Love Or Be Loved

Love Or Be Loved
Lamaran


__ADS_3

Hari yang di tunggu akhirnya tiba juga. Rizki sudah berpakaian sopan dengan baju koko dan celana hitamnya. Semua anggota keluarga sudah siap. Barang-barang yang di bawa untuk lamaranpun sudah di masukkan ke dalam mobil semua.


"Abang kok gugup gitu?" tanya Roby pada abangnya.


"Iya nih dek abang kok jadi grogi banget gini," jawab Rizki yang memang terlihat sangat gugup.


"Nggak usah grogi gitu lah bang. Ini kan lamaran, lagian nggak mungkin juga di tolak. Dua keluarga kan sudah sepakat," ejek Daddy pada Rizki.


"Tapi ada loh Dad. Semua rencana udah di susun dengan mateng. Tiba-tiba saat lamaran calon pengantin wanitanya kabur sama mantan kekasihnya," ujar Rena polos.


"Ngomong apa kamu itu Ren. Omongan itu bisa jadi doa, jadi jangan ngomong sembarangan," marah mommy pada Rena.


"Lagian mana ada kayak gitu Ren. Kami ini lagi baca novel atau lagi nonton sinetron," jawab daddy ikut mengomentari.


"Lagian jahat banget sih Ren. Doain abang sama mbak Nay itu yang baik-baik aja," sembur Rizki pada adik perempuan satu-satunya itu.


"Ya udah kalau semua siap kita berangkat sekarang. Biar nggak telat dan tepat waktu," perintah daddy.


Mereka berangkat dengan mobil masing-masing. Mom bersama daddy dan mengajak bik Lastri dan keluarganya dalam satu mobil. Rena satu mobil dengan Roby. Sedangkan Rizki membawa mobil sendiri dengan di isi barang-barang yang akan di bawa ke rumah Rena untuk lamaran. Memang hanya keluarga inti saja yang datang melamar hari ini.


Mobil keluarga Rizki sudah memasuki kediaman Nayna secara berurutan. Mommy dan Daddy sudah turun dari mobilnya dan melangkah menuju rumah di susul bik Lastri dan keluarga. Kemudian di susul Roby dan Rena. Dan yang paling terakhir tiba adalah mobil Rizki. Mereka semua lalu memasuki rumah Nayna dengan bawaan di tangan masing-masing. Kedatangan keluarga Rizki di sambut hangat oleh Nayna sekeluarga. Bagaimanapun akhirnya daddy Rizki dan ayah Nayna akan semakin mempererat persahabatan keduanya setelah anak-anak mereka akhirnya berjodoh. Mereka berdua akan menjadi besan rasa sahabat.


Saat memasuki rumah Rizki melihat Nayna. Kekasihnya itu memakai seragam dengan corak yang senada dengan kedua saudara perempuannya. Nayna mengenakan atasan kebaya modern dan kain panjang yang membalut cantik tubuh mungilnya yang tinggi ramping. Rambut panjangya di cepol atas membuat Nayna jadi bertambah manis.


Rizki tersenyum menatap kelasih hatinya itu. Rona bahagia memenuhi dadanya. Akhirnya setelah semua masalah yang sempat mendera hubungan mereka. Semesta kini tampak mendukung Rizki. Dan hari ini adalah tahap awal dari penyatuan cinta mereka berdua. Nayna membalas senyum manis Rizki dan menunjukkan lesung pipinya yang manis. Nayna berubah menjadi berpuluh kali lipat sangat manis di mata Rizki. Suasana hati yang bahagia memang sangat berpengaruh. Rona bahagia terpancar nyata di mata keduanya.


Acara lamaran hari ini berjalan lancar. Kedua keluarga sepakat akan mempersiapkan rencana pesta pernikahan tiga bulan lagi, karena keluarga Nayna sebagai pihak mempelai perempuan membutuhkan waktu untuk mempersiapkan semuanya. Kalau kemauan Rizki secepatnya bisa menikahi Nayna. Rizki tidak terlalu perduli acara resepsi dan sebagainya. Melaksankan ijab kabul yang sakral sebagai tanda resmi sahnya mereka menjadi sepasang suami dan istri cukuplah bagi Rizki.


Tapi walau bagaimanapun, saat menikah adakah bukan hanya kebahagian sepasang mempelai saja, akan tetapi juga kebahagian dari dua keluarga besar. Nayna dan Rizki sama-sama anak tertua dalam keluarga mereka. Baik orang tua Rizki, apalagi orang tua Nayna pastilah akan merayakan hati bahagia anak-anak mereka dengan cukup meriah. Berbagi kebahagian dengan kerabat, handai tolan, tetangga, dan masyarakat tempat keduanya menetap.

__ADS_1


"Ingat bang. Belum resmi, baru lamaran aja," daddy menggoda Rizki.


"Hehehehhh....iya dad. Nggak lama kok, abang nyusul belakangan pulangnya," jawab Rizki terkekeh malu.


"Bang Ki itu udah nggak sabaran lagi dad. Kalau mau nuruni kemauan Rizki, bulan depan udah mau nikahi Nayna," mom ikut menggoda Rizki.


"Mbak Nay suruh pulang ajalah si abang," kali ini Rena ikut nimbrung.


"Ampun dah....Kok pada nggak ngerti banget keluargaku tersayang," Rizki mengeluh menepuk jidatnya sendiri.


Akhirnya semua anggota keluargapu menertawakannya.


"Ya udah jeung, kalau begitu kami pamit ya," ujar mom pada bunda Nayna.


"Iya jeung, hati-hati di jalan ya....," balas bunda, lalu keduanyapun berpelukan.


Disusul daddy dan ayah Nayna yang bersalaman bahagia karena akhirnya keinginan keduanya agar Nayna dan Rizki bersatu terwujud nyata.


Kemudian Nayna mencium punggung tangan mom, lalu berakhir dengan pelukan sayang mom. Nau juga mencium punggung tangan dad. Keduanya tidak lama lagi akan menjadi orang tua Nayna juga.


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡


Hiii views tercintaaahh🤩😍


Selanjutnya kisah cinta akan banyak diwarnai kisah antara Nayna dan Rizki🤩😍😘


Tentu saja kisah mereka akan diselipi kisah cinta lain sebagai pemanis🤗✌


Ikuti terus up selanjutnya yah cintahh🙏🏻✌🤗😘

__ADS_1


Karena Author juga meski membagi untuk up novel Author yang satu lg.


Novel "Mengejar Cinta Ustad" yang saat ini mengikuti Kontes Menulis Novel "You Are A Writer S4"


Mohon baca dan dukungannya juga🙏🏻🤩😍


Tingkiyuu bangetz yg udah setia membaca novel "Love Or Be Loved"


Mohon Dukungannya


👇


Vote


Like 👍


Favorit ❤


Coment 💬


Baca juga Novel Author Lainnya


☆ Mengejar Cinta Ustad


☆ Cinta 90


Mohon juga Dukungan


👇

__ADS_1


Vote


__ADS_2