Love Or Be Loved

Love Or Be Loved
Haruskah Menyerah Pada Cinta


__ADS_3

"Winda......Win," kejar Bayu masuk ke dalam kantor


Sampai depan pintu ruangannya Winda berbalik.


"Kamuuu lagi......apa nggak bosen sih Bay," Winda mendelik


"Win, tolong kasih tahu Nay pindah ke mana?" bujuknya lagi.


"Sudah ratusan kali aku bilang. Aku nggak tahu alamat rumah ataupun kantornya Nayna sekarang. Dan kalaupun aku tahu, jangan harap aku akan memberitahumu, apalagi abangmu itu," hardik Winda lagi.


"Bilang sama bang Rendi, jangan ganggu hidup Nay lagi. Dia sudah bahagia bersama laki-laki yang mencintainya, jelas," ancam Winda


"Apa kau yakin Nayna mencintai laki-laki itu," tanya Bayu ragu.


"Tentu saja. Wanita mana yang tidak mencintai laki-laki yang soleh, lembut, satun dan tidak kasar," Winda mendeskripsikan sosok Rey

__ADS_1


"Tidak ada yang mencintai Nayna melebihi bang Rendi," bela Bayu pada abangnya.


"Yaahhh......yahhh....abangmu itu sangat mencintai Nay hingga tega sampai hendak menodainya," maki Winda menjadi geram.


Bayu terdiam. Itu kesalahan bang Rendi yang amat disesalinya. Bahkan dia hidup dengan rasa bersalah itu di dadanya. Abangnya itu hidup seperti mati. Raganya saja yang ada, jiwanya entah terbang ke mana, keluh Bayu. Abangnya itu bagai robot. Dia hanya tahu bekerja dan bekerja. Dia sama sekali tidak pernah tersenyum lagi. Dia tampak bukan terlihat seperti manusia. Dia seperti Raga tanpa Roh.


"Kau tidak bisa menjawabnya kan. Jadi aku mohon, berhentilah memaksa mencari tahu keberadaan Nayna," sinis Winda.


"Kalau memang cinta diantara mereka itu kuat. Tuhan akan menunjukkan jalannya. Yakin saja kalau cinta itu akan menemukan jalannya sendiri," nasehat Winda meninggalkan laki-laki itu.


Dia punya kekasih tapi seperti sendiri, miris.


Sementara Bayu masih terpaku di depan ruangan Winda, padahal gadis itu sudah berlalu meninggalkannya sendiri. Dalam hati dia menyetujui apa yang dikatakan Winda barusan. Yahhh.....cinta pasti akan menemukan jalannya sendiri, ulang Bayu dalam hati. Apakah cintaku padamu juga akan menemukan jalannya Win, Bayu mencoba bertanya. Tanya yang tak kunjung ada jawabannya. Karena Bayu sendiri sudah terasa lelah berusaha. Sejak Winda menolaknya waktu itu. Sejak dia berkata sudah mempunyai kekasih. Cinta long distance relationship Winda dan kekasihnya yang juga tak tahu bagaimana ujungnya, Bayu tidak lelah mencoba.


Itu yang membuat Bayu yakin kalau masih ada harapan untuk dirinya dan Winda. Bahwa masih ada celah yang bisa membawa gadis itu dalam pelukan cintanya. Bahwa kekasihnya itu, Bayu sangat yakin, tidak secinta yang Winda jabarkan.

__ADS_1


Tapi akhirnya Bayu merasa lelah juga, perhatian-perhatian yang diberikannya selama ini. Pengejarannya akan sosok Nayna yang sebenarnya sedikit kamuflase dari keinginan hatinya sendiri, yang ingin terus bertemu gadis itu. Yang ingin melihat Winda setiap hari, nyatanya sia-sia saja.


Bang Rendi dan juga dirinya sendiri adalah alasan, kenapa dia masih terus saja datang kemari.


Apakah aku juga harus menyerah, kembali Bayu bertanya pada hatinya.


Apakah sama dengan bang Rendi, bahwa memang tidak ada jalan lagi untuk kami bisa bersama dengan wanita yang kami cintai.


Apakah kami, dua bersaudara ini, memang sudah waktunya untuk menyerah.


Menyerah pada cinta yang sudah memutuskan jalannya sendiri. Menyerah pada usaha yang akhirnya tidak menampakkan hasilnya.


Menyerah pada rasa sakit tidak bisa memiliki orang terkasih. Menyerah pada jiwa yang lelah karena didera asa itu sendiri.


Cinta itu bukankah wujud bahagia dua hati yang saling menyatu, kasih sayang yang saling berkait. Cinta, mengapa wujudmu juga bisa menjelma menjadi duka dan nestapa.

__ADS_1


__ADS_2