
Masih satu minggu lagi rencana pernikahan Winda. Tapi Nayna memutuskan akan menginap ke rumah Winda saat hari Juma'at saja ketika sahabatnya itu melaksanakan Ijab Qabul. Nayna akan mengajak adiknya Ay menginap di sana hingga hari minggu saat resepsi dilaksanakan.
Winda mengatakan semua persiapan pernikahannya sudah diserahkan ke Weeding Organizer milik mami Bayu. Karena mami adalah pengusaha Wedding Organizer dan Catering yang terkenal di kota ini, jadi Winda dan Bayu rasanya sangat tidak perlu merasa khawatir. Persiapan pernikahannyapun bahkan sudah mencapai seratus persen. Nayna hanya perlu menemaninya nanti di hari sakral dan bersejarah sahabat tercintanya itu.
Saat Weekend begini Nayna bisa bersantai. Seperti biasa dia sedang bersantai di taman samping rumah. Menikmati bunga-bunga di taman yang mulai bermekaran, mencium aroma bunga, tanah, dan udara yang terasa menyegarkan. Atau setelahnya duduk santai sambil menikmati membaca sebuah novel. Nay tidak pernah berubah, dari dulu, Nayna tetap saja seorang gadis manis yang sederhana.
Nay memandang sekeliling taman, menikmati warna-warna cantik dari bunga yang tampak sudah mulai bermekaran dengan indah. Ingatannya kembali pada sosok Rizki. Nay sengaja berpamitan selama satu minggu pada Rizki, walaupun sebenarnya Nayna belum menginap di rumah Winda. Nay sengaja melakukannya. Setelah beberapa lama dia menurut saja. Tidak berhenti memepet Rizki meski dokter tampan itu berkali-kali menolak, bahkan mengusirnya pergi. Nay tetap keukeuh akan terus bertahan di samping Rizki hingga ingatannya bisa kembali. Nayna tidak perduli meski harus merendahkan dirinya sendiri, agar bisa terus berada di samping kekasihnya itu. Bagaimana lelahnya Nayna saat ini, menjadi kekasih yang dianggap.
Tiba-tiba Nay juga teringat Rendi. Nayna pasti akan berjumpa dengannya saat pernikahan Winda dan Bayu nanti. Rendi kakak kandung Bayu, rasanya tidak mungkin kalau dia tidak hadir. Di saat Rizki harus kehilangan ingatan akan kisah kasih mereka, kenapa juga aku harus kembali bertemu dengan Rendi, keluh Nayna dalam hati.
Tidak. Aku bukannya takut bertemu dengannya, bukan karena takut akan kembali jatuh cinta. Aku sudah melupakan cinta itu sejak berkali Rendi menyakitiku. Aku sudah menutup pintu hatiku untuk dirinya. Aku sudah membuang jauh rasa cinta di hatiku. Tidak akan pernah ada lagi perasaan itu, Nayna menyakinkan dirinya sendiri.
Hhhhaaaa.....Nayna membuang nafas kasar. Rasanya dia ingin menangis. Berulang kali mencintai, kenapa selalu saja terluka. Nayna tidak pernah ingin berkali mencoba, mengulang kisah, menata hati dan perasaan. Dulu saat pertama kali jatuh cinta pada Rendi. Saat sama-sama merasakan bagaimana indahnya cinta pertama. Nayna fikir, inilah kisahnya, inilah cintanya, inilah masa depannya. Jatuh cinta pertama kalinya pada seorang perwira polisi tampan yang ternyata juga sama-sama merasakan indahnya cinta pertama. Nay tidak berfikir, bahkan tidak sempat memikirkan, bahwa cintanya akhirnya dikhianati. Nay kehilangan cinta pertama itu karena lebih memilih wanita lain. Kecelakaan yang menimpa wanita kedua itu, mengharuskan Rendi bertanggung jawab dan menikahinya. Nay bahkan tidak pernah lupa bagaimana rasanya sakit itu. Lalu luka itu kembali dengan rasa yang lebih perih, saat Rendi tidak dapat mengontrol diri dan hampir saja hendak memperkosanya. Luka Nayna semakin bertambah dalam saja, bahkan goresannya masih meninggalkan bekas hingga detik ini di hati Nayna.
Salahkan setelah cukup lama beeusaha menghapus luka, menata hati kembali. Nayna akhirnya memutuskan mulai menerima dan mencintai Reyhan. Reyhan, laki-laki itu teman sekolah Nayna. Cintanya pada Nayna telah teruji oleh waktu. Bagaiamana masa dan waktu tidak bisa mengubah rasa cinta Reyhan sedikitpun pada Nayna. Dia tetap mencintai Nayna tulus, dari dulu, meski telah ditolak berulang kali, dikecewakan karena alasan persahabatan. Tetapi, lagi-lagi cinta mengujinya, takdir cinta tidak pernah berpihak padanya. Bahkan Reyhan, laki-laki yang teramat mencintai Nayna itupun akhirnya kalah oleh takdir. Tapi sekali lagi, manusia memang hanya mampu berencana tapi Allah pulalah yang akhirnya menentukan. Sekuat apa mereka berusaha, kalau memang bukan jodoh pasti terlepas juga. Dan sekuat apapun mereka menghindar kalau memang ternyata jodoh ada saja yang akhirnya bisa menyatukan. Ada wanita lain yang mengejar Reyhan, yang mengandung darah dagingnya. Dan Reyhan tidak punya pilihan. Lagi-lagi takdir akhirnya memisahkan cinta Reyhan pada Nayna.
__ADS_1
Kini untuk terakhir kalinya, saat melihat kebahagian antara Reyhan dan Karin. Nayna akhirnya memutuskan menerima perjodohan orang tuanya, sebagai bentuk kepasrahan akan cerita cintanya. Nayna menerima ikhlas perjodohan ini, bagaimanapun nanti akhirnya, Nayna tetap pada keputusannya. Laki-laki jodohnya itu adalah Rizki. seorang dokter tampan. Seorang laki-laki es balok yang awalnya sangat mengesalkan di mata Nayna. Laki-laki yang mempunyai luka yang sama dengan Nayna, karena sama-sana pernah dikhianati. Dan saat cintapun alhirnya sudah mulai menyapa mereka. Kenapa harus kemudian cobaan cinta itu kembali singgah. Kecelakaan yang menyebabkan Rizki amnesia, membuat pedihnya hati Nayna dianggap sebagai seorang kekasih yang tak dianggap.
Tuhan, kapankah aku bisa bahagia. Apakah memang takdirku, yang tidak akan pernah bahagia, gumam Nayna memejamkan mata menahan perih di hati.
♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡
Tingkiyuu bangetz yg udah setia membaca novel "Love Or Be Loved"
Mohon Dukungannya
👇
Vote
Like 👍
__ADS_1
Coment 💬
Baca juga Novel Author Lainnya
☆ Mengejar Cinta Ustad
☆ Cinta 90
Mohon juga Dukungan
👇
Vote
Like 👍
__ADS_1
Coment 💬