Mengejar Cinta Nona Muda

Mengejar Cinta Nona Muda
Keputusan


__ADS_3

Menikah?.


Kiran tidak mengerti dengan apa yang terjadi. Tiba-tiba kedua orang tua Darren datang dan bilang mereka harus menikah. Lelucon macam apa ini.


Dia tidak mungkin menikah dengan lelaki yang tidak dia cintai. Tak bisa di pungkiri, kalau dia juga merasa nyaman bersama lelaki tampan yang ada di sampingnya itu. Tapi untuk menikah dengannya itu tidak mungkin.


" Maaf sebelumnya Tante. Sepertinya di sini ada kesalahpahaman" kata Kiran.


" Kesalahpahaman?"


" Iya. Saya dan Darren tidak melakukan apa-apa. Walaupun kita tidur sekamar"


" Kamu jangan bohong sayang. Pasti anak ini sudah ngancam kamu kan?" kata mommy Darren sambil melirik putranya.


" Nggak kok Tante"


" Kamu nggak perlu takut sayang, biarkan putra Tante yang nakal ini bertanggung jawab"


" Tapi Kami ti--"


" Ssstt,, biar Tante yang mengurus semuanya. Yang penting kalian nikah secara agama dulu, dan untuk resepsi kita pikirkan nanti. Benarkan Dad?"


" Ah, Iya" jawab daddy Darren.


Darren sangat bahagia bisa menikah dengan wanita yang ada di sampingnya itu. Tapi dia tidak ingin memaksakan kehendaknya. Karena dia tau Kiran tidak mencintainya, Jadi ini tidak baik untuk hubungannya nanti. Apalagi pernikahan itu sesuatu yang sakral.


" Mom, boleh aku bicara berdua sama Kiran?"


" Nggak! nanti kamu ngancam dia"


" Nggak akan mommy, percaya deh"


" Baiklah, mommy beri waktu 10 menit untuk kalian bicara"


" Baiklah, sekarang mommy sama daddy keluar dulu"


" Kamu ngusir mommy?!"


" Bukan ngusir Mom. Kan aku mau bicara empat mata sama Kiran. Kalau mommy di sini berarti bukan empat mata lagi, tapi enam mata"


" Benar juga. Baiklah, mommy sama daddy keluar dulu"


" Hhhmm"


Mommy dan daddy Darren keluar dari kamar itu. Tapi baru sampai di depan pintu, mommy-nya berhenti. " Sayang, kalau anak nakal itu ngancam kamu, bilang sama Tante"


" Iya Tan "


Mommy dan daddy Darren menghilang di balik pintu. Sekarang tinggallah sepasang kekasih itu di dalam kamar. Eh bukan calon manten yang kena grebek.


" Maaf" itulah kata pertama yang keluar dari mulut Darren.


" Maaf untuk apa?"


" Mommy aku. Dia benar-benar sudah salah paham sama kita, bahkan dia berpikir kita sudah melakukan hubungan suami-istri"


" Kita jelaskan kembali sama kedua orang tua kamu, kalau itu semua cuma salah paham. Kamu kan tau kalau menikah itu hal yang sangat sakral"


" Ya aku tau"


" Aku ingin menikah sekali seumur hidup, dan itu sama orang yang aku cintai. Sedangkan aku tidak mencintai kamu"

__ADS_1


Ada rasa sedih sekaligus sakit di hati Darren saat mendengar ucapan Kiran tadi. Apa dia benar-benar tidak punya kesempatan untuk membuktikan cintanya pada wanita cantik itu.


" Bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?"


" Silakan"


" Apa kamu tidak mempunyai rasa sedikit pun kepadaku?" tanya Darren sambil menatap mata Kiran.


Deg.


Kiran memalingkan wajahnya. Entah kenapa ditatap sedekat itu oleh Darren membuat jantungnya berdegup lebih kencang.


" Tatap mata aku" kata Darren sambil menarik lembut bahu Kiran sehingga mata mereka saling bertemu mengunci satu sama lain.


" A-aku tak tau perasaan apa yang aku rasakan sekarang sama kamu. Tapi yang jelas aku nyaman sama kamu"


Darren tersenyum mendengar jawaban yang keluar dari mulut wanita cantik itu. Itu tandanya dia sudah menempati sedikit relung hati Kiran.


" Maukah kamu ngasih kesempatan untuk aku?"


" Kesempatan apa?"


" Menikahlah denganku. Kita penuhi keinginan mommy ku"


" Tapi kita belum saling mengenal satu sama lain"


" Kita bisa mengenal setelah kita menikah. Bukankah pacaran setelah menikah itu indah"


" Tapi kamu playboy" kata Kiran.


Hati Darren ter-sentil mendengar ucapan Kiran barusan. " Apa kamu percaya kalau aku seorang playboy?"


" Bukankah semua rekan bisnis tau kamu itu seorang Casanova?"


Kiran memikirkan ucapan Darren. Benar dia terkenal dengan julukan Casanova, tapi dia belum pernah melihat Darren jalan dengan seorang wanita.


" Aku memang belum pernah melihat kamu jalan sama wanita lain, tapi rumor itu"


" Itu hanya rumor honey. Kamu wanita kedua yang aku sentuh"


" Kedua? terus yang pertama siapa?"


" My Mom" jawab Darren.


Ada rasa bahagia menyelimuti hatinya ketika mendengar Darren bilang kalau dia wanita kedua yang dia sentuh.


" Kamu tau, rumor itu aku yang bikin sendiri"


Kiran kaget mendengar ucapan Darren barusan. " Kenapa kamu bikin rumor begitu? bukankah dengan ada rumor kek gitu bisa membuat orang berpikir jelek sama kamu"


" Itulah yang aku inginkan"


" Why?"


" Karena aku sudah bosan menemui wanita-wanita yang di jodohkan oleh mommy ku"


" Apakah dengan rumor itu membuat para wanita itu menjauh?"


" Sayangnya tidak, justru mereka lebih menggila" jawab Darren sambil terkekeh.


" Menggila gimana?"

__ADS_1


" Ya mereka ada yang berbuat nekad dengan mencampurkan minumanku dengan obat perangsang"


Kiran kaget sambil menutup mulutnya. Kenapa nasibnya bisa sama dengan lelaki tampan itu. Dia juga pernah di jebak sama lelaki yang pernah dia tolak. Untung dia bisa mencium aroma dari obat laknat itu.


" Apa kamu pernah kena jebakan itu?"


" Tentu saja tidak! karena aku bisa mencium aroma dari obat itu"


" Kamu juga bisa mencium aroma obat itu?"


" Hhmm"


" Bagaimana caranya?" tanya Kiran antusias.


" Aku dulu pernah ikut latihan mempertajam lima panca Indra"


" Wah hebat "


" Apa sekarang aku sudah masuk kedalam kriteria untuk menjadi calon suami kamu?"


" Sedikit"


" Tidak masalah, aku akan membuat yang sedikit itu menjadi banyak. Bahkan aku akan mengisi hati kamu yang kosong itu dengan namaku. Darren Evan Narendra" kata Darren mantap.


Diluar mommy dan daddy Darren sedang menguping pembicaraan sepasang anak manusia itu.


" Kok mommy nggak bisa dengar apa yang mereka omongin si Dad?"


" Mungkin mereka ngomongnya sambil bisik-bisik dalam selimut"


" Di dalam selimut? apa mereka akan membuat adonan Darren junior?"


Jonathan hanya menggelengkan kepalanya mendengar pertanyaan sang istri.


" Dad, kenapa kamu diam aja?"


" Daddy nggak tau Mom, kalau mommy penasaran, kenapa mommy nggak masuk aja"


" Ah bener, kamu memang suamiku yang hebat" kata Clarissa sambil mengecup bibir sang suami.


" Mommy jangan mulai, ntar Daddy terkam "


" Terkam nya nanti aja setelah kita di rumah. Sekarang kita harus menikahkan anak nakal itu dulu"


Ya Clarissa tidak ingin calon mantu idealnya hilang begitu saja. Karena dia sangat mengagumi Kiran semenjak pertama kali melihat gadis cantik itu di supermarket.


" Nggak kelamaan itu Mom?"


" Udah ah, mommy mau masuk kedalam dulu. Lagian waktu mereka berdiskusi juga sudah habis"


Ceklek.


" Waktu berdiskusi sudah habis" kata Clarissa sambil berjalan menghampiri sejoli itu. Jonathan mengikuti sang istri di belakang.


" Jadi bagaimana keputusan kalian berdua?"


" Kita,,,,,"


To be continue.


Gantung ya🀭

__ADS_1


Happy Reading 😚😚


__ADS_2