Love Or Be Loved

Love Or Be Loved
Menghindar


__ADS_3

Sudah lewat dua minggu selepas acara empat bulanan. Karin merasa Reyhan menghindarinya. Laki-laki itu salalu punya alasan untuk tidak bertemu Karin setiap harinya.


Reyhan sengaja sholat subuh di kamar ketimbang di ruangan mushola seperti biasanya. Dia bahkan selalu pergi ke kantornya sangat pagi demi untuk menghindarinya. Saat pulang ke rumahpun Reyhan memilih waktu lebih malam ketika Karin sudah tertidur. Dan Karin yakin, Rey melakukan itu untuk menghindarinya. Rey dengan sengaja memang tidak ingin bertemu dengannya.


Karin capek. Karin lelah

__ADS_1


Apa Karin harus mengakhirinya sekarang, sebelum anaknya ini lahir. Apa demikian susahnya bagi Reyhan untuk membuka hatinya bagi Karin. Walaupun itu hanya sementara, sampai anak yang dikandungnya ini lahir. Karin tidak ingin saat dilahirkan nanti anaknya tidak memiliki sosok ayah. Walaupun hanya sebentar saja, Karin ingin anaknya lahir dengan kedua orang tua yang utuh. Setelah itu, Karin sudah berjanji akan menghilang dari kehidupan Reyhan selamanya. Karin dan anaknya tidak akan pernah muncul lagi di hadapan Reyhan.


Aku harus sabar. Aku mesti bertahan, tekad Karin bulat pada akhirnya.


Selesai subuh seperti biasa Karin menyiapakan sarapan di dapur. Walaupun Rey tidak pernah lagi memakan sarapannya, Karin tetap melakukannya. Begitu saat malam, Karin selalu menyiapkan makan malam untuk Reyhan. Saat mungkin Rey belum makan atau lapar, dia hanya perlu memanaskannya saja. Walaupun setiap hari menu-menu itu tidak pernah di sentuh, kecuali Karin sendirilah yang memakan semuanya.

__ADS_1


Minggu pagi. Adalah saat bersantai dari semua rutinitasnya. Selesai subuh, menyiapkan sarapan dan memakan sendiri sarapannya, Karin menuju halaman depan dan samping. Kemarin sore supir papanya sudah mengirimkan semua yang diperintahkan Karin, tampak halaman samping penuh dengan pot bunga, tanah, pupuk dan aneka bunga. Karin ingin membuat taman di halaman depan juga samping rumah Reyhan.


Dia ingin setiap minggu saat libur kantor mengisi kegiatannya dengan mengurus bunga-bunga di taman ini. Dia ingin mengisi kegiatan kosongnya berada di rumah ini dengan rasa bahagia, menikmati taman bunga yang akan disulapnyà hari ini.


Karin bahkan sudah meminta mang ujang penjaga rumah, yang juga suami bik Yati yang biasa datang dua hari satu kali membersihkan rumah untuk membantunya. Karin memang butuh tenaga laki-laki untuk mengangkat semua pot-pot berat dari batu dan keramik itu, mengingat kondisinya yang tengah hamil, dan tidak mungkin melakukan semuanya sendiri. Dan mengenai bik Yati, sejak menikah, sejak tinggal di rumah ini. Karin tidak pernah merubah apapun, termasuk bik Yani yang sedari dulu di suruh Rey datang dan membeŕsihkan rumah ini hanya per dua kali sekali. Karin merasa dia bukanlah istri sesungguhnya, dan diapun tidak berniat mengubah apaun di rumah ini. Karena Karin merasa ini bukan rumahnya. Ini bukan kehidupannya. Suami dan pernikahan ini hanyalah pinjaman, tidak sampai satu tahun sampai anaknya lahir, semua akan kembali ke tempatnya semula.

__ADS_1


__ADS_2