Mengejar Cinta Nona Muda

Mengejar Cinta Nona Muda
Keliling apartemen cowok-cowok tampan


__ADS_3

" Eh ada baby twins? tumben ke sini pagi-pagi?"


" Mau numpang sarapan " jawab Kiran.


" Eh, sultan mau numpang sarapan? nggak salah?"


" Kagak"


Tak berselang lama, beberapa pelayan datang membawa masakan. Mereka langsung menata makanan itu di atas meja makan Serly.


" Jadi beneran, kalian mau sarapan di sini?"


" Ya bener lha"


" Kenapa nggak kasih kabar dulu, kan aku bisa siapkan sarapan ala-ala sultan juga"


" Nggak perlu repot-repot. Oh iya, gimana hasil test pack kemarin?"


" Kasih tau nggak ya?"


" Ck,, buruan "


" Hasilnya positif"


" Alhamdulillah, selamat ya Ser"


" Makasih princess"


" Akhirnya kedua sahabat gue hamil juga"


" Tapi duluan brojol nanti si Nadia"


" Ya iyalah, kan dia duluan yang hamil dibanding kamu"


" Iya juga ya"


Pelayan menyiapkan piring untuk nona dan tuannya. Serly membawa sahabatnya ke ruang makan. Sedangkan baby twins di jaga sama si mbak dulu.


Kedua istri cantik itu melayani suami mereka masing-masing. Setelah itu barulah mereka mengambil nasi dan lauk untuk diri mereka sendiri.


" Jadi istri kamu sekarang sedang hamil Don?" tanya Darren.


" Iya tuan muda"


" Selamat ya, akhirnya kecebong kamu jadi juga"


" Makasih tuan muda"


" Sudah periksa ke dokter?"


" Bulum tuan muda. Rencananya sih ntar siang"


" Kamu harus jaga istri kamu baik-baik Don" pesan Kiran.


" Iya nona muda"


" Kalau dia minta yang aneh-aneh turuti saja. Karena dia lagi ngidam"


" Iya nona, sebelum hamil pun dia udah minta yang aneh-aneh sama saya"


" Kapan aku minta yang aneh-aneh sama kamu?" tanya Serly.


" Itu, waktu kamu lagi nonton drama kesukaan kamu. Dan kamu minta aku gebukin penjahatnya"


" Ya kan itu tugas kamu sebagai bodyguard. Membasmi kejahatan"


" Power rangers kali ah "

__ADS_1


" Iya, kamu kan sebelas dua belas sama Power rangers dan Ultraman"


" Hafal kamu Yank film pahlawan kek gitu?"


" Hafal lha "


" Jadwal kerja kamu saya ubah. Kamu bertugas pagi sampai jam 3 sore. Saya tidak mau istri kamu kurang perhatian, apalagi sekarang dia lagi hamil"


" Terima kasih tuan muda"


" Sama-sama "


Kiran bangga sama suaminya. Ia tidak menyangka, kalau suaminya itu sangat peduli sama orang sekelilingnya. Bahkan ia juga sangat royal pada semua bawahannya.


Selesai sarapan, mereka bersantai di taman depan. Baby twins juga ikut ke taman dengan kedua orang tua mereka. Si mbak sarapan pagi dulu. Setelah sarapan, baru mereka akan menyusul ke taman. Sedangkan para suami mengobrol di gazebo.


" Enak juga ya di sini, sejuk" kata Kiran.


" Iya, makanya gue lebih milih tinggal di sini daripada di apartemen"


" Di apartemen cuma bisa liat gedung-gedung tinggi, ya kan Ser"


" Betul "


" Laki Lo hebat juga cari mansion"


Kiran melirik suaminya yang sedang asik mengobrol. Tapi ia tidak tau apa yang dibicarakan suaminya dengan Doni.


" Lo udah pernah ke apartemen para bodyguard tampan itu nggak?"


" Belum. Tapi liat dari balkon kamar gue pernah"


" Kita ke sana yuk. Sekalian cuci mata"


" Dasar! udah punya laki, matanya masih aja jelalatan"


" Boleh deh. Gue juga pengen tau, apartemen mereka kek apa"


Kiran mendorong kereta baby twins ke tempat suaminya. Karena si mbak masih makan, jadi baby twins di jaga sama Daddy-nya dulu.


" By"


" Iya sayang"


" Tolong jagain baby twins bentar dong?"


" Kamu mau kemana?"


" Mau keliling sama Serly "


" Ya udah, hati-hati


" Iya Bee"


Kiran dan Serly pun segera pergi dari sana. Mereka akan mencuci mata dengan melihat bodyguard-bodyguard tampan yang ada di mansion.


Para bodyguard kaget melihat nona muda dan juga istri atasan mereka datang ke apartemen mereka. Yang belum dapat giliran, segera membersihkan apartemen mereka.


" Se-selamat pagi nona muda "


" Nggak usah gugup gitu. Saya cuma mau lihat-lihat tempat tinggal kalian saja, jadi jangan tegang seperti itu"


" Baik nona"


" Bisa tunjukkan unit apartemen yang ada dilantai pertama"


Para bodyguard yang tinggal di unit apartemen lantai dua dan seterusnya merasa lega. Karena mereka belum sempat membereskan apartemennya.

__ADS_1


" Mari nona, saya tunjukkan apartemennya"


Salah satu dari mereka menjadi menjadi Tour Guide dadakan. Ia membawa kedua wanita cantik itu berkeliling apartemen itu. Mereka akan mendatangi unit yang ada di lantai pertama aja. Karena nggak mungkin mereka mendatangi satu persatu apartemen itu.


" Kalian tinggal di satu apartemen ini berapa orang?"


" Satu orang nona"


" Wah, boleh dong ajak saya tinggal sama kalian?" kata Serly.


Bodyguard itu hanya membalas dengan senyuman. Dan itu sukses membuat Serly meleleh melihat senyum yang manisnya ngalahin gula itu.


Mereka pun masuk ke unit apartemen yang pertama. Dan unit pertama itu milik yang menjadi Tour Guide kedua wanita cantik itu.


" Silakan masuk nona muda"


Kiran dan Serly pun masuk kedalam apartemen itu. Kedua wanita cantik itu takjub melihat interior ruangan yang ada di apartemen itu. Apartemen itu terlihat rapi dan juga bersih.


Sungguh pemandangan yang langka untuk seorang lelaki bujangan. Kedua wanita cantik itu tersenyum melihat ruangan yang bersih dan juga rapi.


" Kamu tinggal sendirian di sini?" tanya Serly.


" Iya nona"


" Andai aja gue punya adek. Udah gue jodohkan sama si tampan ini" bisik Serly.


" Main jodoh-jodohkan saja kamu ini"


" Ya sayang lho cowok tampan kek gini nggak si selamatkan"


" Kamu itu, ada-ada aja"


Mereka pun melanjutkan ke unit apartemen yang ke dua. Sama dengan yang pertama, apartemen yang kedua ini juga rapi dan bersih. Dan interior ruangannya juga keren.


Setelah puas melihat apartemen yang kedua mereka lanjut ke apartemen yang ke tiga. Sama seperti apartemen yang pertama dan juga yang kedua. Apartemen yang ketiga ini juga rapi dan bersih.


" Cowok-cowok di sini bersih dan rapi semua ya" kata Kiran.


" Nih kalau ada anak gadis yang melihat ruangan yang bersih dan rapi seperti ini pasti klepek-klepek, dan minta di nikahin. Coba aja gue belum nikah, udah gue Pepet nih bocah"


" Emang dia mau di Pepet sama kamu?"


" Ya pasti mau lha, buktinya atasan mereka mau sama gue"


" Gue juga heran, kenapa Doni mau sama elo"


" Karena gue cantik. Jadi dia tidak bisa menolak pesona gue"


" Percaya diri sekali anda"


" Tentu"


Kedua wanita cantik itupun tertawa. Bodyguard itu hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Karena ia sedikit mendengar percakapan kedua wanita cantik itu.


" Baiklah, sekarang kita lanjut ke apartemen berikutnya"


Saat mau keluar, kedua wanita cantik itu menabrak tubuh seseorang. Darren mendongak ke atas, begitu juga dengan Serly. Mereka kaget melihat siapa yang ada di depan pintu.


" Hubby"


" Jadi berkeliling di apartemen bodyguard?"


Kiran hanya membalas dengan senyuman. Ia tidak menyangka akan ketahuan secepat ini. Padahal mereka baru melihat tiga unit apartemen.


Bodyguard yang bertugas menjadi Tour Guide tadi hanya bisa menundukkan kepalanya. Ia takut tuan mudanya akan mengamuk. Dan ia pasrah menerima hukuman apapun nanti.


To be continue

__ADS_1


Happy reading 😚😚


__ADS_2