Mengejar Cinta Nona Muda

Mengejar Cinta Nona Muda
Surprise untuk Darren 3


__ADS_3

Kiran mencari suaminya yang tiba-tiba saja menghilang. Padahal tadi suaminya itu masih mengobrol dengan kedua sahabatnya.


" Rom, kamu beneran nggak tau suami gue kemana?"


" Tadi sih bilangnya ke toilet, tapi sampe sekarang belum balik-balik tu anak. Apa mungkin dia di culik ya?"


" Ngaco kamu. Masa udah se gede itu masih di culik"


" Ya siapa tau kan. Ada wanita yang tergila-gila dengan ketampanan suami kamu. Terus dia suruh orang untuk menculiknya"


" Nad, suami lo habis nelan apa sih? ngomongnya ngawul ngidul kek gitu " kata Kiran.


" Mungkin kurang amunisi kali " kata Serly.


" Pantes agak error otaknya"


" Sepertinya suami kamu kena sembelit" kata Nadia.


" Ngaco kamu"


Kiran beranjak dari duduknya, ia akan mencari suaminya. Bisa-bisanya dia menghilang saat semua keluarga dan sahabatnya sedang berkumpul.


" Om liat suami aku nggak?" tanya Kiran sama Jhon.


" Tuan muda tadi pergi ke arah pantai nona"


" Pantai?"


" Iya"


Ngapain dia ke sana.


" Makasih ya Om"


" Sama-sama nona"


Kiran berjalan menuju arah pantai. Ia akan memberikan hukuman pada suaminya itu. Berani sekali suaminya pergi di saat keluarga dan sahabatnya ada di villa.


Awas kamu ya By.


Kiran merasa aneh, kenapa lampu di sekitar pantai mati. Hanya cahaya bulan dan juga bintang lha yang menerangi jalan ke arah pantai itu.


Samar-samar Kiran mendengar bunyi piano. Ia mempercepat langkahnya. Bunyi piano itu semakin jelas terdengar oleh telinganya.


Kiran melihat seorang laki-laki yang sedang memainkan piano dia atas panggung. Dan seketika lampu pun menyala. Lelaki tampan itu pun mulai menyanyikan sebuah lagu.


*Endless Love


Cinta Abadi


My love


Cintaku


There’s only you in my life


Hanya ada kamu di dalam hidupku


The only thing that’s right


Satu-satunya hal yang benar


My first love


Cinta pertamaku


You’re every breath that I take


Kamu adalah seriap nafas yang aku hirup


You’re every step I make


Kamu adalah setiap langkah yang aku buat


And I


Dan aku


I want to share


Aku ingin berbagi


All my love with you


Semua cintaku bersamamu


No one else will do

__ADS_1


Tidak ada orang lain yang akan melakukannya


And your eyes (your eyes, your eyes)


Dan matamu (matamu, matamu)


They tell me how much you care


Mereka mengatakan kepadaku betapa kamu peduli


Oh yes, you will always be


Oh ya, kamu akan selalu menjadi


My endless love


Cinta abadiku


Two heart


Dua hati


Two heart that beat as one


Dua hati yang berdetak menjadi satu*.


Song by Lionel Richie and Diana Ross.


Prok...


Prok...


Riuh bunyi tepuk tangan pun memenuhi gendang telinga setiap orang di sana. Dan Kiran baru menyadari kalau semua keluarga dan sahabatnya sudah ada di sana.


Semua orang yang di sana ikut berbahagia melihat pasutri itu. Terutama Anggun dan juga Vandy. Menantunya itu selalu saja punya cara tersendiri untuk membahagiakan putrinya.


" Jadi ingat waktu muda dulu ya Dad" kata Anggun pada suaminya.


Ya, Vandy pernah memberikan kejutan seperti ini juga pada istrinya. Dan itu pun ia lakukan tanpa sepengetahuan istrinya.


Melodi cs merasa iri pada Kiran. Bagaimana tidak, Darren yang terkenal dingin dan juga datar itu bisa memberikan surprise yang sangat mengagumkan seperti itu.


" Kiran beruntung banget ya dapat suami seperti Darren " kata Keyra.


" Iya. Udah tampan, tajir, dan juga romantis" kata Dira.


" Nggak baik membandingkan suami dengan adik ipar sendiri" kata Kenzo.


" Tau nih kalian. Seharusnya kalian bertiga itu bersyukur memiliki suami seperti kita" kata Gian.


" Benar. Lagipula setiap suami itu mempunyai kelebihan dan kekurangannya" kata Tristan.


Melodi cs pun terdiam. Apa yang dikatakan suami mereka itu memang benar.


" Maaf" ucap Melodi, Keyra dan juga Dira.


" Kami sudah memaafkan kalian, jauh sebelum kalian minta maaf sama kami" kata Kenzo.


Melodi memeluk suaminya itu. Begitu juga dengan kedua sahabatnya. Dengan senang hati Kenzo cs membalas pelukan istri mereka.


Darren membawa istrinya naik ke atas panggung yang sudah di dekor sebagus mungkin oleh mommy dan juga mertuanya.


" Apa ini?"


" Happy anniversary yang ke tiga tahun sayang"


Air mata Kiran pun terjatuh. Ia tidak menyangka kalau suaminya ingat tanggal pernikahan mereka.


" Terima kasih By"


" Aku yang seharusnya ngucapin terima kasih sama kamu. Karena kamu sudah mau hidup bersama aku. Dan aku harap kamu akan selalu berada di sisi aku sampai kita menua nanti"


" Pasti. Makasih sudah memberikan cinta yang begitu besar untuk aku. Dan makasih juga sudah menjadi Daddy yang terbaik untuk aku dan juga Twins"


" Cium.. cium.. cium" teriak semua yang ada di sana.


Darren tidak tau harus bagaimana. Ia bisa saja melakukan itu. Tapi ia tidak ingin istrinya itu malu karena ia mencium di depan banyak orang.


" Sayang, apa boleh mengabulkan permintaan mereka?" tanya Darren.


Kiran menganggukkan kepalanya.


Darren pun tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Namun belum sampai bibirnya menyentuh bibir sang istri. Aksinya harus terhenti saat mendengar suara seseorang yang ia kenal.


" Sayang"


Semua orang yang ada di sana kaget melihat sosok pemilik suara itu. Tapi tidak dengan Clarissa dan juga Anggun. Karena yang mengundang lelaki tampan itu adalah mereka berdua. Lebih tepatnya Clarissa yang mengundangnya.

__ADS_1


" Coba kamu liat wajah anak nakal itu " bisik Clarissa ke telinga Anggun.


" Apa mereka tidak akan baku hantam"


" Nggak akan, karena sebelum itu terjadi. Kita berdua harus pisahkan mereka"


" Baiklah"


Lelaki tampan itu naik berjalan melewati orang-orang yang ada di sana. Ia berjalan dengan cool nya ke atas panggung.


" Affin"


" Hai"


Ya lelaki tampan itu adalah Daffin. Laki-laki yang pernah mengisi hati Kiran. Tapi sayang cintanya bertepuk sebelah tangan.


" Ngapain lo kesini?!" tanya Darren dengan ketus.


" Tentu saja menemui pujaan hati gue" jawab Daffin.


" Siapa yang Lo maksud dengan pujaan hati Lo?" tanya Darren.


" Tentu saja princess"


" Jangan ngadi-ngadi Lo" kata Darren sambil menarik kerah baju Daffin.


Semua orang yang ada di sana langsung berteriak. Untung di sana tidak ada anak-anak. Karena adegan itu tidak baik dilihat oleh mereka.


Clarissa naik ke atas panggung. Ia tidak akan membiarkan ada keributan. Karena ia mengundang Daffin bukan untuk di pukul sama putranya.


Aaaaaawwww...


Darren merintih kesakitan saat kupingnya di jewer sang mommy.


" Mommy, apa-apaan sih?"


" Kamu tu yang apa-apaan. Berani sekali kamu menyakiti tamu mommy"


" Tamu? siapa?"


" Tentu saja lelaki tampan ini?"


" Hah?! maksud mommy, mommy yang ngundang nih cowok?"


" Hhmmm"


" Kenapa?"


" Mommy ingin memberikan surprise untuk kamu. Gimana? keren kan surprise dari mommy?"


" Keren banget. Saking kerennya aku pengen karungin mommy, terus ku buang ke laut. Tapi itu hanya bisa ia ucapkan di dalam hatinya.


" Kamu mengumpat mommy?!"


" Nggak, mana berani aku mengumpat mommy"


Kiran tidak menyangka kalau mertuanya mengundang Daffin. Tapi ia juga senang, karena kapan lagi liat suaminya shock kek gitu.


" Maaf ya princess kalau kedatangan aku mengacaukan acara kamu" kata Daffin.


" Udah tau nanya" kata Darren.


" Sssstt, dia nggak lagi ngomong sama kamu" kata Clarissa.


Sebenarnya yang anak Mak tiri ini siapa sih? daritadi dia selalu belain kunyuk itu.


" Iya nggak apa-apa"


" Aku senang kamu hidup bahagia"


" Tentu saja dia bahagia, karena dia menikah sama gue. Bukan sama Lo" kata Darren.


" Darren diam, ntar mulut kamu mommy lakban nih"


" Ya udah. Aku ke bawah dulu ya mau nemuin mama sama papa dulu"


" Baiklah"


" Daritadi kek perginya"


Daffin pun turun ke bawah untuk menemui kedua orang tua dan juga abangnya. Karena ia sudah lama tidak bertemu dengan mereka.


To be continue.


Hot Daddy


__ADS_1


Happy reading 😚😚


__ADS_2