Love Or Be Loved

Love Or Be Loved
Setelah 5 tahun


__ADS_3

Sejak bertemu Reyhan kemarin, Nayna merasakan perasaanya bertambah bingung saja.


Setelah lima tahun berlalu, setelah dia berusaha keras membalut lukanya.


Setelah dia mulai bisa menata hidupnya kembali, dan melupakam semua masa lalunya.


Mengapa mereka yang ada di masa lalunya itu harus harus hadir kembali, bersamaan pula.


Awalnya Rendi. Dia cinta pertamanya, seseorang yang sulit untuk dilupakannya, bahkan hingga detik ini. Kenyataan pahit dilhianati bertopeng adat budaya yang tidak bisa membuat mereka bersatu, benar-benar sudah melukai hatinya begitu dalam. Tetapi mengapa, ketika tidak sengaja mereka bertemu, perasaan itu tidak benar-benar hilang. Masih ada rasa yang membuncah di hatinya. Jantungnyapun masih berdetak kencang saat mereka saling bersitatap. Ahhhh, apakah perasaan itu tidak juga lenyap dari hatinya.


Belum juga hilang getaran hatinya. Lalu muncul kembali sosok Reyhan. Laki-laki yang membuatnya menyesal mengambiĺ keputusan dulu. Laki-laki yang tak pernah dia ragukan lagi cinta, kasih sayang dan kesetiannya. Laki-laki yang sempat dia kecewakan dulu. Laki-laki yang punya cinta seluas sanudra. Yang selalu menatapnya dengan pancaran cinta. Apalah dia benar-benar ingin mengulang untuk mencoba membalas cinta yang begitu besar dari laki-laki itu.

__ADS_1


Lalu hadir sosok Bayu. Wajah tampan berlesung pipi itu sudah dianggap mama sebagai calon menantu. Walaupun mereka berdua belum memutuskan hubungan apa yang akan mereka jalani, tapi kedua orang tua sudah kekeuh menjodohkam mereka. Bayu juga laki-laki yang baik, dia menyenangkan dan romantis. Bersamanya tidak pernah ada rasa kecewa, bahagia dan tertawa.


Nayna masih santai di kamarnya. Hari ini dia memutuskan melakukan aktifitas apapun. Hati dan fikirannya masih saja berperang.


"Bukankah kau ingin melupakan masa lalu. Lupakan Rendi ataupun Rey. Mereka berdua cuma bagian masa lalu, jangan bawa masuk lagi ke hatimu," separuh hatinya berbicara


"Tetapi tidak bisa kau samakan masa lalu itu Nay. Rendi adalah masa lalu yang menyakitimu, penghianatannya jelas membuktikan bahwa dia satu-satunya orang yang tidak pantas ada sekarang," satu hatinya lagi bicara


"Lupakan saja keduanya Nay. Baik mencintai atau dicintai, toh dua-duanya sudah menyakiti hatimu dulu," hatinya yang kalah kembali bicara.


"Sudah ada Bayu. Laki-laki itu lebih baik dari kedua masa lalumu Nay. Bukankah lebih baik membuka perasaan baru, cinta yang baru. Kedua orang tua kalianpun memang sudah memjodohkan kalian. Untuk apa repot-repot mendaur ulang hati untuk dipilih, kalau nyatanya ada hati baru yang memberikan cinta jauh lebih sempurna," panjang lebar hatinya menjelaskan.

__ADS_1


Aaagghhhhh......Nay berteriak, otaknya menjadi benar-benar buntu. Perasaan yang berperang dalam hatinyapun belum menemukan pemenangnya.


Tiba-tiba suara ketukan di pintu kamarnya, mamapun melangkah masuk.


"Ada apa sayang, kenapa dari tadi di kamar aj," bunda sudah duduk di pinggir tempat tidurnya sambil membelai rambut Nay


"Nggak apa-apa bun. Nay lagi capek aja," ujarnya dengan tersenyum.


Nay menyembunyikan semuanya, dia tidak ingin bunda ikut mengetahui hatinya yang galau. Cukuplah lima tahun ini bunda selalu bersamanya untuk bangkit. Nay sudah berjanji untuk bahagia. Berjanji untuk tidak membuatnya menjadi bodoh karena cinta. Karena bunda selalu mengatakan, teruslah untuk selalu menjadi baik dan sosok terbaik. Karena kualitas dirimu akan mementukan kualitas jodohmu.


"Ya udah kalau Nay nggk mau cerita, bunda tinggal, bunda masih ada pekerjaan," sekali lagi membelai rambut panjang Nay.

__ADS_1


Nay cuma tersenyum menganggukkan kepalanya.


__ADS_2