Love Or Be Loved

Love Or Be Loved
Kali Ini Rizki Berjuang Tanpa Ingatannya


__ADS_3

"Assalamualaikum.....," sapa suara di seberang begitu santun.


"Walaikusalam sayang," jawab mom begitu bahagia.


"Nay, kenapa udah lama nggak ke rumah. Udah nggak ngeliat keadaan bang Ki lg. Apa di kantor bener-bener sibuk sayang?....," mom langsung saja melontarkan pertanyaan.


Nay terdiam. Berusaha tersenyum, walau untuk dirinya sendiri.


"Iya mom. Maaf banget, Nay benar-benar sibuk akhir-akhir ini mom," jawab Nay sangat lembut.


Sementara Rizki yang berniat menemui mommynya mengurungkan niatnya. Rizki memilih berdiri di balik pintu yang sedikit terbuka untuk menguping.


"Mom ngerti sayang. Nggak apa-apa kalau Nay sibuk. Nanti kalau sudah nggak terlalu sibuk, usahakan mampir ke rumah. Mom kangen banget," ujar mom lagi penuh harap.


"Tapi nggak ada masalah kan antara Nay dan bang Ki. Kalian baik-baik saja kan nak?" tanya mom kembali sebelum Nay sempat menjawab.


Nayna terkejut dengan pertanyaan mom. Apa ini yang namanya naluri seorang ibu? Apa mom juga merasakan bahwa dia dan bang Ki sedang tidak baik-baik saja, bisik hati Nayna.


"Tentu saja mom. Nay dan bang Ki baik-baik saja, mom jangan khawatir. Kita berdoa saja mom, semoga ingatan bang Ki segera kembali," ujar Nayna menyakinkan.


"Amiin. Semoga ingatan bang Ki segera pulih. Jadi lebih mempermudah hubungan kalian," jawab mom penuh harap.


"Lagipula mom sama sekali tidak menyukai dokter wanita itu. Sejak Rizki mengalami amnesia dan sudah pulang ke rumah, gadis itu jadi terlalu sering kemari," ujar mom kembali dengan nada tidak suka.


"Mom juga tidak bisa melarang kedatangannya. Apalagi karena ingatannya itu, Rizki sama sekali tidak menolaknya," mom berusaha memberi pengertian pada Nayna.


"Iya mom. Nay sangat faham dan mengerti. Nay juga akan memaklumi semuanya mom," jawab Nayna kembali menenangkan momnya Rizki.


"Yang sabar yah Nay sayang.....," mom balik menenangkan Nayna.


"Oh iya Nay. Mom udah suruh karyawan catering mom antar makanan kesukaan Nay ke rumah yah sayang," ujar mom dengan sayang.


"Nay jadi ngerepotin mom. Makasih ya mom....," jawab Nayna terharu.

__ADS_1


"Nggak ada istilah repot untuk calon menantu mom yang cantik ini. Ya udah sayang, mom tutup yah. Selamat beraktifitas. Assalamualaikum,"


"Makasih yah mom. Walaikusalam....,"


Terputuslah sambungan telephone antara keduanya. Rizki yang masih berada di balik pintu kamar mainnya dapat mendengar jelas percakapan mom dengan Nayna barusan. Rizki bisa melihat kedekatan diantara keduanya. Rizki bisa melihat betapa momnya itu mencintai Nayna seperti putrinya sendiri. Pantas saja jika Rena, adik ceweknya satu-satunya itu, sering mengatakan kalau Nayna akan menjadi saingannya nanti saat mereka sudah menikah. Nayna akan jadi penghalang perhatian mom yang selama ini hanya di tujukan untuk Rena seorang, satu-satunya putri mom. Lalu apa yang akan mom lakukan, jika beliau tahu, aku sudah membebaskan Nayna untuk bersama orang lain. Pasti pasti akan marah besar atas tindakan dan keputusannya, tanya Rizki dalam hatinya.


"Bang Ki........," mom terkejut melihat putranya itu tiba-tiba sudah berada di kamarnya.


"Mom.....," Rizki menatap momnya.


Mom balik menatap putranya itu penuh curiga. Tumben ini anak. Manusia dingin ini bisa juga menunjukkan wajah menyedihkan seperti itu. Biasanya hanya wajah dingin, cuek dan percaya diri yang selalu di tunjukkannya, ucap mom sendiri dalam hati karena sangat mengenal putra sulungnya tersebut.


"Ada apa bang?" tanya mom to do point


Rizki tampak ragu. Ditatapnya lekat momnya itu. Bukan hanya keraguan yang muncul dalam dirinya, tapi juga sedikit rasa takut akan amarah ibunya itu.


"Apa ada yang mau abang bicarakan sama mom?" mom kembali bertanya.


Rizki menghela nafas kasar dan menghembuskannya, sebelum akhirnya mengumpulkan semua keberaniannya. Dan menceritakan semuanya pada mom.


"Keputusan pengecut macam apa itu. Keputusan apa yang sudah kau berikan pada calon menantu mommy....," ujar mom sedikit membentak.


Rizki diam saja. Meskipun tidak menyangka mom akan menampar wajahnya. Rizki tetap mengerti kalau perbuatannya bisa membangkitan amarah mommynya. Menilik bagaimana sikap momnya itu pada Nayna, Rizki sudah menduga kalau mommynya pasti akan marah.


"Itulah kenapa kita jangan gampang untuk mengambil keputusan, apalagi keputusan yang diambil saat sedang emosi. Karena bisa dipastikan keputusan yang kita ambil tersebut akan sangat tidak rasional. Dan pada akhirnya kita akan keputusan yang sudah kita ambil tersebut," ucap mom yang sudah mengontrol emosinya.


"Itu yang Rizki rasakan mom. Keputusan Rizki yang telah mendorong Nay pada hubungannya dengan laki-laki lain," ujar Rizki kembali tampak terpuruk.


"Lalu siapa laki-laki yang bersama Nay?" selidik mom.


"Dia Rendi, seorang Jenderal muda Kepolisian. Cinta pertama Nay dulu mom.....," jawab Rizki tertunduk.


"Dan sainganmu itu, bukanlah laki-laki sembarangan bang Ki......," mom menjadi marah kembali dan sedikit berteriak.

__ADS_1


Mom sudah mendengar cerita mengenai Rendi dari bundanya Nayna, saat mereka pertama kali hendak menjodohkan Nayna dan Rizki. Mom tahu, Rendi itu laki-laki yang baik yang mencintai Nayna. Yah....mereka berdua itu saling mencintai sebagai cinta pertama. Karena kesalahan Rendi, yang diyakini adalah takdir yang terpaksa akhirnya memisahkan dua orang yang saling mencintai itu, bahkan mungkin hingga detik ini. Mom sangat menyesali keputusan Rizki, putranya ini.


Dan mom tidak mungkin menyalahkan Nayna. Mom juga yakin Nay tidak segampang itu langsung berpaling kembali pada mantan kekasihnya itu. Tapi mendengar semua penuturan Rizki, putranya ini. Yang dengan sadar membebaskan Nayna bersama laki-laki lain agar dia juga bisa bersama wanita lain, yang difikir Rizki mungkin lebih baik dari Nayna. Bagaimana selama ini Rizki bersikap pada Nayna. Dan bagaimana dokter Rizki yang merasa hebat ini bersama wanita lain saat jelas-jelas sudah mempunyai seorang tunangan, meskipun dengan alasan ambesia sekalipun. Mom jadi meragukan hubungan pertunangan keduanya ke depannya nanti.


"Itu tugas terberatmu bang. Merebut hati Nayna kembali. Namun kali ini berbeda, karena ada laki-laki lain yang juga sangat mencintainya. Dan laki-laki itu juga sangat berkompeten. Dia salah satu calon menantu idaman bunda Nayna. Berjuanglah bang. Bukan hanya demi ingatanmu yang belum kembali. Tapi juga demi cinta yang sebenarnya tidak kau sadari. Perasaan yang kini tanpa sadar menyakiti hatimu sendiri, dengan mengatasnamakan ambesia sebagai alasan," ujar mom panjang lebar mengungkapkan kekhawatiran hubungan putranya tersebut.


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡


Hii🖐🖐


Views Tercintaaahh🤩😍


Tungguin terus up selanjutnya yah cintahh🙏🏻🤗


Bagaimana akhirnya kerumitan Hubungan ketiganya🤔🤔


Antara Nayna, Rizki dan Rendi✌


Bagaimana bentuk cinta itu menyapa ketiganya🤗


Yang suka Novel "Love Or Be Loved"


Jangan lupa Vote Author dong🙏🏻


Dukungan Like, Favorit❤, Tip, Coment & Rate5🙏🏻


Biar Author makin semangat up nya🤗🙏🏻✌


Jangan lupa Dukungannya juga untuk Novel Author lainnya🙏🏻


☆ Cinta 90


☆ Mengejar Cinta Ustad

__ADS_1


Salam Manis🤗


Author


__ADS_2