Mengejar Cinta Nona Muda

Mengejar Cinta Nona Muda
Surprise untuk Darren


__ADS_3

Para bodyguard dan para pelayan segera mengerjakan tugas mereka masing-masing. Para keluarga dan sahabat Darren juga ikut membantu untuk menyiapkan surprise untuk Kiran.


Darren ingin surprise nya hari ini berjalan dengan lancar. Tanpa


Melodi dan kedua sahabatnya salut akan Darren. Hot Daddy itu selalu saja memberikan surprise yang luar biasa untuk Kiran. Lelaki tampan itu selalu membuat ketiga istri cantik itu iri.


" Darren romantis juga ya orangnya" kata Keyra.


" Iya, suami paket komplit banget " kata Dira.


" Suami gue romantis kalau ada maunya aja" kata Melodi.


" Sama, suami gue juga" kata Keyra.


" Berhentilah membanding-bandingkan suami kalian dengan lelaki lain" Kenzo cs.


" Kan emang bener kalian bertiga itu suami romantis saat ada maunya" kata Dira.


" Aku romantis hari-hari lho sayang?" kata Tristan.


" Nggak! kamu romantis saat ada maunya aja" kata Dira.


Kenzo cs hanya diam. Mereka tidak membantah apapun yang dikatakan istri mereka. Karena kalau mereka membantah, maka pembicaraan itu akan melebar kemana-mana.


" Yank ke sana yuk" ajak Kenzo sambil menarik tangan istrinya menjauh dari kedua sahabatnya.


" Kemana Bee"


" Ntar kamu juga tau"


Kenzo membawa pergi istrinya jauh dari kedua sahabatnya. Ia membawa sang istri ke suatu tempat. Ya ia tadi sempat menanyakan pada adik iparnya tempat bagus yang ada di sekitar villa itu.


Mereka pun sampai di suatu taman bunga yang sangat indah. Taman itu ditumbuhi berbagai macam jenis bunga. Dan warnanya pun beraneka ragam.


" Bee, ini indah sekali"


" Kamu suka?"


" Hhmm"


" Apa ini sudah dibilang romantis?"


Melodi menoleh kearah suaminya. Padahal ia tadi cuma bercanda. Siapa sangka suaminya menganggap serius ucapannya itu. Ia tau suaminya akhir-akhir ini sangat sibuk. Dan ia pun mengerti, karena suaminya bekerja untuk dia dan Abimanyu.


" Maaf" ucap Kenzo sambil menyerahkan satu tangkai bunga mawar merah yang baru ia ambil.


" Maaf untuk apa?"


" Maaf karena beberapa bulan ini sudah mengabaikan kamu dan juga putra kita. Jujur aku nggak ada niat untuk mengabaikan kamu dan juga Abi. Tapi apalah daya, kerjaan aku membuat aku melakukan itu"


" Aku tau. Dan kamu nggak perlu jelaskan itu"


" So, apakah kamu mau memaafkan suami mu ini?"


" Tentu saja mau. Aku sama Abi tidak pernah mempermasalahkan itu Bee. Aku tau kamu berkerja untuk aku dan Abi. Jadi jangan merasa bersalah seperti itu"

__ADS_1


Kenzo terharu mendengar ucapan istrinya. Ia sangat bersyukur memiliki istri seperti istrinya itu. Sudah cantik, baik hati dan juga pengertian.


" Sama-sama Bee. Aku juga bersyukur memiliki suami seperti kamu"


" I love you sayang"


" Love you more Bee"


Kenzo mencium bibir sang istri. Melodi pun membalas ciuman suaminya. Lewat ciuman itu Kenzo menyalurkan rasa cintanya pada sang istri. Begitu juga dengan Melodi.


Cukup lama mereka berciuman. Setelah pasokan oksigen mereka berkurang, barulah Kenzo melepaskan ciumannya. Ia menempelkan keningnya dengan kening sang istri.


" Mau lanjutin yang lebih dari ini?" bisik Kenzo.


Melodi menganggukkan kepalanya.


Tanpa menunggu lama, Kenzo menggendong istrinya ke kamar. Ia akan melakukan sesuatu yang menyenangkan dengan istrinya. Mereka juga sudah lama tidak berolahraga, jadi mumpung momennya bagus, kenapa nggak dimanfaatkan.


Kedua sahabat Kenzo dan Melodi hanya bisa geleng kepala. Mereka sudah bisa menebak hal apa yang akan terjadi nanti. Dan itu membuat kedua sahabat Kenzo ingin melakukan hal yang sama dengan istri mereka.


" Yank ngadon juga yuk" ajak Tristan pada istrinya.


" Ogah" kata Dira sambil berlalu pergi meninggalkan suaminya. Tapi Tristan tidak akan menyerah. Ia mengikuti kemana sang istri pergi.


Hal yang sama juga dilakukan Gian. Ia juga mengajak istrinya untuk berolahraga. Dan sama seperti Tristan, ia pun mendapatkan penolakan dari istrinya. Tapi ia tidak akan menyerah sebelum tujuannya tercapai. Ia akan terus membujuk istrinya sampai mau berolahraga bersama.


πŸƒπŸƒπŸƒ


Clarissa dan Anggun membantu para pelayan untuk mendekorasi pentas yang akan dipakai Darren nanti. Kedua wanita cantik itu sangat serius mendekorasi pentas itu.


" Nyonya bunga ini taruh di sebelah mana?"


" Makasih ya Clarissa" ucap Anggun tiba-tiba.


" Makasih untuk apa?"


" Makasih karena sudah melahirkan putra setampan dan sebaik Darren"


" Seharusnya aku yang berterima kasih karena sudah melahirkan wanita secantik dan sebaik Kiran. Dan lagi orang tampan dan baik itu jodohnya juga wanita tampan dan juga cantik?"


" Sepertinya begitu"


" Aku menganggap Kiran itu bukan hanya sebagai menantu. Tapi aku menganggap dia seperti putriku sendiri"


Anggun tersenyum mendengar ucapan besannya itu. Ia bersyukur karena suami dan juga mertuanya sangat menyayangi putrinya.


" Aku pun begitu. Sudah menganggap Darren sebagai putraku sendiri"


" Aku tidak menyangka kalau putraku bisa menaklukkan hati putri kamu"


" Kenapa?"


" Karena waktu pertama kali aku menggerebek mereka di pulau B. Aku melihat hanya putraku yang menatap putri mu dengan tatapan penuh cinta, sedangkan putri kamu terlihat biasa saja"


" Mungkin waktu itu Kiran belum bisa membuka hatinya untuk lelaki lain. Karena dulu dia pernah terluka"

__ADS_1


Ia teringat kembali kejadian beberapa tahun yang lalu. Bagaimana putrinya di tolak dengan cara yang tidak terhormat oleh putra sahabatnya sendiri. Tapi masalah itu sudah berlalu. Dan sekarang putranya sudah menemukan lelaki yang tepat untuk pendamping hidupnya.


" Hanya lelaki bodoh yang mau melepaskan wanita sebaik dan secantik Kiran"


" Tapi sekarang dia sudah bahagia. Dan itu karena putra kamu" kata Anggun.


" Apa kamu pernah mendengar rumor tentang Darren?" tanya Kiara.


" Rumor apa?"


" Kalau dia seorang playboy"


" Playboy?"


"Iya. Dulu putraku terkenal sebagai seorang playboy di kalangan para pebisnis di Eropa"


" Benarkah?"


" Yeah. Dan rumor itu dialah yang membuat sendiri"


" Kenapa dia membuat rumor seperti itu. Bukankah rumor itu akan membuat namanya jelek di mata para wanita?"


" Iya. Dan itu dia lakukan karena tidak mau dijodohkan dengan putri sahabat ku. Bahkan dia nekad membayar wanita untuk menjadi kekasihnya"


" Apakah wanita itu Monica?"


" Benar. Tapi aku bersyukur karena Darren tidak jadi menikah dengan wanita ular itu"


" Putriku juga tersakiti karena perjodohan"


" Kamu juga menjodohkan Kiran?"


" Dibilang menjodohkan sih tidak. Tapi sahabatku ingin putranya menikah dengan putriku. Aku pun tidak bisa menolak keinginan sahabatku. Dan akhirnya putriku lha yang menjadi korbannya"


" Aku berterima kasih pada putra sahabatmu, karena putranya mau melepaskan Kiran. Dengan begitu putraku bisa menikah dengan putri mu yang cantik itu. Apakah putranya ada diantara yang datang sekarang?"


" Tidak"


" Yeah sayang dia tidak ada di sini?"


" Kenapa?"


" Karena aku tidak bisa mengerjai Darren"


" Kamu senang sekali bergelut dengan putra mu itu"


" Ya, aku udah lama tidak melihat dia mengamuk karena cemburu. Bagaimana kalau kita beri surprise untuk anak nakal itu?"


Anggun melirik besannya itu. " Jangan bilang kamu mau bawa putra temanku itu ke sini?"


" Menurut kamu?"


" Jangan aneh-aneh, kasihan mantuku itu nanti"


" Udah kamu duduk manis aja nanti " kata Clarissa sambil tersenyum pada besannya.

__ADS_1


To be continue.


Happy reading 😚😚


__ADS_2