Mendadak Nikah 2 (Married By Accident)

Mendadak Nikah 2 (Married By Accident)
MBA 160


__ADS_3

Khey dan Rhea saling melempar pandangan, lalu tersenyum penuh seringai.


Keduanya langsung berdiri dan menarik kedua tangan Alya.


Membuat Alya bingung, namun mau tak mau tetap berdiri mengikuti kedua sahabatnya. Hal itu dikarenakan Khey dan Rhea menarik kedua tangannya kuat.


"Kalian mau bawa gue kemana sih?" Alya mengikuti kedua sahabatnya keluar kelas dengan terseok. Mengikuti Khey dan Rhea tanpa tujuan yang jelas membuat Alya berjalan dengan ogah ogahan.


"Tenang aja kita berdua nggak bakal nyakitin elo kok Al." Rhea dan Khey saling melempar senyum yang tidaka bisa ditebak oleh Alya.


"Rhe... Khey... kalian mau bawa gue kemana sih?" Alya dengan wajah bingung.


"Udah diem aja." hardik Khey.


"Jackson!" Rhea dengan berseru saat mereka telah sampai di tepi lapangan basket.


Hal itu membuat kedua mata Alya membola saat menyadarinya. Alya sedari tadi memang tidak terlalu memperhatikan arah jalannya. Dan dia sungguhbtidak menyangka jika kedua sahabatnya itu membawanya ke lapangan basket.


"Ngapain kita ke sini?" tanya Alya. Namun Khey dan Rhea menagabaikannya. Kedua sahabat Alya itu sibuk melambaikan tangan seraya berjingkrak ke arah lapangan basket. Jangan lupakan dengan aksi tangan keduanya yang juga membentuk borong untuk menyerukan nama Jackson.


"Jack! Jackson... semangat." Khey dan Rhea menyerukan kata itu bersamaan. Sehingga membuat Jackson dan beberapa teman mainnya menoleh.


"Ngapain bikin malu sih." Alya menutup sebagian wajahnya dengan telapak tangan.

__ADS_1


"Semangat! Cetak skor yang banyak. Sarangheo..." Seruan itu keluar silih berganti dari mulut Khey dan Rhea.


Bahkan dengan tak tau malunya Khey membentuk tanda love besar dengan kedua tangannya di atas kepala. Membuat sebagian teman mereka salah paham jika Khey dan Jackson memiliki hubungan.


Tanpa Khey sadari pula jika di sana juga ada Fabian. Suami tengilnya itu mengernyit, memandang heran akan perilaku Khey yang ditujukan pada Jackson.


Fabian bahkan sempat terkejut akan aksi Khey yang pastinya bakal dilihat sebagai pasangan Jackson oleh teman temannya.


Apalagi banyak para siswa yang bersiul dan bersorak seolah menyerukan nama Khey dengan Jackson sebagai pasangan baru di sekolah mereka.


Khey tidak tau itu. Karena dia hanya peduli pada Jackson yang juga melambaikan tangan ke arah mereka dengan tersenyum.


Sejauh ini Fabian masih menahan diri untuk tidak terbawa emosi akan perilaku Khey. Namun sorot matanya tak lepas dari Khey yang masih asyik berjingkrak dengan Rhea sahabatnya.


"Gila... mantan si ketos tertariknya sama si bule."


"Tak bisa dibiarkan." Fabian dengan mengeram.


"Sabar Bi, nggak mungkin bini lo tertarik sama si Jack. Pasti ada sesuatu di baliknya." Farrel dengan menepuk bahu sahabatnya.


"Bukan itu yang ada di otak gue Rell."


"Lalu?"

__ADS_1


"Gue nggak mau aja ada gosip jika mereka adalah pasangan baru di sekolah ini. Elo dengerkan ucapan mereka. Mereka pada salah paham, mengira si Ara sama si Jack." Jelas Fabian.


Farrel sudah tahu siapa nama Ara yang disebut oleh Fabian. Karena Fabian telah banyak bercerita tentang hubungannya dengan Khey. Termasuk fia adalah teman kecil Fabian.


"Biarin aja. Toh itu nggak benar kan Bi." Farrel berusaha menenangkan Fabian.


"Ini nggak bisa dibiarkan Rell. Ntar jatuhnya kek Ara itu cewek gampangan saat mereka pada tahu kalau dia punya hubungan sama gue. Itu nggak bagus buat nama baik dia nantinya."


"Bener juga sih apa yang lo omongin." Farrel.


"Tunggu sini bentar." pamit Fabian seraya melangkah pergi.


Farrel tidak mencegah karena dia tau pasti Fabian tidak bakal membuat keributan. Farrel sudah sangat paham akan sifat sahabatnya itu.


Beberapa saat setelahnya Fabian merogoh ponsel pintar dari kantong celana seragam sekolahnya.


Menekan angka satu hingga memunculkan kontak Khey di sana. Segera menempatkan benda pipih itu ke daun telinganya.


"Tengok belakang." Fabian dengan nada perintah saat mendengar sahutan dari seberang.


Khey yang berada tak jauh di depan Fabian pun segera menoleh ke belakang.


"Abi." lirih Khey saat mendapati sang suami di belakangnya dengan tatapan tajam kepadanya.

__ADS_1


"Ikut gue."


😍😍😍😍


__ADS_2