
"Bang.....sabar......," ujar Dady ketika Rizki tengah mencium kening Nayna.
"Cium kening doang dad....,"balas Rizki membela diri.
"Inget masih ada satu acara lagi. Resepsi minggu besok, jadi sabar dulu untuk bisa langsung belah durennya," kali ini ayah Nayna yang bicara.
Membuat kedua pengantin tersenyum dengan malu mendengarnya.
"Saaayaaang.......selamat menempuh hidup baru ya sayang. Mami selalu mendoakan yang terbaik untuk anak mami," ujar mami langsung memeluk dan mencium Nayna.
"Mami....makasih ya mi," jawab Nayna terharu.
Nayna tidak menyangka bahwa mami Rendi dan keluarga akan datang pada hari bahagianya. Karena walau bagaimanapun Nayna telah mengecewakan mami dan papi Rendi. Kedua orang tua tersebut selalu berharap agar Nayna bisa menjadi menantunya. Menjadi pasangan dari putra sulung mereka.
Apalagi mengingat persahabatan antara mami Rendi dan bunda Nayna yang tidak hanya sebentar itu. Persahabatan dua orang yang sudah layaknya seperti saudara sendiri. Nayna merasa sedikit bersalah di hatinya.
"Anak mami cantik banget.....," ujar mami lagi memuji Nayna.
"Makasih mami," jawab Nayna lembut.
"Selamat ya nak. Walaupun Nayna tidak jadi menantu mami. Tapi mami bahagia, Nayna mendapatkan laki-laki yang vaik seperti nak Rizki," ujar mami kemudian mendekati Rizki.
"Mami titip Nay sayang ya Ki. Tolong jaga dan cintai dia selalu sepenuh hati. Jadilah pasangan yang selalu saling mencintai dan melengkapi. Semoga kalian berdua sakinah mawadah warohmah," pinta mami pada Rizki.
"Aamiin. Terimakasih tante. Sudah pasti Rizki akan selalu mencintai dan menjaga Nayna, tidak akan ada wanita lain dalam hidup Rizki selain Nayna," jawab Rizki penuh keyakinan.
Matanya menatap Nayna penuh cinta. Rizki berbicara begitu bukan karena ada Rendi dan keluarganya. Tapi itu adalah janji tulus dari hati Rizki untuk wanita yang sangat dicintainya itu.
"Nay sayang.....," teriak Winda langsung memeluk satu-satunya sahabat tercintanya itu.
"Winda sayangku," Naynapun membalas pelukan Winda.
Nay kemudian melepaskan pelukannya, dam menatap perut Winda yang sudah terlihat berisi dengan senyum mengembang.
"Heiii.....perutmu sudah terlihat Win. Memang sudah berapa bulan?" tanya Nayna antusias.
"Udah masuk 4 bulan Nay. Aku ngundang waktu itu kan acara empat bulanan," jawab Winda.
"Oh iya. Maaf banget nggak bisa hadir empat bulanan kamu kemarin Win," ujar Nayna kembali menyesal.
"Nggak apa-apa Nay. Aku ngerti kok," jawab Winda tersenyum
Dan di mata Nayna wajah sahabatnya itu semakin cantik saja. Aura bumil yang terpancar membuat Winda sangat terlihat cantik dan menarik.
__ADS_1
"Aura bumil cantik banget yahh....," ujar Nayna kembali tersenyum menatap manis sahabatnya itu.
"Jangan iri sayang. Nanti kita langsung bikin, biar ntar anak kita sama Winda nggak berjauhan usianya," jawab Rizki spontan.
Tak pelak lagi jawaban Rizki tersebut membuat semua orang tersenyum menatap sang pengantin bergantian.
Tapi suasana mendadak berubah ketika Rendi mendekati Nayna. Wajah Rizkipun yang tadinya tampak tersenyum sumringah tiba-tiba berubah, ada sedikit rasa tidak suka.
"Selamat menempuh hidup baru ya dek," ujar Rendi mengulurkan tangannya pada Nayna.
"Makasih bang Ren," Nayna menyambut uluran tangan laki-laki yang pernah sangat dicintainya itu.
"Abang selalu berdoa untuk kebahagian Nay, walaupun itu berarti bukan bersama abang," ujar Rendi kembali berdiplomatis.
Nayna cuma tersenyum menanggapinya. Kemudian melepaskan jabat tangan mereka masing-masing.
"Semoga sakinah mawadah warohmah. Berbahagia san saling mencintai hingga maut memisahkan kalian berdua," doa Rendi tulus pada keduanya.
"Terima kasih bang Ren. Doa yang sama untuk abang. Semoga abang juga akan menemukan pelabuhan terakhir abang dan berbahagia selamanya," jawab Nayna pada akhirnya.
"Selamat bro. Gua serahkan Nay sama loh. Jangan pernah menyakitinya, apalagi membuatnya menangis," Rendi juga memberikan selamat dan membisikkan kata-kata provokasi ke telinga Rizki.
"Itu sudah pasti. Gua bukan laki-laki yang tidak setia. Tanpa loh perlu beritahu, gua jamin Nayna akan selalu bahagia bersama gua. Nay akan jadi cinta dan satu-satunya wanita dalam hidup gua," jawab Rizki tegas akibat terprovokasi kata-kata Rendi padanya.
"Terimakasih Tih. Sudah bersedia bersama keluarga lengkap," balas bunda Nay tersenyum bahagia.
"Aku masih berharap anak-anak kita berjodoh Mel....," ucap mami pelan merasakan sangsi.
Bunda cuma tersenyum menatap sahabatnya itu. Seorang sahabat yang sudah seperti saudara bagi bunda.
Awalnya, memang bunda Nayna dan mami Rendi sama-sama berharap kedua anak mereka akan berjodoh. Dan persahabatan mereka bukan lagi hanya sebagai sahabat tapi sekakigus juga besan. Apalagi jauh sebelumnya, baik Nayna dan juga Rendi memang sudah berhubungan dan saling mencintai.
Segala permasalahan yang terjadi dalam hubungan Nayna dan Rendi mereka anggap sebagai yang akan semakin mempererat cinta keduanya. Apalagi waktu dan semesta seakan selalu mempertemukan mereka kembali.
Tapi harapan memang akhirnya tertinggal di hati keduanya. Jodoh tidak ada yang tahu pasti. Betapapun kerasnya mereka saling mencintai dan kedua orang tua mendorong keduanya, kalau tidak jodoh tidak berakhir di pelaminan. Seberapa kerasnyapun keduanya menghindar, kalau memang jodoh pasti ada jalannya sendiri mereka akan bersatu. Dan kini jodoh itu telah menemukan jalannya sendiri. Nayna ternyata bukan bagian dari tulang rusuk Rendi.
♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡
Karena kesibukan Author✌
Mohon maaf jika baru bisa update🙏🏻
Author akan berusaha untuk selalu bisa up per harinya🙏🏻✌
__ADS_1
Akhirnya sah....sah....sah...
Naynalah tulang rusuk Rizki yang kurang itu.
Penasaran bagaimana cerita honeymoon Rizki dan Nayna?
Bagaimana cerita malam pertama keduanya?
Ikuti terus up selanjutnya yah cintahh🙏🏻✌🤗😘
Karena Author juga meski membagi untuk up novel Author yang satu lg.
Novel "Mengejar Cinta Ustad" yang saat ini mengikuti Kontes Menulis Novel "You Are A Writer S4"
Mohon baca dan dukungannya juga🙏🏻🤩😍
Tingkiyuu bangetz yg udah setia membaca novel "Love Or Be Loved"
Mohon Dukungannya
👇
Vote
Like 👍
Favorit ❤
Coment 💬
Rate 5
Baca juga Novel Author Lainnya
☆ Mengejar Cinta Ustad
☆ Cinta 90
Mohon juga Dukungan
👇
Vote, Like, Favorit, Coment & Rate 5 🙏🏻
__ADS_1