Love Or Be Loved

Love Or Be Loved
Ulah Fotografer Dadakan


__ADS_3

Setelah selesai memesan minuman dan membawa beberapa botol dan beberapa kaleng minuman, Nay dan Rizki kembali ke aula tempat berlangsungnya acara, menyaksikan Rena yang sudah berdiri di atas podium sana dengan haru.


Menyaksikan dengan khikmat rangkaian acara wisuda yang dilalui Rena.


"Selamat ya sayang, semoga ilmunya barokah," mom mencium dan memeluk putri satu-satunya itu kemudian diikuti dady yang berhantian memeluk putri satu-satubya itu.


"Selamat mbak Ren. Udah jadi sarjane, kalo kate bang Dol," ujar Roby tersenyum.


"Makasih dek," jawab Rena tersenyum.


"Selamat yah adek abang tersayang. Semoga sukses ke depannya," giliran Rizki memeluk Rena.


"Makasih bang Ki," jawab Rena terharu.


"Selamat ya Ren. Mbak Nay mendoakan yang terbaik," ucap Nay terharu.


"Makasih mbak Nay. Calon kakak ipar Rena tersayang," ujar Rena menghambur ke pelukan Nayna.


"Udah jangan nangis. Ntar jelek loh make up nya. Tuh temen-temen udah pada nungguin buat foto-foto bersama," seloroh Nayna pada Rena.


Rena tersenyum. Berusaha tidak menangis. Menatap semua anggota keluarga yang di cintainya itu sambil tersenyum bahagia. Lalu kembali bergabung bersama tenan-teman seangkatannya.


Karena Rena sibuk berfoto bersama teman-temannya yang di wisuda hari ini. Roby tidak melewatkan kesempatan. Dengan kamera yang di bawanya, Roby menjadi tukang foto dan sekaligus pengarah gaya bagi dua pasangan di hadapannya ini.


Setelah puas memfoto mom dan dady dengan berbagai gaya dan pose. Robypun beralih ke pasangan abangnya, bang Rizki dan mbak Nayna. Roby sangat yakin dalam hatinya, bahwa abangnya itu sangat bahagia ketika Roby dengan sengaja membuat mereka dekat dengan alasan untuk di foto. Diam-diam Roby tersenyum sendiri menyaksikan kebahagian yang dirasakan abangnya itu, yang tidak pernah berhenti tersenyum sedikitpun sedari awal tadi.


Roby tahu bang Rizki itu sebenarnya sangat mencintai mbak Nayna. Hanya saja amnesia yang diderita bang Ki sejak kecelakaan itu membuatnya sama sekali tidak mengingat sosok mbak Nay, gadis yang di cintai hatinya. Dan ketika pada akhirnya, walaupun tanpa ingatannya tentang mbak Nay sedikitpun. Hati dan perasaan bang Ki berkata dengan sendirinya. Sensor cemburu dalam hatinyapun bekerja saat ada laki-laki lain yang mendekati mbak Naynya.


"Bang Ki dirangkul mbak Naynya.....," teriak Roby memberi arahan pada Rizki, sang abang.


"Mbak....mbak Nay merapat dong ke bang Ki. Kayak musuhan aja jauh-jauhan," kali ini Roby memberi arahan pada Nayna.

__ADS_1


Dan seperti dugaan Roby. Pada awalnya saja kedua pasangan kekasih itu tampak sangat kaku dan asing.


Karena selanjutnya sudah tidak lagi jarak. Mereka layaknya sepasang kekasih yang sedang melakukan sesi foto prawedding.


Roby ikut tersenyum, begitupun mom dan dad. Kebahagian seakan memenuhi hati ketiganya. Ini yang selalu mereka inginkan. Kebahagian untuk bang Ki. Mendapatkan pasangan yang dicintainya dan juga mencintainya. Melupakan kisah kelam juga trauma masa lalunya akan sebuah pengkhianatan. Menghapus sisi kelam tentang tidak kesetiaan seorang wanita yang pernah hadir dalam hidupnya.


Dalam hati mom dan dad, juga hati Roby sendiri. Sangat bersyukur melihat kebahagian dan kebersamaan antara Rizki dan Nayna saat ini. Berharap bahwa kisah mereka akan berakhir di pelaminan. Menuju satu gerbang awal dari kehidupan sepasang anak manusia yang saling mencintai. Harapan itu tergiring doa di hati mereka saat ini melihat kedekatan yang terlihat diantara Rizki dan Nayna.


Tidak berapa lama kemudian, Rena sudah bergabung bersama keluarganya kembali. Dan Roby, sebagai fotographer dadakan langsung berinisiatif menjadi juru foto bagi keluarganya. Pertama kali Roby memfoto Rena bersama mom dan dad. Setelah puas lalu Roby memfoto Rena bersama bang Ki dan mbak Nay. Dan tentu saja kemudian acara foto di dominasi oleh gaya dan posenya Rena bersama mbak Nay. Dan bang Ki tentu saja bisa dipastikan, sudah memasang wajah tidak sukanya begitu Rena menguasai mbak Nay sendiri.


"Roby sini, biar mbak Nay yang foto. Biar ada foto sekeluarga komplit," ujar Nayna mengambil alih menjadi fotographer dadakan.


Pertama tama Nayna memfoto komplit mom, dad bersama ketiga putra dan putrinya.


Selanjutnya fotopun difominasi oleh mereka tiga bersaudara. Nayna tampak tersenyum bahagia menyaksikan kekompakan sekaligus kelucuan dari ketiganya. Kehangatan dari rasa bahagia itu seakan menular ke hatinya.


Sementara dari sudut sana, seseorang yang tidak lepas memandangi Nayna dengan wajah sumringah. Hatinya makin bertambah yakin untuk menyegerakan hubungannya bersama Nayna. Semoga Allah memberi jalan terbaik untuk langkah yang akan kuambil, menyempurnakan separuh imanku, dengan menyegerakan menikahimu, tekad Rizki dalam hati.


HiiπŸ–πŸ–


Views Tercintahh🀩😍


Maaf baru bisa Up hari iniπŸ™πŸ»


Tingkiyuu bangetz yg udah setia membaca novel "Love Or Be Loved"


Mohon Dukungannya


πŸ‘‡


Vote

__ADS_1


Like πŸ‘


Favorit ❀


Coment πŸ’¬


Baca juga Novel Author Lainnya


β˜† Mengejar Cinta Ustad


β˜† Cinta 90


Mohon juga Dukungan


πŸ‘‡


Vote


Like πŸ‘


Favorit ❀


Comentnya dongπŸ™πŸ»πŸ€—


Lebih suka Nayna bersama siapa?πŸ€”


Rizki?πŸ€”


Ataukah Rend?πŸ€”


Kasih alasannya yah viewsπŸ™πŸ»βœŒ

__ADS_1


__ADS_2