
"Jadi Amnesia merupakan kondisi hilangnya kemampuan daya ingat seseorang. Kehilangan daya ingat ini bisa terjadi karena cedera otak atau masalah kesehatan serius yang memengaruhi daya ingat. Cedera itu terjadi akibat benturan yang sangat keras pada dokter Rizki ketika kecelakaan kemarin," jelas dokter Manuel, yang menangani Rizki, pada mom, papi dan Nayna yang juga ikut masuk ke ruangan dokter.
"Jadi Rizki benar-benar mengalami amnesia dok," mom mempertegas kembali omongan dokter.
"Tapi Rizki mengingat semua anggota keluarganya, kenapa hanya Nayna yang tidak diingatnya," tanya mom lagi penasaran.
"Jadi berdasarkan beberapa kali pemeriksaan yang kami lakukan pada dokter Rizki. Kami menyimpulkan bahwa dokter Rizki mengalami Amnesia anterograde" jelas kembali dokter Manuel.
"Maksudnya dok. Amnesia gimana itu, bisa diperjelas lagi," kali ini pap yang bertanya.
"Jadi bapak, ibu....Amnesia anterograde adalah amnesia yang menyebabkan pasien tak bisa membuat ingatan baru. Jadi dalam kasus ini, dokter Rizki hanya mengingat informasi atau peristiwa yang terjadi di masa lalu. Karena nona Nayna adalah bagian dari ingatannya yang baru. Maka bisa dipaatikan dokter Rizki tidak mengingat nona Nayna," dokter Manuel berusaha menjelaskan kondisi amnesia yang dialami dokter Rizki.
"Kondisi ini dapat terjadi ketika area otak pasien yang disebut hippocampus mengalami kerusakan," tambah dokter Manuel lagi.
"Jadi Rizki tidak akan dapat mengingat Nayna, begitu maksud dokter," tanya Mom kembali.
"Untuk sementara seperti itu bu. Pasien hanya mengingat informasi atau peristiwa yang terjadi di masa lalunya saja. Sementara tidak ada ingatan baru yang diingat pasien untuk sekarang ini," dokter Manuel menjawab pertanyaan mom.
"Dan jenis amnesia ini bisa bersifat sementara ataupun juga permanen. Untuk mengetahui amnesia yang dialami dokter Rizki bersifat sementara atau permanen semua tergantung pada sistem limbik otak, yang bertanggung jawab atas menyimpan, memproses dan mengingat kembali ingatan. Kita masih harus melihat perkembangan selanjutnya dokter Rizki," kali ini penjelasan dokter Manuel menutup pertemuannya dengan kedua orang tua Rizki dan Nayna.
"Nay yang sabar ya nak. Mom yakin ini hanya sementara. Kita berdoa saja semoga ingatan bang Ki bisa segera pulih," mom tampak ikut sedih memikirkan Nayna.
Mom, pap dan Nayna memilih untuk duduk sebentar di ruang tunggu di luar ruang praktek dokter Manuel. Mom ingin menenangkan Nayna, karena mom tahu, calon menantunya itu pasti sangat sedih mengetahui kalau bang Ki tidak mengingatnya sama sekali.
Nayna cuma tersenyum kaku dan menganggukkan kepalanya. Nay sudah tidak dapat lagi berbicara, begitu banyak kejadian yang terus menimpanya hingga detik ini. Nay sendiri bingung dan tidak tahu, harus bersedih atau terus bersemangat menghadapi semuanya. Hatinya sudah berkali-kali patah. Kalau ibarat sayap burung, mungkin Nayna sudah tidak bisa lagi terbang.
__ADS_1
"Nay harus kuat. Jangan menyerah sayang. Sampai nanti ingatan bang Ki kembali," mom kembali berucap.
Lagi-lagi Nay hanya bungkam dan kembali tersenyum. Nay sendiri tidak tahu mom, Nay harus bagaimana menyikapinya. Sesunghuhnya Nay sudah benar-benar lelah berjuang, balas Nayna dalam hati.
"Nay pamit ya mom. Besok aja Nay balik lagi kemari," ucap Nayna akhirnya.
Untuk terus berada bersama Rizki saat ini rasanya tidak mungkin. Dia bahkan tidak mengingat Nayna sama sekali. Memaksakan terus berada di sisinya dan menemaninya berada di ruang perawatan, hanya membuat Nay merasa seperti orang asing.
Lagipula tubuhnya masih sangat lelah. Fisiknya yang baru sembuh dan mulai membaik, seakan mendapat hantaman kembali yang membuatnya kembali melemah. Nay hanya ingin pulang, mengistirahatkan tubuh dan fikirannya saat ini.
"Mom fikir Nay sebaiknya kembali beristirahat. Jangan terlalu banyak fikiran, kamu baru sembuh sayang," mom membelai rambut Nayna.
"Adikmu mana Nay," tanya mom kemudian.
"Mungkin masih di luar ruang inap bang Ki....mom," jawab Nayna menebak.
Dan benar saja, Nayla, adiknya masih berada di luar ruang inap Rizki dan tampak sibuk memainkan handponenya.
"Ay....ayo pulang," ajak Nayna.
Keduanyapun berpamitan dengan mom dan pap Rizki.
♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡
Tingkiyuu bangetz yg udah setia membaca novel "Love Or Be Loved"
__ADS_1
Mohon Dukungannya
👇
Vote
Like 👍
Favorit ❤
Coment 💬
Baca juga Novel Author Lainnya
☆ Mengejar Cinta Ustad
☆ Cinta 90
Mohon juga Dukungan
👇
Vote
Like 👍
__ADS_1
Favorit ❤
Coment 💬