Mengejar Cinta Nona Muda

Mengejar Cinta Nona Muda
Sultan numpang sarapan


__ADS_3

Darren terbangun dari tidurnya karena tangannya terasa kram. Ia menoleh kesamping, tampaklah wajah cantik sang istri. Ia tersenyum kala teringat permainannya semalam. Ia memindahkan kepala sang istri ke atas bantal.


Ia mengecup kening dan juga bibir sang istri, kemudian ia bangkit dari tidurnya. Kemudian ia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Kiran merasa lega karena suaminya sudah menghilang ke dalam kamar mandi. Ia terbangun kala suaminya memindahkan kepalanya ke atas bantal. Ia sengaja tidak membuka matanya, karena ia ingin melihat apa yang akan di lakukan suaminya itu. Ternyata suaminya hanya memberi morning kiss padanya.Entah setan mana yang merasukinya, Ia pun menyusul suaminya ke kamar mandi.


Dirinya sangat beruntung karena suaminya tidak mengunci pintu kamar mandi. Kiran segera bergabung mandi bersama dengan suaminya di bawah shower.


Darren kaget karena tiba-tiba ada tangan yang memeluknya dari belakang. Dan tangan itu milik istri tercinta. Ia membalikkan badannya.


" Sayang"


Tampaklah sang istri sedang memamerkan senyumnya. Ia pun menarik sang istri kedalam dekapannya. Dan apa yang terjadi semalam mereka ulangi lagi di kamar mandi.


Suara d*s*h*n memenuhi kamar mandi itu. Mereka bahkan melakukan beberapa macam gaya di sana, bahkan mereka pindah tempat ke dalam bathtub.


Tubuh Kiran bergetar hebat kala sesuatu di dalam tubuhnya akan meledak. Begitu juga dengan Darren. Hot Daddy itu menambah ritme kecepatan permainannya dan suara erangan pun terdengar bersamaan dengan pelepasan kedua anak manusia itu.


" Kamu benar-benar membuat aku gila sayang"


" Tapi hubby suka kan?"


" Suka banget"


Darren membantu istrinya mandi. Sekarang mereka baru mandi dalam artian sebenarnya. Lelaki tampan itu sangat telaten membersihkan tubuh sang istri.


Selesai mandi ia juga membantu istrinya memakai kimono. Setelah itu ia menggendong istrinya ke luar dari kamar mandi. Karena ia tau istrinya sekarang sedang lelah.


" Kamu duduk manis aja di sini. Kali ini aku yang akan melayani kamu"


" Hubby mau nyiapin semua keperluan aku?"


" Yeah"


" Ok"


Kapan lagi bisa dilayani suami tampan itu. Ia pun hanya duduk manis di atas ranjang. Sedangkan suaminya pergi ke walk in closet untuk mengambil pakaiannya.


Darren keluar dengan memakai baju kaos t-shirt berwarna putih dan celana jeans pendek selutut. Hot daddy itu terlihat semakin tampan dengan memakai pakaian santai seperti itu.


" Hubby nggak ke kantor?" tanya Kiran yang melihat suaminya keluar dengan memakai pakaian santai.


" Nggak sayang. Hari ini aku mau nemenin kamu di rumah"


" Terus kerjaan hubby gimana?"


" Hari ini kerjaan aku nggak banyak dan itu bisa aku dikerjakan di rumah"


Darren mulai memakaikan baju sang istri. Kiran merasa diperlakukan seperti ratu oleh suaminya itu. Sungguh beruntung dirinya memiliki suami seperti suaminya itu.


" By"


" Hhmm"


" Kita sarapan di rumah Doni ya?"


" Kenapa mau sarapan di sana?"


" Ada yang mau aku tanyakan sama Serly"


" Kan tanyanya bisa nanti "

__ADS_1


" Nggak bisa, aku maunya sekarang. Lagian aku belum pernah melihat rumah mereka"


" Baiklah ratuku, apapun untuk kamu" kata Darren sambil memasangkan kalung yang ia beli kemarin.


Kiran kaget melihat kalung sudah melingkar di lehernya. Kalung itu sangat indah dengan liontin permata berwarna biru tua. Dan juga ada berlian kecil-kecil yang mengelilingi pertama besar itu.


" Suka nggak?"


Air mata Kiran pun jatuh. Ia benar-benar terharu sama perlakuan suaminya itu. Ia tidak tau harus berkata apalagi. Suaminya itu memang sosok suami idaman sejuta umat.


" Kok nangis? kamu nggak suka ya sama kalungnya?"


" Suka kok"


" Terus kenapa nangis?"


" Ini tangis bahagia By. Makasih"


" Sama-sama sayang" kata Darren sambil memeluk sang istri.


Ia pikir istrinya nangis karena tidak suka kalung yang ia belikan. Taunya karena terharu melihat kejutan yang ia berikan.


Tok..


Tok..


Tok..


" Nyonya, baby twins sudah bangun"


" Bawa sini mbak"


Darren segera mengambil ahli baby Axel dan baby Alexa bersama istrinya. Karena baby twins sudah bersama kedua orang tuanya. Pelayan itupun pamit untuk undur diri.


" Tampan Daddy mau mandi ya?"


Seperti tau ucapan Daddy-nya, Axel mengedipkan matanya.


Daddy tampan itu tersenyum melihat putranya itu. Putranya itu akan menjadi sosok lelaki dingin nantinya. Karena putranya itu memang jarang tersenyum.


" Sayang, aku siapkan air untuk mandi baby twins dulu ya?"


" Iya By"


Darren mengisi bathtub mini khusus untuk bayi itu. Setelah terisi penuh, ia meletakkan sabun dan juga shampoo khusus bayi di dekat bathtub. Supaya nanti istrinya gampang mengambilnya.


" Sayang airnya udah siap nih?"


Kiran membawa baby Alexa dulu. Dan suaminya menjaga baby Axel. Baby twins bisa saja mandi bersamaan, tapi Darren tidak bisa memandikan bayinya. Ia hanya bisa menggantikan pakaian sang bayi.


" Putri kesayangan mommy mau mandi dulu"


Alexa tersenyum mendengar ucapan mommy-nya. Bayi cantik itu seperti mengerti apa yang di katakan oleh sang mommy.


Kiran dengan telaten memandikan putrinya itu. Seluruh tubuh Alexa dibersihkan. Tidak ada satupun yang terlewatkan oleh wanita cantik itu.


Ia memberikan rambut putrinya shampo supaya wangi. Setelah itu barulah ia memberi sabun ke seluruh tubuh Alexa. Alexa sangat senang, dan itu terlihat dari senyum sang bayi tak pernah hilang.


Selesai memandikan Alexa. Kiran memberikan baby Alexa pada suaminya. Saat baby Alexa pake baju sama sang Daddy, baby Axel mandi dengan mommy-nya.


" Kesayangan mommy yang tampan ini kenapa jarang sekali tersenyum, hhmm?"

__ADS_1


Seperti tau apa yang dikatakan sang mommy, Axel pun tersenyum. Ia memperlihatkan senyumannya yang sangat manis untuk sang mommy.


" Pantas saja tampan mommy ini jarang tersenyum. Karena senyumannya sangat manis sekali"


Setelah memandikan baby Axel, Kiran memakaikan handuk pada baby tampannya itu. Baby Alexa sudah terlihat cantik dengan memakai baju berwarna pink.


Kalau suaminya yang memakaikan baju putrinya, selalu baju berwarna pink. Setiap ditanya kenapa selalu memakaikan Alexa baju berwarna pink, jawabannya selalu sama. Karena dia perempuan. Perasaan dulu waktu dirinya bayi, mommy-nya jarang memakaikan baju berwarna pink.


" Putri mommy sudah cantik dan juga wangi. Sekarang baby Axel yang pake baju"


Kiran memakaikan minyak telon pada tubuh baby Axel. Setelah itu barulah ia memakaikan baju berwarna biru pada putranya itu. Sekarang putranya siap untuk jalan-jalan pagi.


" Sekarang kita pergi ke rumah aunty Serly"


Darren mengambil kereta dorong milik baby twins. Axel dan Alexa di baringkan di sana. Sekarang mereka siap untuk pergi ke rumah Doni, yang letaknya ada di belakang mansion.


Hot Daddy itu mendorong kereta bayi menuju lift. Ya mereka memang lebih sering menggunakan lift dari pada tangga. Karena selain lebih cepat, bawa kereta dorong baby twins juga lebih gampang.


Mereka pun sampai di lantai satu. Seperti biasa para pelayan selalu berbaris di depan pintu lift. Mereka membungkukkan badan memberi hormat pada tuan dan nona muda mereka.


" Nona mau sarapan sekarang?"


" Iya Bik. Tapi kita mau sarapannya di rumah Doni. Tolong bibik bawakan beberapa masakan ke sana ya"


" Baik nona"


Setelah memberikan titahnya, pasutri itu keluar dari mansion. Mereka akan pergi ke belakang mansion, tepatnya ke rumah sahabatnya.


Para bodyguard heran karena pagi-pagi tuan dan nona mudanya sudah pergi ke belakang mansion. Apa pasutri itu mau ke apartemen mereka.


" Mampus, kamar gue masih berantakan"


" Gue juga"


" Buruan bersihkan, sebelum nona dan tuan muda datang"


Para bodyguard itu merasa lega. Karena tuan dan nona muda mereka berjalan menuju ke rumah kapten mereka. Yaitu ke rumah Doni.


Doni kaget melihat tuan dan nona mudanya pagi-pagi sudah ada di rumahnya. Ini kali pertamanya nona mudanya datang bertandang ke rumahnya.


" Kenapa kamu kaget kek gitu?" tanya Darren.


" Karena nggak biasanya tuan dan nona datang ke sini"


" Kita mau numpang sarapan di sini"


" Eh"


" Kenapa? nggak boleh?"


" Bo-boleh tuan muda"


" Boleh, tapi kok kami kok nggak di suruh masuk"


" Ah iya, silakan masuk tuan dan nona muda"


Darren segera mendorong kereta baby twins masuk kedalam rumah Doni. Diikuti sama sang istri di belakang.


To be continue.


Happy reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2