Love Or Be Loved

Love Or Be Loved
Pertemuan Nayna & Rendi Kembali


__ADS_3

Tibalah saatnya acara foto-foto. Pertama kali orang tua kedua belah keluarga yang di foto. Ibu dan Ayah Winda yang pertama kali difoto bersama kedua pengantin. Lalu bergantian mommy dan papi Bayu yang kenudian di foto. Setelah itu foto keluarga inti. Pertama di foto keluarga inti wanita : Winda, Bayu, Ibu dan Ayahnya. Dilanjutkan keluarga inti laki-laki : Bayu, Winda, Mommy, Papi, bang Rendi dan Riko. Tapi ketika hendak difoto, Rendi tidak tahu berada di mana. Jadilah yang difoto bersama pengantin hanya mommy, papi dan Riko aja.


"Riko, kau carilah bang Rendi," perintah Bayu pada adik bungsunya.


"Baik mas....."jawab Riko lalu bergegas mencari abangnya.


Kini giliran adik beradik kandung pengantin. Karena Winda adalah anak tunggal, maka Winda mengajak Nayna dan Nayla ikut berfoto bersama keluarga inti mempelai wanita.


Fhotographer menginstruksikan satu kali pengambilan foto lagi dengan gaya bebas. Tapi saat fotographer baru hendak membidikan handycamnya, Bayu melihat abang dan adiknya menuju ke areal mereka berfoto.


"Tunggu mas, sekalian sama abang dan adik saja juga," ujar Bayu menghentikan sang photographer.


Nayna yang mendengar omongan Bayu mengalihkan pandangannya. Deg.....matanya menangkap sosok laki-laki yang amat dikenalnya. Langkah laki-laki itu kini semakin mendekat. Nayna merasakan jantungnya seakan berhenti bernafas. Kakinya menjadi lemas, seolah tidak mampu menopang berat tubuhnya yang mungil itu. Ya Tuhan, kenapa Rendi semakin ganteng saja. Lihatlah dia, langkahnya itu malahan menarik perhatian wanita-wanita yang berada di sekitar sini. Mereka melihat Rendi tanpa berkedip. Kenapa dia selalu saja bertingkah hendak mencari perhatian wanita, keluh Nayna dalam hati. Lalu bagaimana perasaan Rendi sendiri. Andai Nayna tahu, bahwa Rendipun sama gugupnya. Dia melangkah pelan bak foto model profesional bukan karena ingin tebar pesona sana sini, dengan para jomblo wanita yang berada di situ. Tapi karena jantungnyapun berdegup jauh lebih cepat, saat pandangan matanya tertuju pada Nayna. Naynaku, kau sama sekali tidak berubah. Dulu aku mengira bidadari itu hanya ada di surga dan sebuah dongeng saja. tapi saat melihatmu, aku jadi yakin ternyata bidadari itu nyata. Eeaaa, di sela rasa gugupnya, Rendi masih bisa menggombal, walau hanya dalam hati, dan yang bisa mendengarkannyapun hanyalah dirinya sendiri.



Riko langsung mengambil posisi di sebelah Bayu, sudah ada Nayla adik Nayna yang berdiri di sana.


'Masnya di sini, di sebelah pengantin wanita. Bisa berpasangan dengan mbak yang ini," ujar photographer menegur Rendi dan menunjuk Nayna sebagai pasangannya.


Langkah Rendi masih tampak ragu, Lalu Rendi melangkahkan kakinya persis di sebelah Nayna, karena Nayna berada dekat di sebelah Winda, mempelai wanita.


"Oke.....siap ya.....," kamera foto sudah dibidikkan.


"Satu kali lagi mas, gaya bebas. Tapi saling menatap pasangan masing-masing," ujar fhotographer memberi intruksi dengan santainya.

__ADS_1


Riko dan Nayla santai saja, mereka mengubah posisi saling pandang dan tertawa. Jangan di tanya lagi kalau pose sepasang pengantin, Winda dan Bayu. Tatapan penuh cinta mereka membuat jiwa para jomblo yang berada di acara mereka menjadi baper. Jiwa jomblo mereka pasti tengah meronta-ronta, menanyakan dimanakah pasangan halal mereka saat ini berada. Jika jauh tolong dekatnya. Jika dekat tolong tunjukkanlah. Jika masih berada jauh di atas langit maka turunkanlah. Jikapun jaunya di dasar bumi maka keluarkanlah, kira-kira begitu doa dan harapan para jomblo lovers.


Dan sepertinya hanya pasangan Nayna dan Rendilah satu-satunya pasangan yang tampak begitu kaku. Mereka berdua tidak berani saling menatap satu sama lain. Kepala dan mata mereka cuma dapat tertunduk sedari tadi.


"Mbak dan masnya tolong santai aja. Saling tatap yang mesra. Seolah saja kalau kalian berdua itu sangat saling mencintai," si fhotographer memberikan intruksinya.


Sementara Riko sudah tersenyum saja, sedari tadi saat sang fhotographer berkata bahwa mas Rendi dan mbak Nay bersikap seolah saja sebagai pasangan yang sangat mencintai.


Loh nggak tau aja mas, mereka bukannya seolah lagi saling mencintai. Tapi memang tidak pernah bisa menghapus perasaan mereka masing-masing, cibir Riko.


"Mau tuker pasangan aja bang," tawar Riko berniat baik sekaligus menggoda abangnya.


"Ohhh....boleh-boleh, jika tidak merasa nyaman. Di tuker aja pasangannya," fhotograoher menyahuti serius tawaran Riko.


"Santai aja mas," tolak Rendi yang sudah melotot ke arah Riko, sang adik.


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡


Hiiii🖐🖐


Part ini pasti jadi episode yang di tungguin buat pendukungnya Rendi. Ada yang pingin banget Nayna balikan lagi sama Rendi kan? Hayooo jujur aja? Pasti berharap kembali ke cinta pertama mereka kan? Karena katanaya cinta pertama itu paling sulit dilupakan. Bahkan katanya cinta pertama itu di bawa sampai mati😱😱


Jadi Author bener mau bikin Nayna dan Rendi balikan lagi yah???


Author nggak bisa janji.....pleaseee jangan minta Author berjanji🙏🏻✌😭

__ADS_1


Author hanya mengikuti kemana akhirnya jari-jari tangan ini membawa angan dan fikiran Author berlabuh. Bagaimana kisah mereka berkelana bersama imajinasi yang Author punya✌🙏🏻


Di tungguin aja up nya yah cintahhh🙏🏻😘😘


Jangan lupa Vote Author dong🙏🏻


Tinggalin jejak ☆☆☆☆☆🙏🏻


Jangan Lupa Like dan ❤ juga🙏🏻


Jadiin Love Or Be Loved Favorit ❤


Mampir juga di Novel Author Lainnya


☆ Cinta 90


☆ Mengejar Cinta Ustad


Jangan Lupa Dukungan Vote, Like, Favorit & Coment


Semua bebas coment apa aja. Jangan khawatir Author nggak baperan kok✌😁🤭


Dukungan, Semangat, Cacian bahkan hinaan, Author anggap semua adalah semangatttt💪💪


Semoga ke depan Author semakin manis dalam berkarya💪💪🙏🏻✌

__ADS_1


Salam Manis


Author😘


__ADS_2