
"Sayang kok nggak ngabari abang dulu mau ke rumah?" tanya Rizki kembali menatap mesra Nayna.
"Tadi Nay mampir ke Rumah Sakit, tapi abang udah selesai praktek. Makanya Nay langsung meluncur ke rumah,"jelas Nay lembut menatap Rizki.
Keduanya saling menatap intens, entah apa yang sedang berkecambuk di hati masing-masing.
Yang pasti hati Nay yang tadi diliputi rasa cemburu, belum juga hilang. Apalagi dengan adanya gadis cantik sexy di hadapannya ini. Selama ini Nay hanya melihat fotonya dan cerita-ceritanya dari Rena saja. Adik perempuan satu-satunya Rizki itu telah menunjukkan dan menceritakan semua tentang Selena, ketika Rizki masih terpuruk, di awal pertemuan mereka dulu.
Kini, Nay melihat langsung. Wanita yang sangat di cintai Rizki sekaligus menyakiti hatinya. Nay meliriknya sekilas, dari atas sampai bawah. Wanita sangat cantik dan sempurna, gumam Nayna. Bukan hanya wajahnya yang sangat cantik, body wanita ini sangatlah sexy. Benar-benar bak gitar spanyol. Body goals istilah yang sering dikatakan orang-orang.
Yang paling membuat mata laki-laki melongo tentu saja bentuk payudaranya yang besar dan berisi itu. Sungguh benar-benar keindahan sempurna yang membuat mata laki-laki bisa tidak berkedip sedikitpun. Pantaslah jika Selena ini menjadi seorang model yang terkenal.
Sementara isi kepala Rizki dipenuhi tanda tanya besar, akankah Nay salah faham atas apa yang dilihatnya. Mungkin juga mendengar semua yang Rizki dan Selena bicarakan tadi. Rizki tidak mengatakan pada Nayna
Sementara Selena melakukan hal yang sama. Menatap lekat Nayna dari ujung kaki hingga ujung kepala. Walaupun bukan seorang model seperti dirinya, gadis ini sebanding jika dibandingkan denganku, ujar Selena dalam hati. Wajahnya yang imut dan cantik, dengan kedua lesung pipinya, membuatnya makin bertambah cantik ketika tersenyum atau tertawa. Bodynya yang tinggi langsing juga bak seorang model. Cantik dan sexy, ujar Selena kembali.
"Sayang......kenalkan, ini Selena, abang sudah menceritakan semua sama Nay kan," ujar Rizki melepas rasa canggung diantara mereka bertiga.
"Iya sayang," jawab Nayna tersenyum.
Rizki sedikit memicingkan matanya saat Nayna memjawabnya dengan kata sayang. Tumben sekali kekasihnya ini sengaja memanggilnya sayang. Biasanya saat diminta Rizki sekalipun Nayna belum terbiasa memanggilnya sayang. Nay pasti memanggilnya bang ki saja.
"Selena, ini Nayna, calon istri abang," ujar Rizki kemudian mengenalkan Nayna pada Selena pula.
Selenapun menatap keduanya secara bergantian. Ada rasa tidak rela di hatinya Ketika Rizki menunjukkan perhatian dan rasa cinta pada wanitanya itu. Apalagi Selena juga menangkap binar cinta dan rasa bahagia yang begitu membuncah dari netra teduh milik Rizki.
"Hai....Nayna.....," ujar Nayna mengulurkan tangannya pada Selena.
Sementara Selena yang terlihat bingung sekaligus sedih oleh sikap yang di tunjukkan Rizki pada kekasihnya itu tampak terbengong.
"Selena.....," panggil Rizki yang membuat Selena tersadar.
"Sele....Selena....," Selena kemudian menyambut uluran tangan Nayna.
Nayna tersenyum ramah menatap Selena. Nay tidak ingin menunjukkan rasa kecemburuannya barusan. Karena itu sama saja dengan Nay mempermalukan dirinya sendiri. Itu berarti Nayna tidak percaya diri. Atau lebih tepatnya Nayna tidak mempercayai ketulusan cinta Rizki padanya. Nay meragukan kalau Rizki sudah melupakan kisah cinta masa lalunya itu.
"Assalamualaikum," sapa riang Rena ketika masuk ke ruang tengah melihat keberadaan Nayna.
"Mbak Nay sayang," peluk Rena manja pada calon kakak iparnya itu.
"Ren.....udah pulang," tanya Nayna tersenyum menyambut kemanjaan adik perempuan Rizki satu-satunya itu.
__ADS_1
"Iya mbak. Rena......," Rena menghentikan bicaranya ketika tiba-tiba matanya menangkap sosok Selena.
"Kenapa dia ada di sini mas?" tanya Rena pada Rizki.
"Mbak Sele hanya.....,"
"Stop bang....," potong Rena cepat.
"Stop untuk memanggil wanita ini dengan nama kesayangan abang dulu padanya. Karena sekarang dia bukan siapa-siapa abang lagi," ujar Rena kembali menjelaskan.
"Ren.....," cegah Rizki.
"Abang inget apa yang sudah dilakukan wanita ini pada abang," potong Rena kembali dengan nada yang sudah sedikit meninggi.
"Dan Rena juga yakin, abang pasti sudah memaafkannya. Tapi itu berarti abang lupa untuk mengingatkan bahwa sudah mbak Nay sekarang," ujar Rena kembali berapi-api.
"Ren....maafkan mbak Sele yah," tiba-tiba Selena menyahut.
Selena mengingat bagaimana dulu Renapun sangat akrab dengan dirinya. Sebagai anak perempuan satu-satunya mom. Rena selalu sangat merasa luar biasa ketika Sele hadir, seperti mempunyai seorang kakak perempuan sendiri, begitu yang selalu Rena katakan.
Rena menatap tajam Selena yang berani berkomentar. Dulu mungkin Rena menyukai wanita di hadapannya ini. Sebelum kejadian itu terjadi. Sebelum dengan kejamnya wanita itu mengkhianati cinta tulus abang tersayangnya dengan sahabat abangnya sendiri.
"Anda bukan siapa-siapa lagi di sini sejak hari di mana anda sudah mengkhianati abang saya," ujar Rena kembali masih ketus.
"Ren. Mungkin Selena hanya ingin bersilahtirahmi. Apapun yang terjadi kita tidak boleh memutuskan tali silahturahmi dek. Lagipula bang Ki sudah memaafkan dan melupakan semuanya," sela Nayna tenang.
"Iya Ren....benar kata mbak Naymu.....," sambung Rizki.
"Lagipula dengan bertemu begini, mbak dan bang Ki jadi bisa memberikan langsung undangan pernikahan kami," ujar lembut Nayna kembali.
Nayna ingin membalas sikap dengan sengaja Selena yang mencoba mendekat lagi pada Rizki kekasihnya dengan elegan, tanpa amarah, tapi berkualitas.
Lalu Nayna mengambil undangan yang tersimpan di dalam tasnya.
"Saya dan bang Ki juga keluarga sangat mengharapkan kehadiran dan doa Selena untuk kami berdua," ujar Nayna sambil menyerahkan undangan bersambul abu itu pada Selena.
"Semoga hubungan kita semua akan menjadi lebih baik ke depannya," ujar Nayna kembali dengan tersenyum manis.
Bahkan senyum itu teramat manis di mata Rizki. Bagaimana Nayna bisa menekan rasa cemburunya dan tetap menjadi Naynanya yang lembut dan manis, adalah hal yang sangat menyentuh di hati Rizki kini. Rizki semakin yakin bahwa calon istrinya ini bukan hanya cantik, baik dan lembut. Tapi sangat pengertian dan bersikap dewasa.
♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡
__ADS_1
Author udah up kembali cintahhh🤩😍🙏🏻✌
Kisah akan berlanjut tentang segala yang berhubungan dengan pernikahan Rendi dan Nayna.
Dan tentu saja akan ada bagian cerita dari orang-orang istimewa yang pernah hadir hidup Nayna dan Rizki. Yang hadir dalam kisah cinta keduanya. Kisah mereka akan diselipi sebagai pemanis cerita🤗✌
Ikuti terus up selanjutnya yah cintahh🙏🏻✌🤗😘
Karena Author juga meski membagi untuk up novel Author yang satu lg.
Novel "Mengejar Cinta Ustad" yang saat ini mengikuti Kontes Menulis Novel "You Are A Writer S4"
Mohon baca dan dukungannya juga🙏🏻🤩😍
Tingkiyuu bangetz yg udah setia membaca novel "Love Or Be Loved"
Mohon Dukungannya
👇
Vote
Like 👍
Favorit ❤
Coment 💬
Rate 5
Baca juga Novel Author Lainnya
☆ Mengejar Cinta Ustad
☆ Cinta 90
Mohon juga Dukungan
👇
Vote, Like, Favorit, Coment & Rate 5
__ADS_1