Love Or Be Loved

Love Or Be Loved
Acara Empat Bulanan


__ADS_3

Tidak terasa usia kandungan Karin sudah masuk empat bulan. Sesuai tradisi Karinpun meminta persetujuan Rey untuk melaksanakan acara tujuh bulanan tersebut.


Dan Karin telah meminta nasehat dan juga bertanya ke beberapa orang yang berilmu juga pemuka agama, kenapa acara selamatan digelar saat usia kandungan ibu hamil 4 bulan.


Menurut Hadits Riwayat (HR) Imam Muslim, di usia 4 bulan, bayi di dalam kandungan sudah punya bagian-bagian tubuh yang lengkap sebagaimana layaknya seorang manusia.


إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا، ثُمَّ يَكُونُ فِي ذَلِكَ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُونُ فِي ذَلِكَ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيهِ الرُّوحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ، وَأَجَلِهِ، وَعَمَلِهِ، وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيدٌ


Artinya: “Sesungguhnya setiap orang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya di dalam perut ibunya selama empat puluh hari (berupa ******), kemudian menjadi segumpal darah dalam waktu empat puluh hari pula, kemudian menjadi segumpal daging dalam waktu empat puluh hari juga. Kemudian diutuslah seorang malaikat meniupkan ruh ke dalamnya dan diperintahkan untuk menuliskan empat hal; rejekinya, ajalnya, amalnya, dan apakah dia menjadi orang yang celaka atau bahagia.”(Muslim bin Hajjaj An-Naisaburi, Shahîh Muslim).


Dari hadits di atas diketahui bahwa proses penciptaan manusia ketika di dalam kandungan awalnya berupa ****** (nuthfah) yang berproses selama 40 hari. Setelah itu menjadi gumpalan darah selama 40 hari, dan kemudian jadi segumpal daging dalam waktu 40 hari juga. Dengan begitu, dapat disimpulkan, proses terbentuknya janin di dalam rahim hingga sempurna membutuhkan waktu selama 3 x 40 hari, yang berarti 120 hari atau sama dengan 4 bulan.


Menurut hadits tersebut, di usia kandungan 4 bulan, Allah juga memerintahkan satu malaikat untuk melakukan dua hal. Pertama meniupkan ruh ke dalam janin. Kedua, malaikat diperintah untuk mencatat empat perkara yang berkaitan dengan rezeki, ajal, amal, dan bahagia atau celakanya janin ketika ia hidup dan mengakhiri hidupnya di dunia kelak.

__ADS_1


Dan tentu saja dengan penjelasan panjang lebar dan lengkap selengkap-lengkapnya itu, tidak ada alasan bagi Rey untuk tidak menyetujui niat baik Karin. Selama kegiatan yang dilakukan positif, seperti membaca Al-Quran, zikir bersama, atau menyantuni anak yatim, maka acara selamatan saat hamil 4 bulan, boleh-boleh saja dilakukan.


"Alhamdulillah acaranya berlangsung dengan baik. Semoga kamu dan bayipun selalu dalam keadaan sehat, hingga saat melahirkan nanti ya nak," ujar ibunya Rey yang mengusap lembut rambut dari putra bungsunya tersebut.


"Aamiin....Makasih bu," Karin membalas mencium tangan mertuanya itu.


"Ibu izin pamit pulang ke rumah mbak Nuning ya nak," pamit ibu Rey


"Antarkan ibu menemui kedua orang tuamu," perintah ibu Rey lembut.


Tak lama keluarga besar Reyhanpun pamit pulang yang diantarkan langsung oleh Karin dan kwdua orang tuanya menuju halaman tempat parkir mobil.


Saat keluarga lagi sibuk saling pamit-pamitan dan sedikit basa basi bercengkrama, mbak Nuning, saudara ke lima Rey, yang dikenal paling dekat dengan Rey karena usia mereka yang tidak terlampau jauh, mendekati adiknya tersebut.

__ADS_1


"Mbak harap kamu bisa menjaga istri dan anakmu dek," ujar mbak Nuning pelan.


"Iya mbak, nggak mungkin aku tidak menjaga mereka berdua," balas Reyhan.


"Lupakan masa lalu, simpan saja Nayna di sini," mbak Nuning menunjuk hati Rey.


Rey tampak menatap curiga mbakyunya itu.


"Jangan kau kira mbak ini tidak tahu menahu perihal rumah tanggamu. Karin wanita yang baik. Kau lihat saja semua anggota keluarga kita menyukainya,"jelas mbak Nuning tegas.


"Jangan sampai kau menyesal untuk kedua kalinya nanti. Cukup sesalmu demi Nayna, jangan terulang kembali penyesalanmu untuk Karin pula. Cobalah membuka hati Rey,"


Terdengar mbak Nuning sudah dipanggil karena semua anggota keluarga sudah siap.

__ADS_1


"Mbak pamit. Mbak harap kau mau merenungkan semua yang mbak katakan tadi," ujar mbak Nuning akhirnya kepada adik terkecilnya itu.


__ADS_2