Love Or Be Loved

Love Or Be Loved
Kembali Mengingat Rendi


__ADS_3

"Win, kau tidak bersama Bayu ke mari," tanya Nayna.


"Aku sudah mengajaknya Nay. Dia juga ingin bertemu dengan bunda. Bukankah dulu orang tua kalian menjodohkan kalian," goda Winda.


Nayna tertawa ngakak mendengar Winda bicara mengenai perjodohan antara Bayu dan dirinya kala itu.


"Ternyata aku jagain jodoh orang ya Win," balas Nayna tertawa, yang membuat Windapun ikut ngakak menertawakan kelucuan yang pernah terjadi diantara mereka bertiga.


"Bayu akan menyusul kemari setelah pekerjaannya selesai. Katanya dia juga kangen sama kamu dan Bunda," ucap Winda


Nayna tersenyum mengingat Bayu. Dia laki-laki yang baik, bahkan terbaik untuk sahaabatanya ini.


"Mami juga sangat merindukanmu Nay. Dia itu sudah menganggapmu seperti putrinya sendiri," ucap Winda kembali.


Lagi-lagi Nay cuma tersenyum. Tante Ratih yang sangat baik. Nay juga mencintainya seperti Nay mencintai bunda.


"Nay.....," panggil Winda setelah beberapa saat.


"Ada apa....," Nayna melihat Winda.


"Tidak ingin tahu kabar Rendi....," tanya Winda sangat hati-hati.


Nayna terdiam. Hatinya masih saja berdetak saat Winda menyebut nama itu kembali. Dengan hanya menyebut namanya saja, jantung Nay jadi berdegup begitu kencang.


"Dia masih sendiri Nay. Bahkan tidak pernah membuka hati kembali untuk wanita manapun. Rendi layaknya manusia robot yang hanya bekerja dan bekerja. Dia seperti manusia tapi tidak punya hati," gumam Winda mengingat kondisi Rendi.


Nay terdiam. Nay sedih mendengarnya. Tapi Nay menepis semua rasa di hatinya, bahkan sekedar rasa empati untuk laki-laki itu.


"Apa kau lupa Win. Rendi yang sudah mengkhianatiku dan menikah dengan wanita lain," ucap Nayna mengingatkan.


"Apa kau juga lupa bahwa dia nyaris memperkosaku juga waktu itu," ucap Nayna lagi tertunduk dengan wajah sedih.


"Iya, aku tahu Nay.....," jawab Winda dengan lembut.


"Rasa bersalahnya itulah yang di bawa Rendi bahkan hingga detik ini Nay. Dia menolak semua hubungan dengan wanita manapun sebagai bentuk menghukum dirinya sendiri. Dia selalu menyalahkan diri dan membenci semua kebodohannya, mengingat yang pernah dilakukannya padamu dulu," jelas Winda.


"Semua sudah berlalu Win. Tidak usah diingatkan kembali. Aku sudah bersama Rizki sekarang. Aku akan terus berada di sampingnya hingga ingatannya kembali," Nayna memutus pembicaraan mereka mengenai Rendi.


"Assalamualikum," sapa seseorang di pintu depan.

__ADS_1


"Walaikusalam," jawab Nay dan Winda yang saat itu duduk di ruang tamu serempak menoleh ke arah pintu depan.


"Sayang.......," ujar Winda berbinar bahagia begitu dilihatnya Bayu yang berdiri di luar.


"Masuk Bay.....," Nayna mempersilahkan.


"Apa kabar Nay?" tanya Bayu menyalami Nayna.


"Alhamdulillah baik Bay....." balas Nay tersenyum.


"Aku sama sekali tidak menduga jika kalian berdua akhirnya akan menikah," Nayna memecah kekakuan, membuat dua orang di hadapannya ini saling melirik.


"Bukankah kalian itu seperti Tom dan Jerry saja dulu ketika bertemu, tidak ada akurnya, selalu saja berdebat dan bertengkar" ucap Nayna lagi tertawa.


Winda dan Bayupun ikut menertawakan kekonyolan yang terjadi diantara mereka dulu.


"Itu sih dasar dianya aja Nay. Pura-pura benci padahal cinta," goda Winda pada Bayu.


"Sama aja Nay, yang sok jutek dan galak, padahal cinta juga," balas Bayu tertawa senang.


""Itulah kenapa kita sering mendengar bahwa jangan terlalu membenci seseorang, nanti malah cinta. Karena benci dan cinta itu tipis banget jaraknya," ejek Nayna pada keduanya.


Dan mereka bertiga kembali melanjutkan obrolan penuh gelak tawa, membicarakan hubungan mereka bertiga yang begitu lucu bila diingat.


"Kamu bisa tenang Nay. Aku mencintai Winda bukan hari ini saja, tapi seumur hidupku. Aku berjanji akan selalu menjaga dan membahagiakannya, kau bisa pegang janjiku Nay," jawab Bayu mantap.


"Aku juga bersyukur Bayu menjadi jodohmu Win. Aku mengenal Bayu, dia laki-laki yang baik. Aku sangat yakin, insya Allah kau selalu bahagia bersamanya. Aku juga mengenal tante Ratih sekeluarga, aku yakin kau pasti bahagia menjadi bagian keluarga mereka," ucap Nayna lagi tulus.


"Ahhh Nayyy......," Winda sudah terisak, menghampiri dan memeluk sahabat terkasihnya itu.


"Aku selalu mendoakanmu sayangku. Semoga kau selalu bahagia. Semoga kelak kau juga mendapatkan jodoh terbaikmu dan bahagia" ucap winda masih terisak dan memeluk Nayna.


Mereka berpelukan berdua untuk beberapa saat. Bayu melihatnya saja, dia sangat faham bagaimana persahabatan bagai saudara dua wanita di hadapannya ini.


"Udah ah.....Ini kan berita bahagia kalian, jangan nangis lagi dong," Nayna mengalihkan pembicaraan.


"Bunda mana Nay....," tanya Bayu.


"Lagi keluar sama ayah Bay....,"

__ADS_1


"Aku tidak bisa bertemu bunda kalau begitu," balas Bayu


"Lain kali kita kemari lagi ketemu bunda sayang," hibur Winda agar Bayu tidak kecewa.


Winda tahu Bayu sudah sangat dekat dengan keluarga Nayna, karena bunda dan mami bersahabat sedari sekolah dulu. Kedekatan itu harus terputus begitu saja hanya karena permasalahan Rendi dan Nayna di masa lalu.


"Titip aja dulu undangan buat ayah dan bunda Nay. Lain kali kami kesini lagi khusus menyampaikan undangan dan rasa kangen mami pada bunda," ucap Winda.


Kedua orang terdekatnya itupun akhirnya berpamitan pulang.


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡


Tingkiyuu bangetz yg udah setia membaca novel "Love Or Be Loved"


Mohon Dukungannya


👇


Vote


Like 👍


Favorit ❤


Coment 💬


Baca juga Novel Author Lainnya


☆ Mengejar Cinta Ustad


☆ Cinta 90


Mohon juga Dukungan


👇


Vote


Like 👍

__ADS_1


Favorit ❤


Coment 💬


__ADS_2