Mengejar Cinta Nona Muda

Mengejar Cinta Nona Muda
Extra part


__ADS_3

Kepala sekolah kembali menginformasikan pada seluruh kelas XII, kalau nanti malam mereka akan mengadakan acara pernikahan di sekolah. Dan semua murid diwajibkan untuk hadir.


" Nando ada acara nanti malam, jadi acara barbeque nya kita undur besok malam. Gimana?" usul Kiran.


" Setuju. Yang penting kita makan enak" kata Serly.


" Berarti semuanya setuju ya"


" Iya"


" Baiklah, karena acara kelulusannya sudah selesai. Sekarang waktunya kita pulang" kata Kiran.


" Mommy, Eca mau ke Mall" kata Alexa.


" Ke mall nya ntar sore aja ya sayang. Sekarang kita pulang dan istirahat dulu, ya?"


Alexa pun menganggukkan kepalanya.


" Anak mommy memang pintar. Yuk masuk kedalam mobil"


Alexa dan Axel masuk dalam mobil. Setelah twins masuk kedalam mobil. Barulah Kiran masuk kedalam mobilnya. Begitu juga dengan kedua sahabatnya. Mereka masuk ke mobil masing-masing.


Nando tidak ikut pulang. Karena dia ada acara sama teman-teman sekelasnya. Sebenarnya Nando tidak ingin pergi, tapi kakak-kakaknya memintanya untuk ikut. Lagi pula ini hari terakhir dia bisa berkumpul seperti ini dengan teman-temannya.


" Nan, kakak jalan dulu ya" kata Kiran.


" Siap Kak"


" Dadah paman " kata Alexa sambil melambaikan tangannya.


" Dadah Eca"


Mobil milik Kiran pun melaju meninggalkan pelataran sekolah. Diikuti sama mobil para sahabatnya di belakang.


Setelah mobil kakaknya sudah tidak terlihat lagi. Nando kembali bergabung bersama teman-temannya.


" Kita mau kemana nih?" tanya salah satu teman sekelas Nando.


" Ke jalan xx aja. Dengar-dengar di sana ada cafe baru"


" Benar. Tempatnya bagus banget, cocok untuk anak muda kek kita. Dan lagi makan di sana juga enak-enak"


" Darimana Lo tau, kalau makanan di sana enak-enak"


" Kemaren gue habis dari sana sama pacar gue"


" Ya udah, kita ke sana aja"


" Ok, yuk cabut"


Nando pun mengikuti teman-temannya. Ia pun teringat kalau ia tidak membawa motor ataupun mobil.


" Nan, ikut mobil gue aja yuk" tawar salah satu teman cowok Nando.


" Boleh deh"


Nando pun masuk kedalam mobil teman sekelasnya. Mereka pergi dengan membawa lima mobil dan empat motor. Mereka semua pun berangkat menuju cafe yang baru buka di jalan xx.


...***...


Suasana di cafe xx sangat ramai. Itu menandakan cafe itu memang sangat bagus seperti apa yang di ceritakan orang-orang.


" Kita mau duduk di mana nih guy, di dalam sudah penuh" kata teman sekelas Nando.

__ADS_1


" Kalau udah penuh di indoor, kita pilih outdoor aja"


" Di bawah pohon itu aja"


" Kayaknya sejuk tuh "


" Kita ada tiga puluh lima orang, muat nggak tuh di sana?"


" Mending dekat kolam itu aja"


" Bagus juga tuh. Dan kursinya juga lebih panjang"


" Ya udah kita ke sana"


Nando daritadi hanya mengikuti kemana teman-temannya pergi. Ia memang jarang nongkrong-nongkrong di cafe seperti ini. Dan ini kali pertama kali baginya nongkrong bareng teman-temannya.


Mereka duduk di kursi panjang yang ada di dekat kolam dan juga pohon besar. Tempatnya sangat sejuk, jadi tidak perlu AC ataupun kipas angin lagi.


Pelayan restoran pun menghampiri tiga puluh remaja itu. Ia menyerahkan buku menu yang ia bawa pada mereka. Dan satu orang mendapatkan satu menu.


Nando mulai membuka buku menu yang ada di tangannya. Bermacam-macam jenis makanan ada di sana. Bahkan Korean food juga ada di buku itu.


" Lo mau pesan apa Nan?" tanya teman laki-laki yang diketahui bernama Ikbal itu.


" Gue pesan chicken finger, minumannya mango Thai"


Pelayan pun mencatat pesanan Nando. Teman-teman Nando yang lain juga menyebutkan pesanan mereka masing-masing. Setelah mencatat semua pesanan, pelayan itu pun pamit untuk membuatkan pesanan Nando dan teman-temannya.


" Lo mau masuk universitas mana Nan?"


" Green light university "


" Wah kebetulan, gue juga mau masuk ke sana. Gimana kalau kita mendaftarnya bareng"


Ikbal tersenyum mendengar jawaban Nando. Teman sekelasnya yang satu itu memang sangat irit berbicara. Dan ia pun sudah memakluminya.


" Senang banget ya hari ini"


" Iya, akhirnya kita bisa juga melepaskan seragam abu-abu ini"


" Gue pasti akan kangen banget sama kalian guys"


" Gue juga. Apalagi sama cowok dingin yang duduk di samping Ikbal "


Semua teman-teman Nando pun menoleh ke arahnya. Mereka pun tersenyum pada Nando, berharap lelaki dingin itu membalas senyuman mereka.


" Kalian kenapa liatin gue kek gitu?" tanya Nando.


Terdengar suara tarikan nafas panjang dari mereka semua. Bagaimana tidak, cowok tampan itu malah bertanya. Padahal mereka berharap Nando tersenyum pada mereka semua.


" Ya elah Nan, gitu banget sih kamu"


" Tau nih"


" Kita mau lo juga senyum sama kita-kita"


Nando menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Tapi sesaat kemudian ia pun melihatkan senyuman tipisnya. Dan itu membuat hati para sahabatnya senang. Terutama teman cewek. Mereka seperti keju yang di panaskan. Meleleh.


" Oh God senyumannya bikin gue melambung ke awan"


" Iya berasa dapat duit segepok, saat melihat senyuman Nando"


" Jantung berdegup kencang, kek lari 5 kilo"

__ADS_1


Nando hanya menggelengkan kepalanya mendengar ucapan teman-teman cewek yang menurutnya sangat lebay itu.


" Sepertinya Lo sangat populer di kalangan teman cewek kita" kata Ikbal.


" Nggak juga"


Tak berselang lama pesanan mereka pun datang. Mereka pun mulai menyantap makanan yang sudah ada di depan mereka masing-masing.


...***...


Darren, istri dan twins baru sampai di mansion. Alexa segera berlari masuk kedalam mansion, saat melihat mobil yang sangat ia kenal terparkir di sebelah mobil Daddy-nya.


" Eca hati-hati, nanti jatuh" kata sang mommy.


Balita itu pun menghentikan aksi larinya. Ia berjalan masuk kedalam mansion. Saat melihat Grandma nya ia kembali berlari.


" Grandma"


" Oh cucu kesayangan Grandma sudah pulang"


" Mommy di sini?" tanya Darren.


" Kenapa? kamu nggak suka mommy datang?"


" Bukan begitu"


" Lalu?"


" Ya mommy kek jailangkung aja. Tiba-tiba udah nongol aja di sini"


" Dasar anak nakal, masa mommy sendiri disamain sama jailangkung"


" Aku nggak bilang begitu"


" Walaupun kamu nggak bilang secara langsung. Tapi ucapan kamu itu sudah mengarah ke sana"


" Perasaan mommy aja"


" Kiran nggak minat ganti suami baru?" tanya Clarissa pada menantunya.


" Istri aku nggak akan pernah cari suami baru. Dia mana bisa ninggalin aku" kata Darren dengan tingkat kepercayaan yang tinggi.


" Siapa bilang aku nggak bisa ninggalin hubby" kata Kiran.


" Sayang" rengek Darren.


Clarissa tertawa melihat putranya yang merengek pada istrinya.


" Makanya jangan kepedean kamu. Ditinggal beneran baru tau rasa"


" Mak tiri kapan baiknya sih"


" Nggak akan pernah baik"


" Sayang, kamu belain aku. Masa kamu tega melihat suami kamu dibully sama Mak tiri"


Jhonatan pusing melihat perdebatan istri dan anaknya. Ia pun membawa kedua cucunya pergi dari sana, karena tidak baik bagi kedua cucunya mendengar perdebatan Daddy dan juga Grandma nya.


To be continue.


Happy New Year reader terzayang πŸ€—πŸ€— Semoga di tahun ini kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Aamiin 🀲🏻.


Untuk informasi novel Daffin sama baby twins Feby share di GC yaπŸ˜‰πŸ˜‰

__ADS_1


Happy reading 😚😚


__ADS_2