Mengejar Cinta Nona Muda

Mengejar Cinta Nona Muda
Usaha Daffin


__ADS_3

Dua Minggu kemudian.


Pagi ini dikediaman Anggun sedang diadakan acara pengajian dan berdoa bersama, supaya nanti Allah memberi kelancaran untuk acara pernikahan putrinya.


Acara itu di hadiri oleh keluarga, sahabat dan juga para tetangga Anggun. Semua orang sangat khusyuk mendengarkan lantunan ayat suci Alquran. Setelah pengajian di lanjutkan dengan sesi berdoa bersama.


Kiran bersimpuh di kedua kaki orang tuanya. Ia meminta restu pada mommy dan juga Daddy-nya. Anggun menatap putrinya dengan mata yang berkaca-kaca.


" Mom, Dad, terimakasih sudah mau membesarkan adek dengan cinta dan kasih sayang selama 20 tahun ini. Maaf selama 20 tahun ini adek belum bisa membalas semua jasa mommy dan juga daddy. Maaf jika adek belum bisa membahagiakan mommy dan juga daddy " ucap Kiran sambil menangis.


Air mata yang sedari tadi Anggun tahan akhirnya jatuh juga. Dia memeluk putri kesayangannya itu. Begitu juga dengan Vandy, ia tidak bisa menyembunyikan tangisnya. Dia ikut memeluk kedua wanita yang sangat berharga di hidupnya itu.


" Sekarang putri kecil mommy sudah besar. Adek sudah membuat keluarga besar kita bahagia dan juga bangga " kata Anggun.


Kenzo ikut bergabung dengan kedua orang tuanya. Mereka berempat pun berpelukan. Semua tamu yang ada di sana juga terharu melihat keharmonisan keluarga kecil Vandy. Ya keluarga besar mereka memang tidak pernah terdengar ada masalah.


" Senang ya Al melihat keluarga Vandy bisa kumpul lagi" kata Gio.


" Iya, sudah lama tidak melihat mereka seperti itu. Ini gara-gara putra gue yang bodoh itu" kata Aldi.


" Sudah jangan diingat lagi. Yang penting sekarang Kiran sudah mendapatkan jodoh yang terbaik" kata Gio.


" Lo benar. Gue ikut bahagia melihat Kiran sudah mendapatkan jodohnya, walaupun itu bukan sama putra gue"


" Oh iya, sekarang gimana dengan keadaan putra lo. Karena gue sempet dengar kabar dari istri gue kalau Daffin sakit?"


" Iya satu Minggu yang lalu. Tapi sekarang keadaannya sudah membaik, dan juga sudah bisa kembali bekerja"


" Syukurlah kalau begitu"


Ya Daffin sempat sakit selama satu Minggu setelah tau Kiran bertunangan dengan lelaki lain. Dia mengurung diri selama 5 hari di dalam kamar. Ia menyesali semua perbuatannya pada Kiran.


Setelah acara pengajian dan doa bersama selesai, para tamu di persilakan untuk mencicipi hidangan yang sudah di sediakan oleh keluarga Anggun.


" Putri dari nona Anggun cantik ya"


" Gimana nggak cantik, bibitnya juga unggul "


" Iya, liat aja ibu sama Bapaknya cakep dan cantik"


" Benar-benar keluarga yang sempurna"


Ibu-ibu itu mulai menyantap hidangan yang ada di piring mereka masing-masing. Mereka sangat menikmati kue dan juga makanan lain yang di hidangkan di sana.


Anggun dan Vandy berkumpul dengan orang tua, mertua dan juga para sahabatnya. Mereka mengobrol sambil menikmati cake yang ada di atas piring mereka masing-masing. Sedangkan anak-anak juga berkumpul dengan geng mereka.


Di tempat lain.


Daffin sedang berada di salah satu cafe terkenal yang ada di kota itu. Ia sedang menunggu seseorang.


" Lama banget sih dia?!" kesal Daffin sambil melihat jam tangannya.


Tak berselang lama, datang seorang lelaki dengan memakai pakaian serba hitam. Lelaki itu langsung menghampiri meja Daffin.


" Maaf terlambat tuan"


" Tidak masalah. Apa kamu mendapatkan informasi yang saya minta"

__ADS_1


" Tentu saja" kata lelaki itu sambil melemparkan amplop berwarna coklat ke atas meja.


Daffin segera meraih amplop coklat itu. Ia segera membuka isi amplop itu. Matanya melotot melihat isi amplop yang di berikan orang suruhannya itu.


Dia kenal siapa lelaki yang ada di foto itu. Ya Daffin rela membayar mahal detektif untuk mencari informasi tentang siapa tunangan Kiran.


" Kau yakin dia orangnya?" tanya Daffin.


" Yakin tuan, informasi itu sangat akurat. Saya mendapatkan informasi itu dengan susah payah"


Princess sebentar lagi kamu akan kembali kepadaku.


" Terima kasih, sekarang kamu boleh keluar"


" Sama-sama tuan. Jika anda perlu bantuan lagi silakan hubungi saya kembali"


" Hhhmm"


Detektif itu keluar dari ruangan itu. Daffin masih menatap foto lelaki yang akan menjadi calon suami Kiran. Beberapa detik kemudian itu dia tersenyum penuh arti. Ia punya rencana untuk menggagalkan pernikahan Kiran dengan lelaki itu.


Daffin segera mengambil kunci mobilnya. Ia akan menemui Kiran, dan ia akan memberi tau siapa lelaki yang akan jadi calon suaminya itu.


Mobil mewah milik Daffin melaju menuju kediaman orang tua Kiran. Ia tidak peduli kalau nanti mommy Kiran akan memarahinya, tapi dia harus mengatakan kebenaran ini.


Suasana jalan pada pagi itu sudah agak sepi. Daffin melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Dia sudah tidak sabar ingin memberi tau Kiran tentang siapa lelaki yang akan dia nikahi itu.


Mobil yang di kendarai Daffin sampai di pintu gerbang rumah Vandy. Ia tau sekarang di rumah besar itu sedang ada acara pengajian dan juga doa bersama. Jadi sangat pas untuk membongkar siapa calon suami Kiran.


Daffin memarkirkan mobilnya di tempat parkir yang ada di sana. Dengan semangat 45, dia langsung melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah utama.


Suasana di rumah utama sangat ramai, karena di sana memang sedang ada acara. Daffin mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan itu, tapi dia tidak menemukan orang yang di cari.


" Di gazebo Den"


Tanpa menunggu lama, Daffin segera menuju gazebo yang ada di taman depan rumah utama. Ia mempercepat langkah kakinya menuju taman.


" Princess" panggil Daffin setelah sampai di taman.


Kiran merasa ada yang memanggil namanya pun menoleh kearah sumber suara. Diikuti sama Kenzo dan yang lain.


" Ngapain lo kesini?!" tanya Gian dengan sinis.


" Aku kesini ingin bertemu dengan princess" jawab Daffin.


" Lo nggak di undang ke acara ini, pulang sana!" usir Gian.


" Nggak! aku harus bicara dengan princess"


" Apalagi yang mau lo omongin sama princess?" tanya Tristan.


" Abang Tian nggak perlu tau. Ini urusan aku sama princess" kata Daffin.


" Ini juga menjadi urusan kami. Karena apapun yang menyangkut princess, kami harus tau" kata Tristan.


" Tapi aku hanya ingin bicara berdua dengan princess" kata Daffin.


" Bicara di sini atau tidak bicara sama sekali" kata Kenzo.

__ADS_1


" Princess aku mohon ikut dengan aku sebentar" pinta Daffin.


" Kamu mau bicara soal apa?" tanya Kiran.


" Soal calon suami kamu" jawab Daffin.


" Calon suami aku?"


" Hhmm"


" Emang kenapa dengan calon suami aku"


" Dia bukan lelaki yang baik. Dia tidak pantas mendapatkan wanita sebaik kamu"


Kiran tersenyum mendengar ucapan Daffin. " Oh ya. Tapi aku rasa, aku cocok sama dia. Sama-sama bukan orang baik"


" Nggak! kamu nggak pantas sama lelaki itu"


" Apa kamu lupa sama ucapan kamu beberapa Minggu yang lalu. Kamu pernah bilang kalau aku wanita murahan"


Bugh..


Daffin tersungkur karena mendapatkan pukulan keras dan juga tiba-tiba dari Kenzo. Bahkan sudut bibirnya robek dan mengeluarkan darah. Dia mengusap sudut bibirnya yang berdarah.


" Bangun Lo!"


Saat Kenzo akan memukul Daffin lagi, Kiran dengan sigap menangkap tangan abangnya.


" Adek, lepas! Abang mau bunuh bocah bodoh ini" kata Kenzo.


" Jangan" kata Kiran sambil menggelengkan kepalanya.


Aaaarrrgghh..


Kenzo menendang meja yang ada di sana. Dia benar-benar ingin membunuh Daffin sekarang ini. Tapi dia juga tidak tega melihat adik kesayangannya memohon seperti itu. Tidak hanya Kenzo, Gian dan Tristan pun juga ingin melenyapkan Daffin.


Melodi menghampiri suaminya. Ia mencoba menenangkan amarah suaminya itu. Dia sangat paham bagaimana perasaan suaminya sekarang ini.


" Sekarang lo pergi dari sini, sebelum gue benar-benar melenyapkan lo" kata Kenzo.


" Aku ingin bicara dengan princess. Aku mohon beri aku waktu untuk bicara dengannya" kata Daffin.


" Apalagi yang mau lo omongin sama adik gue? apa lo mau menghina dia lagi, huh!"


" Nggak Bang. Ini penting, soal lelaki yang akan jadi calon suami princess"


" Kamu kan sudah bilang tadi kalau dia bukan lelaki yang baik, dan kami sama-sama bukan orang baik" kata Kiran.


" Apa kamu tau siapa kekasihnya?" tanya Daffin.


To be continue.


Sorry baru up Reader terzayang πŸ€—πŸ€—.


Bagi yang ingin berkomunikasi dan ingin kenal Feby, silakan gabung di GC Feby ya.


Sayang kalian banyak-banyak😘😘

__ADS_1


Happy Reading 😚😚


__ADS_2