Love Or Be Loved

Love Or Be Loved
Keputusan Nayna & Rizki


__ADS_3

Setelah pamit pada keluarga Rizki, Nayna masuk ke dalam mobil Rizki, duduk tepat di sebelah Rizki mengemudi. Rizki keluar dari halaman rumahnya, mengemudi mobil dengan pelan.


"Pakai sabukmu, kita sudah mau dekat ke arah jalan raya," perintah Rizki ketus.


Karena Nayna kemudian tampak kesulitan memasang sabuk pengaman, Rizki menghentikan mobilnya. Tiba-tiba Rizki sudàh memasangkan sabuk tersebut. Nayna tersentak, wajah mereka kini begitu dekat. Nay memaki dirinya sendiri kenapa bisa kesulitan memasangkan sabuk pengaman.


Bukan hanya Nayna, Rizkipun terpaku di tempatnya. Dengan jarak sedekat ini, Rizki menyadari betapa cantiknya Nayna. Gadis ini terlihat begitu sempurna. Wajah cantik berlesung pipi, hidung bangir mungil. Matanya juga indah. Kemudian Rizki menelusuri ke arah bibir mungilnya. Bibir Nayna mungil, kontras dengan wajahnya yang mungil. Tapi tampak sangat sexy di mata Rizki.


Darah Rizki berdesir, sudah sangat lama Rizki tidak pernah sedekat ini dengan wanita manapun. Dengan posisi yang samgat dekat seperti ini, Naynapun jadi bisa menikmati wajah tampan milik Rizki. Dia memang begitu tampan, wajarlah jika dia menjadi sombong dan dingin. Bahkan sikap dinginnya itu semakin menunjang pesonanya sebagai laki-laki.


Dan tiba-tiba saja, Rizki sudah menempelkan bibirnya pada bibir mungil Nayna. Cuma menempel saja, tapi Rizki merasakan sesuatu yang sangat berbeda. Rizki mengecup kilas, sementara Nayna masih tampak bengong tidak percaya, matanya melotot memandang Rizki. Entah karena memang sudah sangat lama Rizki tidak berciuman, atau nafsu yang telah menguasai fikirannya. Rizki semakin memajukan tubuhnya, tangannyapun menarik tengkuk Nayna, membuatnya menjadi lebih mendekàt. Rizkipun ******* bibir Nayna, membius gadis itu dengan kelihaiannya berciuman. Awalnya Nayna berontak, mendorong dada Rizki, berusaha melepaskan diri. Tapi ciuman itu kemudian membuainya. Nayna memejamkan mata menikmatinya saja, sebelum kemudian ikut terhanyut bahkan jadi saling *******.


Rizki membuka matanya. Dia melihat Nayna juga menikmati, gadis itu tampak memejamkan matanya, nafasnya sudah memburu seperti halnya Rizki. Rizki menatap Nayna dengan tatapan berkabut, kali ini Rizki membiarkan saja Nayna yang menguasai permainan, gadis itu semakin mendominasi, Rizki hanya membalasnya saja. Sebelum nafsu benar-benar menguasai mereka. Rizki menarik wajahnya sedikit menjauh dari hadapan Nayna. Melepas dengan paksa ciuman mereka. Rizki menatap Nayna, gadis itu masih memejamkan matanya, mengatur nafasnya agar kembali normal. Tidak lama kemudian membuka matanya dengan malu, rona merah tampak bersemu di pipinya. Rizki masih dengan posisi yang sama, masih di hadapan Nayna, walau sedikit berjarak. Dia menatap gadis di hadapannya ini yang terlihat sudah sangat malu. Dia benar-benar gadis yang polos, mudah terbuai, apakah ini yang menyebabkannya sering di sakiti, tanya Rizki dalam hatinya.


"Maaf......," ujar Rizki kemudian setelah menarik tubuhnya, menatap lurus Nayna. Rizki sudah duduk kembali di kemudinya.


Nayna masih terdiam. Dia merutuki dirinya sendiri, yang terkadang terlalu mudah dibuai.


Gadis ìni pasti sedang merutuki dirinya, gadis polos seperti dia pasti begitu. Berbeda dengan wanita-wanita yang berkeliaran berusaha mendekatinya. Bagi mereka rata-rata, berciuman begini hanyanya permainan awal saja. Kalau saja Rizki sudah tidak bisa mengontrol nafsunya, mungkin tiap minggu ada saja gadis yang bersedia tidur dengannya. Ohh no....aku bukanlah laki-laki ******** seperti itu, aku tidak akan menyerahkan diriku sembarangan. Cukuplah hanya sekedar ciuman yang hot saja. Aku dan istrikulah kelak yang akan merasakan semua hal untuk pertama kalinya, niat Rizki mantap pada hatinya.


"Nay.....," sapa Rizki lembut.

__ADS_1


Nayna menatap tidak percaya. Laki-laki es balok ini ternyata bisa bersikap lembut juga, tanya Nay dalam hati.


"Ayo kita saling mengenal. Menjalani perjodohan ini dengan serius," ujar Rizki kemudian.


Nayna masih diam saja menatap Rizki lekat.


"Sebenarnya sejak pertama kehadiranmu, aku sudah merasakan berbeda pada hatiku. Tapi aku berusaha terus mengingkarinya. Karena kenàngan buruk masa lalu, aku menganggap semua wanita sama saja. Tapi aku sangat yakin, kamu gadis yang berbeda," jelas Rizki kembali.


"Sejak awal orangtuaku menjodohkanku. Aku sudah berusaha dan berharap untuk bahagia dan menerimanya," balas Nayna kemudian setelah cukup lama terdiam.


"Jadi Nay, jadilah pacarku mulai hari ini. Mari kita tutup semua luka. Mari bahagia berdua, bukan saja demi hati kìta, tapi demi kedua orang tua kita yang sangat berharap kita bahagia," ucap Rizki mantap memegang tangan Nayna.


Nayna menyambutnya dengan tersenyum. Semoga rasa suka mereka kelak akan menjadi cinta yang tulus. Semoga ini akan jadi akhir yang bahagia, harap Nayna tulus.


Tingkiyuu bangetz yg udah setia membaca novel "Love Or Be Loved"


Mohon Dukungannya


👇


Vote

__ADS_1


Like 👍


Favorit ❤


Coment 💬


Baca juga Novel Author Lainnya


☆ Mengejar Cinta Ustad


☆ Cinta 90


Mohon juga Dukungan


👇


Vote


Like 👍


Favorit ❤

__ADS_1


Coment 💬


__ADS_2