Mengejar Cinta Nona Muda

Mengejar Cinta Nona Muda
Besan yang absurd


__ADS_3

Malam hari.


Suasana di ruang rawat Kiran sangat rame, karena kedatangan Abang dan keluarga kecilnya. Apalagi ada ponakannya yang tampan dan sedikit bawel itu. Siapa lagi kalau bukan Abimanyu.


" Baby twin nya tampan dan cantik ya" puji Melodi kakak ipar Kiran.


" Makasih Kak Mel"


" Ayah dendong, mau liat dedek twin juga"


Kenzo menggendong putra semata wayangnya itu. Mata Abimanyu berbinar melihat kedua bayi mungil yang ada di dalam box bayi itu.


" Ayah, mau bawa dedek twin pulang, boyeh?"


" Tanya sama Aunty Kiran sama Om Darren, boleh nggak adek twin dibawa"


" Ayah yang tanya. Abi lagi main cama dedek twin"


" Kalau Ayah yang tanya Aunty sama Om nya nggak mau kasih nanti. Abi aja yang bilang ya?"


" Aunty, Abi boyeh bawa dedek twin ke mansion Abi ya?"


" Nanti kalau adeknya udah boleh pulang dari rumah sakit ya"


" Oke aunty"


" Jadi pengin nambah anak lagi. Ya nggak Yank?"


" Jangan aneh-aneh deh yank" jawab Kenzo.


" Kok aneh sih. Kamu nggak liat Abimanyu sangat senang sama baby twin. Jadi nggak ada salahnya kita kasih adek untuk dia ya?"


" Ntar aku pikirkan lagi"


" Pikirnya jangan lama-lama"


" Hhmm"


" Oh, nama baby twin nya siapa Dek?" tanya Melodi.


" Alexa Kirania Narendra dan Axel Evan Narendra Kak " jawab Darren.


" Nama yang bagus. Semoga menjadi anak yang Sholeh dan Sholehah"


" Aamiin, makasih doanya Kak Mel"


Setelah melihat baby twin, Kenzo bergabung sama Daddy dan yang yang lainnya duduk di sofa yang ada di ruangan itu. Sedangkan Melodi sama Abimanyu masih asik melihat baby twin.


" Gimana kerjaan kamu Ken?" tanya Jhonatan.


" Alhamdulillah lancar Om"


" Denger-denger kamu baru menangani tender besar"


" Iya Om"


" Apa udah rampung?"


" Belum, masih tujuh puluh lima persen"


" Wah hebat kamu. Dalam kurun waktu enam bulan proyeknya udah mau rampung aja"


" Om terlalu memuji. Lagian aku juga masih belajar Om. Oh iya bukannya Darren juga dapat proyek besar?"


" Iya, tapi aku nggak ambil Kak" jawab Darren.


" Kenapa?"


" Karena lokasi proyeknya jauh, di Jerman. Aku nggak bisa ninggalin istri aku yang baru melahirkan"

__ADS_1


" Tapi kan sayang nggak di ambil?"


" Nggak apa-apa Kak. Lagian uang masih bisa di cari. Tapi kebahagiaan dan kesepakatan bersama istri dan anak jauh lebih penting dari segalanya"


Kenzo tersenyum mendengar jawaban adik iparnya itu. Ia sangat bahagia karena Darren lebih mementingkan istri dan anaknya. Ternyata mommy-nya memang tidak salah pilih mantu.


Jam sudah menunjukkan jam delapan malam. Abimanyu juga sudah mengantuk. Kenzo dan keluarga kecilnya pamit pulang. Darren mengantarkan kakak iparnya sampai ke depan pintu.


Tidak lama Kenzo pergi, baby twin menangis. Saat Darren akan mengambil baby-nya, mommy-nya dan mertuanya sudah lebih dulu mengambil baby twin.


" Axel ngompol ya" kata Anggun.


" Sepertinya Alexa juga ngompol. Ren tolong ambilkan popok baby twin di keranjang ya" titah sang mommy.


" Siap Mom"


Darren segera mengambil popok untuk kedua anaknya. Setelah itu memberikan kepada mommy dan mertuanya.


Darren sangat fokus memperhatikan mommy dan mommy mertuanya mengganti popok Alexa dan Axel. Jadi nanti kalau mommy-nya tidak ada, ia bisa membantu istrinya untuk menggantikan popok baby twin.


Kiran tersenyum melihat ekspresi wajah suaminya yang berubah-ubah. Kadang keningnya berkerut. Dan itu terlihat sangat lucu dan menggemaskan.


" Hubby"


" Iya honey" jawab Darren tanpa menoleh kearah sang istri.


" Hubby ngapain?"


" Lagi liat mommy ganti popok twin A"


Biasanya suaminya kalau lagi berbicara dengannya selalu melihat kearahnya. Tapi sekarang dia sangat fokus melihat twin A.


" Selesai, sekarang cucu Grandma sudah tampan" kata Clarissa.


" Sama, baby Alexa juga sudah cantik dan wangi" kata Anggun.


" No. Kalau nenek cantiknya masih ada di sini, kamu dilarang menggendong baby Axel dan Alexa"


" Kenapa begitu?"


" Karena twin A mau sama nenek mereka, bukan sama Daddy-nya"


" Siapa yang bilang?"


" Axel"


" Axel masih baby, mana bisa dia ngomong gitu"


" Bisa. Kamu aja yang nggak ngerti, ya kan cucu tampan Grandma" kata Clarissa pada baby Axel yang hanya diam saat Grandma nya bicara padanya.


" Tuh, Axel cuma diam aja"


" Dia barusan ngomong"


" Emang Axel bilang apa?"


" Grandma cantik, aku nggak mau sama Daddy. Gitu Axel bilang"


" Itu cuma kata mommy doang. Lagian nggak mungkin dia nggak mau sama Daddy yang tampan kek aku"


" Pokoknya baby Axel bilang gitu, jadi kamu nggak boleh dekat-dekat sama cucu mommy"


" Dasar Mak tiri nggak ada akhlak" kata Darren sambil berlalu pergi ketempat istrinya.


Jhonatan menggeleng kepala melihat tingkah istri dan anaknya. Sudah jadi nenek dan ayah, mereka berdua masih saja kek Tom and Jerry.


" Dad nanti kalau mantu kita udah boleh pulang, suruh tinggal di mansion kita ya?" kata Clarissa pada suaminya.


" Nggak bisa! enak aja mau bawa istri sama anak aku. Mommy mau aku laporkan ke polisi"

__ADS_1


" Atas dasar apa kamu laporin mommy ke polisi?"


" Menculik istri dan anak aku"


" Laporan kamu langsung di tolak sama polisi. lagian mana percaya polisi sama kamu"


" Kenapa nggak percaya?"


" Karena nggak mungkin nenek sendiri culik cucu dan mantunya"


" Banyak. Tuh di berita tadi pagi, ada nenek-nenek tertangkap karena mencuri cucu dan mantunya"


" Itu kan nenek-nenek"


" Mommy kan nenek-nenek"


" Sembarangan kamu kalau ngomong. Emang kamu liat rambut mommy udah putih dan wajah mommy udah keriput? nggak kan?"


" Sayang besok kalau kita liat mommy mau ke sini, nggak usah di bukain pintu"


" Begini nih, ciri-ciri anak durhakim"


Darren tidak mendengarkan ucapan mommy-nya. Ia merebahkan tubuhnya di bed istrinya.


" Eh, kamu nggak boleh tidur di sana ?"


" Kenapa?"


" Karena mantu mommy masih belum pulih, nanti kamu unboxing lagi"


" Ya nggak lha, lagian aku juga tau kalau istri aku masih sakit"


" Bohong, kalau mommy nggak kasih tau, pasti kamu udah unboxing istri kamu"


" Mommy sok tau"


" Sudah-sudah, kalian berdua itu ribut aja" kata Jonathan.


" Istri daddy tuh selalu menindas aku" kata Darren.


" Makanya jangan lemah biar nggak bisa ditindas "


" Tuh kan Dad, mommy mulai lagi"


" Sudah, mending kamu tidur aja" kata Jhonatan.


" Nanti aja pas mommy udah pulang"


" Kamu ngusir mommy"


" Anggap saja begitu" kata Darren sambil pura-pura tidur.


" Tuh daddy denger, gimana mommy nggak kesel sama anak nakal itu"


" Ya namanya anak nakal, ya emang begini. Kalau mommy mau anak yang nggak nakal, bikin lagi adek untuk aku"


" Tuh Mom, dapat lampu hijau dari putra kita" kata Jonathan.


" Jangan ngaco kamu ya Ren. Mommy udah punya cucu begini kamu suruh hamil lagi. Apa kata dunia"


" Nggak apa-apa, biar mommy masuk kedalam tujuh keajaiban dunia"


" Nih tujuh keajaiban dunia" kata Clarissa sambil menjewer telinga putranya.


Jonathan menepuk jidatnya. Ia sangat malu sama besannya karena ulah istri dan putranya yang seperti Tom and Jerry itu. Sedangkan Anggun dan Vandy tersenyum melihat tingkah absurd ibu dan anak itu.


to be continue.


Happy reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2