
Selena pergi dari rumah Rizki dengan amarah yang memuncak. Merasa tidak selevel dan lebih dari Nayna membuat Selena menyimpan dendam.
"Tidak akan kubiarkan kau merebut bang Ki. Jika aku akhirnya tidak bisa bersamanya kembali dan memiliki bang Ki. Aku jamin, jika aku tidak bisa bersamanya, maka tidak ada yang bisa memilikinya," tekat Selena bulat.
Kemudian Selena melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, sambil terus saja mengumpat. Kekecewaan yang menumpuk di dadanya, membuat Selena menjadi gadis yang berbeda. Atau memang beginilah sesungguhnya wajah asli dari rasa sedih. Wajah asli dari penolakan sebuah cinta. Wajah asli dari cinta yang pada akhirnya tidak lagi berbalas.
Sementara Rena juga tidak berhenti mengatai-ngatai mantan kekasih abangnya itu.
"Ihhhh....Rena nggak nyangka kalau gitu ternyata aslinya mbak Selena," ujarnya pada Rizki dan Nayna.
"Kenapa mbak Sele bisa berubah jadi wanita nggak tahu malu gitu ya bang?" Rena bertanya pada Rizki.
Rizki sendiri yang sudah malas jika harus mengomentari Selena cuma mengangkat bahunya menjawab pertanyaan Rena.
"Dulu Rena akrab sama mbak Sele, sama kayak sama mbak nay sekarang. Mbak Sele itu cantil, sexy, baik dan lembut. Itulah awaknya Rena aja nggak percaya saat mengetahui bahwa mbak Sele mengkhianati bang Ki dengan mas Agung," jelas Rena lagi.
"Dan saat melihat semuanya hari ini. Rena bersyukur bang Ki dipisahkan dari mbak Sele walaupun dengan cara yang menyakitkan. Hari ini Rena melihat dengan mata kepala Rena sendiri bagaimana sifat asli mbak Sele," ujar Rena lagi sangat menyayangkan.
"Apa bang Ki dan mbak Nay yakin, mbak Sele akan nyerah gitu aja," tanya Rena pada keduanya.
"Apapun yang ingin dia lakukan, tidak akan abang biarkan jadi penghambat apalagi penghalang pernikahan abang dan mbakmu," jawab Rizki tegas pada Rena.
"Siiipp bang....," balas Rena tersenyum.
"Jangan difikirkan sayang. Biarkan saja, anggap aja ini jadi bagian cerita yang kita harus kita lewati menjelang hari pernikahan kita," ujar Rizki menggenggam tangan Nayna.
"Bukankah mom juga sudah pernah mengatakan, semakin dekat hari H nanti, semakin banyak pula ujiannya. Anggap saja ini adalah satu dari ujian menjelang hari bahagia kita," ujar Rizki kembali berusaha untuk menenangkan hati Nayna.
Karena biar bagaimanapun tenangnya Nayna menghadapi Selena tadi, Rizki yakin masih ada sedikit rasa ragu yang pasti menyergap hatinya sesaat.
Rizki ingin menenangkan Nayna, memastikan semua akan baik-baik saja.
Sekali lagi menjelaskan juga memberi kepastian, bahwa Naynalah satu-satunya wanita yang ada di hatinya, satu-satuny gadis yang dicintainya.
__ADS_1
Bahwa Naylah satu-satunya alasan kenapa Rizki ingin segera menikah. Memilikinya utuh untuk selama lamanya.
Rizki bisa menjamin dan memastikan, insyaAllah Nayna akan menjadi satu-satunya istri Rizki. Yang dengannya Rizki bersedia berkorban apa saja. Yang dengannya Rizki ingin menua bersama. Yang dengannya Rizki ingin membentuk sebuah keluarga kecil, dimana anak-anak, buah cinta mereka akan terlahir. Rumah yang akan selalu membawanya kembali.
Nayna tersenyum manis, kedua lesung pipinya menajam, memburai segurat senyum manis. Di tatapnya lekat netra teduh san dalam milik Rizki. Netra elang yang selalu memyiratkan cinta di dalamnya. Seolah lewat tatapan mata, hati keduanya telah bercerita.
Inilah sepasang anak manusia yang telah menyatu merenda kisah cinta. Karena tidak ada yang lebih indah dari sepasang raga yang telah menyatu.
Perasaan cinta memang luar biasa, ya. Kamu akan menikmatinya dan tanpa kamu sadari hidupmu sudah dibuat porak-poranda indah oleh kekuatan cinta sejati.
Rizki tersenyum membalas senyuman manis sang kekasih. Tanpa sadar jemarinya telah membelai lembut pipi Nayna. Menatapnya dengan penuh cinta. Menyusuri wajah cantik sang kekasih lewat netranya. Memendam hasrat akan gelora cinta membara demi nilai sebuah kata memcintai.
"Hemmm.....hemmm.....Rena masih ada di sini. Jangam bikin baper jomblo dong bang...mbak....," ujar Rena kemudian setelah berdehem dan terbatuk.
"Cari jodoh dong mblo. Jadi nggak ngiri sama kemesraan orang lain," jawab Rizki acuh pada adik cewek swmata wayangnya itu.
"Rena bukan jomblo sembarangan ya bang. Tapi high quality jomblo,"bela Rena.
"Tapi teteuupp aja sebutannya jomblo deekk," ujar Rizki mencibir adiknya kembali.
Nayna tertawa menyaksikan keakraban Rizki dan adiknya. Nayna seakan baru menyadari, betapa menyenankannya Rizki ketika bersama-sama dengan keluarganya. Begitupun saat Rizki sedang bersamanya. Rizki yang lembut, pengertian, dan penuh cinta, sangat bertolak belakang dengan sikap yang di ditunjukkannya barusan pada Selena. Wahar saja jika pada akhirnya Selena menjadi begitu marah dan mendendam.
Terima kasih ya Rabb, untuk cinta yang pada akhirnya bisa kumiliki. Untuk perasaan yang akhirnya berpedar indah. Untuk cinta yang kufikir tidak akan bisa kutemui kembali, setelah sekian lama cerita tentang kepedihan cinta yang kualami, tentang kegagalan yang selalu menyakiti hati. Untuk cunta yang kufikir tidak pernah tercipta indah untuk kisahku. Untuk sebuah melodi cinta yang semoga akan berakhir indah dan selalu indah, ucap syukur Nayna mendalam di dalam hatinya.
♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡
Karena kesibukan Author✌
Mohon maaf jika baru bisa update🙏🏻
Author akan berusaha untuk selalu bisa up per harinya🙏🏻✌
Kisah masih berlanjut tentang segala yang berhubungan dengan pernikahan Rendi dan Nayna.
__ADS_1
Dan tentu saja akan ada bagian cerita dari orang-orang istimewa yang pernah hadir dalam hidup Nayna dan juga Rizki. Yang hadir mewarnai kisah cinta keduanya. Kisah mereka akan diselipi sebagai pemanis cerita🤗✌
Ikuti terus up selanjutnya yah cintahh🙏🏻✌🤗😘
Karena Author juga meski membagi untuk up novel Author yang satu lg.
Novel "Mengejar Cinta Ustad" yang saat ini mengikuti Kontes Menulis Novel "You Are A Writer S4"
Mohon baca dan dukungannya juga🙏🏻🤩😍
Tingkiyuu bangetz yg udah setia membaca novel "Love Or Be Loved"
Mohon Dukungannya
👇
Vote
Like 👍
Favorit ❤
Coment 💬
Rate 5
Baca juga Novel Author Lainnya
☆ Mengejar Cinta Ustad
☆ Cinta 90
Mohon juga Dukungan
__ADS_1
👇
Vote, Like, Favorit, Coment & Rate 5 🙏🏻