahyu...
dan yang ujung Frans.....," Rendi juga mengebalkan ketiga temannya.
Merekapun bersalaman dan bergantian saling memperkenalkan diri.
Dan disinlah mereka semuanya berakhir. Menikmati santap siang lezat dengan obrolan-obrolan ringan yang mengasyikkan.
"Jadi bang Rendi dan teman-teman ini police yah...," ujar Sinta kagum.
Semua tampak menganggukkan kepala dan tersenyum.
"Pantesan aja.......," celetuk Rara.
"Pantes kenapa Ra......," tanya Ay.
"Pantesan ganteng, berotot dan macho," jawab Rara tampak malu, yang diikuti tawa dan ledekan dari Ay dan yang lain.
"Kalau kalian, pasti bisa di tebak.....adalah cewek-cewek idola kampus," kali ini gantian Frans yang memuji.
"Udah kentara, nggak bisa di bantah lagi....," kali ini Diki yang menyahut.
"Kentara gimana bang," tanya Sinta sambil mengunyah makanannya.
"Terlihat dari kecantikan kalian berempat yang di atas rata-rata....hehehehhh....," jawab Frans tertawa.
"Aiihh....abang-abang ini raja gombal deh kayaknya," jawab Ay ikut tertawa.
Sementara matanya tidak lepas menatap lekat Rendi sedari tadi. Rendi lebih banyak memilih diam dan menikmati santap siangnya. Sesekali saja ikut tertawa saat mendengar obrolan teman-temannya bersama Ay dan ketiga sahabatnya itu.
Benar saja kalau mbak Nay jadi galau. Aku aja yang tidak ada hubungannya sama sekali merasa tidak rela harus melepas salah satunya. Bener kata si Anggun tadi. Bang Rendi ini manisnya kebangetan bisa bikin diabetes. Nah bang Rizki ganteng parah layaknya seorang aktor. Hadeehhh.....Ay jadi ngiri dah, ucap Nayla dalam hatinya.
"Bang Rendi kok diem aja sih dari tadi, cuma senyum-senyum doang," tanya Sinta yang sedari tadi juga tidak lepas menatap Rendi.
"Kalau Rendi jangan di ganggu dek," jswab Wahyu.
"Emangnya kenapa bang?" tanya Sinta lagi dengan heran.
""Hatinya itu udah ada yang isi. Dari dulu sampe sekarang nggak berubah. Kalian nggak bakal diliriknya sama sekali....hehehehhh," jawab Wahyu tertawa.
__ADS_1
"Nggak ada kesempatan dong buat Sinta masuk. Emang siapa yang masuk ke hati nggak mau pergi," selidik Sinta kembali.
"Ya elahhh pake nanya sih dek. Siapa lagi kalau bukan mbaknya si Ay.....," jawab Diki tersenyum menatap Rendi dan Nayla bergantian.
Diki termasuk dekat dengan Rendi. Sedikit banyak dia mengetahui semua perjalanan cinta sahabatnya itu.
Ay yang sedari tadi mendengarkan saja memikirkan mbak Nayna kembali. Bakalan berat masalah hati kali ini. Mbak Nay nggak akan kuat, harus deket-deket tembok biar bisa nyender dan menyangga tubuh mbak Nay kalau-kalau jatuh karena hatinya penuh oleh bunga-bunga asmara dari dua laki-laki yang berebut mendapatkan hati mbak Nay, gumam Ay kembali dalam hati.
♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡
Hii🖐🖐
Views Tercintahh🤩😍
Dan ternyata Rendi setia dengan perasaannya pada Nayna😱😱
Tingkiyuu bangetz yg udah setia membaca novel "Love Or Be Loved"
Mohon Dukungannya
👇
Vote
Like 👍
Favorit ❤
Coment 💬
Baca juga Novel Author Lainnya
☆ Mengejar Cinta Ustad
☆ Cinta 90
Mohon juga Dukungan
👇
Vote
Like 👍
__ADS_1
Favorit ❤