Love Or Be Loved

Love Or Be Loved
Curhat Winda


__ADS_3

Mobil Nayna sudah memasuki lahan parkir kawasan restoran. Benar saja kata Nayna, restoran ini sangat tenang. Halaman parkirnya luas, tempatnya sejuk dan teduh. Suasananyapun santai dan nyaman.


Nayna dan Winda sudah masuk ke dalam restoran, mereka memilih duduk lesehan di tempat paling sudut, agar lebih santai dan private.


Pelayan sudah mencatat menu pesanan mereka. Winda tampak ogah-ogahan, tapi dipaksa oleh Nayna.


"Emang loe nggak laper apa, cacing di perut gue aja udah bunyi sedari tadi," tanya Nayna setelah pelayan pergi menyiapkan pesanan mereka.


"Nggak nafsu gue Nay," keluh Winda lagi


"Isi perut dulu. Kalau laper, perut kosong, kita tidak akan bisa berfikir dengan baik," jelas Nayna.


Winda hanya terdiam menyetujui perkataan Nay barusan.


"Loe ada masalah apa? Sama David, cowok loe atau Bayu," cecar Nay.


"Dua-duanya Nay," jawab Winda dengan lemah


"Nah lohh.....Berat nih," keluh Nay mendengarnya.


"Loe yang belum denger aja berat, apalagi gue yang jalanin," Winda kembali mengeluh.


Tak berapa lama pelayan sudah menyajikan menu makan siang mereka di atas meja.Kali ini mereka memilih menu ala sunda, ayam bakar, sambal, daun-daunan. Nayna dan Winda mulai menyatap menu makan siang mereka, sambil mengobrol.


"Ya udah, loe sambil cerita aja. Ada masalah apa, kok kayaknya berat banget," selidik Nayna yang baru kali ini melihat sobatnya yang cantik itu dengan wajah sangat kusut.


Ibarat kain habis dijemur setelah digiling di mesin cuci, belum distrika. Kusut masai.


"David selingkuh Nay," keluh Winda dengan menghela nafas berat.


"Kecurigaan loe aja kali Win," bantah Nayna


Sepuluh tahun lebih mereka berdua bersama. Dan tidak pernah sekalipun Winda mengeluhkan hubungan mereka, David terjamin setia.

__ADS_1


"Loe tahu kan gue orang yang nggak gampang curiga. Gue orang yang paling realistis dalam berfikir, nggak maen hati apalagi perasaan kayak loe Nay,' jelas Winda yang menohok Nayna.


Tapi memang benar adanya. Itulah yang membedakan dirinya dan Winda. Winda itu paling realistis orangnya, dia nggak gampang ngambil keputusan, walau kadang bukti sudah mengarah. Jika masih ada celah, dia pasti masih akan menyelidikinya terlebih dahulu. Nggak mungkin asal nuduh.


Mungkin dia sudah tertular bokapnya yang perwira kepolisian. Jalan otaknyapun sudah nyaris sama.


Aku malah pernah berfikir kalau Winda lebih cocok jadi polisi juga ketimbang wanita karier.


Kalau aku sih asli sok kuat tapi cengeng, terlihat tegar padahal rapuh, fikiranku menjelaskan sendiri.


"Jadi ini bukan kecurigaan lagi," tanyaku pasti.


Winda menganggukkan kepalanya yakin.


"Lalu tindakan apa yang akan kau ambil," aku menghentikan suapan terakhir ke mulutku.


Kenapa perbincangan jadi lebih mengasyikan dan sedap dari makanan yang tersaji, keluhku dalam hati.


Winda menyeruput es tehnya. Dia sudah mengakhiri makannya. Aku kembali memasukkan suapan terakhir ke mulutku, mengunyahnya cepat, lalu ikut menyeruput jus jerukku. Segarnya membasahi kerongkonganku, yang sedari tadi dahaga oleh pertanyaan-pertantaan tentang hubungan Winda, sahabat tercintaku ini.


Yah wajar saja Winda begitu. Hubungannya dengan David bukanlah baru. Mereka menjalin hubungan sudah hampir sepuluh tahun lebih, sejak laki-laki itu dilantik menjadi seorang perwira. Selama inipun tidak pernah ada masalah yang berarti di antara mereka. Meskipun belum ada niat dari keduanya menuju jenjang yang lebih serius, hubungan mereka sangatlah harmonis.


"Siapa wanita itu Win," aku menyekidik


"Mereka sama-sama berdinas di tempat yang sama. Tapi wanita ini hanya tamatan tamtama biasa," Winda menjelaskan.


"Jadi maksudmu, ini karena cinta lokasi," tanya Nay lagi.


"Bisa dikatakan begitu Nay," ucapnya sambil menopang wajahnya dengan satu tangan.


Aahhh, Nay ikut sedih melihat Winda begitu berantakan begini.


Dalam hati Nay bertanya, kenapa sahabatnya harus juga mengalami perasaan yang sama dengannya. Dikhianati laki-laki yang dicintai itu, sama saja hidup tanpa roh. Sama saja hati tanpa jiwa. Terasa hampa.

__ADS_1


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


Yang udah Membaca Love Or Be Loved🙏🏻😘


Karena Novel ini karya pertama Author


Mohon


👇


Like


Koment Positif


Favorit


Tips


Vote


Semoga dengan dukungannya


Author semakin manis dalam berkarya


Maaf untuk semua keterbatasan diri dalam menulis🙏🏻✌🏻


Baca juga👉 Cinta 90


Mohon Dukungannya


👇


Like, Koment Positif, Favorit, Tips & Vote🙏🏻😘

__ADS_1


Salam Manis🤗


WCU


__ADS_2