Mengejar Cinta Nona Muda

Mengejar Cinta Nona Muda
Penguntit


__ADS_3

Darren terlihat sangat tampan walau hanya memakai kaos t-shirt berwarna hitam dan celana jeans selutut. Tak lupa dia menyemprotkan parfum untuk menunjang penampilannya.


Perfect.


Darren memasukkan dompet dan juga ponsel kedalam saku celananya. Setelah itu dia mengambil kunci mobil dan bergegas keluar dari kamarnya.


Siang ini Darren akan menjemput calon istrinya, karena mereka akan fitting baju pengantin. Dengan semangat 45 dia menuruni anak tangga mansion utama milik keluarganya.


Suit.. suit.


" Udah tampan, mau kemana nih?" tanya sang mommy.


" Jemput calon mantu mommy" jawab Darren.


" Apa kalian akan ke butik?"


" Hhmm"


" Mommy ikut ya" pinta sang mommy.


" No "


" Kenapa?"


" Aku nggak ingin ada nyamuk pengganggu"


" Dasar anak durhakim, berani sekali kamu ngatain mommy kek nyamuk" kata Clarissa sambil menjewer kuping Darren.


Aawwww.


" Sakit Mom" kata Darren sambil mengelus kupingnya yang terasa panas akibat di jewer sang mommy.


" Makanya jangan jadi anak durhakim kamu"


" Lagian mommy kenapa pengin ikut segala?"


" Tentu saja mommy harus ikut, karena mommy ingin melihat apakah desain bajunya sesuai dengan permintaan calon mantu mommy"


" Mommy pergi sama Daddy aja ya"


" No, mommy harus ikut mobil kamu"


" Kenapa harus ikut mobil aku?"


" Karena mommy ingin" kata Clarissa sambil tersenyum menampakkan sederetan giginya yang putih.


" Mommy kan punya suami, jadi ikut mobil suami mommy saja "


" Nggak, mommy mau cari suasana baru"


" Ya cari Dad barulah" kata Darren.


Pletak.


" Kalau ngomong jangan asal "kata Jhonatan setelah memukul kepala putranya.


" Kenapa mommy dan Daddy suka sekali memukul ku. Nanti aku laporkan ke komisi perlindungan anak"


" Ck,, yang ada kamu yang akan mommy laporkan ke MUI"


" MUI?"


" Hhmm"


" Kenapa MUI?"


" Karena kamu anak durhakim"


" Jadi bagaimana, mau dilaporkan ke MUI?"


" Idih ngancam nih ceritanya"


" Tidak, hanya memberi peringatan"


Tiba-tiba Darren mempunyai ide yang brilian. Dia mengambil ponselnya dari saku celananya. Dia pura-pura menerima telepon dari Kiran.


" Hallo honey"


....


" Apa, kita nggak jadi ke butik sekarang? ya udah, sampe besok"


Darren menyimpan ponselnya kembali kedalam saku celananya.


" Aku nggak jadi kek butik Mom"


" Kenapa?"


" Kiran lagi ada urusan penting di luar, jadi aku perginya besok saja"


" Ya udah, kalau gitu mommy aja yang tunggu dia di rumahnya"


" Jangan!"


" Kenapa?" tanya Clarissa penuh selidik.


" Karena dia malam pulangnya"


" Yang bener kamu?"


" Iya Mom"


" Sekarang kamu mau kemana?"


" Ke apartemen Romy"

__ADS_1


" Kamu nggak bohongin mommy kan?"


" Nggak Mom"


" Baiklah kalau gitu mommy istirahat saja"


Yes berhasil.


" Selamat istirahat mommy, aku jalan dulu"


" Ya, hati-hati dijalan "


Darren melajukan mobilnya meninggalkan mansion utama keluarga Narendra. Ia sangat senang karena mommy-nya tidak jadi ikut. Jadi dia bisa berduaan dengan calon istrinya itu.


Setelah mobil Darren sudah tidak terlihat lagi. Clarissa langsung memanggil Jhon.


" Jhon"


" Iya Nyonya"


" Kita ikuti anak nakal itu"


" Baik Nyonya"


" Daddy boleh ikut ya Mom"


" Boleh"


Pasutri itu langsung masuk ke dalam mobil. Setelah tuan dan nyonya nya masuk, barulah Jhon melajukan mobilnya. Iya mereka sekarang dalam misi mengikuti mobil milik Darren.


" Kita akan liat, apa benar anak nakal itu pergi ke apartemen Romy "


Darren sangat senang karena bisa lolos dari sang mommy. Entah kenapa mommy-nya itu suka sekali mengganggu Quality time nya dengan sang pujaan hati. Darren tidak menyadari kalau mommy-nya sedang mengikutinya.


" Bukankah ini jalan ke rumah calon besan kita Dad?" tanya Clarissa.


" Iya Mom "


" Dasar anak nakal, berani sekali dia membohongi mommy-nya. Awas aja nanti"


Mobil itu terus mengikuti mobil yang ada di depannya. Mobil yang di depan itu berhenti tepat di depan pintu gerbang yang sangat besar.


Darren membunyikan klakson mobilnya, pintu gerbang itu langsung terbuka. Dia melajukan mobilnya masuk kedalam rumah utama. Diikuti mobil sang mommy di belakang.


Diapun sampai di rumah utama milik calon mertuanya. Ia memarkirkan mobilnya di tempat parkir yang ada di sana. Tiba-tiba matanya tertuju pada mobil yang baru datang.


Deg.


Ia sangat mengenal mobil yang terparkir tepat di sebelah mobilnya itu. Dia tidak menyangka kalau sang mommy akan membuntuti nya sampai ke rumah calon mertuanya.


Clarissa turun dari mobil, diikuti sama suami dan bodyguardnya. Sedangkan Darren masih betah berada di dalam mobil kesayangannya itu. Sang mommy berjalan menghampiri mobilnya.


Tok.


Tok.


Tok.


" Maaf, Nyonya siapa ya?" tanya Darren pura-pura amnesia.


Clarissa tersenyum smirk. " Turun!"


" Jangan culik saya Nyonya. Dua hari lagi saya akan menikah"


" Mommy bikin amnesia beneran baru nyahok kamu"


" Jangan dong Mom"


" Makanya cepat turun!"


Mau tak mau Darren pun turun dari mobilnya. Ia tau Ibunda ratunya sedang spaning karena dia sudah berani bohong.


" Sejak kapan Romy tinggal di rumah calon besan mommy?" tanya Clarissa pada putranya.


" A-anu itu Mom, apa namanya" jawab Darren gugup.


" Apa?"


" Aku mau menjemput calon istri aku" lanjut Darren.


" Bukannya kamu bilang calon mantu mommy lagi ada urusan penting"


" Aku nggak pernah bilang begitu"


" Oh? nggak pernah bilang begitu, hhmm?"


Bug.


Satu pukulan mengenai perut Darren. Hingga sang empunya perut mengadu kesakitan.


" Mom?" rengeknya.


" Itu hadiah karena kamu sudah berani membohongi mommy"


" Mana ada hadiah yang bikin sakit"


" Suka-suka mommy dong"


" Sekarang kita damai ya" pinta Darren.


" Kamu berani bayar berapa untuk uang damainya?"


" Kok pake uang damai segala sih Mom"


" Harus dong"

__ADS_1


Sejak kapan mommy gue matre kek gini.


" Mommy kan tau putra mommy ini tidak punya uang" kata Darren dengan wajah sedih.


" Oh iya lupa, putra mommy inikan kere"


" Iya, makanya kita damai tanpa syarat ya, ya" bujuk Darren.


" Baiklah, karena mommy orang baik maka kita damai tanpa syarat"


" Nah gitu dong? sekarang putra mommy yang tampan ini mau menemui calon istrinya dulu"


" Mari mommy temani"


" Ok"


Jhonatan tersenyum sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah ibu dan anak itu. Dia mengikuti istri dan anaknya yang sudah berjalan lebih dahulu menuju pintu utama rumah calon besannya.


Ting nong..


Ceklek.


Pintu terbuka menampakkan sosok wanita cantik. Wanita cantik itu tampak kaget melihat tamu yang datang.


" Hallo calon mantu kesayangan mommy"


" Mari masuk Mom, Dad"


" Honey, apa kamu tidak mengajak calon suami kamu masuk"


" Biasanya kamu langsung masuk, tanpa harus di suruh" kata Kiran.


" Kapan aku kek gitu?" tanya Darren.


" Setiap bertamu ke rumah aku"


" Perasaan aku nggak pernah gitu deh"


" Yuk Mom, Dad, kita masuk"


Mereka pun masuk kedalam rumah utama milik Vandy. Mereka duduk di sofa yang ada di ruang tamu.


" Sebentar ya Mom, aku panggilkan mommy dan daddy dulu"


" Iya sayang"


Sebelum Kiran memanggil mommy-nya, ia meminta bibi untuk membuatkan minum untuk calon mertuanya. Setelah itu barulah dia menemui kedua orang tuanya.


Tok.


Tok.


Tok.


" Siapa?"


" Adek Mom"


" Sebentar"


Ceklek.


" Ada apa sayang?"


" Di bawah ada mommy dan Daddy-nya Darren"


" Adek temani dulu ya, sebentar lagi mommy turun"


" Hhmm"


Kiran turun kebawah untuk menemui kembali calon mertuanya.


" Sebentar lagi mommy sama daddy turun " kata Kiran setelah sampai di ruang tamu.


" Kamu kok belum bersiap?" tanya Darren.


" Emang mau kemana?"


" Kan kita mau fitting baju pengantin"


" Astaga, aku lupa"


" Ganti baju dulu gih"


" Nggak enak sama orang tua kamu"


" Nggak apa-apa, mereka ngerti kok. Buruan ganti bajunya"


" Tunggu ya"


" Hhmm"


Kiran kembali ke atas menuju kamarnya. Di tangga ia berpapasan dengan mommy dan juga daddy-nya.


" Adek kok ke atas lagi?" tanya sang mommy.


" Mau ganti baju. Mommy sama daddy buruan turun"


" Hhmm"


Ibu dan anak itu berpisah di tangga. Kiran keatas untuk mengganti pakaiannya, sedangkan kedua orang tuanya ke bawah untuk menemui calon mertuanya.


To be continue.


Si tampan anak durhakim mommy Clarissa 🀭

__ADS_1



Happy Reading 😚😚


__ADS_2