Mengejar Cinta Nona Muda

Mengejar Cinta Nona Muda
Ternyata istri sendiri


__ADS_3

" Nona baby twins menangis " kata salah satu pelayan.


" Gue tinggal bentar ya guys "


" Siap bos"


Setelah berpamitan Kiran langsung menuju kamarnya untuk menyusui baby twins. Sekarang tinggal Darren dan yang lainnya di sana.


" Rom, cepat kasih tau siapa cewek itu?" tanya Darren.


" Wani Piro"


" Lo mau peras gue"


" Di dunia ini nggak ada yang gratis bro. Wong kita pipis aja sekarang bayar"


" Ntar gue kasih gocap "


" Ck,, permen aja nggak dapat sama uang segitu "


" Ya udah gue tambahin gocap lagi. Jadi gocap tambah gocap kan udah cepek tu"


" Ogah banget gue. Berarti Lo emang nggak kepingin tau tu cewek siapa"


" Ya pengen tau lha"


" Sini 5 juta. Setelah itu gue kasih tau siapa tu cewek"


" Gila, banyak amat"


" Uang segitu nggak akan mengurangi angka yang ada di black card Lo"


" Ya udah gue transfer nih" kata Darren sambil mengambil ponselnya.


Ting.


Ponsel Romy berbunyi.


" Udah kan"


" Makasih bro"


" Sekarang cepat bilang siapa tu cewek"


" Cewek itu istri Lo sendiri "


" What!"


" Iya. Cewek yang lo bilang nyebelin dan modus itu, Kiran. Bini lo sendiri"


" Nggak mungkin"


" Lo tanya aja sama istri gue. Karena waktu itu istri lo baru kembali setelah patah hati karena Daffin"


" Kok gue nggak kepikiran kalau dia gadis yang selama ini gue cari"


" Siapa gadis yang hubby cari?" tanya Kiran yang baru kembali dari menyusui baby twins.


" Ya kamu lha sayang, siapa lagi"


" Bohong!"


" Tadi aku denger hubby bilang cewek itu modus sama nyebelin"


Deg.


" Kamu salah denger kali"


" Nggak, kuping aku masih sehat ya By"


" Tuh buktinya kamu salah. Oh iya, kamu ingat nggak kejadian di bandara waktu kamu kembali dari London?"


" Ingat. Waktu itu ada cowok Arrogant yang nabrak aku"


" Arrogant?"


" Iya. Bukannya minta maaf karena udah nabrak aku. Eh dia malah nuduh aku sengaja berhenti di jalan supaya nanti aku bisa minta uang ganti rugi sama dia. Ingin rasanya aku tonjok wajah dia"


" Tonjok sekarang aja, mumpung orangnya ada di hadapan kamu sekarang" kata Romy.


" Siapa?"


Romy, Nadia, Serly dan Doni menunjuk kearah Darren.


" Hubby. Maksud kamu lelaki yang Arrogant itu suami aku?"


Romy dan yang lainnya menganggukkan.

__ADS_1


" Wah, sungguh dunia itu memang sempit ya. Ternyata cowok yang Arrogant itu hubby"


" Iya, terus kamu mau nonjok aku"


" Ya nggak lha. Sayang wajah tampan kek gini kalau di tonjok"


" Terus diapain dong?"


" Disayang lha"


Wajah Darren merona mendengar ucapan istrinya itu. Ia segera memalingkan wajahnya supaya istri dan sahabatnya tau kalau sekarang wajah merona.


" Tapi tunggu, berarti cewek yang hubby bilang modus dan ngeselin itu aku?"


" E-enggak"


" Terus siapa?"


" Orang lain. Masa iya hubby bilang istri sendiri ngeselin"


" Tadi aku denger sendiri hubby bilang begitu"


" Nggak sayang"


Darren menatap Romy dengan tatapan membunuh. Sedangkan Romy hanya cuek tanpa merasa bersalah sedikitpun. Ingin rasanya dia menenggelamkan sahabatnya itu.


Saat mereka sedang asik mengobrol, Anggun datang menghampiri putrinya untuk berpamitan.


" Dek, mommy sama daddy pamit dulu ya"


" Kenapa nggak nginap di sini aja Mom"


" Lain waktu ya sayang. Soalnya mommy mau nginep di rumah nenek, udah janji soalnya"


" Ya udah, hati-hati di jalan "


" Iya sayang "


" Aku ngantar mommy ke depan dulu ya sayang"


" Iya By"


Darren mengantarkan mertuanya sampai ke mobil. Setelah mengantar sang mertua ia kembali ke tempat para sahabatnya.


" Udah sampai mana nih persiapan pernikahan kalian?" tanya Nadia pada Serly.


" Udah delapan puluh persen, tinggal fitting sama sesi foto Prewedding"


" Konsepnya yang romantis gitu lha, dan resepsinya outdoor aja. Aku juga pengin temannya yang ala-ala Mermaid gitu"


" What..! Lo nggak salah?" tanya Kiran.


" Nggak, kan biar lucu-lucu gimana gitu"


" Eh, Lo itu udah tua. Jadi nggak banget pakai konsep kek begono" kata Nadia.


" Benar. Lagian gue juga nggak mau pake baju yang kek gitu" kata Romy.


" Iya, apa kata dunia cowok tampan dan macho kek kita pake pakaian ala kerajaan laut begitu" kata Darren.


" Ganti aja temanya" kata Nadia.


" Apa?"


" Ya apa aja, asal jangan Mermaid. Karena kalau Mermaid, cocoknya untuk baby twins"


" Iya juga sih"


" Liat nanti ajalah, yang penting konsepnya romantis"


Karena sudah siang, Nadia dan suaminya pamit pulang. Begitu juga dengan Serly. Sepeninggal para sahabatnya, Darren dan Kiran masuk kedalam mansion. Mereka akan beristirahat.


Sekarang pasutri sudah berada di kamar. Kiran langsung membaringkan tubuhnya di atas kasur empuk itu. Begitu juga dengan Darren.


" By "


" Hhmm"


" boleh nggak kalau Nando tinggal di sini?"


" Tentu saja boleh"


" Beneran?"


" Iya sayang, Lagian Nadia juga sudah ada mamanya di sana. Jadi kalau Nando di sini kamu sama baby twins ada yang nemenin"


" Makasih By"

__ADS_1


" Sama-sama sayang. Oh iya, kamu udah selesai belum?"


" Belum By"


" Masih lama ya?"


" Tiga bulan lagi"


Huh..


Darren menghela nafasnya. Ia tidak menyangka kalau juniornya akan puasa selama itu. Dan selama itu juga ia akan bersolo.


" Ya udah, tidur yuk"


" Yuk"


Kiran memeluk suaminya. Ia memang suka tidur di dalam pelukan suaminya. Karena iya merasa nyaman tidur di pelukan sang suami.


Tak berselang lama pasutri itu sudah sampai ke dunia mimpi.


πŸƒπŸƒπŸƒ


Nadia dan Romy baru sampai di rumah. Kedatangan mereka langsung di sambut sama Sandra.


" Kalian sudah pulang?"


" Sudah Ma"


" Bagaimana acaranya?"


" Lancar Ma, tamu yang datang juga banyak banget"


" Mama udah minum obat?"


" Baru aja mama minum obatnya"


" Aku berharap masih ada kesempatan mama untuk sembuh"


" Mudah-mudahan ya sayang"


" Oh iya, Nando udah pulang sekolah belum Ma"


" Udah. Dia lagi latihan di belakang"


" Anak itu selalu saja latihan"


" Ya mau ngapain lagi dianya?"


" Ke mall kek, atau jalan-jalan kemana gitu?"


" Kenapa nggak kamu ajak aja di ke mall" kata Romy.


" Oh iya ya, sekalian kita cari kado untuk pernikahan Serly. Makasih Bee idenya"


" Sama-sama sayang. Ya udah kamu lanjut ngobrol sama mama ya, aku mau istirahat dulu"


" Oke suamiku. Selamat istirahat"


Romy mengecup bibir istrinya.


" Bee"


" Kenapa?"


" Ada mama"


" Eh, maaf Ma "


" Nggak apa-apa"


" Ya udah, pamit ke kamar dulu ya Ma"


" Iya Rom"


Romy pun pergi ke kamarnya meninggalkan istri dan mertuanya. Ia tidak sabar ingin berbaring di atas kasur.


" Mama bersyukur kamu bisa menikah sama lelaki yang baik dan juga mencintai kamu"


" Iya Ma. Nadia juga bersyukur karena dipertemukan sama Romy"


" Mama berharap kalian cepat diberikan momongan"


" Aamiin. Mudah-mudahan ya Ma"


Nadia juga berharap secepatnya bisa hamil, begitu juga dengan suaminya. Ia dan suami memang tidak memakai alat kontrasepsi. Karena mereka memang menginginkan anak secepatnya.


To be continue.

__ADS_1


Udah up dua bab yaπŸ€—πŸ€—


Happy reading 😚😚


__ADS_2